alexa-tracking

Banjir di Limapuluh Kota: Bayi baru Lahir Meninggal di Puskesmas

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58bcc31bc1cb172b778b456c/banjir-di-limapuluh-kota-bayi-baru-lahir-meninggal-di-puskesmas
Banjir di Limapuluh Kota: Bayi baru Lahir Meninggal di Puskesmas
Banjir di Limapuluh Kota: Bayi baru Lahir Meninggal di Puskesmas
Jakarta, GATRAnews - Penanganan darurat bencana banjir dan longsor terus dilakukan selama masa tanggap darurat hingga (9/3) mendatang di Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Jumlah korban bertambah dengan adanya laporan dari lapangan.

 
Hingga Minggu (5/3) pukul 21.30 Wib, Posko Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Kabupaten Limapuluh Kota melaporkan 2 orang meninggal dunia dan 2 luka berat akibat banjir dan longsor. 
Korban meninggal dunia:
1. Doni Fernandes (33 tahun) karena tertimbun longsor.
2. Teja (19 tahun) karena tertimbun longsor.
3. Yogi Saputra (23 tahun) karena tertimbun longsor.
4. Karudin (25 tahun) karena tertimbun longsor.
5. Muklis (45 tahun karena hanyut banjir.
6. Bayi (2 hari) karena terendam banjir.
 
Korban luka berat karena longsor adalah Syamsul Bahri (22 tahun) dan Candra (42 tahun).
 
Informasi dari Posko, bayi meninggal di Puskesmas Pangkalan. Kronologinya setelah prosesi kelahiran di Puskesmas kemudian bayi dimasukkan inkubator pada Rabu (1/3).
 
"Saat masih dalam inkubator tiba-tiba air deras masuk dan merendam Puskesmas Pangkalan sehingga bayi tidak dapat diselamatkan. Saat kejadian listrik padam karena banyak tiang listrik roboh terkena longsor," jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, lewat pesan singkat, Minggu (5/3). 
 
Banjir dan longsor terjadi pada 25 titik (13 titik longsor dan 12 titik banjir). Longsor tersebar pada 9 titik di Kec. Pangkalan. Sedangkan banjir tersebar pada 7 kecamatan dengan titik banjir tertinggi mencapai 1,5 meter di Kec. Pangkalan yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Batang Maek di Kecamatan Pangkalan, sungai Batang Kapur di Kecamatan Kapur IX, sungai Batang Sinamar di Lareh Sago Halaban dan sungai Batang Harau di Kecamatan Harau.
 
"Hingga saat ini akses jalan nasional yang menghubungkan Sumatera Barat- Riau putus dan belum dapat dilalui akibat longsor," lanjutnya.
 
Sebagian material longsor sudah dibersihkan dengan mengerahkan alat berat. Namun ada ruas jalan yang longsor dan ambles sehingga perlu perbaikan. 

Reporter: Ervan Bayu
editor: Dani Hamdani 
 
 

Sumber : http://www.gatra.com/nusantara/sumat...l-di-puskesmas

---


- Banjir di Limapuluh Kota: Bayi baru Lahir Meninggal di Puskesmas Banjir dan Longsor di Limapuluh Kota Telan Korban Jiwa 5 Orang
×