alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Warga Bukit Duri Sulit Mengakui Kinerja Ahok
2.33 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58aa87d4dad770d7168b4580/warga-bukit-duri-sulit-mengakui-kinerja-ahok

Warga Bukit Duri Sulit Mengakui Kinerja Ahok

Warga Bukit Duri Sulit Mengakui Kinerja Ahok
Warga membersihkan sisa banjir di kawasan Bukit Duri. Foto: MTVN/Riyan Ferdianto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Ety, 45, bisa tersenyum. Rumahnya di Bukit Duri kini tidak terendam banjir seperti tahun-tahun sebelumnya. Tapi, Ety tidak sepenuhnya senang dengan kinerja Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama. Alasannya, banyak keluarga dan kerabatnya direlokasi ke rumah susun Rawa Bebek.

Di rusun, kata Ety, mereka tidak tinggal dengan cuma-cuma. Ada biaya yang harus dikeluarkan tiap bulan.

"Enggak senang juga karena tetangga pada direlokasi. Masa kami bersenang-senang di bawah penderitaan orang lain?" kata Ety kepada Media Indonesia, Sabtu 18 Februari 2017.

Ety mengakui, pemasangan tembok di bantaran Kali Ciliwung membuat rumahnya tidak banjir lagi. "Ya terasa juga sih hasil dari pemasangan tembok ini. Rumah saya jadi enggak kena banjir," kata Ety sambil tersipu.

Warga mengakui, normalisasi Kali Ciliwung membuat banjir di Bukit Duri cepat surut. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, air bisa merendam permukiman berhari-hari.

"Sebelum dipasang tembok di bantaran sungai, banjir bisa tiga hari. Sejak dipasang tembok, belum setengah hari, banjir sudah surut," kata Rohadi, 58, salah satu warga Bukit Duri Tanjakan I.

Rohadi berkisah peristiwa banjir yang menimpa keluarganya pada 2007. Hujan dengan intensitas tinggi merendam rumahnya, setinggi 2,5 meter.

Saat ini, lanjut Rohadi, selain cepat surut, genangan hanya mencapai sekitar 25 cm.

Tini, 42, warga Bukit Duri Tanjakan I yang rumahnya tepat di hadapan Kali Ciliwung, mengatakan, di tahun-tahun sebelumnya, banjir bisa menutupi seluruh lantai satu rumahnya.

Bahkan, air naik hingga menggenangi seperempat lantai dua rumahnya.

"Saya berharap pembangunan tembok diselesaikan seluruhnya dengan cepat karena air masuk lewat bantaran kali yang belum terpasang sheetpiles," kata Tini.

Ketua RT 09 RW 12, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Sumiari, mengatakan, pada 2007, banjir sempat bertahan hingga berminggu-minggu.

Warga terpaksa mengungsi ke rumah-rumah tetangga lantaran seluruh rumah terendam.

"Pada 2012 sudah mending, banjir hanya menggenangi setengah rumah karena sampah-sampah di kali mulai dibereskan. Baru banjir yang kemarin surutnya cepat sekali," imbuh Sumiari.

Suara Ahok Paling buncit


Kendati kinerja Ahok dirasakan warga, jumlah suaranya pada Pilkada 2017 lalu tidak berada di posisi pertama.

Misalnya, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 54 (RT 10 dan RT 9) Bukit Duri Tanjakan I, Anies Baswedan-Sandiaga Uno berada di peringkat pertama dengan 187 suara, sedangkan Basuki-Djarot berada di posisi buncit dengan 73 suara.

Sementara itu, jumlah suara Agus Yudhoyono-Sylviana Murni ialah 87. Hal serupa juga terjadi di TPS 53 (RT 07 dan RT 08).

Anies-Sandi unggul dengan 229 suara, sedangkan Basuki-Djarot ada di urutan kedua dengan 123 suara. Sementara itu, jumlah suara Agus-Sylvi ialah 52.

"Di sini banyak yang tidak percaya Ahok mengumpulkan suara hingga ratusan, tapi isi hati orang benar-benar tidak ada yang tahu. Barangkali memang merasakan kinerja pak Ahok," pungkas Ari.

Warga menyatakan siap menerima siapa pun calon gubernur dan wakil gubernur yang menang. Tapi, tidak ada warga yang menyebut nama calon tertentu saat ditanyai hal itu. "Kalau saya sih siapa pun yang menang asal bisa menangani banjir dengan cepat," kata Rohadi.

http://news.metrotvnews.com/metro/gN...i-kinerja-ahok

Maunya hidup gratisan di pinggir kali bikin rmh kandang ayam, nyolong listrik/air emoticon-Embarrassment
Tiba banjir plei piktim nyalahin gubernur, bikin sinetron terjolimi,demo dihasut pks emoticon-Embarrassment
Nyusahin se kecamatan semua kena banjir macet bahkan penyakit emoticon-Embarrassment

Gimana kalo dicoba digratiskan uang sewa (pemeliharaan rusunawa) yg 300 ribu selama setahun,tapi subsidi kjp/sembako/bus/air pam untuk mereka dicabut aja emoticon-Smilie
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 6
Tipikal mentalitas lowlife maunya disuapin, gak mau berusaha sendiri..

Quote:

Solusi yg bagus

Quote:


Dikasih tempat usaha, dikasih modal, pembeli dicariin. Yang milih ya orang2 ini. Hahhhaha
Yg penting msh bnyk orang tg percaya sma ahok
kumpulan binatang pemalas emoticon-Embarrassment
leh uga
banyak bersyukur bu
itu aja yg penting mah
Warga Bukit Duri Sulit Mengakui Kinerja Ahok Warga Bukit Duri Sulit Mengakui Kinerja Ahok
mirip seperti mau makan daging ayam tapi kasihan motong ayam nya, begitu juga warga bukit duri yg tidak tergusur, kasihan lihat tetangga
yg tergusur, tapi alhamdulilah nga banjir lagi..MUNAPIG!!!
Ohhh gitu
Waktu yg akan menjawab...
Akankah warga bukit duri sadar?
mampuslah kalo bukan ahok yg menang, derita bukit duri 5 tahun ke depan, mumpung masih ada satu kesempatan sebelum penyesalan datang terlambat, berikan suara pada ahlinya emoticon-Leh Uga
emang kalo tinggal di rumah sendiri gak bayar listrik ya?
udah menang kan di PTUN, ya udahlah lo enjoy aja emoticon-thumbsup
Quote:


yup, cukup Mokondo emoticon-Leh Uga
survey dari awal juga udh ketahuan, kepuasan masyarakat tinggi tp tdk serta merta membuat warga memilih ahok. warga lbh inginkan kedamaian bkn keributan yg diciptakan tiap hari.
elo sudah dapat pemimpin baik, tapi elo ejek dan hina2 dia, jangan nyaho kalau diberikan pemimpin zalim

manusia itu, kalau tidak bersyukur, balasan yang didapat adalah siksa pedih

mending kalau cuma di dunia, ditambah di akhirat baru nyaho kamu semua

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih". (14:7)



ane udah beberapa kali main ke bukit duri
di sana emang kebanyakan masih menengah ke bawah
banyakan bawah nya malahan
jadi yah gitu deh, pola pikir nya masih primitif, gak berpikir panjang
padahal belum selesai normalisasi aja udah terasa hasilnya, apalagi kalo kelar semua
tapi yah gitu deh, namanya primitif, gak mikir sampe kesitu mereka
jakarta unfair emoticon-Leh Uga
Mental keluarga besar nasbung gembel di indonesia. Mau enaknya doang wkwkwkwkwkwkw
yang bikin mereka gak naik "kasta" ya itu, susah bersyukur ditambah kebanyakan ngeluh

dah itu aja
Yang penting pilih seiman dulu, soal perkara banjir, cukup berdoa itu selesai. mestinya aher coba calonin diri jadi gub jakarta ya. emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 6


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di