alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58bd09789a09517e378b4583/ibu-hamil-korban-longsoran-sindanghayu-cilacap-menolak-diungsikan
Ibu Hamil Korban Longsoran Sindanghayu Cilacap Menolak Diungsikan
Ibu Hamil Korban Longsoran Sindanghayu Cilacap Menolak Diungsikan
Cilacap, GATRAnews – Seorang ibu hamil delapan bulan enggan pindah dari rumah yang sudah retak-retak karena bencana gerakan tanah di Dusun Sindanghayu Desa Bantarmangu Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Ibu ini, Lili Jalili, mengaku enggan mengungsi karena merasa lebih betah berada di rumahnya sendiri. Lagi pula, kata dia, dia tidak memiliki sudara yang dekat dengan rumahnya namun berada di lokasi aman.“Rumah saudara jauh, di Cilacap dan di Kecamatan Cimanggu. Kalau di sini tidak punya sudara dekat,” kata Lili Jalili, didampingi ibu mertuanya, Kusiah, Senin (6/3).Dia mengakui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap telah memintanya untuk mengungsi ke lokasi aman. Namun, lantaran merasa tak betah, dia tetap berada di rumah.“Mengungsi sih mengungsi ke mana. Kalau mengungsi ke rumah saudara, sehari dua hari kan kesel. Kecuali kita dikasih rumah sebagai tempat tinggal. Sebenarnya mau, kalau dikasih kayak rumah (pengungsian) untuk tinggal. Kalau saudara itu rasanya bagaimana, gitu,” ujarnya.Lili mengaku khawatir tinggal di rumah yang telah retak. Namun, dia mengaku tak punya pilihan lain. Dia lebih memilih tinggal di rumah dengan ibu mertuanya. Sementara, ayah mertuanya bekerja di Tasik dan hanya sesekali pulang. Sedangkan suaminya, merantau ke Jakarta.Lili mengaku sejak terjadinya bencana longsor, sudah dua kali ada bidan desa yang mengunjungi rumahnya. Namun, dia hanya diperiksa dan tidak ada bantuan khusus ibu hamil, seperti susu ibu hamil atau makanan tambahan.“Bidan sudah datang ke sini. (Hari Perkiraan Lahir atau HPL perkiraan sih 27 April. Sekarang sudah hamil delapan bulan,” imbuhnya.Ibu hamil lain di dusun Sindanghayu, Melawati (21 th) mengaku terpaksa mengungsi ke lokasi aman. Sebab, hampir senada dengan Lili, dia mengaku lebih betah di rumahnya. Untuk itu, dia hanya mengungsi ketika terjadi hujan deras. Jika cuaca cerah, dia memilih tinggal di rumahnya yang sebagian temboknya jebol.“Pokoknya kalau kata bidan-bidan sini sih, udah mbak mengungsi saja, mbak kan sedang hamil. Saya mengungsi, tapi kalau siang seperti ini saya pulang rumah,” ujar Melawati.Mela menuturkan, sebagian tembok di bagian belakang telah jebol. Kini tembok jebol itu sudah ditutup dengan bilik bambu. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan hewan liar masuk ke dalam rumah.Dia mengaku kerap sakit. Pasalnya, dengan kondisi hamil, dia mengaku cepat lelah. Apalagi dia harus bolak-balik ke pengungsian. Saat ini usia kehamilan Melawati adalah 5 bulan.Senada dengan Lili, Melawati juga mengaku tidak mendapat bantuan khusus ibu hamil. Namun, dalam ingatannya selama bencana yang terjadi sejak Desember 2016 lalu, bidan sudah dua kali datang ke rumahnya.“Kalau bantuan bahan pokok sudah mendapat bantuan dua kali. Januari sama Februari ini. Tapi bulan Maret ini belum,” ujarnya, seraya menambahkan bantuan tersebut berupa beras, minyak dan gula pasir serta mie instan.Terkait ibu hamil yang tak mau dievakuasi, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPBD wilayah Majenang, Edi Sapto Priyono mengaku pihaknya sudah berkali-kali membujuk agar ibu tersebut mau dievakuasi. Pasalnya, rumah telah mengalami retak parah dan mestinya sudah dikosongkan. “Sudah berkali-kali diminta untuk mengungsi. Tapi yang bersangkutan tidak mau,” ujarnya.

Reporter: Ridlo SusantoEditor: Rosyid

Sumber : http://www.gatra.com/nusantara/jawa/...lak-diungsikan

---


- Ibu Hamil Korban Longsoran Sindanghayu Cilacap Menolak Diungsikan BPBD Cilacap Persiapkan Lapangan Bola Untuk Huntara Longsor Jatiluhur
orang indo emang susah di kasih enak, giliran kena bencana koar koar emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga