alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Games / Can You Solve This Game? /
Riddle Story Episode 2 (masih kevel 1)
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58c75415dcd770c9508b4570/riddle-story-episode-2-masih-kevel-1

Riddle Story Episode 2 (masih level 1)

Pagi kaka-kaka kaskuser sekalian. Wah baru semalam bikin tulisan riddle story, ternyata view-nya lumayan juga! Makasih banyak untuk yang udah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya dan menyempatkan untuk menuliskan komentar emoticon-Smilie
Oke untuk menghargai readers penggemar riddle story, saya akan kasih lagi teka-teki untuk anda. Tentu saja tulisan riddle story ini MURNI IDE SAYA SENDIRI. Yuk langsung ajaa! Oiya, inget ini masih riddle story level 1, jadi masih gampaaaang banget emoticon-Big Kiss


Riddle Story 03: Steve
Aku mempunyai teman yang bernama Steve. Sebenarnya sudah lama ia mengatakan bahwa ia naksir berat padaku, tetapi dengan lembut aku menolaknya. Walaupun aku telah menolak pernyataan cintanya, ia masih sangat baik kepadaku. Setiap kali aku mengalami kesulitan, ia selalu saja membantuku. Steve selalu ada saat aku mengalami musibah dan menghiburku saat aku sedih. Kami menjadi teman yang sangat baik walaupun tidak menjadi sepasang kekasih.
Ya, entah bagaimana ia selalu ada saat aku mengalami musibah. Misalnya saja, saat itu aku berjalan kaki setelah pulang dari tempat kerjaku. Tiba-tiba ada sebuah mobil yang melaju dengan sangat kencang ke arahku saat aku hendak menyebrang. Aku tidak mampu menghindar dengan cepat, jadi mobil itu menghantamku hingga aku terpental tiga meter dari tempatku berdiri.
Walaupun aku tertabrak dengan luka parah, aku masih bisa melihat samar-samar ada orang yang turun dari mobil tersebut. Ternyata ia adalah Steve, teman baikku. Ia meraihku dan menggendongku sambil berkata dengan lembut, “Tidak apa-apa Vera, aku akan membawamu ke rumah sakit. Kamu pasti akan segera sembuh. Aku akan selalu ada di sampingmu”.
Aku sangat lega mendengarnya.

Riddle Story 04: Lift Hantu
Aku lebih suka naik lift daripada naik tangga. Lift adalah alat mobilisasi terbaik untuk berpindah tempat dari tingkat satu ke tingkat lainnya. Aku memang membenci tangga karena membuatku kelelahan untuk naik-turun.
Ada salah satu lift di gedung kuliahku yang tidak pernah terpakai sejak beberapa waktu lama. Banyak rumor beredar bahwa itu adalah lift hantu. Disebut demikian karena lift tersebut selalu menunjukkan tanda ‘kelebihan muatan’ alias overload padahal mungkin kau masuk lift tersebut hanya sendiri atau bersama teman dengan berat badan yang normal. Teman-temanku selalu menyarankan aku untuk menjauhi lift tersebut.
Astaga, ini konyol. Masih saja ada yang percaya hantu dan semacamnya. Pasti ada penjelasan yang lebih ilmiah daripada sekedar hantu.
Suatu malam aku pulang dari kegiatan kampus dan merasa sangat lelah. Aku ingin segera tidur nyenyak di kamar asrama. Seperti biasa, aku menggunakan lift untuk ke lantai dasar. Ternyata walaupun sudah malam, lift tersebut masih saja penuh dengan mahasiswa yang mungkin juga ingin cepat tidur sepertiku.
Aku dongkol mengantri karena lift tersebut selalu penuh sesak dan tidak mungkin aku berjejal di dalamnya. Karena tidak sabar, aku pergi ke lift lain yang dijuluki lift hantu itu. Lift itu sepi seperti biasa. Mungkin karena mahasiswa-mahasiswi disini sudah termakan gosip. Untung saja aku masih waras dan tidak percaya bualan seperti itu.
Dengan cuek aku menekan tombol lantai 1. Pintu lift itu langsung terbuka dan aku masuk. Saat aku masuk, tercium bau anyir dan busuk yang aneh. Tetapi pikiranku sudah terlalu lelah, jadi aku mengabaikannya. Saat di lantai 2, pintu lift terbuka dan seseorang masuk. Namun lift itu tidak segera tertutup dan tanda overload berbunyi terus-menerus. Aku dan orang tersebut saling berpandangan ngeri dan kami langsung keluar dari lift itu sambil berlari secepat yang kami bisa.
Aku terus berlari sampai ke lantai 1 dengan nafas tersengal-sengal. Bukan main, ternyata gosip tentang lift itu benar adanya! Aku dan orang tadi hanya berdua di dalam lift dengan berat badan normal, tetapi kenapa tanda overload itu muncul? Tidak, itu bukan hantu. Pasti ada sesuatu yang membuat lift tersebut overload. Kerusakan teknis atau mesin, misalnya.
Aku berinisiatif untuk mencari tahu. Esoknya, aku memanggil teknisi lift yang bertugas di gedung tersebut dan meminta tolong untuk memeriksa lift aneh itu. Teknisi itu memeriksa lift tersebut dan tidak ada yang aneh. Ia lalu menurunkan lift tersebut ke lantai yang lebih rendah dan membuka atapnya. Pemandangan yang aku lihat saat itu tidak akan pernah terlupakan seumur hidupku.


Gimana kaskuser? Udah ada yang bisa nebak belom? emoticon-Wowcantik
Diubah oleh zulfaizdihar
Urutan Terlama
Riddle 3:
Si Steve yg nabrak si aku, dan mungkin pula dia yg jadi penyebab kesialan kesialan yg dialami si aku sebelum sebelumnya, dengan tujuan supaya lebih dekat dengan si aku.

Riddle 4:
Ada mayat di atap lift yg terus overload tersebut. Makanya berbau busuk dan overload terus emoticon-Hammer
Falcon jawab nya cepet banget
Padahal ane mau jawab kayak gitu emoticon-Matabelo
Wih kak falcon keren banget emoticon-Malu (S) semoga selalu setia komen di postingan saya yang selanjutnya yaaa emoticon-Malu (S)
Quote:

Mkasih emoticon-Malu
Mantab soal soalnya emoticon-Cendol (S)
Makasih udah meramaikan cystg emoticon-Cendol (S)
Ditunggu soal soalnya lagi gan emoticon-Cendol (S)


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di