alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58bd481ac1d7702d618b456c/cie-cie-tebar-pesona-kubu-ahok-bantu-ambilkan-ijazah
Cie Cie Tebar Pesona, Kubu Ahok Bantu Ambilkan Ijazah...
JawaPos.com - Ada yang berbeda suasana di Madrasah Tsanawiyah Ruhul Islam yang berlokasi di kawasan Menteng Wadas, Pasar Rumput, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3). Penghuni sekolah merasa kaget ketika kedatangan Relawan Ahok-Djarot.

Dilaporkan INDOPOS (Jawa Pos Group), kedatangan mereka untuk mengantarkan Alfiyah (50) mengambil ijazah anaknya yang lulus pada 2013 lalu. Awalnya Alfiyah mendatangi Balaikota DKI beberapa waktu lalu mengadukan nasib ijazah anaknya yang sudah 4 tahun masih ditahan oknum sekolah.

Dia menuturkan, ditahannya ijazah oleh oknum sekolah tersebut karena setelah Alfiyah ditanya pilgub lalu pilih siapa. "Saya pilih Ahok," jawab Alfiyah pada Oknum sekolah tersebut.

Secara spontan pula oknum sekolah tersebut mengatakan, tidak akan memberikan ijazah Marwan karena ibunya memilih Ahok. Atas dasar itulah Alfiyah mengadukan hal ini ke Balaikota DKI. C Suhadi bersama Bobi Worotikan lantas ditugasi dari Relawan Ahok-Jarot untuk menyelesaikan kasus ini dengan mendatangi sekolah.

Sebelumnya, Suhadi, Bobi dan Alfiyah diterima oleh Kepala Sekolah Ruhul Islam Siti Rosyidah SPd. Rosyidah yang baru menjabat Kepala Sekolah 3 tahun ini lantas berkoordinasi dengan pendahulunya. Dari hasil koordinasi itu disepakati untuk memberikan ijazahnya kepada Alfiyah.

Menurut Rosyidah, Marwan memang masih ada kekurangan administrasi sekitar Rp 5 juta.
Suhadi atas nama Relawan Ahok-Jarot lantas bersedia menyelesaikan persoalan administrasi tersebut. (wsa/yuz/JPG)


http://www.jawapos.com/read/2017/03/...mbilkan-ijazah

Wah, ternyata sudah ditahan 4 tahun akibat nunggak biaya 5 juta. 4 tahun lalu belum pilkada bukan?

Ibu ini dan timses pandai bikin skenarionya emoticon-Recommended Seller

emoticon-Hammer2
Ngadu ke balaikota
Kesekolahnya dianter relawan taik

Jadi balaikota itu kantornya relawan taik ye? emoticon-Leh Uga
Ibunya bilang ijasahnya ditahan 4 tahun oleh oknum sekolah.

Apa ibunya ngga sadar sebenarnya dia yang jadi oknum karena ga bayar tunggakan sekolah anaknya.
Wah enak banget..... dibantu 5jt.

Entar banyak deh yang merengek2 ke ahok lagi.

Pak ahok.... anak sy sudah usia 8tahun. Sebenarnya ingin sekolah. Tapi apalah daya ekonomi kita tidak memungkinkan. Tolong daftarkan anak kami pak.... . Entar saya pilih pak ahok deh di putaran kedua !!! Sumpeh... pak... sumpeh....

Cepet daftarin anak saya sekolah gak !!!! emoticon-Blue Guy Bata (L)


Ahok Habiskan Rp 8 Miliar untuk Tebus Ijazah Warga Jakarta
Wednesday, March, 25 2015

Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap harinya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerima sebanyak 300-500 surat aduan warga. Tak hanya laporan tentang kinerja pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di wilayah, namun juga permohonan bantuan materi, permohonan menjadi staf, dan lain-lain.

Paling banyak, menurut Basuki, pelaporan warga perihal bantuan acara keagamaan dan ijazah sekolah yang masih "nyangkut" serta perlu ditebus.

"Ijazah ada kali saya habis (dana) Rp 8 miliar untuk menebus, saya pakai uang operasional yang jadi hak saya," kata Basuki, di Balai Kota, Rabu (25/3/2015).

Sebagai Gubernur, ia mendapat 0,12 persen dari total pendapatan asli daerah (PAD) DKI tiap bulannya. Namun, Basuki hanya mengambil dana operasional 0,1 persen dari total PAD.

Tunjangan operasional yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 69 Tahun 2010 mengatur soal insentif serta PP Nomor 109 Tahun 2000 mengatur tunjangan operasional. Adapun tunjangan operasional itu dalam bentuk insentif pajak dan retribusi.

Tuh dah dari thn 2015 bosemoticon-Big Grin
Weks sdh 4 thn, Ahok sdh jd cagub blom tuh, ternyata tunggakan 5 jt cuy emoticon-Wakaka
kok nastaik goblok2 ya? emoticon-Bingung (S)
Sudah kuduga. Pasti masih ada tunggakan emoticon-Hansip
4 tahun. Kan sekolah aja SMP atau SMA 3tahun.

Jadi anak ibu yang MALAS emoticon-Blue Guy Bata (L)

Kalo 1tahun nunggak ya wajarlah berarti memang kesulitan ekonomi.

Kalo 4 tahun ??? Ini mah KURANG AJAR emoticon-Blue Guy Bata (L) pinginnya sekolah tapi gak tanggung jawab dengan tunggakan kok sampe 4 tahun !! emoticon-Blue Guy Bata (L)

Tapi bukannya ktnya sekolah negeri di DKI GRATIS???
Cuma junjungan sayah yang bisa kayak begini. Bisa apa junjungan kamuh semuah? emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
Buat yg nyalahin sekolahnya, ngca dulu, cari informasi dulu.. jgn seenaknya nyablak mulut busuk.
Kalo ga ada masalah di orang tua tu anak ga bakal ditahan ijazahny
Quote:Original Posted By kazilliont
Ahok Habiskan Rp 8 Miliar untuk Tebus Ijazah Warga Jakarta
Wednesday, March, 25 2015

Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap harinya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerima sebanyak 300-500 surat aduan warga. Tak hanya laporan tentang kinerja pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di wilayah, namun juga permohonan bantuan materi, permohonan menjadi staf, dan lain-lain.

Paling banyak, menurut Basuki, pelaporan warga perihal bantuan acara keagamaan dan ijazah sekolah yang masih "nyangkut" serta perlu ditebus.

"Ijazah ada kali saya habis (dana) Rp 8 miliar untuk menebus, saya pakai uang operasional yang jadi hak saya," kata Basuki, di Balai Kota, Rabu (25/3/2015).

Sebagai Gubernur, ia mendapat 0,12 persen dari total pendapatan asli daerah (PAD) DKI tiap bulannya. Namun, Basuki hanya mengambil dana operasional 0,1 persen dari total PAD.

Tunjangan operasional yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 69 Tahun 2010 mengatur soal insentif serta PP Nomor 109 Tahun 2000 mengatur tunjangan operasional. Adapun tunjangan operasional itu dalam bentuk insentif pajak dan retribusi.

Tuh dah dari thn 2015 bosemoticon-Big Grin


di beritanya kan awalnya ijazah di tahan karena ga milih mahok makanya nastaik langsung kelojotan ada berita beginian emoticon-Ngakak
Masalah dari 2015 itu kan cuma klaim mahok emoticon-Ngakak
Mana isi brita kubu ahok mau mengambilkan ijasah?

Itu kan baru mengadu

Tidak ada nasbung yg tidak geblek
Quote:Original Posted By kasparov161


di beritanya kan awalnya ijazah di tahan karena ga milih mahok makanya nastaik langsung kelojotan ada berita beginian emoticon-Ngakak
Masalah dari 2015 itu kan cuma klaim mahok emoticon-Ngakak


Tinggal di cek yg bohong siapa

Dia menuturkan, ditahannya ijazah oleh oknum sekolah tersebut karena setelah Alfiyah ditanya pilgub lalu pilih siapa. "Saya pilih Ahok," jawab Alfiyah pada Oknum sekolah tersebut.

Bu alfiyah apa wartawannya,tanya jg ke gurunya betul tidak nanya gitu
emoticon-Leh Uga enak bener ya jd warga DKI ada masalah tinggal dtng ke balkot kelar dehemoticon-Leh Uga 5 jeti bung!
Ini kan harusnya jatah ex ventri vendidikan!! !!
Pas masih jaman tebar pesona, maka apa yg diminta akan diberikan, nanti seumpama kembali berkuasa, tentu apa yg telah diberikan akan ditarik lagi beserta bunganya, penarikan apa yg telah diberikan itu tentu bentuknya berupa penggusuran, relokasi, pungutan pajak yg mencekik, peningkatan tarif PBB dan BPHTB hingga yg punya aset gak betah dan merelakan asetnya dibeli, tentu semua kebijakan diambil demi utk membuat aman dan nyaman sodara sedulur yg mengeluarkan modal pilkada..... emoticon-Wink

Cieeeee bahan coli nasbung baru.
Dah ketebak ibunya pasti nunggak.
Tapi yg dipertanyakan kenapa nyambung sama pilkada, ibu itu yg bohong atau pihak sekolah yg ada tujuan.

Lagian apa salahnya membantu?
Dari thn brp Ahok sudah membantu masalah ijazah, bisa di Cek di media2 terkait dan video pemprov Ski jg tuh.
Klo ga mau dibantu ya para nasbung sama nastak donk yg bantu emoticon-Angkat Beer
Cuma nastak aja trnyata yg tergerak
gak di bantu bilanya tega, rezim ahok.
dibantu bilangnya pencitraan..

nasbung...nasbung...

emoticon-Ngakak


pencitraan itu kalo anis sandi yg mbantuin...

emoticon-Ngakak









"Terima Kasih Pak Ahok, Sudah Ambil Ijazah Anak Saya, Lunasi SPP Rp 5 Juta"
Tuesday, December, 06 2016

Jessi Carina
Warga Pisangan Baru, Jatinegara, berterima kasih kepada cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang telah melunasi SPP anaknya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah seorang ibu dari Pisangan Baru, Jatinegara, datang ke Rumah Lembang untuk bertemu dengan calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Tidak seperti warga lainnya, ibu tersebut datang tanpa mengenakan baju kotak-kotak yang menjadi ciri khas Ahok-Djarot dan pendukungnya.

Wanita ini hanya mengenakan sebuah pin di baju untuk menunjukan bahwa dia pendukung Ahok.

(Baca juga: Nyanyian "Bahasa Kalbu" Marcell untuk Ahok... )

Saat duduk di samping Ahok, ibu tersebut menyampaikan ucapan terima kasih karena Ahok telah membantu masalahnya.

"Terima kasih Bapak Ahok sudah ambil ijazah anak saya, lunasi SPP anak saya sebesar Rp 5 juta lebih," ujar ibu tersebut di Rumah Lembang, Menteng, Selasa (6/12/2016).

Ahok mengatakan, di Jakarta memang banyak sekolah swasta yang tidak mau mendaftarkan muridnya untuk memiliki KJP, sehingga banyak warga miskin yang ijazahnya ditahan karena SPP tidak lunas.

"Biasanya kalau lapor ke saya, dibantu lunaskan. Kalau sekarang enggak bisa karena harus tunggu saya masuk jadi gubernur lagi," ujar Ahok.