alexa-tracking

Rumah DP Nol. Bisa Atau Tidak??

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58a9e045507410ee0b8b4570/rumah-dp-nol-bisa-atau-tidak
Rumah DP Nol. Bisa Atau Tidak??
Dinamika Pilgub DKI
Anies: Program Rumah Tanpa DP Insya Allah Sesuai Aturan

Jakarta - Calon Gubernur DKI Anies Baswedan berbicara soal program rumah tanpa uang muka (down payment/DP). Dia berkata program itu insya Allah sesuai dengan aturan.

"Ada pasalnya di situ, Pasal 17 Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/16/PBI/2016. Nanti Anda lihat di pasal 17. Insya Allah (sesuai aturan)," ujar Anies di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/2/2017).

Anies juga menjelaskan soal programnya itu. Dia pertama-tama meluruskan pernyataan banyak pihak yang sering salah menyebut program rumahnya itu adalah program rumah dengan DP nol persen. 

Menurut Anies, program rumah tanpa DP yang digagasnya bertujuan untuk menghadirkan solusi bagi warga Jakarta yang ingin mempunyai rumah. Program rumah tanpa DP ini juga disebutnya sebagai sebuah terobosan. 

"Itu sudah dikerjakan para pengembang, yang penting bukan nol persen atau tidaknya. Tujuan kita adalah memberikan solusi bagi warga Jakarta karena kenyataannya warga Jakarta sekarang banyak yang nggak memiliki rumah. Masak gubernurnya cuma berpangku tangan? Nggak boleh," ujarnya. 

"Kok urusan lain bisa bikin terobosan dan urusan ini nggak bisa bikin terobosan? Kenapa? Bukannya ini hajat hidup orang banyak, apakah khawatir dengan pengembang? Kalau nggak khawatir dengan pengembang, ya jalankan ini," sambungnya. 

Menurut Anies, programnya ini juga sudah diukur dari sisi ekonomi warga Jakarta. Anies berkata solusinya ini tidak boleh disalahkan apabila pihak lain tidak memiliki solusi untuk masalah yang sama. 

"Harga terjangkau itu bukan hanya harganya saja, tetapi financing-nya terjangkau. Nah, kami mau menawarkan supaya warga Jakarta punya solusi. Kalau Anda nggak punya solusi, jangan salahkan orang yang punya solusi. Buatlah solusi alternatif untuk menyelesaikan permasalahan warga Jakarta yang kesulitan mendapatkan rumah sebagai hak milik," tegasnya. (gbr/rna)

Sumber: https://m.detik.com/news/berita/d-34...-sesuai-aturan

Sebelum membahas berita diatas saya menjelaskan sedikit perbedaan harga jual subsidi pemerintah dan harga jual komersil.

Kalo kita membahas kedua hal diatas maka, masyarakat pasti sudah tau mana yg lebih murah. Yang pasti harga jual subsidi karna ada cost yg di keluarkan oleh pemerintah utk mensejahterakan rakyatnya. Utk mensejahterakan rakyat tidak diharuskan membangun infrastruktur di setiap titik, anggaran pembangunan bisa disisihkan sepersekian persen utk membantu masyarakat. Seperti yg kita nikmati sekarang subsidi bbm dan listrik.

Demikian juga program yg ditawarkan oleh calon gub dki anies baswedan. Akhir2 ini tidak sedikit org2 yg mencemooh dan melarang program tsb. Akan tetapi mereka justru tidak memberikan solusi melainkan menghujat tanpa melihat niat baik dari program tsb.

Menurut saya program rumah dp nol diberikan utk masyakat yg kurang mampu sehingga mereka dapat memiliki rumah walaupun kecil tidak seperti rumah di perumahan elit.
Program tsb sudah barang tentu diiringi dengan peraturan yg mengaturnya sedikitnya batasan kepemilikan (hanya satu kali akad kredit), ikhtikad membayar dan besarnya penghasilan serta hutang.

Kita sebagai masyarakat yg apalagi sudah memiliki rumah, sebaiknya kita doakan agar program ini berhasil, karena niat yg sangat baik utk membantu masyarakat yg kurang mampu. Jika kita tidak bisa membantu dan memberikan solusi sebaiknya kita juga tidak melarangnya cukup kita doakan.

Bagi mereka yg tidak mempunyai rumah hanya program ini harapan mereka. Jika nanti program ini tidak dijalankan sama anies ya beliau akan sendiri resikonya. Masyarakat kita kan suka demo, sedikit2 turunkan.

Untuk sekarang yg penting mereka memiliki rumah sendiri, tidak harus di kawasan PIK atau pondok indah. Bisa rumah susun seperti warga gusuran yg mereka huni skrg. Atau rumah di pinggiran kota jakarta. Daripada mereka bayar 300rb setiap bulan tidak dapet apa2 mending mereka menyicil rumah yg dapet subsidi dan kelonggaran dari pemerintah.

Kembali lagi ke judul thread ane.
Jika program kepemilikan rumah adalah program pemerintah sudah barang tentu akan ada anggaran yg dibebankan utk menjalankan program tsb. Selain anggaran pasti ada kebijakan dan komitmen dari pihak bank dan pengembang.

Seperti yg kita ketahui jumlah masyarakat jakarta yg tidak mempunyai rumah kira2 sebanyak 2,5 juta KK. Maka apabila program dijalankan, pemerintah cukup menangung 500ribu kk setiap tahun untuk program tersebut.

Apabila ada bantuan dp sebesar 10juta setiap kk maka beban apbd utk program tsb sebesar 5triliun. Besar bukan? Namun manfaat nya juga besar bagi rakyat yg kurang mampu. Daripada membangun gedung2 megah milik pemerintah yg manfaatnya tidak langsung diterima oleh masyarakat lebih baik memberikan subsidi dp rumah.

Sekarang saya mencoba utk membagi permasalahan kepemilikan rumah.
1. Harga rumah mahal
2. Penghasilan tidak cukup

Hanya ada 2 masalah tsb utk kepemilikan rumah. Kalo utk masalah nomor 2 sulit utk diatasi karena menyangkut pribadi masing2. Namun utk masalah nmr 1 masih bisa diatasi antara lain.
1. Bekerja sama dgn pengembang dengan cara pemberian pinjaman nol persen utk modal kerja ke pengembang sehingga pengembang tidak memiliki beban bunga bank yg akan dibebankannya ke harga jual rumah.
2. Bekerjasama dgn bank milik pemerintah utk memberikan suku bunga yg rendah.
3. Pemberian subsidi utk pembangunan rumah kepada pengembang bisa dengan subsidi tunai atau membantu material bangunan. (hal ini tidak membebankan keuangan pemda karena menyisihkan anggaran yg ada utk program yg langsung dinikmati oleh masyarakat, daripada pengadaan infrastruktur ini itu yg tidak jelas dan dibagi2 kepada mereka yg sudah kaya).
4. Membantu pembebasan lahan pengembang, sehingga biaya pembelian lahan tidak terlalu mahal.

Dengan minimal 4 cara diatas, maka harga rumah bisa dibawah harga pasar. Sehingga rumah yg biasanya kisaran 300juta bisa menjadi 200juta. (hal ini sudah terjadi, seperti rumah2 subsidi yg lain).

Untuk masalah dp nol hal ini adalah baik, karena pemerintah ingin membentuk pola menabung masyarakat terlebih dahulu. Apabila mereka mampu untuk mengangsur dp nya, maka mereka minimal telah mampu utk mengontrol penghasilan mereka. Terkadang banyak masyarakat yg seharusnya bisa menyisihkan penghasilannya namun tidak dapat dilakukan karena tidak adanya kewajiban.

Selanjutnya saya akan membuat simulasi kredit rumah subsidi.
Contoh simulasi:
Harga rumah komersil:Rp300juta
Harga rumah subsidi: Rp.200juta
Penghasilan: 2.500.000
Bisakah memiliki rumah? BISA

Utk mengetahui kemampuan mengangsur, minimal sanggup menabung dp 1,5 juta perbulan selama 6 bulan. Jumlah = 9juta. (DP)

Jumlah tsb adalah 4,5% dari harga rumah. Anggap pemerintah tidak bantu subsidi dp sehingga yg terhutang menjadi Rp191juta. Jika ada anggaran untuk membantu semisal 20 juta maka dp bisa di angka 30 juta atau 15%.

Program pemerintah juga membantu utk menjamin dgn jangka waktu kredit maksimal 25 tahun dengan suku bunga kerjasama bank dki 5%.
Sehingga jumlah yg harus diangsur:
Pokok: Rp191 juta
Bunga: Rp191 x 25 tahun x 5% = 238juta
Jumlah hutang = 191juta + 238juta = 429juta
Jumlah angsuran per bulan = 429 juta / 25 tahun = Rp1.430.000 per bulan

Dengan nilai upah minimun provinsi yg telah ditetapkan gubernur sebesar Rp3,3 juta maka jumlah angsuran kisaran 40% dari pengasilan.
Untuk masyarakat yg pengasilannya kisaran 2jutaan juga masih bisa, asalkan mereka tidak memiliki hutang di tempat lain.

Program rumah subsidi yg disandingkan dgn program angkot gratis, sekolah gratis dan sehat gratis, maka masyarakat cukup menanggung biaya makan keluarga dalam sebulan. Apalagi kalo pemerintah bisa menurunkan harga sembako.

Sekian ts ungkapkan, maaf apabila berantakan karena ditulis apa adanya tidak dipoles2 sehingga tidak sesuai dgn kenyataan.
Harus bisa
Dengan berbagai komentar yg malah nanya gak sesuai tujuan program, malah nanya pengasilan org, emang lagi bahas kemampuan memabayar atau bahas dp nol.

Maka dengan ini saya jelaskan ini program dp nol yg membantu warga yg sebenernya bisa kredit tapi gak sanggup nabung alias gak sanggup liat uang nganggur.
Bukan program rumah gratis ya. Yg jelas2 dinilai gak sanggup bayar ya ngapain lah di berikan kredit rumah mereka di prioritaskan utk program sewa rumah yg bila dimungkinkan biaya maintance disubsidi pemerintag sehingga harga sewa tidak terlalu besar.
KALO SANDI DEVELOPERNYA PASTI BISA emoticon-Ngakak
Beli rumah tanpa dp itu dah lama istilahnya in house dek.


Ide bodoh yg di keluarkan oleh mantan menteri gagal buat mencuci otak gembel2 bodoh pendidikan rendahan yg mental malas tp nafsu gede pengen punya rumah
Rumah DP Nol. Bisa Atau Tidak??
kalo gua beli rumah cash bray , jadi no comment aja dah emoticon-Cool
Quote:


DP, sih oke aja, tapi bangun dimana, tanah nya aja hampir abis emoticon-Thread Kacau
Quote:


Rumah murah harga 300 jt di jkt hanya di atas sungai dek. Jd ini hanya impian adek ayoo dek tidur lg. Kerja yg rajin usahakan mandiri jgn jd jongos klw jd jongos sampe matipun adek kagak bs beli rmh
Uda ga usah bullshit kaya anie bilang rumah
Bilang aja rusun!
Rusun dijakarta tipe 36 paling murah 350 jutaan!
Jangan gila lu sampe turun jd 200 juta

Lu mau bikin program buat rakyat, tapi suply terbatas, bakal ada korupsi disitu!
Ntar antri rumahnya 15 taon lagi baru dapet emoticon-Big Grin

Quote:


Quote:


gw begadang karena menghasilkan tulisan dan baru hari ini blek. elu?? jaga warnet?

uda gw bold tulisan. kalo gak ada solusi minimal lu jgn nyalahin niat baik org.

Lagian kalo ngmngin rumah uda punya gw blek, lunas 3 tahun doank. Lu pikirin dah sana gimana caranya.
Quote:


Masak jaga warnet pake note 5 buat ngaskus dek?

Sudah punya kok ngarep tanpa dp dek? Wah adek ngantuk. Bobok lg dek. Klw sekedar klaim orang gila bodoh di kaskus banyak wkwkwkkw
Quote:


samber gledek jd tambah geblek. jgn kw belikan rusun lah blek, tipe 21 aja deh. paling murah brp? kalo elu mau ngajak debat gw. minimal lu tulia disini harga material utk bangun tipe 36 plus tukang. dan harga lahan baru lu bisa bagi2 tu jdi juak brp per unit.

kall gak bisa ngitung, yoda online lagi sana cari bahan.
Quote:


Setau saya, rumah harga 300jt di Jakarta itu rumah tanpa tanah atau rusun. Harga 300 jutapun harga awal belum termasuk bunga jika ngutang ke Bank. Sehingga untuk mendapatkan harga 200jt pemerintah harus ngesubsidi 100jt. Jika 10.000 unit saja yang disubsidi maka anggaran yang harus dianggarkan itu 1 Triliun.

DP 4.5%.
Bank mana yang mau ngasih kredit dengan DP 4.5%?
Minimal bank meminta DP itu 20%. Kasih contoh dah bank yang minta 15%. Secara umum malah minta 30%. Anggap bank meminta DP 20% lantas DP 15.5% sisanya siapa yang nanggung? APBD?

Jika harga rumah 200 jt maka Pemerintah harus menyiapkan dana 31jt/unit.

Bunga 5%
Agar bunga 5% maka pemerintah harus mensubsidi angsuran karena umumnya bank menetapkan bunga sebesar 9%. Asumsikan lama waktu KPR 20 tahun.

Angsuran 9% = Rp. 1.439.561,53
Angsuran 5% = Rp. 1.055.929,19
Subsidi angsuran = Rp. 383.632.34
Total subsidi angsuran = Rp. 92.071.761,60/unit

Total subsidi (Pengembang+Angsuran) = Rp. 192.071.761,60/unit
Total Dana yang harus disiapan pemerintah (subsidi + talangan DP) = Rp. 223.071.761,6/unit

Sehingga

1000 Unit
Total subsidi (Pengembang+Angsuran) = 200 M
Total Dana yang harus disiapan pemerintah (subsidi + talangan DP) =223.1 M

10.000 Unit
Total subsidi (Pengembang+Angsuran) = 2 T
Total Dana yang harus disiapan pemerintah (subsidi + talangan DP) =2.231 T

100.000 Unit
Total subsidi (Pengembang+Angsuran) = 20 T
Total Dana yang harus disiapan pemerintah (subsidi + talangan DP) =22.31 T
Quote:


wkwkwkw, note 5 oh note 5.

baca histori org dulu kalo mau komen ya nak. kamu pinter2 dikit kenapa. counter jawaban Yg logis lah. jgn maen hantem pribadi sehingga lari dari topik.

baca2 histori gw dulu ya sebelum mewek ntar.
Otak gak sampe sepertinya.
Quote:


Kagak penting baca2 history orang dek. Kagak perlu kepo. Ngaku punya rumah tp kenyataannya kagak tahu pasaran harga rumah di dki? Wat te pak. Wkwkwkw

Kan saya sudah bilang klw sekedar klaim sampah. Di kaskus banyak terutama gembel2 kayak adek.

Jaga warnet rmhnya di jln rajawali jkt? Ngaskus pake note 5? Wkwkwkwkwkwkw goblok

Bodoh. Ayo dek bobok lagi
Quote:

Ya elah, goblok
Keluarga mana bisa tinggal ditipe 21, blok!
Lu gila masih ngayal landedhouse?
Sianies aja gw yakin maksudnya rusun, cuma niat manipulasi bilangnya rumahemoticon-Big Grin



Nah akhirnya ada yang coba jelasin..

Sebelumnya mau tanya dulu gan,

Rumah 200jt type 21? lokasi dimana ya gan kira"? ada bayangan kah?

Target Anies itu masyarakat penghasilan berapa?
Quote:


Keluarga dia gan tinggal di jabar di tengah hutan wkwkkwkw
Quote:


konsep bantu org tau gak blok? gak bisa banyak dikit pun lu sukurin. gak bisa tipe 36 tipe 21 pun cukup. gak bisa landedhouse? rusun pun cukup.
utk yg gak punya rumah, rusun tipe 21 pun cukup. lu tau ukuran apartemen studio? 20m goblok. ada gak keluarga tinggal di apartemen? goblom jgn kebangetan.
×