alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/589417b112e257af4d8b4567/gayung-sby-yang-tak-bersambut
Sedih 
Gayung SBY yang Tak Bersambut...
KOMPAS.com
— Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono "melempar bola panas" ke Presiden Joko Widodo dan pemerintahannya.

Presiden keenam RI itu menuntut penjelasan Jokowi dan respons penegak hukum atas dugaan penyadapan yang menimpa dirinya.

Perasaan SBY bahwa dirinya disadap muncul sebagai reaksi atas fakta persidangan kasus calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang disangka menodai agama.

Dalam persidangan Selasa (31/1/2017), kuasa hukum Ahok, Humphrey Djemat, bertanya kepada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin yang menjadi saksi terkait komunikasi teleponnya dengan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Humphrey menyebut komunikasi itu terjadi pada Kamis, 6 Oktober 2016, pukul 10.16 WIB.

Isinya, SBY meminta agar diatur pertemuan antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan pasangan cagub nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Selain itu, SBY juga disebut meminta agar segera dikeluarkan fatwa terkait penodaan agama yang diduga dilakukan Ahok.

Humphrey juga menyatakan memiliki bukti mengenai komunikasi telepon itu. SBY menyimpulkan bahwa bukti yang dimiliki itu berupa rekaman ataupun transkrip percakapan antara dirinya dan Ma'ruf.

"Saya juga memohon Pak Jokowi, Presiden kita, berkenan memberikan penjelasan, dari mana transkrip atau sadapan didapat itu, siapa yang menyadap, supaya jelas. Yang kita cari kebenaran," kata SBY.

SBY mengatakan, "bola" saat ini bukan ada pada dirinya, Ma’ruf Amin, ataupun Ahok dan pengacaranya.

Namun, "bola" berada di tangan Polri dan penegak hukum lain untuk segera mengusut dugaan penyadapan ini.

"Kalau yang menyadap institusi negara, 'bola' di tangan Bapak Presiden Jokowi. Saya hanya memohon keadilan karena hak saya diinjak-injak dan privasi saya yang dijamin UU dibatalkan dengan cara disadap secara tidak legal," ucap SBY. (Baca: SBY: Sekarang "Bola" Ada di Tangan Penegak Hukum dan Presiden)

Tak bersambut

Presiden Jokowi justru meminta SBY tidak mengaitkan hal di dalam persidangan Ahok dengan dirinya.

Presiden menyarankan, SBY langsung mengklarifikasinya kepada Basuki Tjahaja Purnama beserta kuasa hukumnya.

"Itu kan isu pengadilan dan yang berbicara itu kan Pak Ahok dan pengacaranya Pak Ahok. Iya kan? Lah kok barangnya digiring ke saya? Kan enggak ada hubungannya," ujar Jokowi saat dicegat wartawan di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/2/2017).

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi menegaskan bahwa Jokowi tidak perlu melakukan tindakan apa pun untuk menyikapi permintaan SBY.

(Baca: SBY Minta Penjelasan soal Dugaan Penyadapan, Ini Kata Jokowi)

"Memang perlu tindakan apa?" kata Johan justru balik bertanya ke awak media.

Saat ditanya kembali apakah mungkin Presiden menginstruksikan adanya penyelidikan terhadap dugaan penyadapan, Johan justru meminta media untuk memastikan lagi ke SBY apakah benar dia disadap.

"Loh, kemungkinan kok diselidiki? Tanya Pak SBY siapa yang nyadap. Jangan kemungkinan. Tanya SBY dia yakin disadap dari mana? Setahu saya tidak ada omongan sadap-menyadap (di sidang Ahok)," ucap Johan.

Penegak hukum juga belum menegaskan akan mengusut dugaan penyadapan terhadap SBY.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menganggap, kebenaran atas informasi yang beredar soal dugaan penyadapan itu belum bisa dipastikan.

(Baca: SBY Minta Dugaan Penyadapan Diusut, Ini Tanggapan Polri)

"Saya pikir sumber masalahnya harus didalami dulu. Kok bisa ada penyampaian informasi merujuk pada media. Validitasnya bagaimana?" ujar Boy di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Boy mengatakan, pihaknya akan mencermati perkembangan informasi yang ada, sebelum menyimpulkan itu merupakan tindak pidana yang perlu ditindaklanjuti.

Saat ini, polisi masih akan memastikan validitas data dan bukti yang dijadikan dasar Ahok beserta pengacaranya.

Polisi belum memiliki dugaan adanya penyadapan. "Kalau menduga adanya proses itu (penyadapan), rasanya lompatannya terlalu jauh," kata Boy.

Wakapolri Komjen Syafruddin memastikan Polri ataupun oknum di Polri tidak menyadap SBY. Ia menekankan bahwa penyadapan tidak bisa dilakukan sembarangan.

(Baca: Bahasa Tubuh di Balik Pidato SBY...)

Deputi VI Badan Intelijen Negara (BIN) Sundawan juga menegaskan tidak pernah memberikan informasi soal komunikasi antara SBY dan Ma'ruf kepada Ahok.

"BIN menegaskan bahwa informasi tersebut bukan berasal dari BIN," kata dia.

Sundawan menekankan bahwa penyadapan oleh BIN dilakukan hanya untuk kepentingan penyelenggaraan fungsi intelijen dalam rangka menjaga keselamatan, keutuhan, dan kedaulatan NKRI, yang hasilnya tidak untuk dipublikasikan, apalagi diberikan kepada pihak tertentu.

Angket di DPR

Fraksi Demokrat juga "melempar bola panas" dengan menggalang hak angket atau penyelidikan dugaan penyadapan terhadap SBY.

Hak ini harus diusulkan oleh paling sedikit 25 anggota DPR dan lebih dari satu fraksi.

Hak angket juga harus disetujui lebih dari 50 persen plus satu anggota DPR yang hadir di rapat paripurna.

Anggota Fraksi Demokrat, Benny K Harman, mengatakan, saat ini pihaknya sudah menggulirkan hak angket ke anggota lintas fraksi.

Namun, wacana hak angket ini juga belum disambut oleh fraksi-fraksi lainnya. Sejauh ini belum ada fraksi yang menyatakan setuju. Fraksi PDI-P, Nasdem, Hanura, dan PPP menolak. Sementara itu, fraksi lainnya masih akan mengkaji dan belum menyatakan sikap. (Baca: Nasdem Tolak Usulan Hak Angket soal Isu Penyadapan SBY)

http://nasional.kompas.com/read/2017...tak.bersambut.

Jokowi sadar, ini adalah taktik politik pongah yg sedang dimainkan si beye. Meski dengan liciknya melempar bola panas ke Jokowi, si beye terlalu sombong untuk meminta bertemu dengan Jokowi. Maunya Jokowi yg undang. Semoga Jokowi tetap pada pendiriannya, tetap tidak akan mengundang si beye ke istana, tapi menyediakan waktu bila si beye sendiri yg ngemis untuk bertemu emoticon-Big Grin
yaelah....ni bahas gayung lagi...tadi udah ada..........kwkwkwkwk
seengaknya sebelom tanggal 15 besok ga akan ada pertemuan. taktik murahan buat naikin elektibilitas no1 ga akan di tanggepin sama presiden.
nyiptain lagu ajak pak...tragedi gayung bocor
Terlalu banyak menurut ane yang suka ngeremehin Pak Jokowi. emoticon-Hammer
perang terbuka jkw (mega) vs sby pun dimulai
dan kali ini frontal, terang2an, gak malu2 kek dulu lagi
serahlah mau ngomong apa.

ahok udah end.

saatnya fokus kedepan
Ada yg kena jebak kayanya...

Sang mantan mempermalukan dirinya sendiri..



emoticon-Traveller
Konpres sambil mewek agar diundang jokowi ehh..malah disuruh ambil no urut dulu kalo mao ketemu emoticon-Leh Uga


Ini liciknya SBY....

Begitu kebongkar kedoknya, bahwa dia yang bermain dg instruksi ke MUI utk membuat Fatwa penistaan oleh Ahok.
Dia cepat-cepat mengalihkan ke isu Penyadapan...

Buat Ahok, rekaaman ini sebetulnya kunci buat lolos dari kasus tuduhan penistaan.
Tapi kemudian dimentahkan oleh SBY dgn membuat bahwa rekaman tsb ilegal.
Sadap itu cuma asumsi SBY sendiri, dengan dalih 'katanya'.
Nggak ada seorangpun yang bilang dia disadap emoticon-Wakaka
Tukang #SADAP ngaku #DISADAP . . . .

Spoiler for proof:
Emang sombong nih sby pingin dihormatin terus tapi dia sendiri yg main busuk
♫ Apa dosaku, kau sadap diriku.. ♫♫

emoticon-Kaskus Radio emoticon-Mewek
Quote:Original Posted By msyrt
Konpres sambil mewek agar diundang jokowi ehh..malah disuruh ambil no urut dulu kalo mao ketemu emoticon-Leh Uga


droooooop.................. dicuekin tu lebih nyakitin drpd dikatain tauk emoticon-Ngakak

untung ga dibilang gini sm Jokowi "Udah jangan mewek, sana ambil nomor urut sm sepedanya sekalian" emoticon-Ngakak
zonk lagi buat pak Mantan..


emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By podcast
seengaknya sebelom tanggal 15 besok ga akan ada pertemuan. taktik murahan buat naikin elektibilitas no1 ga akan di tanggepin sama presiden.


Persis. Pilgub DKI sangat strategis. Hasilnya sangat berpengaruh pada pilpres sebagai tujuan utama. Si beye nggak mungkin hanya berpikir pendek di DKI, apalagi setelah si agus berhenti dari militer. Pasti targetnya RI 1, seperti langkah2 yg dilewati Jokowi. Makanya jangan heran klo geng wowox juga hati2 membaca langkah politik si beye emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By digitalart.2
nyiptain lagu ajak pak...tragedi gayung bocor

emoticon-Ngakak ... gayung bocor

Quote:Original Posted By msyrt
Konpres sambil mewek agar diundang jokowi ehh..malah disuruh ambil no urut dulu kalo mao ketemu emoticon-Leh Uga

emoticon-Ngakak .. bikin senyum aja nih agan

ngapain juga nyambut gayung, kurang kerjaan aja