alexa-tracking

Diaspora Jawa di Penjuru Dunia Kumpul Bareng di Yogyakarta

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58aad3509e740455278b4572/diaspora-jawa-di-penjuru-dunia-kumpul-bareng-di-yogyakarta
Diaspora Jawa di Penjuru Dunia Kumpul Bareng di Yogyakarta
Diaspora Jawa di Penjuru Dunia Kumpul Bareng di Yogyakarta


Laporan Wartawan Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYAKARTA - Ratusan diaspora Jawa dari berbagai negara akan tatap muka di Yogyakarta pada 17 sampai 23 April 2017 mendatang di Benteng Vredeburg.

Mereka disatukan lewat gelaran Javanese Diaspora Event (JDE) ke 3 bertajuk Nglumpuke Balung Pisah.

Diaspora Jawa dapat diartikan sebagai warga keturunan Jawa yang tinggal di luar wilayah etnis suku Jawa termasuk luar negeri. Perkumpulan ini diartikan siapa pun yang berjiwa dan tertarik tanah dan kebudayaan Jawa.

Event ini digelar Javanese Diaspora Network Event. Ratusan diaspora yang sudah terkorfimasi berasal dari Suriname, Belanda, New Caledonia, Malaysia, Singapura dan beberapa negara lain.

"Ini adalah kegiatan ketiga, setelah tahun 2014, 2015 dan sekarang 2017," ujar Rachmawan Singgih selaku panitia divisi acara saat berkunjung ke kantor Tribun Jogja, Senin (20/2/2017).

Javanese Diaspora Network diawali dari komunikasi melalui media sosial Facebook sejak 2007. Dari sana komunikasi di antara mereka semakin sampai mereka sepakat mengadakan event pertama kali 2014.

Pada kesempatan pertama diikuti oleh diaspora Jawa dari Suriname, Belanda, Singapura dan Malaysia dan dihadiri oleh 100 orang diaspora.

Sementara pada kesempatan kedua pada 2015 dihadiri oleh 300 orang dari 14 negara termasuk Indonesia.

"Diaspora Jawa bukan hanya yang tinggal di luar negeri, namun yang tinggal di luar Jawa," kata Singgih.

Pada tahun ini, acara dipusatkan di Benteng Vredeburg yang berada di pusat Kota Yogyakarta. Ada beberapa acara yang akan digelar di sana, selama kurang lebih selama satu pekan.

Acara utama seperti sarasehan tentang diaspora Jawa, pameran, dialog dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X, serta pentas seni Jawa yang akan diisi oleh diaspora Jawa.

Selain itu ada beberapa program pendukung, seperti pemutaran film, workshop batik, bedah buku, baca tulis huruf jawa, stand up comedy dengan bahasa jawa dan masih banyak lagi.

Acara di Benteng Vredeburg terbuka untuk umum dan masyarakat luas bisa hadir. "Masyarakat umum cukup dengan membayar tiket masuk Benteng Vredeburg," ujar Singgih.

Sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2...-di-yogyakarta

---

Baca Juga :

- Besok Pemecahan Rekor MURI Tulis Aksara Jawa Terpanjang di Solo

- Waspadai Potensi Bencana di Periode Puncak Musim Hujan

- Ketimpangan Ekonomi Masih Tinggi Ini Buktinya

×