alexa-tracking

Kepentingan pemeriksaan dalam hal penahanan & penyitaan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58aa85eec1d77038568b4567/kepentingan-pemeriksaan-dalam-hal-penahanan-amp-penyitaan
Kepentingan pemeriksaan dalam hal penahanan & penyitaan
Siang Gan mau nanya gan jwban soal gni :

Apa yang dimaksud dengan :
a. Kepentingan Pemeriksaan dalam hal penahanan.
b. Kepentingan Pemeriksaan dalam hal penyitaan.

Mohon Pencerahannya agan agan skalian TQ emoticon-Bingung
image-url-apps
Mungkin Untuk mengetahui adanya keterkaitan seseorang (dlm hal penahanan) atau keterkaitan benda (dlm hal penyitaan) dlm suatu tindakan pidana gan. CMIIW
Saya bantu jawab

1. Kepentingan Pemeriksaan dalam hal penahanan.
JAWAB: Penahanan adalah upaya paksa menempatkan Tersangka/Terdakwa disuatu tempat yang telah ditentukan, karena alasan dan dengan cara tertentu (Undang-Undang No. 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP) pasal 1). Selama proses penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan, Tersangka/Terdakwa ditempatkan di Rumah Tahanan Negara atau Rutan (PP No. 27 tahun 1993 pasal 1). Tetapi ada juga tahanan yang ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan, karena berdasarkan SK MENKEH RI No. M. 03.UM.01.06 tahun 1983, beberapa Lembaga Pemasyarakatan tertentu dapat ditetapkan sebagai Rumah Tahanan Negara (RUTAN). Yang berhak menahan dan memeriksa adalah Penyidik, Penuntut Umum, Hakim.
Penahanan hanya dapat dilakukan terhadap Tersangka/Terdakwa yang melakukan tindak pidana atau percobaan melakukan tindak pidana, atau yang memberi bantuan dalam melakukan tindak pidana tersebut. Jadi, Kepentingan Pemeriksaan dalam Hal Penahanan adalah untuk dimintai keterangan sebagai terdakwa/tersangka atas dugaan tindak pidana yang telah dilakukan yang nantinya akan di BAP (Berita Acara Pemeriksaan).

2. Kepentingan Pemeriksaan dalam hal penyitaan?
JAWAB: Penyitaan adalah salah satu upaya paksa yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (“KUHAP”), yaitu dalam Pasal 1 angka 16 KUHAP, Pasal 38 s/d 46 KUHAP, Pasal 82 ayat (1) dan ayat (3) KUHAP dalam konteks Praperadilan, Pasal 128 s/d 130 KUHAP, Pasal 194 KUHAP, dan Pasal 215 KUHAP. Penyitaan adalah serangkaian tindakan penyidik untuk mengambil alih dan atau menyimpan di bawah penguasaannya benda bergerak atau tidak bergerak, berwujud atau tidak berwujud untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan, penuntutan dan peradilan.
kepentingan pemeriksaan dilakukan untuk kepentingan pembuktian dalam perkara yang terjadi oleh Penyidik (polisi), mengenai siapa pemilik benda tersebut, data-data resmi benda tersebut, yang nantinya akan di BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Benda tersebut nantinya dapat dikmebalikan, benda yang dikenakan penyitaan dikembalikan kepada orang atau kepada mereka dari siapa benda itu disita, atau kepada orang atau kepada mereka yang paling berhak

SEKIAN

emoticon-Wow emoticon-Wow emoticon-Wow emoticon-Wow emoticon-Wow emoticon-Wow emoticon-Wow emoticon-Wow emoticon-Wow emoticon-Wow emoticon-Wow
×