alexa-tracking

Panduan Cara Evaluasi Keuangan Keluarga (2)

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58aa291554c07a8a668b457f/panduan-cara-evaluasi-keuangan-keluarga-2
Panduan Cara Evaluasi Keuangan Keluarga (2)
Panduan Cara Evaluasi Keuangan Keluarga (2)

Perencana Keuangan dari Tata Dana Consulting Diana Sandjadja bilang, ada beberapa rasio keuangan untuk mengevaluasi kondisi keuangan keluarga. Pertama, rasio likuiditas. Rasio ini untuk mengetahui banyak aset lancar untuk menutup pengeluaran.

Selain itu, rasio likuiditas juga bisa dihitung dari banyak dana darurat individu atau keluarga. Asumsi rata-rata pengeluaran bulanan Rp 5 juta, maka rasio dana darurat setara empat kali atau Rp20 juta. Dana ini yang bisa diandalkan jika terjadi hal tak terduga.

Menurut hitungan Diana, bujangan idealnya punya minimal tiga kali dana darurat. Untuk yang keluarga tapi belum punya anak harus lebih besar dari enam kali. Sedangkan keluarga dengan satu anak, dana darurat ditambah tiga bulan atau lebih.

Kedua, jaga rasio cicilan utang dengan perbandingan total cicilan utang maksimum 35% dari pendapatan agar tidak membebani arus kas rumah tangga. Ketiga, jaga rasio utang dibanding aset dengan perbandingan utang dengan aset maksimum 50%.

Artinya, pembiayaan setengah aset berasal dari utang. “Masih ada rasio-rasio lain yang bisa mengindikasikan keuangan sehat bila memenuhi nilai idealnya,” imbuh Diana.

Bagi Freddy, asal semua kebutuhan dasar rumah tangga dan pendidikan bisa selesai tepat waktu, serta masih ada dana untuk hiburan dan piknik makan masih sehat. “Intinya pengeluaran selalu lebih kecil dari penghasilan,” kata Freddy.

Tiap bulan, Freddy menyarankan untuk selalu menyisihkan 10%-20% pendapatan sesuai komitmen, mengecilkan utang konsumtif bahkan lunas, utang produktif makin menurun atau bertambah dengan adanya satu properti lain.

Lainnya, utang kartu kredit selalu lunas tiap tagihan tiba. Bila kondisi ternyata tidak sehat, Freddy menyarankan, segera jual aset kurang produktif untuk melunasi utang konsumtif. Tindakan selanjutnya, hentikan segala langganan tidak produktif.

Turunkan pula biaya hidup bulanan dan pastikan ada surplus untuk membayar kewajiban. “Tidak beli barang selama 12 bulan ke depan yang bukan kebutuhan. Kalau perlu tiap hari libur, berdiam diri di rumah untuk menekan biaya tidak perlu,” kata Freddy.

Pandji menambahkan, masalah keuangan bisa segera teratasi dengan membuat prioritas rasio keuangan mana saja yang harus diperbaiki. Setelah itu, buat to do list action plan yang realistis dan ditempuh dalam waktu dekat.

Pandji bilang, setidaknya seseorang perlu memakai jasa perencana keuangan sekali dalam seumur hidupnya. Kontrak jasa perencana keuangan adalah satu tahun, maka kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut guna belajar mengelola keuangan pribadi.

Semoga bermanfaat.

Sumber : http://smart-money.co/finansial/pand...gan-keluarga-2