alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58c78421c1cb17137f8b4589/pt-dirgantara-siap-produksi-pesawat-n-245
PT Dirgantara Siap Produksi Pesawat N-245
PT Dirgantara Siap Produksi Pesawat N-245


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan manufaktur pesawat terbang PT Dirgantara Indonesia(Persero) berencana mengembangkan produksi pesawat jenis baru N-245.

Namun, proyek pengembangan dari pesawat CN-235 tersebut masih terkendala pendanaan.

Meski begitu, Budiman Saleh, Direktur Niaga dan Restrukturisasi PT Dirgantara Indonesia (PTDI), bilang, pemerintah telah menjadikan N-245 menjadi proyek strategis nasional.

"Untuk pengembangan membutuhkan waktu dua tahun," kata Budiman dikutip Kontan, Jumat (10/3/2017)

Meski masuk daftar proyek strategis nasional, pembiayaan proyek belum ada kepastian.

Baca: Belum Ada Dana untuk Biayai Proyek Pesawat N-245

PTDI juga belum mendapatkan calon pembeli pesawat yang direncanakan bisa mengangkut penumpang lebih banyak dari generasi CN-235 ini.

Maka, Budiman berharap, dalam waktu dekat ada kejelasan pendanaan serta calon pembeli.

Saat ini, PTDI tidak hanya mengerjakan pesanan pesawat dalam negeri saja, melainkan juga ekspor ke beberapa negara.

Tahun ini, PTDI ekspor pesawat ke Afrika lewat mitra A.D. Trade Ltd. Nantinya, A.D. Trade Ltd akan memasarkan pesawat PTDI di sejumlah negara di Afrika.

Saat ini ada empat tipe pesawat tipe CN-235 yang akan ekspor. Satu dikirim ke Senegal, satu untuk Burkina Faso dan satu ke Republik Guinea.

"Nilai pesawat sekitar US$ 25 juta per unit," jelas Budiman.

Budiman bilang, pihaknya memilih A.D Trade Ltd sebagai perpanjangan tangan pemasaran pesawat karena perusahaan tersebut menguasai 1/3 pasar negara Afrika.

"Kementerian Perindustrian juga meminta nanti tidak hanya pesawat yang ekspor, tetapi juga kapal militer," tutur budiman.

Selain ekspor ke Afrika, tahun ini PTDI akan mengekspor pesawat NC-212i. Dua unit di ekspor ke Thailand dan tujuh unit di ekspor ke Filipina. Harga satu unit NC-212i sekitar US$ 12 juta.

Gaby Peretz, Presiden Direktur A.D. Trade Ltd, bilang, pasar pesawat di Afrika cukup besar. Sementara, penetrasi pesawat Indonesia belum terlalu besar.

"Indonesia punya industri dan pengalaman yang bagus. Saya percaya tak hanya PTDI tetapi industri lain bisa masuk," kata Gaby, saat ditemui di Kementerian Perindustrian, Rabu (8/3/2017).

Reporter: Eldo Christoffel Rafael

Sumber : http://www.tribunnews.com/bisnis/201...-pesawat-n-245

---

Baca Juga :

- Belum Ada Dana untuk Biayai Proyek Pesawat N-245

- TNI Mulai Impor Helikopter Karena PT DI Belum Bisa Produksi

- DPR Minta Menhan Tinjau Kerjasama PT DI dengan Airbus

×