alexa-tracking

Ahok: Bagi Kami KPU Tidak Profesional

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58bd901454c07a9a2d8b456a/ahok-bagi-kami-kpu-tidak-profesional
Ahok: Bagi Kami KPU Tidak Profesional
Ahok: Bagi Kami KPU Tidak Profesional

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mengatakan berdasarkan laporan tim suksesnya, Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta tidak profesional pada putaran pertama Pilkada DKI 2017.

Hal tersebut disampaikan Ahok dalam acara "Satu Meja" yang ditayangkan Kompas TV, Senin (6/3/2017) malam. Dalam acara itu, Ahok menyampaikan catatan pada pelaksanaan putaran pertama Pilkada DKI.

"Bagi kami KPU ya tidak profesional, laporan dari timses," kata Ahok.

Ketidakprofesionalan KPU, kata Ahok, terlihat dari munculnya masalah terkait formulir C6. Ahok mengatakan, jika warga sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT), tinggal memberikan formulir C6.

"Sekarang ada KTP boleh milih karena ada e-KTP. Tapi yang terjadi waktu orang mendaftar tanpa C6, mukanya dimainkan. Nah, itukan enggak boleh," ujar Ahok.

"Jadi saya lihat memang ada ketidak-profesionalan dari penyelenggara. Ini yang dibenarkan oleh timses. Tapi ya sudahlah, kami sih syukuri saja," ungkap Ahok.

Ahok juga menyoroti adanya oknum kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang tidak mengerti soal aturan bagi pemilih di atas pukul 12.00.

"Itu bisa satu kajian yang menarik kenapa tiba-tiba orang KPPS enggak mengerti aturan gitu lho. Masa dia enggak ngerti aturan. Dateng jam 1 (13.00) bukan distop. Mana boleh hak pilih orang dihilangkan," ujar Ahok.

Ahok juga menyinggung soal habisnya kertas suara dan seharusnya ada pengecekan apakah habisnya kertas suara itu berkaitan dengan adanya pemilih menggunakan C6 atas nama orang lain.

"Nah hal-hal ini kan mesti kita perbaiki," ucap Ahok.
Ahok menyatakan, tim suksesnya sudah melaporkan temuan masalah di lapangan ke Panwaslu.
"Kita lihat saja hasilnya seperti apa," kata Ahok.

sumber

emoticon-Malu emoticon-Malu emoticon-Wow emoticon-Wow
mantul emoticon-Leh Uga





edit: pertamax emoticon-Cool
fix KPU sudah disusupi asingemoticon-Blue Guy Bata (L)





emoticon-Leh Uga
mewek lagi..
ntar kita ketemuan di FLORES ya.. bukan di toilet..emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
kritikan buat KPUD biar lebih profesional lagi..
kalo cuma bisa pasrah n gak mau berubah ya mending mundur dari KPUD..
asal bukan ahok.. emoticon-Big Grin
Yah harap maklum SDM nya kualitas rendah, kepala Kpud dki jakarta kurang mengerti etika dan protokol sebagai tuan rumah itu seperti apa? Lah makan makanan perancis full course saja belum pernah mana ngerti sendok makan yang mana sendok sop yang mana, garpu buat makan di mana, pisau buat iris daging di mana, dst belum dari makanan pembuka sampai makanan penutup, Table manner nya belum tentu tahu.
Faktanya memang ga profesiojal kok...mosok jadwal acara sudah seharusnya jalan malah masih makan..emoticon-Wakaka
ganti habis pilkada emoticon-Ngamuk
blm lagi ektp-nya lantaran kasus korupsi ga keluar2
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

surat keterangan dispenduk ga berlaku
emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Copot aja si sumarno
padahal diacara debat kemaren cukup berhasil....

ada apa ini....emoticon-Bingung
Mewek wkwkw
Quote:


Biasalah orang yg selalu merasa benar gk akan puas klo gk nyalah2in orang
Astajim ente telah menista lembaga KPUD hoktod emoticon-Mad
Ahok: Bagi Kami KPU Tidak Profesional
Ya udah, karena KPU nggk profesional,
Putaran kedua dihapus aja,
Pemenang putaran pertama langsung menang,
Trus diangkat jadi gubernur seumur hidup.

Sekali kali bkin nastak seneng.
emoticon-Big Grin
Quote:


emoticon-Ngakak uda tau sih, kebetulan kemaren juga sempet liat wawancaranya...netralitasnya dipertanyakan....emoticon-army
Yah orang² waras pasti liat kok ketidak profesioanalnya kpu...

pointnya mah kurang sosialisasi ke bawah (KPPS) jika ngomong soal ada aturan2 yang ga dijalankan..

soal form yg kurang.. bisa dievaluasi dari sekarang..

intinya mah bisa diperbaiki lah dengan contoh kasus pemilihan sebelumnya
Seharusnya wawancara ini muncul duluan. terus, baru kejadian ambil nmr urut kemarin. jadi audiens bakal gini reaksinya "masa seh, eh, iya bener tuh Ahok". tapi kalau terbalik seperti sekarang jadinya "Kok gini seh, ya elah, maksudnya mau gini toh".

kl gini mah kesannya segala isu mau di pakai untuk mendongkrak. dan polanya sama, "Ahok dikerjai". ini sama aja kyak anak alay yang galau karena merasa dunia tak adil padanya..

Isu kayak mbah priuk tuh banyakin. itu lumayan obsolut, celahnya dikit untuk dicounter..dan efeknya lumayan..