alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58bba0e414088d64148b456b/pasangan-punk-di-trenggalek-serahkan-bayinya-kepada-polisi
Pasangan Punk di Trenggalek Serahkan Bayinya kepada Polisi
TEMPO.CO , Jakarta - Kepala Kepolisian Sektor Durenan, Kabupaten Trenggalek, Ajun Komisaris Solikhin, kaget dengan kehadiran YV, remaja pria anggota kelompok punk jalanan, di kantornya.

“Kami kaget saat tiba-tiba diberi bayi,” kata Solikhin, Minggu, 5 Maret 2017.

YV bercerita, dia menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki yang baru lahir di pinggir jalan Kota Trenggalek, Jawa Timur.

Solikhin dan anak buahnya, tidak begitu percaya dengan omongan YV yang masih berusia 17 tahun.

Mereka menginterogasi. YV akhirnya mengakui bayi itu adalah anaknya dari hubungan seksual dengan NM, 18 tahun, remaja putri, sesama anggota kelompok punk.

Menurut YV, dia cukup lama melakukan kebiasaan seks bebas dengan NM hingga akhirnya kekasihnya hamil.

Selama itu pula keduanya tetap berada di komunitas punk sampai NM melahirkan seorang bayi laki-laki dengan berat 3,2 kilogram.

Persoalan muncul setelah NM melahirkan bayi laki-laki. Dia tak tahu cara merawatnya. Dalam kondisi terjepit, NM memutuskan pulang ke rumah keluarganya di Kepanjen, Malang, untuk mendapat bantuan.

Namun apa lacur, tak satu pun keluarganya di Kepanjen yang menerima kehadiran NM dan bayinya. Hal itu memaksa NM membawa pergi bayinya untuk bertemu YV.

Kepada kekasihnya, NM meminta agar merawat anak itu dengan dalih tak ada lagi yang mau merawatnya.

YV bingung karena harus berperan sebagai ayah. Selama ini hidupnya di jalanan. Alih-alih merawat bayi itu, YV membawanya ke kantor polisi dan menyerahkannya begitu saja.

Menurut Solikhin, anggotanya tidak menolak kehadiran bayi itu. Mereka meminta bantuan bidan desa untuk merawatnya di Puskesmas.

Dinas Sosial Kabupaten Trenggalek turut dilibatkan dalam penanganan kasus penelantaran anak ini.

Sedangkan anggota polisi yang lain bergerak ke Kepanjen, Malang, untuk mencari keluarga NM. “Bagaimana pun keluarganya harus bertanggung jawab atas anak ini,” kata Solikhin.

https://m.tempo.co/read/news/2017/03...-kepada-polisi


ane mlh jadi keinget vklipnya smashing pumpkins "try try try "
Set dah, cuma tau ng*ntot doang tp gak mau anaknya.. di bolongin aja drngkulnya emoticon-Gila
Tu anak mesti cek darah lengkap, gak tau dapet penyakit apa aja dr ibunya..
Setidaknya masih lebih baik, dari pada dibuang ke tong sampah, atau tempat lainnya.

Kalaupun dikasihkn ke saya, pasti saya terima dengan senang hati.
buatnya enak
dah lahir enggak mau ngurus
emoticon-Marah
masih mending lah gak diaborsi

tinggal nikahin + cari gawean + rumah buat bapaknya

namanya juga hidup emoticon-Ngacir
sudah... sudah... biar saya asuh saja emoticon-Big Grin

nanti kalau diasuh dengan cara yang salah, gedenya bisa jadi panasbung emoticon-Ngacir
bapak nya pasti bantak nih .. uda pasti salome emoticon-Wakaka
Ckckckck

Mau nyolok doang giliran keluar bayi bingung mau ngapain
masih muda, pergaulan bebas belum tau tanggung jawab, kasihan bayinya emoticon-Mewek
Kasihan Bayi nya.

Nih Bapak juga hebat berani serahin ke Kantor polisi, daripada anak ini di buang emoticon-Mewek
Quote:Original Posted By nengboy17
masih muda, pergaulan bebas belum tau tanggung jawab, kasihan bayinya emoticon-Mewek


anak punk mah emang gamau tanggung jawab, mereka penganut kebebasan sebebas²nya emoticon-Stick Out Tongue
tanggung jawablah,
cari gawean buat biayain tuh anak.
difinisi anak punk apaan yaaak ...


tapi setidak nya sih bayi nya engga di bunuh engga di gugurin di kandungan...
semoga kelak bisa berguna untuk bangsa dan negara biar aja di urus orang lain..


semoga kapok tuh anak pang engga sembarangan bikin anak lagi..
duh, masih ada anak punk di tahun 2017?
kirain udah punah emoticon-Wkwkwk
sini kasih saya bayinya
sadar napa, cari tujuan hidup yg jelas dong
Quote:Original Posted By ridonculous


anak punk mah emang gamau tanggung jawab, mereka penganut kebebasan sebebas²nya emoticon-Stick Out Tongue


heran aja ada yg seneng jadi gelandangan emoticon-Bingung