alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Tribunnews.com /
Sungai Meluap Hanyutkan Rumah Warga di Tomohon
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58aa496cc1cb176b148b4568/sungai-meluap-hanyutkan-rumah-warga-di-tomohon

Sungai Meluap Hanyutkan Rumah Warga di Tomohon

Sungai Meluap Hanyutkan Rumah Warga di Tomohon


Laporan Wartawan  Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNNEWS.COM,  TOMOHON - Sepekan setelah Kota Bitung dilanda bencana, giliran Kota Tomohon dihantam banjir.

Hujan deras yang mengguyur Minggu (19/2), juga menyebabkan banjir di tujuh Kelurahan di Kecamatan Tomohon Selatan.

Dari data sementara, banjir menggenangi kelurahan Walian, Walian 1, Matani 1, Matani II, Tumatantang, Saronsong dan Ulindano.

Rosye Mengko (49), warga Walian Lingkungan 1 mengaku tak bisa berbuat banyak ketika air tiba-tiba sudah mengepung permukiman.

Kebetulan rumahnya berada di bawah jalan utama Kelurahan Walian hingga ketinggian genangan air mencapai 2 meter.

"Di jalan raya saja sampai 1 meter. Mau angkat kursi, baju-baju, barang-barang tak sempat. Jadi pasrah saja," kata dia.

Djois, Kepala Lingkungan 5 Tumatantang pun kena dampak banjir. Sedikitnya 14 rumah terendam. Rumah Djois yang ada di tepi Sungai Sapa pun mengalami kerusakan.

Sebagian bagunan hanyut dibawa banjir. "Diprediksi kerusakannya 25 persen, ada sebagian bangunan semi permanen disapu banjir," kata dia.

Sekitar pukul 16.00 Wita, merupakan puncak debit air. Diperkirakan ketinggian air mencapai 1 meter lebih.

"Baru kali ini banjir seperti ini, waktu hujan istilahnya saya pandang enteng kalau dipikir biasa air naik, tapi tidak sebesar ini," sebut dia.

Beruntung nyawanya selamat, hanya barang-barang perabotan rumah ikut hanyut disapu banjir.

Wali Kota Jimmy Eman dan Wakil Wali Kota Syerly Sompotan langsung turun meninjau banjir.

Mereka mengunjungi rumah-rumah warga yang terdampak bencana.

Air yang tumpah dari ketinggian Bukit Wawo mengucur ke daerah lebih rendah di bawahnya.

Meski Pemkot sudah membangun Cek Dam yang mampu menampung 15,000 meter kubik, ternyata air ternyata tak cukup. Air terlampau banyak.

"Air sudah melembihi ambang batas ketinggian 1 meter setengah lewatnya," kata Eman.

Wali Kota mengungkapkan, saat ini pemerintah terus merampungkan data korban banjir.

Ia memastikan ada bantuan kebutuhan hidup pokok.

Untuk antisipasi ke depan, akan dibangun lagi Cek Dam jika memang sesuai kajian dibutuhkan.

Wakil Wali Kota mengatakan, genangan air juga disebabkan saluran drainase yang tersumbat sampah.

Kota Tomohon sudah cukup baik membangun infrastruktur drainase namun sampah menjadi kendala utama.

"Kami imbau masyarakat tak membuang sampah sembarangan," kata Sompotan.

Dinas Sosial mendata sedikitnya 150 Kepala Keluarga terdampak banjir bandang.

Kecamatan Tomohon Selatan mendapatkan dampak terparah genangan air.

Jon Lumopa, Kepala Dinas Sosial mengungkapkan, pemerintah terus mendata korban banjir Kota Tomohon.

"Sampai tengah malam kami data, saat ini 150 KK yang sudah terdata," kata dia.

Data dimaksud untuk penyaluran bantuan makanan cepat saji untuk penanganan darurat.

Selain dampak genangan, informasi diperoleh terjadi kerugian materil. Menyangkut bantuan kerugian material masih akan dilihat dulu, apa ada pos dana bantuan yang dianggarkan.

Sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2...rga-di-tomohon

---

Baca Juga :

- Sejumlah Daerah di Sulawesi Utara Dilanda Banjir Akibat Hujan Lebat

- Tujuh Rumah di Bekasi Diterjang Longsor

- Pemprov DKI Mengaku Sudah Siap Hadapi Ancaman Banjir

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di