alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58bb6662ded7702b248b456e/kpk-saksi-mangkir-kehilangan-kesempatan-klarifikasi
KPK: Saksi Mangkir, Kehilangan Kesempatan Klarifikasi
KPK: Saksi Mangkir, Kehilangan Kesempatan Klarifikasi
Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, sejumlah saksi kasus korupsi e-KTP yang tidak memenuhi panggilan penyidik, telah kehilangan kesempatan untuk mengklarifikasi rangkaian kejadian tentangya dalam kasus ini. Hal ini ditegaskan juru bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, akhir pekan lalu.

 
"Beberapa saksi yang kita panggil di proses penyidikan [tidak hadir], artinya mereka kehilangan kesempatan untuk mengklarifikasi," kata Febri kepada wartawan.
Jumlah saksi yang tidak memenuhi panggilan penyidik yang berasal dari berbagai elemen, baik eksekutif, legislatif, dan pihak lainnya, terbilang banyak. Salah satunya adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusi (Menkum HAM) Yasonna Hamonangan Laoly. Mereka tidak hadir hingga penyidik melimpahkan perkara ke tahap dua atau kepada jaksa.
"Memang cukup banyak saksi yang kita panggil dan di antaranya tidak hadir dengan berbagai alasan dan latar belakang," kata Febri.
Febri menjelaskan, dalam proses penyidikan, penyidik KPK memanggil saksi bukan hanya untuk menggali informasi tentang peristiwa kasus korupsi e-KTP. Namun, itu merupakan kesempatan saksi untuk mengklarifikasi tentang berbagai informasi.
"[Pemanggilan] juga dalam konteks tertentu, untuk klarifikasi sekaligus memberikan kesempatan kepada saksi untuk memberikan keterangan atas informasi-informasi yang ada, termasuk di antaranya apakah ada aliran dana atau tidak terhadap pihak-pihak tertentu," tandas Febri.
Meski saksi tidak mengklarifikasi, namun jaksa akan menyebutkan konstruksi kasus ini, sehingga nama-nama yang tidak memenuhi panggilan untuk mengklarifikasi pun bisa jadi tercantum dalam garis besar konstruksi kejadian dalam surat dakwaan terhadap Irman dan Sugiharto.
"Di dakwaan, kami akan sebutkan konstruksi besar perkara ini, termasuk informasi krusial soal aliran dana, di sana akan diuraikan, diklarifkasi sampai pada tuntutan nantinya. Tentu kami butuh waktu yang tidak sebentar, tapi kita berharap bisa buktikan dan publik bisa lihat," tuturnya.
Perkara korupsi pengadaan e-KTP ini bergulir setelah KPK menetapkan mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman; dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto, sebagai tersangka karena diduga menyalahgunakan wewenang dan menggelembungkan harga (mark up) sehingga merugikan keuangan negara sekitar Rp 2,3 trilyun.
KPK menyangka Sugiharto dan Irman melanggar Pasal 2 Ayat (1) subsider Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP. 

Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Sumber : http://www.gatra.com/hukum/247662-kp...an-klarifikasi

---


- KPK: Saksi Mangkir, Kehilangan Kesempatan Klarifikasi Saksi e-KTP Tak Mau Diperiksa Penyidik, KPK Pertimbangkan Hadirkan di Sidang
×