alexa-tracking

Anies Dapat Laporan RW, Proyek Normalisasi Kali Sunter Berhenti Tahun 2014

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58aaa39be0522746428b456b/anies-dapat-laporan-rw-proyek-normalisasi-kali-sunter-berhenti-tahun-2014
Anies Dapat Laporan RW, Proyek Normalisasi Kali Sunter Berhenti Tahun 2014
Anies Dapat Laporan RW, Proyek Normalisasi Kali Sunter Berhenti Tahun 2014


Anies Dapat Laporan RW, Proyek Normalisasi Kali Sunter Berhenti Tahun 2014

Monday, February, 20 2017

Kompas.com/Robertus Belarminus Calon gubernur DKI Anies Baswedan menijau lokasi banjir di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur. Senin (20/2/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon gubernur DKI Anies Baswedan mendapat laporan dari RW setempat bahwa proyek normalisasi di Cipinang Melayu, Makassar, Jakarta Timur, mulai berhenti sejak tahun 2012. Tahun 2014, proyek itu disebut berhenti total.

"Mulai tahun berapa ini, Pak RW, enggak jalan?" tanya Anies kepada Ketua RW 04 Irwan Kurniadi.

"Tahun 2012 sudah mulai enggak jalan. Tahun 2014 sudah enggak jalan sama sekali pengerjaan normalisasi Kali Sunter," jawab Irwan.

Menurut Anies, pemerintah seharusnya bisa memastikan proyek tersebut terlaksana.

"Saya sering sampaikan bahwa penting sekali memastikan bahwa rencana program itu terlaksana," ujar Anies.

Dirinya mengatakan, orang sering beranggapan masalah penyerapan anggaran tidak penting. Justru, hal itu menurut dia penting. Dengan adanya penyerapan anggaran, program seperti normalisasi itu bisa berjalan.

"Orang sering menganggap serapan itu enggak penting. Oh itu penting sekali. Contohnya ini kalau rencana itu tidak terlaksana, konsekuensinya rencana normalisasi, misalnya, jadi tidak jalan," ujar Anies.

Program normalisasi, kata Anies, tidak bisa dilihat dari progres keseluruhan, tetapi harus dari tahun per tahun. Setiap tahunnya, berapa persen target dan yang sudah terlaksana. Anies mengaku sedang mencari data progres normalisasi di Kali Sunter, tetapi belum dapat.

"Tadi saya sudah pengin lihat datanya tetapi belum dapat. Kita harus menilainya bukan dari keseluruhan saja, tetapi juga lihat per tahunnya," ujar Anies. (Baca: Alasan Anies Tinjau Lokasi Banjir di Cipinang Melayu)

"Tahun 2014 seharusnya sudah berapa persen yang tercapai, tahun 2015 berapa, tahun 2016 berapa, lalu bandingkan," tambah Anies.

Dengan begitu, dia mengatakan, antara rencana setiap tahun dan realisasi di lapangan bisa dilihat, apakah proyek itu berhasil berjalan atau tidak.

Penulis: Robertus Belarminus
Editor: Fidel Ali
https://news.google.co.id/news/amp?caurl=http%3A%2F%2Fmegapolitan.kompas.com%2Famp%2Fread%2F2017%2F02%2F20%2F13254101%2Fanies.dapat.laporan.rw.proyek.normalisasi.kali.sunter.berhenti.tahun.2014#pt0-452790



anda salah pak
itu sengaja dijagain apbdnya biar serapan gak digarong emoticon-Mad (S)
nanti normalisasi pakai csr pengembang emoticon-Leh Uga


ini copras capres saya mau kerja nggak mikir! nggak mikir!
Gau ngantuk bacanya...
Mungkin sudah selesai normalnya
besok 2018 akan dilukis
Ahhh gak mikir emoticon-Bingung
Banjir pasti berlalu




Kalo udh ga ujan
Quote:

asyik csr. ngitungnya sambil makan empek2. negara gak ngaudit karena nonbudgeter
Kalo gak jalan kenapa lapornya ke anis
Oh biar dilukis brarti
ntar langsung beres semua masalah
pake ok oce, normal dah thu kali sunteremoticon-Ultah
Rumah banjir?
Oke oce solusinya

Ngga perlu dinormalisasi
Langsung kita beliin rumah baru biar ga kebanjiran
emoticon-Shakehand2
Tau ape sianies
Mikirin jakarta juga baru 3 bulan
Jd rektor aja ga jadi dosen dulu, makanya ga ada dosen2 paramadina yg dukung aianies ini
Menurut Anies, pemerintah seharusnya bisa memastikan proyek tersebut terlaksana. <<< klo gak terlaksana ya mesti di ganti, misal pembagian KIP

"Saya sering sampaikan bahwa penting sekali memastikan bahwa rencana program itu terlaksana," ujar Anies. <<< rencana program mesti jelas, misal harus pake kurikulum yang mana, bisa2nya kurikulum ganda

yang penting OK OC.... emoticon-Cool
Anies = Auloh?

Anies Dapat Laporan RW, Proyek Normalisasi Kali Sunter Berhenti Tahun 2014
Ga mungkin ga jalan, ini jaman Ahok lho, semua kerjaan beres, sdh tdk banjir dan macetemoticon-Mad
oh normalisasi jalan sebelum 2012, sebelum 2012 ada arah normal gak atau proyek tahunan kaya banjir emoticon-Leh Uga
buzzer bnyk yg menyangkal,,ayo dibully pak RW nya
Quote:


kalo dikocok ulang anis dapet nomor urut 2 gimana tuh emoticon-Leh Uga
Nyari bahan riset bntar nak

Edit :
Berita dr tahun 2013.


logoEXPLORE
HomeNewsPeristiwa
Kena Proyek Normalisasi Kali Sunter, Warga Minta Ganti Rugi
Oleh Ahmad Romadoni pada 27 Nov 2013, 06:46 WIB

Kali Sunter jadi salah satu sasaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam proyek normalisasi kali. Untuk mendukung program itu, rumah warga di bantaran kali akan dibongkar.

Kepala Seksi Pengendalian Prasarana dan Sarana Pengendali Banjir Sudin PU Tata Air Jakarta Timur, Supriyatno mengatakan, tak kurang dari 250 rumah akan dibongkar. Rumah itu berada di atas saluran Kali Sunter.

"Ada sekitar 225-250 bangunan di atas saluran air yang harus kosong," ujar Supriyatno, Selasa 26 November 2013 malam.

Supriyatno menambahkan, jumlah itu sewaktu-waktu masih bisa berubah. Sebab, hingga kini beluma ada pendataan ulang tekait jumlah rumah yang dibangun di atas saluran air.

Sementara, untuk ganti rugi yang diminta warga, dirinya belum mengetahui. Sebab, hal itu ditangani pihak kelurahan. "Warga cuma mempermasalahkan soal perpindahannya," ujarnya.

Sementara, Pengawas Pengerukan Kali Sunter dari Dinas Pekerjaan Umum, Roni Oktaviandi mengatakan, pengerukan Kali Sunter akan dilakukan sepanjang 1 km dari depan SMA 50 hingga jembatan Jagal di Jalan I Gusti Ngurah Rai. Untuk melakukan pengerukan, beberapa alat berat akan dikerahkan.

"Kita akan pakai tiga alat berat, 2 amphibi, dan 1 beko," ujar Roni.

Pengerukan akan dilakukan hingga batas waktu 14 Desember mendatang. Dirinya yakin pengerjaan dapat dilakukan tepat waktu, meski masih menemui kendala salah satunya pemukiman warga yang berada di sekitar lokasi.

Menanggapi rencana itu, warga meminta pemerintah menyiapkan ganti rugi jika rumahnya jadi dibongkar. Sebab, selama tinggal di lokasi itu, warga memiliki sertifikat dan membayar pajak bumi dan bangunan (PBB).

Hal itu diutarakan salah seorang warga, Lasam. Warga RT 13 RW 04, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur itu mengatatakan, harus ada kejelasan terutama ganti rugi jika tempat tinggalnya jadi dibongkar. "Saya berharap ada ganti rugi sesuai dengan luas rumahnya. Kalau pun ada tempat di rusun, tetap harus ada ganti rugi rumah," kata Lasam.

Menurut Lasam, tuntutan itu juga sudah disampaikan saat sosialisasi di kantor Kelurahan Klender. Untuk itu, dirinya masih menunggu kejelasan dari Kelurahan Klender dan Dinas Pekerjaan Umum terkait ganti rugi.

"Sampai sekarang yang disampaikan pada warga, dari pihak (Dinas) PU, akan diukur dulu lebarnya kali berapa, mungkin yang ada di atas penampang air itu harus dibongkar," ucapnya.

Pria yang tinggal di atas lahan seluas 54 meter persegi itu mengatakan, saat ini sudah ada beberapa kabar yang menyebutkan adanya ganti rugi bagi warga yang rumahnya dibongkar. Kabar yang diterima, warga akan mendapat Rp 50 juta.

"Tapi itu masih belum jelas. Makanya kami sekarang hanya bisa menunggu," tandas Lasam.

Kali Sunter memiliki lebar 25 meter pada titik Jembatan Jagal. Namun, kali mengalami penyempitan bahkan hingga tersisa 3-5 meter tepat di depan SMA 50.

Hal ini disebabkan, warga yang membangun di atas saluran kali. Selain itu, sampah dan lumpur tampak masih menumpuk di beberapa titik. Tak ayal, bau tak sedap kerap tercium saat melewati lokasi itu, terlebih, tak jauh dari lokasi itu juga terdapat pasar. (Don/Mut)

http://m.liputan6.com/news/read/757571/kena-proyek-normalisasi-kali-sunter-warga-minta-ganti-rugi

Silakan simpulkan sendiri nak emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
kayanya ada qlue aplikasi yg bs langsung ke pemprov., knp gk lapor?
pakai ok oce aliran sungainya bisa berbalik dari jakarta ke bogor
×