alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58bd3233d9d7703a428b4576/a400m-royal-air-force-mampir-ke-indonesia
A400M Royal Air Force Mampir ke Indonesia
A400M Royal Air Force Mampir ke Indonesia
Jakarta, GATRAnews – Sebuah pesawat angkut militer jenis A400M milik Royal Air Force  (RAF) mampir di Indonesia. Pesawat hasil kerjasama multinasional yang dilengkapi empat mesin turboprop tersebut sedang melakukan kunjungan singkat pada Senin, (6/3) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Ini, merupakan kunjungan kedua A400M sejak Airbus membawa pesawat uji mereka pada 2012 lalu.

“Airbus telah berkunjung ke Jakarta tahun 2012 dengan A400M. Kami senang bisa kembali lagi lima tahun kemudian bersama salah satu pelanggan kami, RAF,” kata Presiden Airbus Asia Pasific, Pierre Jaffre di Halim Perdana Kusuma, Senin (6/3). Dalam kunjungan kali ini, lanjut Pierre, sekaligus memberi Indonesia kesempatan mendapat pemahaman langsung mengenai operasional A400M yang bertugas dengan RAF. Ia mengklaim A400M adalah pesawat angkut tercanggih saat ini. Lebih hemat biaya dibanding pesawat serupa dengan kemampuan militer dan misi kemanusiaan.
 
Secara teknis, A400M memiliki rangka eksternal dengan lebar 5,64 setara dengan rangka pesawat berbadan lebar A330/A340. Sementara bagian dalam pesawat selebar 4 meter dengan tinggi hingga 4 meter, dan panjang hampir 18 meter, memungkinkan pesawat membawa kargo berukuran besar dalam jumlah banyak. Termasuk, mengangkut helikopter jenis NH90 atau CH-470 Chinook, atau dua kendaraan pengangkut infantri (ICV) Stryker yang masing – masing memiliki bobot 17 ton.
 
A400M juga diklaim mampu mengangkut truk semi trailer dengan berat 25 ton plus peti kemas ukuran 6 meter, perahu penyelamatan, atau peralatan angkut berukuran besar lain seperti mesin pengeruk atau penderk yang banyak dibutuhkan dalam misi penyelamatan paska bencana alam.
 
Kehadirannya, untuk menjawab kebutuhan tujuh negara Erop ayang tergabung dalam OCCAR (Belgia, Perancis, Jerman, Luksemburg, Spanyol, Turki, dan Inggris), serta Malaysia yang bergabung pada 2005. Penerbangan perdana berlangsung pada 11 Desember 2009 dan pengiriman perdana dilakukan pada 1 Agustus 2013 untuk memenuhi pesanan Angkatan Udara Prancis.
 
Sandika Prihatnala

Sumber : http://www.gatra.com/ekonomi/industr...r-ke-indonesia

---