alexa-tracking

Petani Makin Miskin, Konsep Membangun dari Pinggiran Jokowi Dipertanyakan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58aa6158c0d770db578b4570/petani-makin-miskin-konsep-membangun-dari-pinggiran-jokowi-dipertanyakan
Petani Makin Miskin, Konsep Membangun dari Pinggiran Jokowi Dipertanyakan

20 February 2017
http://politiktoday.com/petani-makin...dipertanyakan/

Konsep membangun dari pinggiran yang selama ini diagung-agungkan oleh pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla dipertanyakan. Karena saat ini kehidupan petani yang jauh dari kata sejahtera. Hal ini terjadi karena nilai tukar petani (NTP) dan nilai tukar usaha rumah tangga pertanian (NTUP) terus merosot tajam.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ternyata NTP dan NTUP terus memburuk. NTP Januari 2017 turun 0,56 persen dibanding Desember 2016. Dan pada Januari 2017 itu, terjadi inflasi pedesaan sebesar 0,79 persen. Hal serupa juga terjadi pada NTUP Januari 2017 yang turun 0,43 persen dibanding Desember 2016.

“Kondisi ini mencerminkan semakin buruknya kehidupan masyarakat petani dan pedesaan. Padahal pemerintah mengklaim telah berhasil mengirim dana desa. Ini menunjukkan bahwa dana desa telah mengalami disalokasi atau tidak sampai sasaran. Lantas, kemana membangun dari pinggiran itu?” Ujar Koordinator Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng mempertanyakan di Jakarta, Minggu (19/2/2017).

Kondisi tidak menyenangkan juga dialami oleh buruh tani, karena upah buruh menurun. Upah riil harian buruh tani Desember 2016 turun sebesar 0,19 persen dibanding upah riil bulan sebelumnya, upah riil harian buruh bangunan Desember 2016 juga turun 0,29 persen dibanding upah riil bulan sebelumnya.

“Penurunan upah riil ini dikarenakan pemerintan telah gagal mengendalikan inflasi terutama inflasi harga pangan,” jelas Daeng.

Kondisi semakin diperparah dengan adanya harga pangan yang terus melonjak. Untuk rata-rata harga beras Januari 2017, kata dia, sebesar Rp13.222,00 per kg. Artinya naik 0,16 persen dari bulan sebelumnya. Belum lagi bicara harga cabai rawit yang kenaikannya 37,35 persen; daging ayam ras naik 3,55 persen. Kenaikan harga pangan, kata dia, merupakan anomali yang membahayakan, karena harga pangan global cenderung menurun.

“Dan sudah pasti kenaikan harga pangan ini semakin menggerus daya beli masyarakat yang menurun sejak awal pemerintahan Jokowi ini,” cetus Daeng.

Dia juga menegaskan, mengendalikan harga pangan itu merupakan tugas paling pokok pemerintah. “Karena berkaitan dengan hidup-matinya masyarakat miskin Indonesia,” ujarnya.

Kondisi tersebut semakin diperparah dengan masalah ketenagakerjaan yang memburuk. Faktanya, kata dia, jumlah orang Indonesia yang bekerja pada Februari 2015 sebanyak 120,85 juta orang, namun malah menyusut pada Agustus 2016 sebanyak 118,41 juta orang. “Berarti jumlah orang yang bekerja berkurang 244 ribu orang. Ini merupakan kontradiksi bagi pemerintahan Jokowi yang tengah menjalankan kebijakan pembukaan lapangan kerja nasional bagi pekerja asing asing dalam berbagai mega proyek infrastruktur pemerintah,” tegas Daeng.

yg makin sejahtera cukong2 nya pemerintah
Sepi sepertinya
Quote:


emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Kalo pengen kaya ya jual aja hasil panen yang mahal, paling juga yang di kota ngamuk harga pokok naik lagi.... emoticon-Ngakak
Quote:


emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Upah jaman sby 35rb/hari/ buruh tani di desa ane...
Jaman jokowi 40-45rb/hari/ buruh tani...

Harga beras stabil di 8000an/kg kualitas IR super.. Jaman sby pernah mencapai 13000/kg. Jaman sby raskin bertebaran dimana2.. Kantong bulog 15kg, skrng ane jarang liat orang makan beras raskin, beras hasil dari hajatan dijual 6000an...

Harga gabah kering giling 4000-4500/kg tergantung jenis dan kualitas... Jaman sby pernah mencapai 5500-6000/kg

Harga pupuk jaman sby bisa sampai 120rb/zak, jaman jokowi 95rb-100rb dengan regulasi pendistribusian yang ketat, petani beli sudah bisa gesek, bukan cash... Peraturan baru 2017.

Kalo berdasar survey dan di daerah lain sih ane ga ngerti ya...






Quote:


Nanti keran inport dibuka.
Ngak laku lagi barang petani

sekarang kalo ditempat ane yang lagi murah tuh ayam potong bray, peternak banyak yang ngeluh, tapi lagi musimnya sih, ntar naik lagi biasanya, apalagi kalo mau deket puasa, beuuh meroket bray emoticon-Ngakak
kok jadi ingat bagi2 traktor yang ternyata simbolis /pencitraan yaa ?emoticon-Wkwkwk


Banyak sudah lahan persawahan dijadikan lahan tempat tinggal, lahan industri

Gini2 kok mau swasembada beras/pangan ?emoticon-Hoax

Kalau terjadi perang, mau dikasih makan apa ? Sementara swasembada saja gatot, kalau import yang bakal kena embargo atau blokade


ironisss
Negara agraris, tapi berkali2 import beras, cabe, bawang dan lain2

Punya garis pantai terpanjang, ironisnya import garam juga

emoticon-No Hope
reklamasi seluruh pantai jawa perluasan sawah dan ladang solusinya itu niscaya akan swasembada
Quote:


up dulu deh, agan daerah mana? emoticon-Wink
Sungguh 10 tahun + 32 tahun kesiasiaan,
Sip, kasih 1 periode lagi buat pak de kowi
bner banget gan sekarangbanyak sawah yang di jual ke orang" yang membutuhkan lahan untuk membangun ..
Quote:


Cilacap om