alexa-tracking

Kemhub dan Waskita Tandatangani Pembangunan LRT Sumsel Rp 10,9 T

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58aac057ded770e7468b4575/kemhub-dan-waskita-tandatangani-pembangunan-lrt-sumsel-rp-109-t
Kemhub dan Waskita Tandatangani Pembangunan LRT Sumsel Rp 10,9 T
image-url-apps
Kemhub dan Waskita Tandatangani Pembangunan LRT Sumsel Rp 10,9 T | Pasar Modal

Jakarta- Nilai kontrak pembangunan prasarana kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT) Sumatera Selatan untuk mendukung Asian Games 2018 disepakati senilai Rp 10,9 triliun, atau turun dari kontrak pagu Rp 12,5 trilliun.

Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan adendum kontrak 1 oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemhub) dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) sebagai kontraktor. Penandatanganan dilaksanakan Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Kereta Api Ringan/LRT Suranto dengan Kepala Divisi PT Waskita Karya Persero, Tbk Joko Herwanto di Kemhub, Jakarta, Kamis (16/2).

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemhub Prasetyo Boeditjhajono usai penandatanganan mengatakan sebelumnya pada 30 Juni 2015 telah ditandatangani kontrak pagu senilai Rp 12,5 triliun. Adapun besaran adendum kontrak yang ditandatangani saat ini merupakan hasil evaluasi konsultan SMEC International Pty Ltd yang ditunjuk berdasarkan kontrak 14 Oktober 2016.

"Waktu awal Waskita Karya membuat penawaran design and build (rancang dan bangun), jadi diambilah pagu Rp 12,5 triliun, kemudian dievaluasi oleh SMEC didapat Rp 10,9 triliun dilaporkan ke Pak Menteri, disetujui untuk dikontrakan," tuturnya.

Dia mengatakan seluruh biaya tersebut akan dibayarkan saat pembangunan LRT sepanjang 23,4 kilometer ini selesai yakni Juni 2018. Prasetyo menambahkan, apabila pembayaran lewat dari tenggat waktu, maka pemerintah akan membayarkan bunga sebesar 5 persen per tahun. "Pada saat rapat dengan Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN dan Kemhub, disepakati ada kebijakan bunga 5 persen per tahun kalau pembayarannya telat," katanya.

Meski demikia, dia mengatakan, pada tahun ini pemerintah sudah mengalokasikan Rp 2 triliun. Namun belum dibayarkan kepada Waskita Karya.

Prasetyo mengatakan saat ini pembangunan fisik prasarana LRT yang telah dimulai sejak Oktober 2015 sudah mencapai 34 persen. "Kita optimistis akan selesai sesuai target dan bisa menyukseskan penyelenggaraan Asian Games 2018," imbuhnya.

Dia menuturkan lokasi pembangunan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang sampai Komplek Olahraga Jakabaring sedang dilakukan, dan diharapkan selesai pada Desember 2017.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi I Waskita Karya Joko Erwanto mengatakan dengan penandatanganan adendum kontrak I diharapkan mempercepat pembangunan. "Jadi proses untuk administrasi penarikan termin pembayaran bisa jalan, sehingga dengan adanya proses ini, kami jadi bisa berprogres, untuk mempercepat proses di lapangan," katanya.

Joko menargetkan pembangunan sampai akhir tahun bisa dikejar hingga 85 persen. Dia menuturkan selama ini sumber pendanaan pembangunan 34 persen dari keuangan internal dan dimungkinkan mencari pembiayaan dari perbankan. "Mei tahun ini APBN adendum pertama dibayarkan, yang kedua nanti di 2018," tambahnya.

Penandatanganan adendum kontrak 1 merupakan tindak lanjut dari Perpres Nomor 116 tahun 2015 yang telah diubah dengan Perpres 55 tahun 2016 Tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2016 Tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit di Provinsi Sumatera Selatan yang menugaskan PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai pelaksana Pembangunan Kereta Api Ringan/ di Sumatera Selatan.

Ruang lingkup pembangunan LRT Sumsel sebagian besar merupakan jalur layang, 13 stasiun, fasilitas operasi (termasuk sembilan gardu listrik) dan satu depo dengan kapasitas 14 rangkaian masing-masing terdiri dari tiga kereta. Adapun kapasitas kereta adalah 180-250 penumpang yang ditugaskan kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI).


Kemhub dan Waskita Tandatangani Pembangunan LRT Sumsel Rp 10,9 T | Pasar Modal | Beritasatu.com
http://m.beritasatu.com/pasar-modal/414881-kemhub-dan-waskita-tandatangani-pembangunan-lrt-sumsel-rp-109-t.html


Joko ini bagaimana minta akhir tahun selesai 85% tapi duitnya cuma ada 2T, la yang mau nombokin siapa?
Jual anak usaha waskita gitu? emoticon-Leh Uga
Nggak mikir lagi? emoticon-Cape d...
image-url-apps
kerempeng tipu tipu
image-url-apps
kerempeng tipu tipu
KASKUS Ads
image-url-apps
Quote:


Jd Pak Joko ini pingin bangun ini itu tp gak punya duit!
Itu infra yg mau dibangun sama PUPR aja ada financial gap 600T
Arsiteknya Pak gendut itu di bappenas.
Tahun kemarin aja diselametin mukanya sama mbak Sri pake motong anggaran berapa itu 130an T
Kalau ndak udah kena usir itu dr istana emoticon-Traveller
image-url-apps
Katanya duitnya ada, emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


Ada tuh di bank tinggal utang
Nanti bunganya dimasukkan beban produksi
Kalo gak y jualan lah emoticon-Big Grin
Ini proyek pake lelang dulu gak sih??? Klo proyek senilai 10 Triliun lebih gak pake lelang hmmm bukannya suudzon proyek yang nilainya kecil aja walaupun pake lelang masih kena palak...
di medan juga lagi di buat nih rel nya
LRT , kerta api atas

maju trus pak dhe
yg belum muve on mamam biskuat aja
emoticon-Wkwkwk
Quote:


TL itu sah sah aja
lelang jua yg menang BUMN
emoticon-Wkwkwk

mala lelang harus 10% ke ppk
ups
emoticon-Wkwkwk
image-url-apps
Yang nombokin bank, banknya mau minjemin
image-url-apps
Terima kasih ahok
image-url-apps
Sumsel entar lagi punya LRT coy emoticon-Selamat

image-url-apps
Quote:


Ya ntar narikin pajak rakyat makin ganas buat bayar bunga sama cicilan.
Kalo defisit gede dan gak sanggup nutup Nanti nastak dijualin aja emoticon-Traveller
Quote:


Smoga aja proyeknya bisa selesai sesuai rencana...dan tidak ada masalah dengan KPK nantinya....
image-url-apps
Yg puyeng bu sri lgi nih.
image-url-apps
emoticon-Selamat