alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5893e3ef14088d87068b4567/love-letter-inisiasi-sebuah-nama
[LOVE LETTER] INISIASI SEBUAH NAMA
Quote:[LOVE LETTER] INISIASI SEBUAH NAMA
Hai...
Ribuan kata yang tak sempat kuucap adalah fakta tak berada, maka maafkanlah jiwa rendah ini atas semuanya. Ku sadari segala ciptaku bahkan tak sampai membuatmu tahu makna yang ada dibaliknya. Tak apa, aku tak pernah menyalahkan kau atas apa yang telah ada selama ini diantara kita.
Bagaimana kamu hari ini? Masihkah semangatmu tergurat? Masihkah imipianmu kau kejar? Ah banyak lagi rasanya barisan tanyaku.
Hari ini aku menyapamu bukan sebagai siapapun, karena mutlak dia yang kini memilikimu. Kali ini aku menyapamu sekedar orang biasa, bukan pujangga yang bijaksana apalagi laksana penyair kelas dunia. Tulisanku sekedar rasa dalam jiwa yang kadang tentang bahagia, hal yang sesakkan dada atau kalimat amatiran lainnya.
Dalam sunyi, relungku coba tegarkan kembali runtuhan semangat yang sempat mati. Mati setelah sekian lama ditempa sepi yang tak berganti. Aku rasakan hambar dengan segalanya. Cinta, benci, ego, sendu, derita, tawa, luka, drama, harapan, janji, fakta, dan lainnya. Terlalu gila saat ku pikir harus berjuang lewati segalanya. Tetapi berkat cahayamu semangatku bereinkarnasi menapaki kembali arti hidup sesungguhnya bersama sekejap lembaran yang begitu berarti.
Cinta disana aku punya beberapa kata. Selama ini rindukanmu menelisikku dengan gulana. Padahal selama ini kita tak mengikat rasa bagai mereka umumnya. Atas segala yang telah ada sesungguhnya aku masih merasa sama. Tanpa ada hal lain menggubah rasa. Suatu saat akan ada dimana kita merangkai tinta takdir bersama. Menikmati indahnya dunia sebelum tiada. Dan pada akhirnya abadi bersama, dalam inisiasi sebuah nama.
Yah aku tetap bertahan dalam rasa yang sama. Satu rasa untuk seorang mentari disana. Bahagialah atas segalanya, aku takan jengah dari dunia. Selamat dan semoga selalu untukmu ...
Karena cinta adalah cara Tuhan melukiskan bahagia disisi derita.

Kemilau senja disana
Aku rindu gelak tawa kita bersama
Aku rindu peluk sosokmu dalam do’a
Dalam sunyi dan teriakan hati
Tanpa henti dan rasakan letih
Kugenggam rasa yang terlanjur ada