alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
[PEMERINTAH] AGAR TIDAK ADA KERIBUTAN ANTARA ANGKUTAN UMUM DAN TAXI ONLINE
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58c6e8471a9975a56d8b456a/pemerintah-agar-tidak-ada-keributan-antara-angkutan-umum-dan-taxi-online

[PEMERINTAH] AGAR TIDAK ADA KERIBUTAN ANTARA ANGKUTAN UMUM DAN TAXI ONLINE

Berapakah tarif taxi online yang sewajarnya menurut anda ?
Berapakah tarif taxi online yang sewajarnya menurut anda ?
Saya mau membayar sama seperti TAXI BIASA Yang penting NYAMAN & BAGUS
33.33%
Tarif Taxi online lebih murah 10 % dibandingkan taxi biasa
12.82%
Tarif Taxi online lebih murah 20% dibandingkan taxi biasa
53.85%
Sudah banyak kasus keributan antara angkutan umum dengan taxi online (uber, grab, gojek)

Seperti cuplikan youtube berikut




dan masih banyak sumber dan kejadian lain yang telah terjadi di masyarakat


Seperti kita ketahui dengan adanya transportasi online seperti uber grab gojek
tentunya membawa dampak positif seperti
- angkutan pribadi yang lebih nyaman
- angkutan pribadi yang lebih murah
- angkutan pribadi yang lebih praktis
- angkutan pribadi yang lebih cepat

dampak kepada pemerintah tentunya lapangan pekerjaan terserap dan tingkat kejahatan sosial juga akibat pengganguran juga berkurang.

Akan tetapi semakin kedepan tidak ada pengaturan yang pasti terhadap perusahaan tersebut telah membuat perusahaan tersebut bertindak sesuka hati mereka.

Kalau kita bertanya kepada para driver apakah mereka mencintai perusahaan mereka tentunya jawaban mereka kebanyakan adalah tidak.

Seperti kita tahu TAXI adalah angkutan yang mahal, karena sifatnya yang pribadi dan hanya digunakan oleh masyarakat yang memang benar benar membutuhkan.

Dengan adanya transportasi online maka saat ini semua orang bisa menggunakan taxi dengan mudah murah dan praktis.

KERIBUTAN yang terjadi antara angkutan umum dan taxi online akan terus berlanjut dan bahkan tidak mungkin akan meluas menjadi skala lebih besar apabila tidak di cegah dari sekarang,

ADAPUN BEBERAPA SUMBER PERMASALAHAN adalah sebagai berikut

1. TARIF
seperti kita tahu semakin kedepan ketiga perusahaan ini saling berkompetisi dalam memperebutkan pangsa pasar dengan METODE PALING PURBA yaitu PERANG TARIF. Sebagai perusahaan yang innovatif banyak yang menyanyangkan bahwa perusahaan innovatif ini menggunakan cara PALING PURBA dalam berperang yaitu PERANG TARIF dengan menurunkan harga semurah murahnya agar customer berpaling ke TAXI ONLINE. Harga yang murah memang sangat membantu masyarakat kecil, yang biasanya tidak naik angkutan umum kini bisa menikmati taxi dengan murah, nyaman dan cepat. Akan tetapi juga memerikan efek samping dimana kemacetan yang bertambah parah, karena banyak orderan dimana 1 mobil hanya mengangkut 1-2 penumpang.

Berikut ilustrasi penggunaan mobil dibandingkan menggunakan bus dan sepeda motor
[PEMERINTAH] AGAR TIDAK ADA KERIBUTAN ANTARA ANGKUTAN UMUM DAN TAXI ONLINE

Tarif yang murah juga sangat merugikan pengemudi dan pemilik kendaraan, seperti kita tahu perusaahan taxi online hanya bertindak sebagai perantara (middle man) dan setiap orderan yang masuk akan dikenakan upeti bagi perusahaan.

- UBER (setiap orderan uber dipotong 25% untuk masuk perusahaan)
- GRABCAR (setiap orderan grabcar dipotong 25% untuk masuk ke pendapatan perusahaan)
- GOCAR (saat ini belum ada upeti untuk perusahaan)

Asal muasal ceritanya adalah UBER yang masuk ke INDONESIA dengan harga sangat murah dan selalu menghancurkan harga. Awalnya GRAB memiliki harga lebih mahal daripada UBER dan GOCAR yang lebih mahal daripada GRAB.

Ketika ini terjadi banyak DRIVER UBER yang pindah ke GRAB dan UBER Kehilangan Driver terbaik mereka, Dan banyak pengguna Uber mulai kecewa dengan kwalitas layanan UBER, Sebenarnya GRAB DAN GOCAR sudah berhasil dengan strategi ini karena akan menciptakan sebuah Presepsi ADA HARGA = ADA KWALITAS

akan tetapi apa yang terjadi kemudian GRAB ingin memperluas pangsa pasarnya untuk mengambil pangsa pasar UBER dengan menurunkan harga per KM mendekati uber, apa yang terjadi adalah driver driver balik kembali ke uber / gocar / sopir gelap dan banyak DRIVER GRAB yang mengundurkan diri maupun tidak aktif,

Sementara GRAB terus dengan ambisinya memperbanyak GOLD DRIVER.
Gold driver adalah driver grab yang diberikan mobil grab untuk di tarik dengan setoran 1.4 juta / minggu belum termasuk potongan 20% dari setiap order yang mereka terima. Dan diiming iming apabila sudah sekian tahun mobil akan menjadi milik sopir, tetapi pertanyaanya adalah "apabila sang sopir sudah bekerja dengan baik selama 2 tahun kemudian di suspend, apakah si sopir berhak menerima kompensasi atas kerja 2 tahunnya cicilan mobil grabnya? "
jawabannya adalah HANGUS !!
sangat miris bukan?
ini adalah pembohongan nyata.

Kalau bisa bicara perusahaan ini tentunya sangat berbahaya karena selain mereka ingin menguasai pasar juga mereka ingin menguasai armada transportasi.

Gocar yang melihat UBER MURAH , GRAB MURAH juga tidak ada pilihan selain ikut menurunkan harga mereka

Saat ini kalau kita bertanya apakah wajar ?

naik sebuah taxi seharga Rp 10.000 ?
dimana sebuah mobil ketika dinyalakan saja sudah memakan bbm Rp 4000-6000
belum ongkos telepon
belum ongkos penjemputan yang tidak dihitung


berikut yang harus direvisi pemerintah

- BATAS TARIF MINIMUN
pemerintah harus berani menetapkan bahwa tarif minimal pemesanan adalah 20.000 - 25.000

- TARIF PENJEMPUTAN
Tarif penjemputan harus dihitung ke dalam, bayangkan saja apabila dalam sehari ada 10 order dan setiap order tersebut jarak penjemputan adalah 4KM maka dalam sebulan saja sudah menjadi 120KM dan dalam setahun menjadi 1.440 KM silahkan anda hitung berapa besar biaya penjemputan yang tidak dimasukkan kedalam aplikasi.

- KOMPENSASI ATAS MACET
Harus ada kompensasi atas macetnya lalu lintas karena banyak sekali orderan yang muncul tidak masuk akal misalnya dibayar Rp 10.000 untuk perjalanan menorobos macet 1 jam.

- NAIKKAN TARIF /KM
apabila perusahaan berkilah apabila harga dinaikkan maka akan sepi
itu adalah KEBOHONGAN PUBLIK
silahkan anda tanyakan kepada penumpang
apabila HARGA TAXI ONLINE SAMA DENGAN TAXI
apakah anda akan naik TAXI ONLINE atau TAXI KONVENSIONAL ?
hampir semuanya tidak berkeberatan membayar LAYANAN TAXI ONLINE dengan harga TAXI KONVENSIONAL
karena taxi online memiliki kelebihan
DIJEMPUT DI DEPAN RUMAH
HARGA TETAP
DILENGKAPI TEKNOLOGI CANGGIH
MUDAH PRAKTIS

Jadi kalaupun harga TAXI ONLINE MAU MURAH lebih murahlah 10-20% bukan sampai 50-80% bahkan sampai gratis naik layanan taxi online.

Kalau kita teliti mengapa perusahaan tersebut berkilah menurunkan tarif agar orderannya rame ?
Karena mereka tidak perduli dengan kesejahteraan driver
mereka hanya ingin masyarakat melakukan order pemesanan yang banyak
sehingga nilai perusahaan mereka terlihat bagus orderan bertambah banyak.

Lama kelamaan maka akan terjadi persaingan tidak sehat dan keributan antara ojek bajaj angkot terus terjadi.

Buat anda yang bekerja di perusahaan taxi online, sadarkah anda sekarang anda sedang memanjakan customer dan tidak mengedukasi mereka dengan benar, pada akhirnya anda akan kesulitan dalam menaikkan harga, dan akan dibayar dengan sangat mahal. ingat segala sesuatu yang sudah turun akan susah naik lagi.

Seringkali mereka mengatakan bahwa taxi online membuat roda transportasi menjadi lebih lancar, kalau saya sendiri menilai transportasi online malah membuat jalanan menjadi lebih macet, anda bayangkan sebuah mobil dengan kapasitas 6 orang diisi oleh 1-2 orang dengan harga murah. Otomatis jalanan akan penuh dengan mobil.


- QUOTA DRIVER
quota driver harus di batasi agar tidak ada driver yang terlalu banyak sehingga akan terjadi kemacetan dan pengganguran terselubung. Harus ada sebuah lembaga independent yang mensurvey berapa pendapatan driver taxi online saat ini dan berapa jumlah driver yang ideal sesuai dengan kebutuhan agar tidak kita lihat lagi ojek ojek yang berdiri dipinggir jalan atau bahkan tidur dijalanan, Pemerintah harus mengerti apabila jumlah driver terlalu banyak justru merugikan negara dari segi produktivitas
kerugian ini akan lebih besar daripada tingkat pengguran yang tinggi.

Lebih baik pengangguran yah pengguran sehingga mereka bisa focus dalam mencari pekerjaan lain daripada dengan quota tidak dibatasi sehingga banyak driver yang menjadi tidak produktif banyak yang menongkrong di jalan bahkan sampai tidur di jalanan. (sungguh miris). Bahkan dari banyak kasus yang menjadi driver adalah manager, orang kaya yang sudah kaya mau menjadi lebih kaya lagi. Pekerjaan seperti ini harusnya menjadi sebuah pekerjaan profesional bukan sebuah pekerjaan part time.

Perusahaan akan terus mencari driver baru (fresh blood) agar bisa menggantikan driver yang keluar dan tentunya lebih bodoh.... dibandingkan driver yang sudah berpengalaman. Driver driver baru ini biasanya akan mengambil order order yang rugi dan hanya menguras tenaga dan waktu.

- TARIF SESUAI PENUMPANG
Saat ini mengangkut 1 penumpang dengan mengangkut 8 penumpang tidak ada perbedaan harga tentunya hal ini harus diperbaiki. Karena selain berbahaya tentunya konsumsi bahan bakar juga berbeda. Bahkan negara seperti singapura driver sangat menolak apabila jumlah penumpang lebih dari 4 orang.

- PERUNTUKAN MOBIL
Saat ini bahkan ada yang menggunakan mobil penumpang untuk mengangkut barang mulai dari pindah kost, sampai barang barang yang kadang tidak masuk dengan harga yang sangat murah, sehingga sangat merugikan sisi driver dari segi kerusakan mobil maupun mobilitas, Dan terkadang sopir tidak memiliki pilihan karena sistem rating dari perusahaan yang menyebabkan mereka mengambil orderan itu.

- TRANSPARANSI SISTEM
Beberapa perusahaan sangat tertutup seperti GRAB UBER dimana BINTANG tidak diberitahukan kepada penumpang, alasan mereka katanya untuk melindungi penumpang, Tetapi bukankah lebih baik apabila SOPIR bisa mengetahui alasan kenapa penumpang memberikan mereka bintang 1, agar mereka bisa melakukan koreksi dan menjadi driver lebih baik

dan bahkan banyak kasus dimana penumpang sembarangan memberikan bintang baik disengaja maupun tidak disengaja PERUSAHAAN berdalih bahwa bintang tidak bisa dikoreksi. PADAHAL seperti kita tahu DRIVER BARU BERGABUNG diberikan bintang 5 sedangkan penumpang hanya diberikan kesempatan memberikan bintang 1-5 tidak ada bintang 6-7

jadi apabila penumpang memberikan bintang 4 sopir harus mencari 10 orang yang memberikan bintang 5 untuk kembali ke posisi awal mereka
bintang 3 sopir harus mencari 20 orang memberikan bintang 5
bintang 2 sopir harus mencari 30 orang memberikan bintang 5
bintang 1 sopir harus mencari 40 orang memberikan bintang 5

itu adalah gambaran betapa kejamnya sistem dari perusahaan tersebut sehingga kalau kita pelajari semakin lama kita menarik tentunya rating akan semakin turun dan pada akhirnya perusahaan akan melakukan pemutusan mitra secara sepihak hanya dari kondisi bintang

- PERLINDUNGAN DRIVER
Saat ini belum adanya wadah independent yang menaungi para driver, dimana banyak kasus driver di berhentikan secara mudah dan tanpa proses transparan, pemerintah harus membantu melindungi dan membuat sebuah jalur dimana perusahaan tidak bisa semena mena dalam memberhentikan driver tersebut dan apabila terbukti bersalahpun harus dipilah mana yang merupakan hak driver. Dengan tarif yang tidak manusiawi dan akan menjadi lebih tidak manusiawi lagi di masa mendatang seorang driver harus bekerja sangat gila dari jam 00:00 sampai bertemu jam 00:00 untuk mengumpulkan setoran dan pada akhirnya kemungkinan kecelakaan atau kwalitas perjalanan menjadi tidak baik.


- SUSPEND KEPADA DRIVER IYA TAPI SUSPEND KEPADA PENUMPANG ?
Saat ini perusahaan terlalu memanjakan penumpang tanpa memilih mana yang baik dan mana yang tidak baik, Dalam banyak kasus bahkan banyak penumpang yang tidak layak dijadikan penumpang taxi online, seperti meminta mengantarkan beberapa titik dan kemudian memberikan bintang 1, atau yang sengaja menyulitkan driver, dan masih banyak penumpang penumpang yang hanya merugikan driver. Akan tetapi perusahaan tidak pernah bertindak tegas, Padahal apabila perusahaan bertindak tegas dengan penumpang yang tidak layak seperti itu, dan mensuspend mereka, tentunya mereka akan berpindah ke perusahaan lain sehingga akan terjadi TRANSFER PENUMPANG YANG TIDAK BAIK kepada perusahaan kompetitor. Focus kepada pelanggan yang baik dan bagus dan biarkan yang tidak baik berpindah kepada kompetitor anda.




SEKALI LAGI SAYA TEKANKAN MEMBUAT HARGA TAXI ONLINE LEBIH MURAH DARIPADA HARGA BECAK
ADALAH STRATEGI PALING PURBA dalam mendapatkan pangsa pasar.
Saat ini anda bisa mendapatkan uang dari penindasan terhadap driver driver anda
akan tetapi suatu saat akan tiba dimana PEMERINTAH turun tangan dan membuat semua menjadi lebih RAPI dan TERTATA
Perusahaan innovatif seharusnya berbenah diri agar memberikan layanan lebih baik bukan hanya memberikan harga yang murah, karena harga murah tidak akan memberikan loyalitas kepada perusahaan anda.



Saran saya bagi anda pemilik angkot bajaj atau moda transportasi online yang tidak suka taxi online
JANGAN SAKITI DRIVER karena mereka itu sama seperti anda,
mereka juga tertindas seperti anda. cuma bedanya kelhatannya enak naik mobil bagus padahal nasibnya nga beda jauh

APABILA ANDA MAU DEMO SILAHKAN DEMO KE PERUSAHAAN TAXI ONLINE TERSEBUT
tentunya akan lebih efektif dan ampuh
dan mari kita hargai sesama kita... sesama bangsa INDONESIA.


Kalau anda merasa thread ini bagus tolong share kepada yang lain agar terjadi perubahan
Diubah oleh drivergocar
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
ijin nyimak dulu gan
Coeg...baru gw doang yg ngisi polling..
belanja online sih yes.
kalo angkutan umum onlen sih no.
Spoiler for :
3 perusahaan ini emang bikin rese gan. PERANG TARIF selalu dilakukan. Krn jumlah driver semakin banyak jadi seakan2 menang massa, klo ada yg bergesekan dg pemerintah yaa tinggal demo (ini mindset buruk sekali).
Ane ga sukanya dg 3 perusahaan itu, mereka baru masuk pasar dan ngerusak harga parahnya dibawah harga pemerintah. Nah jadi pemerintah itu sbnrnya dianggap ga ya sm mereka???
Uji kelayakan kendaraan jg ga tau deh tuh krn label kir jg ga ditempel di badan kendaraan.
Ini sdh sangat kacau. Yg resmi kalah sm yg non resmi.
ane jg gedek ma mereka, kasihan driver ga dihargai sewajarnya.. emoticon-Marah
Keterlaluan sih emg persaingan tarifnya
Revolusi angkot..
Kalau ada yg murah, kenapa harus bayar yg mahal? Yang mahal minggat aja.
Keknya belum ada win win solution nih.Perang tarif jg gk sehat.
Setahu ane emang tarifnya murah, soalnya perusahaan dapet keuntungan nggak dari drivernya secara langsung. Perusahaan itu dapet untung dari sponsor sama penjualan data transportasi. Kalo lu ngasih 10k ke driver, driver dapet lebih dari itu (ane pernah lihat argonya, emang sampe 2x lipat lebih yang kita bayar ke mereka) trus uang itu dikasih lewat rekening. cmiiw
regulasi gimana bre ?
plat kuning ,sim umum,ijin usaha ,dan peraturan2 tentang transportasi pengangkut penumpang hasil rumusan pemerintah yang telah lebih dulu eksis.
jangan bertabrakan dong.
parah emang,kasian driver emoticon-Turut Berduka
Ini sih akibat pembiaran dari pemerintah gan.. menhub waktu 2016, Ignasius Jonan udah tegas melarang semua kendaraan angkutan online beroperasi, krna mau ngangkut orang tapi ga mau bikin kir, bayar pajak dll. Otak nya di dengkul nih yg bikin aplikasi, dia mah cengar cengir aja.. orang duit nya dari traffic
Ternyata eh ternyata, presiden terkesan membiarkan dengan dalih kreatifitas anak bangsa
Taek
Udah tipikal orang Indo, kalo rame ya berani galak
Makanya skarang adu kekuatan aja nih massa goblok
Gue nyimak ya.
Masih netral soalnya ilmu gue baru sekedar angkutan online praktis, nyaman dan lebih aman tapi kurang setuju juga karena tarifnya merusak pasar. Terkait dengan masalah lain seperti yg disebutkan TS gue blm paham bener. Ijin nyimak emoticon-shakehand
serba salah ya pemerintah skrng, mw dilarang skrng masa dan pendukung udh trlanjur rame
aplikasi tanpa driver, cuma aplikasi biasa..
Mendingan yang transportasi umum berbenah, soalnya banyak negatifnya dibanding yang online. Udah ga nyaman, banyak copet, taksi malas2an, diminta nganter yang deket kaga mau. Kalo dari bandara nembak seenak udel sendiri.
Kalo gue sih sangat mendukung taksi online, karena membuka lapangan kerja baru.
Pendapat sbg konsumen sih mending pake taxi olen,di tmpt sy surabaya taxi biasa itu kalo deket dia gk mau gan,dia kira2 dulu kalo gk sampe 50 rb tuh sopir ogah2an

Harusnya kalo tdk ingin pelanggan pergi ya jgn macem gitu kerjanya taxi konfensional

Itu pendapat sy emoticon-Cool
Tarif merusak pasar?
Gak Juga tuh, seringkali tanya ke driver Uber, mereka malah lebih untung.
Bahkan banyak sopir taksi banting setir ke Uber karena pendapatan yang lebih besar.
Setau saya Uber gak ambil 1 sen pun dari Driver.

Perang Tarif ?
Gak juga tuh, saya melihat sebagai Hukum Pasar aja, Harga Turun, Permintaan bertambah.
Kalo Taksi Online bisa murah dan masih untung, kenapa taksi konvensional gak, mungkin ambil Untung terlalu banyak, hihi...

Bukan Promosi yah, cuman emang lumayan sering aja, pake Uber, Praktis.
Poll nya tambahin donk : Tidak perlu perubahan Tarif.
memang kalau kita lihat sih tarif taxi online udah kemurahan banget... kadang ampe ga enak hati ama drivernya naik taxi gratis (pake promo).
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di