alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58bb665c162ec289158b4572/rata-rata-vonis-koruptor-indonesia-2-tahun-2-bulan-penjara
Rata-Rata Vonis Koruptor Indonesia 2 Tahun 2 Bulan Penjara
Rata-Rata Vonis Koruptor Indonesia 2 Tahun 2 Bulan Penjara
Jakarta, GATRAnews -Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkapkan, jika dirata-ratakan, vonis terhadap koruptor di Indonesia mulai dari tingkat pertama (pengadilan tindak pidana korupsi), tingkat kedua (pengadilan tinggi), dan tingkat ketiga (kasasi di Mahkamah Agung/MA), hukumannya hanya 2 tahun 2 bulan penjara.

 
"Secara keseluruhan atau tiga tingkat pengadilan, rata-rata vonis untuk korutor selama tahun 2016 masih tergolong ringan atau 2 tahun 2 bulan penjara," kata Aradila Caesar, peneliti dari Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia, ICW, di Jakarta, Sabtu (4/3).
Caesar mengungkapkan, ini merupakan hasil pemantauan ICW terhadap putusan pengadilan mulai dari pengadilan tingkat pertama hingga ketiga selama tahun 2016. Adapun jumlah putusan perkara korupsi yang terpantau ICW selama tahun 2016 sebanyak 573.
"Sebarannya, pengadilan tingkat pertama (pengadilan tindak pidana korupsi) sebanyak 420 putusan, pengadilan tingkat banding (pengadilan tingkat kedua) sebanyak 121 putusan, dan tingkat kasasi (MA) sebanyak 32," katanya.
ICW dalam pemantauannya mengklasifikasikan putusan kasus korupsi ke dalam tiga kelas, yakni ringan, sedang, dan berat. Formula untuk menentukan vonis itu ringan, ICW mengacu pada Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yakni minimal 4 tahun penjara.
"Dari pasal itu, ditetapkan hukuman ringan adalah di bawah 4 tahun penjara, sedang hukuman sedang yaitu lebih dari 4 tahun hingga 10 tahun penjara, dan berat di atas 10 tahun penjara," kata Caesar.
Dari 420 putusan di tingkat pertama, mayoritas terdakwa atau sebanyak 354 (75,80%) mendapat hukuman ringan. Hukuman sedang sebanyak 36 orang (7,71%) dan hukuman berat sebanyak 4 orang (0,86%). Sisanya, 49 terdakwa (10,49%) divonis bebas dan 24 terdakwa (5%) tidak teridentifikasi.
Dari vonis di tingkat pertama dan yang masuk ke tingkat kedua atau mengajukan banding sebanyak 121 terdakwa, namun dari jumlah ini hanya 133 yang dapat ditelusuri. Sama dengan pengadilan tingkat pertama, pada tingkat banding pun mayoritas terdakwa divonis ringan yakni sebanyak 80 orang (50,15%), mendapat hukuman sedang sebanyak 22 terdakwa (16,54%), dan hukuman berat sebanyak 17 terdakwa (12,78%).
"Sisanya, putusan 8 terdakwa (6%) tidak terdeteksi dan sebanyak 6 orang lainnya (4%) mendapat vonis bebas dari pengadilan tinggi (pengadilan tingkat kedua)," ujar Caesar.
Untuk pengadilan tingkat ketiga (kasasi di MA), jumlah perkara yang terpantau ICW pada tahun 2016 sebanyak 32 terdakwa. Sama pada tingkat pertama dan kedua, moyoritas terdakwa yang mengajukan kasasi mendapatkan vonis ringan yakni sebanyak 14 terdakwa (43,75%), hukuman sedang sebanyak 10 terdakwa (31,25%), dan hukuman berat sebanyak 3 terdakwa (9,38%). Sisanya, 4 putusan (18%) tidak terdeteksi dan 1 terdakwa (5%) divonis bebas.
Sedangkan jika hukumannya dirata-ratakan per kategori selama tahun 2016, yakni putusan ringan, sedang, dan berat, hasilnya adalah terdakwa kasus korupsi divonis 1 tahun 11 bulan pejara di pengadilan tingkat pertama. Selama 2,5 tahun untuk pengadilan tingkat kedua, dan 4 tahun 1 bulan untuk pengadilan tingkat ketiga.
Dalam pemantauan ini, ICW tidak bisa mendapatkan informasi semua putusan yang telah diputus oleh pengadilan tingkat pertama, kedua, dan ketiga, karena tidak semua pengadilan tindak pidana korupsi hingga MA, mengunggah putusannya di direktori putusan (website).
Putusan terhadap koruptor tahun 2016, trennya masih sama dengan putusan terhadap koruptor pada tahun 2013 hingga 2015 lalu, yakni pengadilan di tingkat pertama hingga ketiga paling banyak menghukum ringan. "Secara keseluruhan ketiga tingkat pengadilan tipikor lebih cenderung menghukum ringan terdakwa kasus korupsi," ujar Caesar.

Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Sumber : http://www.gatra.com/hukum/247659-ra...-bulan-penjara

---


- Rata-Rata Vonis Koruptor Indonesia 2 Tahun 2 Bulan Penjara ICW: Mayoritas Pengadilan Tipikor Vonis Ringan Koruptor
Hukum cambuk mestinya, jadi mesti dipermalukan didepan umum
×