alexa-tracking

Jalan Trans Papua Sorong-Manokwari 594 Km Sudah Tersambung 100%

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58aa89b531e2e677758b4567/jalan-trans-papua-sorong-manokwari-594-km-sudah-tersambung-100
Jalan Trans Papua Sorong-Manokwari 594 Km Sudah Tersambung 100%
Jalan Trans Papua Sorong-Manokwari 594 Km Sudah Tersambung 100%

Sorong - Jalan Trans Papua yang menghubungkan Sorong-Kambuaya-Manokwari sepanjang 594,81 kilometer (km) sudah tersambung 100%. Ruas ini merupakan segmen I proyek Trans Papua yang berada di provinsi Papua Barat.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional 17 Papua Barat Ditjen Bina Marga, Yohanis Tulak, mengatakan titik nol km pada Segmen I ini berada di Pasar Boswesen atau Gereja Immanuel, hingga perempatan jalan di Pelabuhan Utama Manokwari.

"Kalau untuk Segmen I sudah tersambung dari Sorong-Manokwari," kata Tulak di sela-sela peninjauan Jalan Trans Papua, Senin (20/2/2017).

Jalan Trans Papua Sorong-Manokwari 594 Km Sudah Tersambung 100%

Jalan Trans Papua memiliki panjang 4.330,07 km, yang dimulai dari Kota Sorong di Provinsi Papua Barat hingga Merauke di Provinsi Papua. Khusus di Provinsi Papua Barat hanya 2 ruas, dengan total panjang 1.070,62 km.

Tulak menyebutkan, dari 594,81 km di segmen I ini, jalan yang sudah diaspal sepanjang 459,93 km, dan sisanya 134,88 km masih merupakan urugan pilihan (urpil) atau tanah/japat.

Ruas yang belum teraspal ini tidak sekaligus sepanjang 134,88 km, melainkan berada di koridor-koridor tertentu, seperti mulai dari titik km 252 jembatan Ipaif, km 290 di Kali Sisu, dan di koridor lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Kasubdit Pemantauan Evaluasi Dit Pembangunan Jalan Bina Marga, Sadaarih Ginting, mengatakan masih ada beberapa titik pada segmen I yang harus ditingkatkan lagi proses pembangunannya.

"Segmen I sudah tembus, tapi memang ada beberapa yang perlu perbaikan grade untuk yang menanjak, kalau perbaikan nanti jangan terlalu curam," kata dia.

Jalan Trans Papua Sorong-Manokwari 594 Km Sudah Tersambung 100%

Menurutnya, titik-titik yang belum diaspal juga harus dipastikan terawat dan terus dipelihara agar kendaraan dapat melalui dengan aman.

"Target kita fungsional, sudah bisa melayani walaupun ada yang sebagian masih urpil (urugan pilihan)," ungkapnya.

Jalan Trans Papua Sorong-Manokwari 594 Km Sudah Tersambung 100%

Sumber : https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-3426563/jalan-trans-papua-sorong-manokwari-594-km-sudah-tersambung-100

Terima kasih bapa anggota komnas emoticon-Malu

Dulu ke Kota Butuh 2-3 Hari, Ada Trans Papua Hanya 3 Jam Naik Mobil

image-url-apps
Update

Jalan Trans Papua Sorong-Manokwari 594 Km Sudah Tersambung 100%

Sorong - Masyarakat sekitar Sorong mengakui adanya proyek Jalan Trans Papua, khususnya di Papua Barat, memberikan banyak kemudahan. Salah satunya kecepatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Seperti Yosua, salah satu masyarakat Mlabolo, Kabupaten Sorong Selatan mengatakan, sebelum adanya jalan Trans Papua masyarakat harus berjalan 2-3 hari untuk sampai ke Kota Sorong. Itu pun harus masuk hutan dan sungai.

"Masyarakat dulu jalan kaki 2-3 hari kalau mau ke Kota Sorong, sekarang sudah ada jalan ini banyak mobil, cuma 3 jam ke kota," kata dia kepada detikFinance, di Sorong, Sabtu (18/2/2017).

Jalan Trans Papua Sorong-Manokwari 594 Km Sudah Tersambung 100%

Biasanya, kata Yosua, masyarakat pedalaman ke Kota Sorong untuk membeli kebutuhan sehari-hari, hingga untuk menjual hasil kebun, seperti pisang dan umbi-umbian.

"Kalau dulu butuh apa-apa jalan kaki untuk beli bensin, jual hasil kebun, biasanya keladi, buah-buahan, semacam umbi-umbian, beli beras pun di Sorong," tambahnya.

Jalan Trans Papua Sorong-Manokwari 594 Km Sudah Tersambung 100%

Usai tersambungnya infrastruktur jalan memberikan banyak kemudahan, seperti tersedianya angkutan kendaraan bagi masyarakat pedalaman yang ingin menuju ke Kota Sorong.

Jalan Trans Papua Sorong-Manokwari 594 Km Sudah Tersambung 100%

Manfaat lainnya adalah mempercepat waktu tempuh, dan menekan biaya angkut. Menurut Yosua, cukup membayar Rp 100-Rp 150 ribu masyarakat sudah bisa duduk tenang di dalam kendaraan roda empat untuk satu kali jalan. Rinciannya, Rp 150 ribu masyarakat dapat duduk di dalam, sedangkan Rp 100 ribu masyarakat dapat duduk di luar kendaraan.

"Kalau sekarang ada mobil, kalau duduk di dalam bayar Rp 150 ribu, kalau di luar bayar Rp 100 ribu," jelas Yosua.

Jalan Trans Papua Sorong-Manokwari 594 Km Sudah Tersambung 100%

Tidak hanya itu, dengan tersambungnya infrastruktur jalan dari Sorong hingga perbatasan Provinsi Papua juga memberikan kemudahan masyarakat dalam menikmati aliran listrik.

"Setelah ada jalan ini, listrik baru masuk, rata-rata pakai diesel," jelasnya.

Jalan Trans Papua Sorong-Manokwari 594 Km Sudah Tersambung 100%

Proyek Jalan Trans Papua Barat terdapat 2 ruas, yang pertama Sorong-Kambuaya-Manokwari dengan total panjang ruas 594,81 kilometer (km). Ruas kedua Manokwari-Wasior-Batas Provinsi Papua dengan total panjang 475,81 km yang artinya total ruas jalan 1.070,62 km.

Sumber : https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-3426773/dulu-ke-kota-butuh-2-3-hari-ada-trans-papua-hanya-3-jam-naik-mobil

Stop tipu tipu !
Ini semua pembohongan publik !
Foto fotonya photoshop
Kata anggota komnas
emoticon-Leh Uga
image-url-apps
moga2 bs cepet diaspal biar awet
KASKUS Ads
makasih AHY emoticon-Ultah
image-url-apps
Makasih SBY makasih Jokowi,
image-url-apps
Quote:


Hushh
Terima kasih nya sama bapa komnas ham emoticon-Leh Uga

[QUOTE=l4d13put;58a14c3494786872308b456e]
Pembohongan Publik Pembangunan Jalan Trans Papua


Oleh Natalius Pigai (Komisioner Komnas HAM RI) - ( Senin, 13 Feb 2017 - 10:09:35 WIB )

Salah satu surat kabar terbesar di Indonesia, Kompas pada Jumat (10/2/2017), memuat berita besar tentang keberhasilan insfrastruktur jalan dan jembatan dengan judul "Jalan Trans Papua, Menembus Gunung dan Membela Bukit" yang cukup mjengangetkan kami karena selain judulnya sangat bombastis juga seakan-akan semuanya adalah benar.

Untuk memberi gambaran yang jelas saya ingin sampaikan bahwa selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo saya tidak pernah mengetahui Rancang Bangun Insfrastruktur Jalan dan Jembatan di Papua 2015-2019. Coba tunjukkan mana dan berapa kilo meter ruas jalan prioritas dan mana ruas jalan strategis untuk konektivitas antar kota/kabupaten, provinsi dan jalan nasional selama 2015-2019?

Kami persilakan untuk di antar ke Komnas HAM RI. Kami menunggu dalam minggu ini untuk menujukkan validitas dan keakuratan data dan anggaran. Sejauh yang kami amati tidak ada ruas jalan baru yang dibangun kecuali hanya satu (1) yaitu jalan Wamena-Nduga yang dibangun oleh Tentara.

Hampir semua jalan Trans Papua rusak parah di era Pemerintahan Jokowi. Jalan Merauke-Boven Digul sebelum Jokowi memimpin hanya ditempuh sehari jalan darat. Sekarang berhari-hari atau bahkan hampir seminggu ( lihat gambar dari surat kabar terkemuka di Papua, Cenderawasih Post minggu lalu).

Dalam catatan kami Pemerintah baru hanya membangun 231,27 kilometer, itupun hanya terlihat Wamena-Nduga. Karena grand design pembangunan insfrastruktur Papua belum pernah diumumkan. Bahkan rakyat bertanya kepada saya beberapa isu negatif yang ditujukan pada proyek insfrastruktur di Papua yang katanya mencapai anggaran trilyunan rupiah.

Isu-isu tersebut antara lain: 1). Tolong sampaikan ke Jokowi, mana grand design ruas jalan baru di Papua 2015-2019. 2) mengapa kontraktor utama yang bekerja di ruas jalan ini belum pernah ada putra Papua asli. Semua kontraktor utama semua pendatang yang mengelola ratusan miliaran rupiah dan semua uang lari keluar Papua. Bukankah kami juga warga negara yang bisa bekerja dengan nilai proyek yang besar? Kami orang asli Papua untuk menjadi sub kontraktor saja susah.

Kemudian, 3). Markus Omaleng, pengusaha pertama suku Amungme di Timika bangkrut dan jatuh miskin karena Kementerian PUPR tidak pernah membayar dan menghargai hasil keringatnya yang membuka jalan baru sepanjang 10 km Trans Papua dari Timika-Enarotali. Komnas HAM sudah tiga (3) kali kirim surat ke Menteri PUPR Basuki Hadimulyo namun tidak pernah gubris.

Selanjutnya, 4). Masyarakat juga bertanya kepada Presiden Jokowi, mengapa Kepala Balai Pembangunan Jalan dan Jembatan Papua tidak pernah dipimpin oleh putra asli Papua? Selalu dipimpin oleh orang non Papua bahkan hanya diisi oleh dua (2) suku saja, yaitu suku dari Sumatera Utara yang Kristen dan Sulawesi Selatan yang Kristen yang biasanya di Indonesia disindir suku yang suka kolusi dan nepotismenya tinggi?.

Kemudian, 5). Tolong tanyakan kepada Bapak Presiden Jokowi dan Menteri PUPR berapa nilai sogokan untuk menjadi Kepala Balai Papua sehingga putra Papua siap-siap untuk menyogok kalau isu itu benar, dsb nya.

Selanjutnya, 5). Mengapa proyek insfrastruktur di Papua selalu bermasalah hukum "korupsi" baik oleh para politisi di Senayan, para pejabat di kementerian teknis seperti dana Instratruktur daerah, (PPID) Papua "kardus durian" yang ditangkap KPK.

Hingga hari ini kita menyaksikan KPK membongkar dugaan korupsi jalan Trans Papua di Dinas PU Provinsi Papua.

Presiden Jokowi tidak pernah mengeluarkan instruksi Presiden sebagai landasan pembangunan insfrastruktur di Papua.

Berbeda dan kontras dengan Pemerintah sebelumnya yang memiliki grand design infrastruktur jalan di Papua secara serius melalui instruksi Presiden Nomor 5 tahun 2007 tentan
image-url-apps
terima kasih foke
Terimakasih aniesemoticon-Ultah
image-url-apps
Trimakasih bapak natalius pigai
image-url-apps
berkat jasa komnasham nih emoticon-Embarrassment
image-url-apps
Quote:


Akhirnya bapa komnasham berjasa emoticon-Ultah
Quote:


bagusnya di beton cor dulu itu. baru di aspal. dilewati kendaraan2 berat biar gak mudah rusak
Terimakasih freeport emoticon-Wakaka
image-url-apps
nasnung terguncang
image-url-apps
terimakasih nabi adam emoticon-Ultah
image-url-apps
makasih natalius pigai...
emoticon-Leh Uga
image-url-apps
belom sah kalo blm laporan ke komnas ham
image-url-apps
Tipu 2 lagi ngak nih ?
image-url-apps
Udah tugas pemerintah kali.
Goblok amat yg menganggap ini prestasi.
terimakasih SBY...
×