alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
aku bukan orang ketiga
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58aaa3c514088df4268b4567/aku-bukan-orang-ketiga

**AKU BUKAN ORANG KETIGA**

Teruntuk Lelakiku,

Aku tahu, diri ini tak jelita dan tak secerdas Aisyah, apa lagi setakwa Khadijah, Namun sungguh ku akan belajar mencintaimu seperti mereka, cinta yang terbingkai atas namaNya..

Kasihku, Hal terindah dalam hidupku..


Quote:


Quote:


Quote:






**AKU**



"Hari ini aku terduduk, ingatan tentang masa lalu itu muncul dan sekarang aku sedang berusaha menuangkannya pada tulisan ini walaupun hati ini harus merasa sakit lagi, aku hanya ingin mengenangnya aku sungguh beruntung pernah dipersatukan Tuhan oleh dirinya.."

Oh iya , perkenalkan namaku khumairah orang biasa memanggilku ara, cerita yg kutuliskan ini sudah berlalu cukup lama.. tapi ingatan ini masih sangat membekas seolah kejadian itu baru terjadi kemarin..

April 2014

“Bundaaaaaaa “ suara kecil nan lucu memanggilku, aku langsung meletakan cucian piringku didapur dan segera menghampiri suara itu

“ada apa sayang” ucapku

“laka pengen ee”

Ya begitulah Raka seorang anak laki laki berusia 3 tahun, aku sangat menyayanginya seperti anakku sendiri, kenapa aku berkata seperti itu? Karena sebenarnya Raka bukanlah anak kandungku melainkan anak yang dibawa suamiku oleh istri terdahulunya. Tapi aku benar menyayanginya, tepat 3 tahun yg lalu raka masih berumur sekitar 6 bulan dan suamiku mengenalkannya padaku, wajah polos tanpa dosa suci dan lucuu itulah kesan pertama saat aku bertemu anak ini.

“habis ini raka mau makan apa?” tanyaku sambil mengenakan celana pada anak ini

“ mau jalan jalan ya bundaaa”

“okedehh tapi habis itu kita kepasar yaa buat bunda masak untuk ayah “

Aku terduduk disebuah kursi taman sambil melihat raka yg sedang asyik bermain dengan teman seumurannya,

“ ah kenapa aku bisa sangat menyayangi anak ini” gumamku dalam hati

Mungkin inilah yg disebut takdir tuhan, Tugasku hanya berusaha berbuat yg terbaik untuk raka dan suamiku, Ya Allah terima kasih kau telah memberikan kekuatan dan kelapangan hati untuk aku menjalani ini semua, terimakasih juga telah kau pertemukan aku dengan Bayu, iya Dia adalah suamiku.
Diubah oleh qphoy
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
**SUAMIKU**



“kok loe mau sih sama duda, udah punya anak lagi” ucap Sandra dia adalah temanku saat masih bekerja sebagai spg dipusat perbelanjaan dikotaku

“gak apa apa lah duda, yang penting kan bukan suami orang.. udah gitu ganteng lagi hihihi” ucap desi ikut menggodaku.

Wajahku memerah mendengar celotehan kedua temanku ini, ya memang sebelum menikah dengan mas bayu aku hanyalah seorang spg , aku hanya lulusan sma , ketika itu umurku baru menginjak usia 20 tahun, aku teringat saat dia datang minta dicarikan nomor sepatu yg sesuai, kukira pertemuan saat itu berakhir hanya sebatas pelayan terhadap rajanya, tapi tidak.
Dia mendekatiku dgn cara yg sangat baik, dia berbeda dari lelaki kebanyakan, Hari itu setelah 2 bulan saling mengenal tanpa iktan pacaran, Dia melamarku.


Februari,2011

“kamu mau nggak jadi istri mas?” tanyanya

“hah ? kok cepet bgt mas” jawabku kaget

“emang kenapa kalo cepet, mas gak pengen kita lama lama kaya gini ra, mas pengen serius. Insya Allah nanti malam mas sama orang tua mau kerumah ara”

Dan tanpa butuh waktu lama setelah pertemuan kedua orang tua kami, akhirnya 2 bulan sejak itu dilangsungkannyalah pernikahan kami, saat itu aku merasa menjadi wanita yg paling beruntung, bahkan sangat beruntung.. mas bayu sangatlah sholeh tapi dia memilih aku menjadi wanita pendampingnya.
Saat status ku telah sah menjadi istri, kuputuskan untuk mengenakan hijab, dan hari itu pula kucurahkan semua kasih sayangku untuk raka buah hati mas bayu dengan istri terdahulunya.
Tuhan mengkin aku bukanlah wanita shalihah, tapi hari ini aku berusaha untuk menjadi istri shalihah..
Bagiku, ,mas bayu adalah sosok laki laki yg sempurna, dia sangat pengertian, dia sangat menerima aku apa adanya dan menurutku biarlah masa lalu bayu menjadi miliknya. Walaupun sejujurnya aku tak bisa membohongi hati kecilku..

Apakah aku satu satunya wanita yg ada dihatinya?

Ataukah aku hanya pelariannya saja disaat hatinya kosong dan terluka?

Pikiran itulah yg selama ini selalu berkecamuk, egoiskah aku ?

“kumairah” sebuah suara mengagetkanku

“mas bayu..dari kapan udah pulang” tanyaku kaget

“ya ampun istriku ini dari tadi suaminya ucap salam didepan gak ada yg nyaut, kamu kenapa?’

“gak apa apa lah mas heheh” ucapku sambil pergi kedapur untuk segera menyiapkan makan malamnya

Tiba tiba munculah Kenangan itu

“ara ara bangun, istighfar”

“astagfirullahaladzim” ucapku sambil segera bangun dari tidurku, mas bayu memberiku segelas air putih dan berusaha menenangkanku

“bundaaaa kenapa?” Tanya raka yg ikut terbangun, fyi raka masih tidur sekamar dengan kami.

“gak apa apa sayang “ ucapku sambil mengelus pipi raka yg tembem dan lembut

“mimpi lagi?” Tanya mas bayu

“iya mas, aku nggak tau gimana cara ngilanginnya.. aku selalu terbayang mas”

Aku menangis sejadi jadinya, ya kenangan itu adalah kenangan tentang annisa, anak kami. Dua tahun yg lalu aku mengandung seorang bayi perempuan yg kemudian ku beri nama anissa. Aku tak tau seperti apa rupanya, seperti akukah? Atau seperti mas bayu.. tuhan mengambilnya begitu cepat, saat aku masih merasakan bagaiman aktifnya gadis mungil itu didalam rahimku..

“kenapa harus aku mas, kenapa……”

Desember 2012

“asyikkk laka punya dede bayi” celoteh raka sambil mengelus elus perutku seperti bola,
Hari itu semuanya Nampak bahagia, kami makan bersama dirumah orang tua mas bayu, banyak juga yg mengucapkan selamat padaku dan mas bayu, apalagi setelah tau hasil usg bahwa bayi kami berjenis kelamin perempuan, tentulah sangat bahagia karena natinya kami akan meiliki sepasang anak.

“kami pulang dulu ya bu” ucap mas raka sambil mencium tangan kedua orang tuanya, aku pun ikut mencium tangan mereka.

Sampai hari itu tiba, saat usia kandunganku sudah menginjak 5 bulan, aku sedang merapikan lemari pakaian mas bayu, aku menemukan sebuah jilbab panjang tersusun rapi dirak paling bawah, terbesit dalam pikiranku ini punya ibu atau punya…. Aku enggan meneruskan kalimat ini, sampai akhirnya rasa penasaranku sudah memuncak, aku mencoba mencari semua informasi, bahkan aku yg sama sekali tidak pernah membuka laptop mas bayu, hari itu aku membukanya, dengan segala keterbatasanku yg gagap teknologi akhirnya aku temukan sebuah tulisan mas bayu, yg sangat membuat hatiku sesak..



Laptop mas bayu

April 2011,
Sarah apa kabarmu disana?
Hari ini mas sudah resmi menjadi seorang suami dari khumairah,

Sarah masih ingatkah engkau atas pertemuan pertama kita, saat kita menjalani proses taaruf..

Sarah sekarang anak kita raka sudah besar, dia sudah bisa banyak melakukan berbagai macam hal.

Sarah tak pernah aku melihat mata sebening dirimu

Aku sangat menyesal sarah, kalau saja tak kubiarkan hari itu kau pulang kajian sendirian, tentulah kau masih bersamaku saat ini..
Aku masih mencintaimu sarah,
Love, bayu


Hatiku sesak membacanya, ternayata selama ini aku hanya pelariannya kah ?

Pikiranku kacau saat itu, kubanting semua yg ada dihadapanku, bahkan saat raka bertanya dgn suara polosnya aku benar benar menghiraukannya..aku menangis sejadi jadinya sampai tdk lama kemudian mas bayu pulang, entah apa yg mebuatnya pulang. Ikatan batinkah.

“khumairah” ucap mas bayu sambil memegang bahuku, tatapannya begitu sedih, dengan cepat aku mendorongnya

“mas jahat mas,mas jahat sama aku.. jadi selama ini mas anggap aku apa?

“…….”

“mas Cuma anggap aku pelarian kan? Mas selalu inget dia kan?? Apa selama berhubungan sama aku, mas juga bayangin dia???? “ hatiku sakit mengatakannya Sangat sakit,


******


Setelah itu aku tak ingat apa apa lagi, aku tersadar sedang berada diruang perawatan rumah sakit, sayu sayup kudengar suara mas bayu yg sedang mengaji .. aku terjaga,

“mas..”

“ara, kamu udah bangun? Alhamdulillah..” ucap mas bayu sambil memelukku, pancaran matanya begitu lelah, entah berapa lama ia terjaga disini menungguku.
Diubah oleh qphoy
**KENYATAAN PAHIT**



“apa yg terjadi mas?” tanyaku pada mas bayu

“……” mas bayu diam hanya mengelus rambutku

“mas kemana ? kemana anak kita, aku bisa ngerasainya mas” ucapku sambil memukul mukul perutku sendiri

“ara hentikan, please jangan kaya gini lagi, mas minta maaf, mas gak mau kehilangan orang orang yg mas sayang lagi, mas Cuma sayang kamu araa”

Aku menangis, menangis lagi.. saat tau ternyata aku mengalami keguguran, bahkan saat aku belum melihat seperti apa rupanya, ia sudah dikebumikan, lalu mas bayu meberinya nama annisa.

"Nak bunda tau, sekarang kamu pasti bisa lihat bunda lagi nulis cerita ini..
Walaupun bunda nggak sempet kasih kamu pelukan hangat, tapi bunda selalu sayang kamu nak, sejak kamu masih segumpal daging dirahim bunda.. semoga Allah pertemukan kita disurganya kelak. Aamiin"



Sejak perginya anissa, mas bayu menjadi sangat lebih perhatian padaku, ia tak pernah keceplosan lagi membandingkan aku dengan sarah. Tapi semua itu harus kubayar mahal dengan perginya anissa, sejak saat itu pula aku tak pernah membahas sarah mantan istrinya, aku tdk pernah merasa cemburu lagi seperti dulu..

Dan sudah 2 tahun sejak kejadian itu, hampir setiap malam aku bermimpi buruk, aku selalu dibayangi rasa menyesal, kalau saja aku tak ceroboh mungkin anissa sekarang sudah berusia 2 tahun dan tumbuh menjadi anak gadis yg lucu.

Aku menyesal ya Allah
Diubah oleh qphoy
**DIA KEMBALI**



Juli 2013

Hari itu aku,mas dan raka pergi kerumah orang tua mas bayu, entah apa yg ingin mereka bicarakan disepanjang jalan raka terus berceloteh tiada hentinya menanyakan banyak hal, sesekali aku melirik pria yg sedang disampingku, tangan kekarnya sedang asyik menyetir, ah tampan gumamku dalam hati, seharusnya aku bersyukur memiliki suami seperti dia..

“assalamualaikum”

“alaikumsalam” sahut keluarga mas dari dalam rumah,
mereka langsung menyambut kami dengan begitu hangat, bahkan raka langsung digendong oleh ayah mertuaku.setelah makan bersama, barulah masuk kepada inti pembicaraan

“sarah sudah kembali bay” ucap ibu mertuaku

“hah?” ucap mas bayu kaget, akupun sama aku sangat kaget dibuatnya.. lalu bagaimana dengan nasibku,karena sejujurnya sampai saat ini mas bayu belumlah menjatuhkan talak pada istrinya itu.

Ya iya adalah sarah, seorang wanita muda nan shalihah. Aku pertama kali melihatnya pada sebuah foto dirumah mertuaku, dia sangat ayu, wajahnya begitu khas , hijabnya tergerai panjang kebawah, ia seorang guru yg rajin ikut kajian didesa mas bayu dulu, saat itu yg kutau dari mas bayu, mas bayu tdk bisa menjemputnya pulang kajian dikarenakan mas bayu ada pekerjaan yg sangat mendesak.. entah bagaimana caranya, sarah diduga dihipnotis sehingga pergi begitu saja, sudah berbagai cara mas bayu dan keluarga lakukan untuk mencari sarah, tapi tak satupun informasi bisa didapat, hanya pernah satu kali mas bayu bilang bahwa terakhir diketahui sarah berada dimalaysia..

Aku teringat dulu saat pertama kali kita menikah, aku menangis karena tanganku teriris pisau, lalu mas bayu menenangkanku dan bilang

“kalau sarah sih nggak cengeng kaya gini”

Jujur saat itu aku sedikit kecewa, tapi kubuang pikiran itu jauh jauh..

“lalu skrg sarah ada dimana bu?” Tanya mas bayu

“dia sudah ada dirumah orang tuanya, insya Allah lusa mereka akan kesini” jawab ibu mertuaku

Selama pembicaraan tentang sarah, aku hanya diam. Aku sibuk memikirkan apakah mas bayu akan meninggalkan aku demi sarah..

“teh ara..” panggil nur, nur adalah adik perempuan bayu, sebenarnya umur kita hanya terpaut satu tahun tapi nur belum menikah, ia masih sibuk dengan aktivitas kuliahnya

“iya nur ada apa?”

“teteh baik baik aja kan?” Tanya nur

“baik kok nur. Teteh nggak apa apa”

“tapi nur tau kok, teteh sebenernya mikirin mas bayu kan?”

“heheh” aku hanya tertawa, tapi rasa penasaranku kuberanikan diri bertanya pada nur seperti apa sosok sarah itu

“nur kalo boleh tau, sarah itu sperti apasih?’’

“hmmm, apa yah aku nggak terlalu deket sih teh, yg kutau dia orangnya lebih dewasa dari mas bayu, sarah juga deket bgt sama ibu”

Jlebbbbb, rasanya sakit bgt
"deket sama ibu?? Nggak kaya aku ya?” gumamku dalam hati
Diubah oleh qphoy
**HARI PERTEMUAN**



hari itu adalah hari pertemuanku yg pertama dengan sarah, sebenernya aku belum siap, tapi rasa penasaranku menghalau semuanya.

“kamu yakin mau ikut sama mas?” Tanya mas bayu

“iya yakin mas”

“bundaaaaaaa kita mau kemanaahhh??” Tanya raka sambil menarik narik bajuku, aku langsung menggendong dan menciumnya, entah kenapa saat itu ada perasaan takut kehilangan mereka berdua..

“kita mau ketemu bunda” jawabku

“haaaaahhh bunda? Emg laka punya bunda belapa?” Tanya raka dgn wajah polos

“dua sayangggg” ucapku sambil melirik kearah mas bayu

Mas bayu terkekeh sambil mengelus kepalaku, lalu ia mencium keningku.

“Tuhan kuharap ini jangan berakhir” gumamku dalam hati

Kami tiba dirumah ibu mertuaku, semua keluarga mas bayu berkumpul disana, sampai seorang wanita mencuri pandanganku,
ya itu adalah sarah. Dia lebih cantik dari yg aku lihat difoto, sangat anggun, sangat terlihat sekali bahwa dia adalah wanita shalihah. Sementara aku????

Ku tengok mas bayu, sepertinya dia jauh lebih terperangah daripada aku, ada tatapan kasih dari matanya, ya aku bisa melihatnya jelas, bagaimanapun tentulah sarah adalah ibu dari anak mas bayu tak mungkin mas bayu melupakannya..

“khumairah, kenalin ini sarah” ucap ibu mertuaku

“khumairah”

“sarah”

“raka, ini bunda sayang ayo salim” ucapku sambil membujuk raka, bahkan raka menangis saat sarah berusah menggendongnya, aku tidak mengerti kenapa bisa begitu apa karena raka tdk mengenalnya karena semenjak usia 6 bulan raka sudah bersamaku

Aku melihat tatapan mas bayu tidak pernah lepas dari sarah, aku berusaha mengerti..
Hari itu berlalu sangat lambat menurutku, kami pulang dengan persaan masing masing, rakapun tidak ikut pulang bersama kami, karena sarah ingin raka menginap bersamanya.aku tau, Mungkin mas bayu sedang memikirkan perkataan kedua orang tuanya barusan.
Diubah oleh qphoy
**SEBUAH UNGKAPAN**



Setelah sampai rumah, tak ada pembicaraan antara kami berdua, aku memutuskan untuk lebih diam karena aku takut jika nanti aku malah salah bicara.

“ara..” panggil mas bayu yg sedang tertidur disampingku, iya mengelus rambutku dan mendekapku

“…..”

“mas sayang sama kamu”

“…….. “

“mas nggak mau kehilangan kamu”

“…….”

“tapi mas juga nggak bisa ninggalin sarah”

Jlebbbbbbb seketika juga air mata ku menetes, rasanya hancur sudah. Apa yg selama ini aku takutkan ternyata terjadi juga, aku menagis tanpa mengatakan apapun saat itu dan aku bisa melihat mas bayu juga meneteskan air matanya.

Oh tuhan, sebenarnya siapa disini yg bersalah?

Aku tak ingat apa saja yg terjadi semalam, aku terbangun dan melihat mas bayu sudah menyiapkan sarapan untuk aku, tak ada sedikitpun dia membahas ucapannya yg semalam..

“ayo makan” kata mas bayu

“iya mas” ucapku sambil berusaha memakan makanan sarapan ini, walaupun sejujurnya aku sama sekali tidak bernafsu makan.

“aku sayang mas bayu” entah kenapa aku mengungkapkan kata kata itu

“mas juga sayang “ ucap mas bayu sambil mengecup keningku, saat itu aku menangis lagi,.

Kalo kalian pernah punya orang yg sangat kalian sayangi, pastilah kalian mengerti bagaimana sulitnya posisi saya disini.

Sudah 3 hari semenjak pertemuan ku dengan sarah, mas bayu tdk pernah meninggalkan ku sedetikpun bahkan dia sampai harus cuti kerja, mungkin dia takut aku melakukan hal konyol lagi seperti saat harus kehilangan anissa dulu.

Pagi itu, ibu mertuaku tiba tiba datang kerumah tanpa member kabar lebih dahulu. Fyi aja tempat tinggal ibu mertuaku dari rumah kami memakan waktu perjalanan sekitar 5 jam menggunakan mobil.
Diubah oleh qphoy
**PERMOHONAN**



“ibu, kok nggak ngabarin dulu mau kesini?” tanyaku kaget saat melihat ibu sudah berada didepan rumah

“iyaa ada urusan mendadak neng”

Aku segera membantu ibu membawa tas nya, mas bayu yg saat itu sedang menonton tv pun ikut kaget dgn kedatangan ibu yg tiba tiba.

“langsung aja ya…” kata ibu

“ada apa emang bu?’’ Tanya mas bayu

“kamu harus menikah lagi sama sarah bay, sarah itu gadis yg baik. Dia nggak bakal ngerepotin kamu lagipula kasihan raka kalo harus terpisah dengan ayah dan ibunya. Lagipula kamu masih mencintai sarah kan? Kalo bukan karena musibah itu tentulah kalian masih bersama’’ ucap ibu mertuaku

“tapi bu…” ucap mas bayu

“khumairah, sebelum menikah kamu sudah tau kan masa lalu mas bayu?” Tanya ibu mertuaku

“iya bu, ara udah tau..” jawabku menunduk

‘’ jadi inilah waktunya, pasti Allah sudah punya rencana sama ini semua, khumairah ibu minta keikhlasan kamu agar bayu bisa menikah lagi dengan sarah’’

“……” aku hanya diam, bahkan aku sulit mencerna maksud dari kata kata ibu mertuaku, selepas pembicaraan itu ibu mertuaku langsung pamit pulang, walaupun mas bayu menyarankan agar ibu menginap terlebih dahulu tapi ibu lebih memilih pulang

“sudah ibu pulang saja, biar kalian pikirkan dulu maksud dari kata kata ibu barusan.. assalamualaikum’’ ucap ibu sambil berlalu pulang

Malam itu aku habiskan dengan berdzikir pada Allah, sungguh aku tak kuasa menghadapi ini semua..

“ya Allah apakah ini takdir yg harus aku jalani?”

‘’kenapa aku ya Allah??”

“aku masih jauh dari kata shalihah, kenapa kau pilih aku untuk ujian yg amat berat ini”

Hingga akhirnya aku tertidur, dan tidak ingat apa apa lagi..

“khumairah…’’ sebuah suara membangunkanku

“mas…. “

“kamu ketiduran lagi… “ kata mas bayu, dia menggendongku untuk duduk dan makan. seperti biasa dia memang selalu romantis
Di sela sela aktivitas sarapan aku beranikan diri untuk mengatakan sesuatu

“aku siap mas”

“siap apa?” Tanya mas bayu keheranan

“aku siap jika memang mas bayu harus menikah lagi dengan kak sarah”

“……. “

‘’insya Allah aku ikhlas mas, yang penting mas jangan tinggalin aku” ucapku, aku tidak tau bagaimana ekspresi wajahku saat itu, yang jelas hebatnya saat itu aku tdk menangis.
Diubah oleh qphoy
**HARI BAHAGIA**


Ya hari ini adalah hari pernikahan mas ku dengan sarah, hari bahagia yg mereka ulangi kembali. Aku sadar bukan sarah yg masuk kekehidupan kami, tapi akulah yg masuk ke kehidupan kalian.

Acara pernikahannya diadakan sederhana, tapi semua orang larut dalam bahagia, saat itu aku memutuskan untuk diam dikamar nur, jujur saja aku tak sanggup melihat suamiku tertawa bahagia bersama wanita lain yg sekarang menjadi istrinya kembali..

“teh ara, ini nur bawain bakso kesukaan teteh” ucap nur yg masuk kedalam kamar sambil membawa semangkuk bakso

“makasih ya nur” kataku

“teteh maafin nur” ucap nur yang tiba tiba memelukku, ia menangis. Aku pun tidak bisa lagi menahan kesedihanku, aku ikut menangis bersama nur memeluknya erat

“maafin nur teh, maafin nur nggak bisa berbuat apa apa buat teteh.. tapi nur janji kalo mas bayu nggak adil sama teteh nur yg bakal maju duluan buat lawan mas bayu’’ ucap nur sambil masih sesenggukan menangis

‘’iya nur maafin teteh juga yah" ucapku singkat

Kuputuskan untuk keluar kamar nur, saat itu sarah menghampiriku bahkan ia sampai mau mencium tanganku langsung saja buru buru ku tepis.

“nggak usah kak” kataku singkat

“makasih ya khumairah, saya nggak tau harus bilang apa. Kamu wanita yg sangat baik” ucap sarah sambil terus menatapku

“sama sama “ kataku singkat sambil berlalu meninggalkan sarah, aku sadar betul ini hanya baru awal dari semuanya. Entahlah apakah aku sanggup menjalaninya..

Ketika acara itu berakhir, mas bayu tinggal dirumah sarah untuk beberapa hari, sementara aku kembali kerumah seorang diri..
Aku teringat kalau ada anissa mungkin aku tidak akan sekesepian ini.. kuputuskan untuk langsung tidur
Diubah oleh qphoy
**PULANG KERUMAH**



“assalamualaikum..”
pagi pagi sekali aku dikagetkan dengan ketukan dan ucapan salam seseorang, ya itu adalah mas bayu dia datang seorang diri pagi pagi sekali. Kalau boleh ku gambarkan saat itu mas bayu terlihat sangat kucal dan berantakan, entahlah kenapa bukankah baru 3 hari. Seharusnya pasangan pengantin baru sedang romantic romantisnya bukan..

“mas kenapa?’’ tanyaku khawatir, aku langsung membawanya masuk

‘’…….”

“mas kenapa? Kak sarah tau mas ada kesini?” tanyaku bertubi tubi, tapi tidak sepatah katapun yg keluar dari mulut mas bayu. Dia hanya menghampiriku dan mencium keningku, selanjutnya seperti biasa dia mencumbuku


Jam sudah menunjukan pukul 13:00 tapi mas bayu belum juga bangun dari tidurnya, saat itu aku sangat cemas tapi aku tdk berani untuk bertanya pada sarah, pikirku ah bukankah mas bayu juga suamiku..

Hari itu aku memasak makanan kesukaan mas bayu, sayur asam, tempe goreng dan sambal goreng, aku juga membuat hidangan special bubur kacang hijau kesukaan mas bayu.

“araaa… mas kangennnnnnnn” ucap mas bayu yg tiba tiba sudah ada dibelakangku dan memelukku

“ihhh kok jadi nakal gini sih” ucapku menggoda

“nggak apa apa, kan nakalnya sama kamu’’ mas bayu terkekeh sambil tangannya bergerak nakal

“udah ayo makan dulu” ucapku sambil menghindar dan segera menyiapkan makanan untuk mas bayu

Saat makan, aku melihat mas bayu sanggat lahap memakan masakanku

“seperti biasa, selalu enak’’ ucapnya sambil menghabiskan sisa makann dipiring, aku terkekeh melihat tingkah konyolnya, sungguh aku merindukan masa masa ini..
Diubah oleh qphoy
cerita perdana sepi yaaaa, okelah banting setir emoticon-Ngakak
Ditunggu apdet nya ara
Quote:


Wah ada yg baca juga cerita ku emoticon-Malu terimakasih
Yes.. Kamu kuat
Wiiihhhh apdet nya kenceng, ijin ikutan baca ya, moga apdet trus sampe selesai emoticon-thumbsup
**CURAHAN HATI**



Hari itu berakhir dengan menyenangkan, mas Bayu bilang pagi itu dia hanya rindu padaku, Dia juga bilang bahwa dia sudah izin kepada sarah.

Keesokan harinya kami putuskan untuk pergi kerumah Sarah, aku sangat rindu sekali pada Raka sudah lama tak mendengar celoteh manjanya padaku

"Assalamualaikum.." ucap kami saat sampai dirumah Sarah

"Waalaikumsalam.." jawab Sarah, segera ia keluar rumah menghampiri kami, kulihat saat itu ia tengah menyuapi Raka.. Sarah terlihat gemuk dibanding saat beberapa bulan yg lalu aku bertemu dirinya .

Saat itu Sarah langsung sibuk menyiapkan hidangan untuk aku dan mas Bayu, tidak salah kalau dulu mas Bayu jatuh hati pada wanita ini, ia benar Benar cantik dan anggun.
Aku masih terpaku melihat Sarah hingga tak sadar bahwa si kecil Raka mengagetkan ku.

"Bundaaaaaaaa....." Tanya Raka sambil berlari dan duduk dipangkuan ku

" Sayaaanggg, bunda kangen bgt sama kamu...." Ucapku langsung memeluk dan mencium Raka

"Bundaaaaaaaa laka tangen anget ma bunda"

"Iya sayang bunda juga.."
Belum selesai aku meneruskan kata kata ku, tiba tiba Sarah berkata sesuatu

"Nanti kamu bakal ketemu setiap hari kok Raka sama bunda ara.."

"Heheh iya Raka nanti bunda kesini setiap hari" ucapku berusaha mengerti arah pembicaraan ini.

"Mas memang nya kamu belum bilang ke ara?" Tanya Sarah setelah kami semua selesai makan

" Belum, mas belum bilang.."

" Bilang apa yaa?" Tanyaku penasaran

"Sarah mau tinggal sama kita Ra" jawab mas Raka

Aku Bingung saat itu, nggak ngerti harus bicara apa, tapi aku sadar betul ini hanyalah baru awal dari semuanya aku harus ikhlas aku harus kuat.

Selesai pembicaraan itu sudah diputuskan bahwa mulai besok Sarah akan memindahkan pakaian nya kerumah kami, iya kerumah kami..
aku akan tinggal dengan Sarah, kami akan bertiga? Berbagi kasurkah? Ahh membayangkan nya saja sudah cukup membuat kepala ku sakit..

Hari itu tiba, Sarah pindah kerumah kami, ia membawa pakaian nya, aku pun ikut membantu merapikannya sambil dalam hati berpikir, dimana nanti malam mas Bayu akan tidur...

"Mas Bayu mau tidur dimana?" Tanya Sarah saat melihat mas Bayu dan aku sedang menonton tv

" Mas tidur disini aja, diruang tv" jawab mas Bayu sambil tersenyum kerarah ku dan kearah Sarah

Aku hanya terkekeh melihat mas Bayu, malam itu benar-benar kami tidur masing-masing, aku sendiri dikamar, Sarah bersama Raka, dan mas Bayu tidur diruang tv, sampai akhirnya aku terjaga karena sebuah suara, Suara tangisan Raka tepatnya, aku segera bangun dan berjalan menuju kamar Sarah.

Betapa terkejutnya aku melihat pemandangan manis ini, iya mas Bayu ada disitu, ia berusaha menenangkan Raka yg terus menangis, Sarah ia juga masih disitu sama sibuknya dengan mas Bayu dan aku berdiam disudut pintu kamar sambil melihat pemandangan manis ini, aku tidak berani masuk, bahkan untuk bersuara pun aku tak berani, ku putuskan untuk kembali ke kamarku saat itu..
Aku menangis, aku menangis karena begitu bodoh.. aku menangis karena mungkin memang aku lah perusak dihubungan mereka, aku menangis sampai aku tertidur..
Diubah oleh qphoy
Quote:


Terima kasih sudah meluangkan waktunya buat baca ini
Update'y ngebut.
Mantap sis emoticon-thumbsup
Quote:


Iya ngebut biar cepet beres juga hehe
borongan nihemoticon-Wakakalanjutkan
Quote:


Emang harus nya gimana gan? emoticon-Malu
Semangat sis,di tunggu lanjutan..gw penasaran bngt dgn pengalaman hidup sis.
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di