alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5894a45c60e24b453b8b4569/gus-mus-dihina-netizen-mana-suaranya-yang-kemarin-membela-ulama
Gus Mus Dihina, Netizen: 'Mana Suaranya yang Kemarin Membela Ulama?'
Gus Mus Dihina, Netizen: 'Mana Suaranya yang Kemarin Membela Ulama?'

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengguna akun jejaring sosial Twitter, @OdyiusJacare, menjadi bulan-bulanan netizen lantaran menghina pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin, Ahmad Mustofa Bisri.

Hal ini berawal saat pria yang karib disapa Gus Mus tersebut melontarkan kicauannya melalui akun Twitter yang dikelolanya @gusmusgusmu dengan tagar #TweetJumat, Jumat (3/2/2017).

"#TweetJumat: Nabi menyuruh org yg mengimani Allah & Hari Akhir agar berbuat baik kpd tetangga, memuliakan tamu, dan bicara baik atau diam," kicau akun @gusmusmu.

Parahnya, netizen pengguna akun @OdyiusJacare malah menanggapi kicauan Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan kata-kata yang tidak pantas.

"@gusmusgusmu alah preeet ente knp byk omong," cuit akun ‏@OdyiusJacare.

Gus Mus Dihina, Netizen: 'Mana Suaranya yang Kemarin Membela Ulama?'

Menanggapi hinaan tersebut, sejumlah netizen mempertanyakan pihak-pihak yang kemarin gembar-gembor membela ulama.

Seperti diketahui, kemarin, ada sejumlah pihak yang membela Ketua Majelis Ulama Indonesia, Ma'ruf Amin, lantaran diduga dihina oleh kuasa hukum Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Kemaren yang bela ulama NU apa sekarang juga masih mo #BelaUlama??" kicau netizen pengguna akun @kembangkertas97.

Beberapa komentar netizen pun menyindir hal yang serupa:

@hariadhi: Yang cinta ulama, katanya. Klo gw sih biasa aja sama Ulama. Sama2 manusia ini. Yang kita harus jaga itu ucapan ke semua manusia. Ga diistimewakan mau ulama atau ga..



@Sam_Ardi: Gus Mus dicela begini, kok kalian tidak merespon cepat wahai kaum mendadak NU?

@w__tye: @Sam_Ardi Namanya juga Mendadak hehe

@donaturia: yg tiba2 cinta NU tapi palsu, bukan krn cinta NU tp krn emang sekubu aja.

Sebelumnya, Gus Mus juga pernah dihina melalui akun Twitter.

Pelakunya adalah Pandu Wijaya, seorang pekerja di perusahaan BUMN, PT Adhi Karya.

Akibat perbuatannya itu, netizen pemilik akun @panduwijaya_ itu langsung dikecam banyak orang, khususnya warga NU (Nahdlatul Ulama).

Mereka menganggap, cuitan Pandu Wijaya tersebut sangat tidak sopan dan jauh dari adab mengingat bahwa Gus Mus yang merupakan sosok pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin, Rembang tersebut adalah sosok yang sangat dihormati banyak orang karena ilmu dan kharismanya.

Penghinaan terhadap Gus Mus tersebut bermula ketika Gus Mus melalui akun Twitter berkomentar soal sholat Jumat di ibukota yang rencananya akan digelar di jalan raya.

Dalam cuitannya itu yang dibuat Rabu (23/11/2016) tersebut, Gus Mus melalui akun @gusmusgusmu mengatakan demikian:

1. Aku dengar kabar di ibu kota akan ada Jum'atan di jalan raya. Mudah2an tidak benar.


2. Kalau benar, wah dalam sejarah Islam sejak zaman Rasulullah SAW baru kali ini ada BID'AH sedemikian besar. Dunia Islam pasti heran.

3. Kalau benar, apakah dalil Quran dan Hadisnya? Apakah Rasulullah SAW, para sahabat, dan tãbi’iin pernah melakukannya atau membolehkannya?

4. Kalau benar, apakah salat TAHIYYATAL MASJID diganti salat TAHIYYATAT THÃRIQ atau TAHIYYATASY SYÃRI’?

5. Kalau kabar itu benar, kepada saudara2ku muslim yg percaya bahwa aku tdk punya kepentingan politik apa pun, kuhimbau untuk memikirkan hal

6. ini dg pikiran jernih. Setelah itu silakan anda bebas utk melakukan pilihan anda. Aku hanya merasa bertanggungjawab mengasihi saudaraku.

7. In uriidu illal ishlãha mãs tatha’tu wamã taufiiqii illa biLlãhil ‘Aliyyil ‘Azhiim…

Nah, saat Gus Mus menyampaikan cuitan nomor 2 tersebut, akun @panduwijaya_ menimpali demikian:

@gusmusgusmu Dulu gk ada aspal gus di padang pasir, wahyu pertama tentang shalat jumat jga saat Rasulullah hijarh ke madinah. Bid'ah Ndasmu!

Sontak kata-kata kasar tersebut langsung mendapat respon banyak pengguna Twitter lainnya.

Mereka mengecam keras karena di dalamnya terdapat kata-kata kasar: Bid'ah Ndasmu!



Sejak mendapat kecaman yang sangat luas, cuitan @panduwijaya_ tersebut langsung dihapus.

Namun penghapusan itu tidak berpengaruh apa-apa karena respon keras dari netizen sudah menjalar ke mana-mana.

Sosoknya tetap dicari, terutama di dunia maya.

Pencarian tidak hanya berlangsung di dunia maya.

Seperti dikutip dari akun Facebook Johan Wahyudi, anggota Banser DKI Jakarta juga mendatangi PT Adhi Karya untuk mengklarifikasi pernyataan tersebut.

PT Adhi Karya sendiri diketahui adalah tempat Pandu Wijaya bekerja.

Dari pertemuan antara Banser DKI Jakarta dengan pejabat PT Adi Karya itu, muncul kesepakatan, pemilik akun Pandu Wijaya akan meminta maaf secara langsung.

Meski belum minta maaf secara langsung, Pandu sempat menyampaikan permintaan maaf dalam bahasa Jawa kepada Gus Mus melalui Twitter.

“Nyuwun pangapunten atas kesalahan dalem, mugi2 @gusmugusmu lan santriniun maringi ngapunten”.

Begini ucapan tersebut jika diartikan ke bahasa Indonesia, "Mohon maaf atas kesalahan saya, semoga Gus Mus dan santrinya memaafkan saya."

Selain itu, Pandu Wijaya juga mengunci akun Twitter tersebut, sehingga tidak bisa dilihat oleh publik--kecuali pengikutnya.

Hal ini terjadi saat TRIBUNNEWS hendak melihat linimasa Pandu di akun Twitter tersebut.

http://www.tribunnews.com/nasional/2...a-ulama?page=4

Memang banyak yg begitu.
Biasanya mengkafir2kan, membid'ah2an amaliyah orang NU, tapi skrg mendadak sok NU.


nasbung...mana suaranya? emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By bekun
nasbung...mana suaranya? emoticon-Leh Uga


eh buset ente cepet banget emoticon-Matabelo

Quote:Original Posted By golkarical


eh buset ente cepet banget emoticon-Matabelo



nyambil di kebon bro, ngecek pisang emoticon-Leh Uga
ga ada ahok nya sih, di skip...
mendadak NU emoticon-Leh Uga
Membela ulama???? Gus mus ulama juga kan yah...
kok beda ya perlakuannya, sama2 dari NU...mgkn pelakunya bukan ahok...coba ahok pasti dibelain juga...
hmm, tinggal diproses itu seperti yang sebelumnya
Member kritis&smart kl bgini gk minat emoticon-Ultah
disatroni langsung minta maaf dan tutup akun. gak disatroni (berpotensi) diulang lagi.
Gara2 ahok,kaum yg dulu ngapir2in gusdur,sesat2in NU,menuduh NU pemuja kuburan ,

TIBA2 mendadak NU,tiba2 lantang membela ulama NU,

emoticon-Leh Uga

Munafik,kaum oportunis...


#mendadakNU
Quote:Original Posted By yovilon.hamdi
ga ada ahok nya sih, di skip...


benar sekali
emoticon-Ultah
kalo ahok langsung disikat wkwkwkwkkwwk
dasar nasbung emoticon-Big Grin
Jelas tetap mendukung dong...itu yang menghina Gus Mus sudah bisa ditebak pelakunya gondrong bersempak
mana gusmus dan syafei maarif yg biasa belain ahok koq ga ada komen. beliau beliau spertinya udh sadar kl yg selama ini yg dibela ternyata emang penista agama dan ulama.
Gada pilkada nya
Quote:Original Posted By dulpaten
Paling2 Gus Mus ketawa ketiwi menghadapi cuitan orang yg gak waras gitu, ngapain buang2 energi menanggapinya???

Kelakuan panastak mirip bocah mewek minta diperlakukan adil oleh emaknya, hahaha... emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk


Adukan.... Adukan.... Lo mikirnya yg bener dolo sana....
Kenapa para NU abal-abal begitu terguncang dengan para mendadak NU? 😯
chat dia ada yg chat mesum
ga beda jauh ma si bon pisang emoticon-Leh Uga