alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58bd3c0cc0d770487d8b457f/iora-dan-apec-mana-yang-lebih-menguntungkan
IORA dan APEC, mana yang lebih menguntungkan?
IORA dan APEC, mana yang lebih menguntungkan?
Presiden Joko Widodo (kanan) bersiap memukul gong disaksikan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma (kiri) saat membuka acara Business Summit dalam rangkaian KTT IORA ke-20 tahun 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (6/3/2017).
Presiden Joko "Jokowi" Widodo resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asosiasi Negara-negara Pesisir Samudera Hindia (IORA) 2017 di Jakarta, Senin (6/3/2017).

Dalam sambutannya, Jokowi berharap konferensi yang akan berlangsung hingga esok, Selasa (7/3/2017), dapat menghasilkan solusi bagi permasalahan perdagangan antarnegara yang mengandalkan jalur distribusi melalui laut ini.

"Menjadi tugas pemerintah supaya infrastruktur terjaring dengan baik," tegas Jokowi dalam konferensi yang mengusung tema, "Memperkuat Kerjasama Maritim untuk Samudera Hindia yang Damai, Stabil, dan Makmur" ini.

IORA adalah organisasi internasional yang terdiri atas negara-negara pesisir yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. IORA merupakan forum regional dan bersifat tripartit.

IORA berdiri resmi pada 6-7 Maret 1997 dengan nama awalnya adalah Indian Ocean Rim Association for Regional Cooperation (IOR-ARC).

Tetapi, pada Pertemuan Tingkat Menteri ke-13 di Perth, nama IOR-ARC diubah menjadi IORA (Indian Ocean Rim Association) dengan tujuan mempertegas persatuan antarnegara Samudera Hindia.

IORA beranggotakan 21 negara, yakni Afrika Selatan, Australia, Bangladesh, Komoros, Indonesia, India, Iran, Kenya, Madagaskar, Malaysia, Mauritius, Mozambik, Oman, Uni Emirat Arab, Seychelles, Singapura, Somalia, Sri Lanka, Tanzania, Thailand, dan Yaman.

IORA juga menggandeng tujuh negara mitra dialog, yakni Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Jerman, Mesir, Perancis, dan Republik Rakyat Tiongkok.

Sepintas, IORA memang mirip dengan kemitraan Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC), yang juga memiliki 21 negara anggota. Namun, yang membedakan adalah kemitraan APEC menggandeng negara-negara di sekitar Samudera Pasifik.

Kemitraan APEC juga lebih senior karena terbentuk sejak 1989. Selain itu, KTT APEC juga rutin digelar tiap tahunnya. Sementara KTT IORA baru pertama kali digelar sejak 20 tahun berdiri--meski pertemuan tingkat menteri telah beberapa kali terlaksana.

Indonesia memegang peranan penting dalam KTT IORA kali ini. Indonesia adalah ketua IORA untuk periode 2016-2018 dengan Afrika Selatan sebagai wakilnya. Sebelum Indonesia, IORA diketuai oleh Australia (2013-2015) dan Indonesia sebagai wakilnya.

Pertemuan hari ini pun menghadirkan sejumlah pembicara penting seperti Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma; Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina Wazed; dan Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull.

Pertemuan yang terbagi dalam dua sesi juga akan menghadirkan pembicara dalam negeri seperti Menteri Keuangan, Sri Mulyani; dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong.

Tema yang diangkat dalam KTT ini antara lain sejumlah bidang kerjasama dalam hal keamanan dan keselamatan maritim, dan fasilitas perdagangan investasi.

Selain itu, akan dibahas pula mengenai manajemen risiko bencana, manajemen perikanan, akademi dan IPTEK, pariwisata dan pertukaran budaya, pemberdayaan perempuan, dan blue economy.

"IORA adalah kekuatan geopolitik dan geoekonomi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal," ucap Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita dalam Katadata.co.

Kekuatan yang dimaksud Enggar mungkin mendasar pada kenaikan perdagangan intra-regional IORA pada tahun 2015 yang mencapai USD777 miliar atau naik 300 persen dibandingkan tahun 1994 yang mencapai USD233 miliar.

Dengan angka tersebut, IORA berhasil menyumbang surplus bagi perdagangan Indonesia, berbanding terbalik dengan APEC yang justru mengalami defisit hingga USD6,46 miliar.

Meski begitu, potensi ekspor di pasar Afrika yang mencapai USD550 miliar pada 2016 hanya baru dapat terealisasi USD4,2 miliar. Begitu juga potensi ekspor ke pasar Timur Tengah yang mencapai USD975 miliar, namun baru terealisasi USD5 miliar.

Begitu juga dengan nilai total perdagangan Indonesia dengan negara-negara IORA sebesar USD82,57 miliar, yang jauh tertinggal dibandingkan ekspor-impor Indonesia dengan negara APEC yang mencapai USD206,23 miliar.

Namun, perbedaan nilai total perdagangan IORA dan APEC yang terlampau jauh tidak mengherankan karena di dalam kemitraan APEC terdapat mitra dagang terbesar Indonesia yakni Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang.
IORA dan APEC, mana yang lebih menguntungkan?


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-menguntungkan

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- IORA dan APEC, mana yang lebih menguntungkan? Pemerintah Malaysia usir Duta Besar Korea Utara

- IORA dan APEC, mana yang lebih menguntungkan? Mempersingkat waktu tempuh Merak-Bakauheni

- IORA dan APEC, mana yang lebih menguntungkan? 'Diplomasi swafoto' ala Raja Salman

ikut APEC, ketemu Russia, China, Jepang dan AS emoticon-linux2
klo IORA, ada India, Arab Saudi, Oman, UAE, Qatar emoticon-Traveller:
Negara-negara pesisir Afrika timur menguntungkan jadi ladang ekspor Indonesia emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By hoisun.kwetka
c-afta (china-asean free trade agreement) lebih menguntungkanemoticon-Toast


secara ekonomi bakal rugi kalo kita cuma jadi net importir barang2 china.


×