alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Tribunnews.com /
Seknas Jokowi Anggap PT Freeport Arogan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58aa6c94ddd77042518b45fa/seknas-jokowi-anggap-pt-freeport-arogan

Seknas Jokowi Anggap PT Freeport Arogan

Seknas Jokowi Anggap PT Freeport Arogan


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Perkembangan terakhir terkait situasi di tambang emas dan tembaga terbesar di Indonesia yang ada di Provinsi Papua, tak lepas dari pencermatan Sekretariat Nasional Jokowi (Seknas Jokowi).

Seknas Jokowi mencatat, ada kecenderungan PT Freeport Indonesia (PTFI) bertindak kelewat batas dengan menolak dan mengabaikan regulasi yang diterbitkan Pemerintah Indonesia.

Hal itu tampak dari penolakan PTFI terhadap Peraturan Pemerintah No 1 tahun 2017, Peraturan Menteri ESDM No 5 dan 6 tahun 2017, serta Peraturan Menteri Keuangan tentang bea keluar produk mineral.

PTFI menolak perubahan dari Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus atau IUPK.

PTFI menolak divestasi 51%, dan menolak bea ekspor yang ditetapkan Menkeu, ini kan seenaknya sendirI namanya," jelas Ketua Umum DPN Seknas Jokowi M. Yamin.

Menurut Yamin, pemerintah sudah mengakomodasi poin-poin dalam Kontrak Kerja (KK) untuk masuk dalam IUPK, tapi masih ditolak juga. Kesannya PTFI arogan dan semaunya sendiri.

Padahal inilah jalan tengah yang bisa ditempuh sesuai ketentuan dan aturan yang ada.

Tentang divestasi 51%, Yamin menandaskan itu adalah arahan Presiden Jokowi, sebagai cerminan aspirasi rakyat Indonesia.

"Rakyat menghendaki kekayaan alam Indonesia dimanfatkan sebesar-besarnya untuk mewujudkan kemakmuran rakyat". Freeport sudah puluhan tahun mengeruk keuntungan dari bumi Papua," papar Yamin, Senin (20/2/2017).

"Saatnya kini mereka bersama pemerintah Indonesia mewujudkan amanat konstitusi itu.

Seknas Jokowi menyatakan kegeramannya karena bersamaan dengan penolakan membabi buta itu, PTFI memainkan "lagu lama" yaitu isu PHK ribuan karyawan," tambahnya.

Seknas melihat manuver itu tidak lebih dari upaya PTFI menekan pemerintah untuk menggolkan kemauannya. Ketika PTFI juga menolak rekomendasi ekspor yang dikeluarkan Kementerian ESDM, Jumat 17 Februari lalu. Fakta bahwa PTFI hanya menjadikan karyawan alat penekan pemerintah makin tak terbantah.

"Sekarang terbongkar dengan gamblang siapa yang menjadikan karyawan dan rakyat Papua semata sebagai penekan, dan siapa yang serius memperjuangkan karyawan dan rakyat Papua," Sekretaris Umum Seknas Jokowi Osmar Tanjung menambahkan.

Manuver PTFI itu dalam kaca mata Seknas Jokowi, tidak lebih dari bentuk arogansi Freeport.

"Seknas Jokowi mengecam keras arogansi PTFI itu," Yamin mengamini lagi.

Seknas Jokowi mengajak PTFI untuk mematuhi UU yang berlaku di Indonesia, serta mengedepankan kepentingan rakyat Papua khususnya dan rakyat Indonesia umumnya.

"Hanya dengan titik tolak seperti itu, persoalan yang ada bisa dibahas dan dibicarakan dengan baik, untuk menjamin terpenuhinya kepentingan bersama PTFI dan rakyat Indonesia," Yamin menegaskan kembali.

Hingga berita ini diturunkan tribun belum mendapat tanggapan dari pihak PT Freeport

Sumber : http://www.tribunnews.com/bisnis/201...reeport-arogan

---

Baca Juga :

- Projo Pertanyakan Itikad Baik PT Freeport Indonesia

- Keistimewaan Freeport Harus Dihentikan

- Mukhtar Tompo: Kasus dengan Chappy Hakim Jalan Terus

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di