alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Tribunnews.com /
Pabrik Implan Tulang di Sidoarjo Ini akan Jadi yang Pertama di Asia Tenggara
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58ab0b8350741010208b4584/pabrik-implan-tulang-di-sidoarjo-ini-akan-jadi-yang-pertama-di-asia-tenggara

Pabrik Implan Tulang di Sidoarjo Ini akan Jadi yang Pertama di Asia Tenggara

Pabrik Implan Tulang di Sidoarjo Ini akan Jadi yang Pertama di Asia Tenggara


TRIBUNNEWS.COM, SIDOARJO - Indonesia akan memiliki pabrik pembuatan implan tulang pertama se-Asia Tenggara.

Pabrik itu ada di Desa Sirapan, Balongbendo, Sidoarjo, yang memiliki nama Zenith Allmart Precisindo (ZAP).

CEO ZAP, Allan Changrawinata, mengatakan pasien patah tulang di Indonesia nantinya bisa mendapatkan perawatan medis yang maksimal dan murah.

"Sebab, kami bekerjasama dengan Kemenristek, Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT), serta RSU Dr Soetomo Surabaya, telah mengembangkan produk implan tulang yang terstandar dan murah," kata Allan saat memberi sambutan pada peluncuran prototype produk implan tulang SS316L, Senin (20/2/2017).

Allan menuturkan selama ini pasien patah tulang harus membeli produk implan tulang impor dari Swiss. Harganya fantastis, sekitar 400 dolar AS.

Bahkan, dari riset yang dilakukan, pembelian produk implan tulang impor Indonesia selama setahun nilainya kurang-lebih 30 juta dolar.

"Bagi pasien yang ekonomi tinggi, hal itu tak masalah. Namun untuk masyarakat menengah-bawah, pasti jadi beban. Akhirnya, masyarakat memilih ke tempat perawatan yang kurang memadai dari segi medis," sambungnya.

Dengan produk SS316L ini, harganya 70 persen lebih murah dari harga implan impor. Bahkan, tegas Allan, kualitasnya setara.

ZAP bisa memproduksi barang kualitas impor dengan harga murah karena hampir semua bahan baku merupakan produksi dalam negeri.

Semua uji standardisasi internasional telah dilengkapi, tinggal menunggu izin Kemenkes untuk bisa melakukan pembuatan produk secara massal.

"Untuk standard SNI produk ini belum ada, karena memang di Asia Tenggara baru kami yang membuatnya. Namun, untuk standard internasional, produk kami telah lulus uji," ungkapnya.

Allan melakukan investasi 1 juta dolar untuk bisa membuat prototipe SS316L ini.

Riset yang dilakukan sekitar dua tahun, untuk perancangan, perencanaan, hingga studi komparasi produk.

Dijelaskan, angka kecelakaan di Indonesia terbilang tinggi, lebih dari 100.000 kejadian tiap tahun.

Ditambah orang usia lanjut yang juga banyak dan rawan menopose (pengeroposan tulang), membuat kebutuhan implan tulang sangat dibutuhkan.

"Semoga produk ini bermanfaat bagi Indonesia," ucap Allan yang lanjut mengatakan mampu membuat 80.000 keping implan tulang ini.

Menristek M Nasir menambahkan produk ini tercipta karena sinergisitas antara inventor (peneliti) dengan investor (pemodal).

Penemuan/penelitian baru harus diimbangi dengan kekuatan modal agar bisa terwujud dalam bentuk sebuah produk yang bisa dipakai dan dirasakan manfaatnya kepada masyarakat.

"Ini merupakan sinergisitas yang luar biasa. Apalagi, ini menjadi produk pertama yang ada di Asia Tenggara," imbuh Nasir.

Nasir memaparkan 94 persen produk alat kesehatan (alkes) yang ada di Indonesia merupakan produk impor.

Hal ini membuat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) harus membeli produk-produk impor yang mahal untuk menanggung premi anggota program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Nasir membeberkan fakta itu menjadi satu di antara beberapa penyebab BPJS mengalami defisit Rp 6,7 triliun pada 2016.

"Kalau semakin banyak pabrik di Indonesia yang bisa membuat alkes seperti yang dilakukan ZAP, tentunya akan membantu pemerintah dalam penyelenggaraan kesehatan kepada masyarakat."

"Biaya semakin murah. Saya sangat mengapresiasi penemuan ini," tutur Nasir.

Sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2...-asia-tenggara

---

Baca Juga :

- Ngaku Punya Ilmu Gaib, Pria Ini Berhasil Tipu Puluhan Juta

- Angin Puting Beliung di Sidoarjo Mirip Tornado, Gemuruhnya Mengerikan

- Dimas Kanjeng Kelelahan Tempuh Jarak 119 Km ke Lokasi Sidang

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di