alexa-tracking

Mayat Wanita Cantik Mengapung di Sungai Karang Mumus Samarinda

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58c7409a9e7404566d8b4572/mayat-wanita-cantik-mengapung-di-sungai-karang-mumus-samarinda
Mayat Wanita Cantik Mengapung di Sungai Karang Mumus Samarinda
Mayat Wanita Cantik Mengapung di Sungai Karang Mumus Samarinda


Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Warga di sekitar kawasan pinggiran sungai Karang Mumus dikagetkan dengan adanya mayat perempuan tanpa identitas tersangkut di kolong rumah warga yang berada diatas sungai.

Kejadian yang membuat kemacetan disepanjang jalan Gelatik, diketahui sekitar pukul 15.00 wita.

Saat itu, saksi sekaligus warga yang melihat pertama kali mayat itu, Arifin (47) menjelaskan, saat itu dirinya hendak buang air kecil, saat berada dibelakang masjid Nurul Basirah.

Ia  mengira mayat wanita itu sampah yang tersangkut, dirinya pun berinisiatif untuk melepaskan kaitan itu, namun betapa kagetnya dia, ternyata yang tersangkut mayat wanita yang diperkirakan berusia 30an tahun.

"Saat itu saya kira sampah, ternyata mayat perempuan. Posisi badañ saat itu telungkup, saat tersangkut itu," ungkapnya, Senin (13/3/2017).

Dugaan saat ini, wanita tersebut berada di air baru beberapa jam, pasalnya kondisi badan belum membengkak, belum mengeluarkan bau hingga belum kaku.

Saat ditemukan, wanita itu memiliki ciri, memiliki rambut panjang warna hitam sebahu, menggunakan pakaian lengan pendek warna cream dan celana panjang warna merah muda.

"Saat ditemukan tidak ada identitasnya, jadi saat ini masih berada di RSUD AW Syahranie, bagi warga yang merasa kehilangan keluarganya dengan ciri-ciri tersebut bisa datang ke rumah sakit," ungkap Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Utara, Ipda Wawan Gunawan.

Sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2...umus-samarinda

---

Baca Juga :

- Dipicu Masalah Jual Beli Bambu, Julhaidir Dihabisi Seterunya

- Pemerintah Akan Bangun 14 Bandara Baru di Indonesia, Ini Rinciannya

- Sebelum Mengebom Halaman Gereja Oikumen, Pelaku Rajin Joging