alexa-tracking

https://m.detik.com/news/berita/d-3424171/csis-agus-sylvi-kehilangan-momentum-untuk-p

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58aa2a46de2cf2c63a8b4567/https--mdetikcom-news-berita-d-3424171-csis-agus-sylvi-kehilangan-momentum-untuk-p
CSIS: Agus-Sylvi Kehilangan Momentum untuk Pertahankan Suaranya
CSIS: Agus-Sylvi Kehilangan Momentum untuk Pertahankan Suaranya

CSIS: Agus-Sylvi Kehilangan Momentum untuk Pertahankan Suaranya
Jakarta - Suara Agus Yudhoyono-Sylviana Murni tertinggal dari Paslon lain dari data real count KPU DKI Jakarta. Peneliti Center for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menilai merosotnya suara Agus disebabkan kombinasi beberapa faktor.

Arya menjelaskan, salah satu faktor penting yang memengaruhi penurunan suara yakni penampilan Agus-Sylvi dalam debat. Padahal, dalam survei yang dilakukan sebelum debat, elektabilitas Agus mengungguli kompetitornya.

"Agus kehilangan momentum positif untuk mempertahankan suaranya. Apalagi kalau kita lihat data survei Kompas yang dilakukan awal Desember. Agus mendekati hampir 40 persen. Ia kehilangan momentum untuk mengikat hati publik dan basis pemilih loyal," ujar Arya saat berbincang dengan detikcom, Kamis (16/2/2017).



Turunnya elektabilitas Agus pasca debat yang diselenggarakan 3 kali oleh KPU DKI, dinilai Arya cukup signifikan.

"Kehilangan momentum ditandai performa yang kurang maksimal dalam putaran debat. Misalnya penurunan drastis suara Agus dari 35 persen ke 17 persen terjadi setiap putaran debat. Hampir setiap putaran debat terjadi penurunan," jelas Arya.



Selain faktor performa debat, turunnya suara Agus dinilai dipengaruhi oleh mesin partai politik pendukung. Kerja Partai Demokrat sebagai partai pengusung mendominasi dibanding parpol lainnya.

"Dukungan partai menjadi titik lemah karena muncul kesan yang kurang positif. Seolah-olah hanya Demokrat yang dominan dalam proses kampanye. Mesin partai pendukung lain nggak begitu kelihatan. Itu jadi titik lemahnya. Saya kira mesin partai lain belum terlihat," ungkapnya.

Data penghitungan riil (real count) sementara KPU DKI Jakarta pukul 12.35 WIB dengan data masuk 41,91 persen, Ahok-Djarot masih memimpin suara. Disusul oleh Anies-Sandiaga di posisi kedua. Sementara Agus-Sylvi berada di posisi buncit.

Agus Yudhoyono-Sylviana Murni 16,10 persen

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat 44,48 persen

Anies Baswedan-Sandiaga Uno 39,41 persen (nkn/erd)
https://m.detik.com/news/berita/d-3424171/csis-agus-sylvi-kehilangan-momentum-untuk-pertahankan-suaranya

bukan itu tp serangan ki AA itu yg diviralkan secara masif dan sistematis oleh media mainstream itu yg bikin jeblok emoticon-Embarrassment

blundernya ki AA ini akan berimbas no 3 di putaran 2 naik
tren statistik berkata demikian
model penggalangan suara no 3 ini bottomUp
beda sekali sama moncong putih emoticon-Ngakak
Bebas, berita basi, ts nya belom makan emoticon-Traveller