alexa-tracking

Sekjen MUI: Ahok yang Ngomong, Pemerintah yang Kalang Kabut

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5893dc22c0cb17e6628b4569/sekjen-mui-ahok-yang-ngomong-pemerintah-yang-kalang-kabut
Sekjen MUI: Ahok yang Ngomong, Pemerintah yang Kalang Kabut
Jumat, 3 Februari 2017 00:01 WIB

Sekjen MUI: Ahok yang Ngomong, Pemerintah yang Kalang Kabut

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI), Anwar Abbas, menilai pemerintah dibuat sibuk hanya untuk mengurusi Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Terakhir, mantan Bupati Belitung Timur itu diduga telah merendahkan Ketua MUI, Ma'ruf Amin, di sidang kasus penistaan agama yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017).

"Ahok yang ngomong, Ahok yang berbuat, pemerintah yang kalang kabut," ujar Anwar, kepada wartawan ditemui di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Kamis (2/2/2017).

Secara langsung, pemerintah pusat diwakili Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan yang didampingi Kapolda Metro Jaya, Irjen Mohammad Iriawan dan Pangdam Jaya Mayjen Teddy Laksamana menemui Ma'ruf di kediamannya.

Pertemuan itu, digelar di Jalan Deli Lorong 27, Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (1/2/2017) sekitar pukul 21.15 WIB.

"Coba bayangkan tadi malam, Luhut datang ke rumah pak Kiai. Coba bayangkan itu, Luhut kan Menko Maritim. Gara-gara siapa? gara-gara si Ahok. Jadi kok seperti pemerintah hanya sibuk mengurusi itu saja," kata dia.

Padahal, menurut dia, pemerintah ada banyak urusan yang harus ditangani, seperti pembangunan, pendidikan, kebudayaan, pertahanan, dan lain-lain.

Namun, perhatian khusus pemerintah kepada Ahok itu memberikan kesan hanya menangani kasus mantan anggota DPR RI tersebut.

"Apakah hal seperti ini akan terus dibiarkan seperti ini, itu bagi saya jadi tanda tanya kok negeri ini dibuat repot oleh satu orang, dibuat kacau oleh satu orang, dibuat tidak tentram oleh satu orang," tambahnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasiolan Eko P Gultom


TRIBUNNEWS

Yang kalang kabut akhir-akhir ini justru Mister Prihatin! emoticon-Wakaka

-----------------

Hmm..analisis dan video yang bagus emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By kedaisampah
Pakar Hukum Pidana - AHOK Tidak Menyudutkan atau Menghina Ulama

youtube-thumbnail


kalo gak ngerti hukum jangan ngomong deh.

nih biar pakar nya yg jelasin.

keblinger nih panasbung

Thanks untuk videonya emoticon-Smilie
Saya quote di halaman pertama ya emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By mandataris
yah mau gimana? soalnya yang pasti bikin rusuh ya kaum itu.. makanya didatengin. yang pengikutnya sumbu pendek yang mana. harus diakui memang agak keras sikap ahok ke MA. tapi harus dipahami, kenapa sampai begitu, awal mulanya kan dari MA dan MUI sendiri, tidak mau tabbayun dahulu, langsung memvonis bersalah.. setelah itu terungkap juga, MUI juga yang mengutus Rijik padahal seharusnya sebagai kiai yang sudah sepuh harusnya bijak memilih orang, tetapi malah mengutus provokator yang jelas jelas membenci ahok bahkan hanya karena ahok bukan muslim dan menjadi gubernur/wakil gubernur.. kenapa harus rijik? sudah lihat kan seperti apa rijik itu. harusnya sebagai sepuh mereka mengetahui sepak terjang dan latar belakang rijik.. seharusnya jika mereka memang benar bijaksana dan tidak terkait kepentingan tertentu tidak akan mengutus rijik. selain itu banyak perkataan2 yang inkonsisten awalnya MUI mmebantah GNPF tidak terkait MUI, dan tidak bisa membawa2 atribut MUI, lah namanya saja sudah gnpg MUI, ada muinya masa ga berhubungan? tidak diprotes / disuruh cabut berarti mendukung kan? serta terungkap juga ternyata yang mengutus rijik adalah MUI sendiri..

fatwa begitu luar biasa, maaf, pendapat yang luar biasa yang posisinya diatas fatwa, hanya butuh waktu sebentar tanpa perlu tabayun dahulu? wow. belum lagi mui dki sudah menegur ahok, selang ebebrapa hari langsung keluar diatas fatwa... apalagi ternyata, ayat yang disebut, memiliki tafsiran yang berbeda.

kalau ane jadi ahok, jelas benar2 marah sama orang ini,, tidak liat langsung, tidak tabayun, langsung vonis bersalah, padahal seharusnya tau kalau pengikut nya sumbu pendek, plus mengutus provokator, padahal suasana sedang panas karena menjelang pilkada... luar biasa. apakah seperti ini seseorang yang seharusnya bijak dari agama yang katanya damai?


Analisa yang bagusemoticon-Toast
Hmmm....ini juga saya quote di halaman pertama
makjleb...luhut langsung....mampir.....ups....ketahuan.....emoticon-Stick Out Tongue....emoticon-Ngakak (S)....emoticon-Ngacir

Tipe2 orang yg bereaksi saat agamanya dinistakan

Kalo yg marah rakyat itu tanggung jawab presiden
Tapi kalo yg marah hanya umat ? Maka itu tanggung jwb ulama.
Apakah umat akan didinginkan atau dipanasi atau dibiarkan kepanasan. Keputusannya ditangan ulama.

Beginilah cara nabi meredam kemarahan umatnya gan emoticon-Recommended Seller
vv

Syahdan nabi Muhammad bertemu dg seorang yahudi.
Kemudian si yahudi menarik selendang beliau hingga terjatuh seraya marah menagih hutangnya.

Seorang sahabat beliau pun tak ayal geram melihat sang nabi diperlakukan kasar, dan meminta izin beliau untuk membalas perlakuan si yahudi.

Namun apa yg dikatakan nabi ? beliau melarangnya dan meminta si sahabat untuk mengambil uang dirumahnya sebesar yg ditagihkan dan menyuruh dia mengambil beberapa uang lagi untuk diberikan ke yahudi.

Si sahabat semakin geram. Kenapa sudah diperlakukan kasar tapi malah mau memberikan tambahan uang untuk membayar si yahudi.

Inilah pembelajaran yg mulia. Dimana kita ditauladankan untuk bukan sekedar memaafkan orang yg menganiaya kita. tapi membalasnya dg kebaikan

Itu yg sekelas nabi gan. Apalagi cuma sekedar ulama..

Kiyai ma'ruf sudah menunjukan akhlak mulia mau memaafkan. Lalu mengapa yg lain malah tidak ikhlas ??

Jangan sampai emosi dan ego kita membutakan hati kita dari rahmat Allah gan.

Sebab di kala kita mengedepankan emosi, malaikat langsung menjauh dan syaiton pun mendekat.
Naudzubillahi min dzalik.

Stop membodoh2i umat yuk..emoticon-rose

------

Page wan kalo berkenan gan...dpt dari grup

Tipe2 orang bereaksi saat agamanya di nista


1. Suka maksiat + bereaksi saat agamanya dinista

Namanya TRIBALISME
*bereaksi krn sentimen tribal (kesukuan, persamaan identitas, persamaan nasib, agama dan yg serupa itu). Istilah umumnya ikut2an.
Kaum jenis ini disinyalir ada dlm aksi seperti 411 dan 212


2. Jarang ibadah + bereaksi saat agamanya dinista

Namanya FRUSTASI
*bereaksi krn kecacatannya dlm ibadah/ dlm memahami agamanya. Dan merasa bisa membayar itu semua dlm "satu paket" ikut aksi bela islam. Alias mencari jalan pintas.
Kaum jenis ini terindikasi banyak dan dominan secara jumlah dlm aksi seperti 411 dan 212


3. Sudah banyak beribadah + bereaksi saat agamanya dinista

Namanya EXIHIBITIONIST
*bereaksi krn merasa sudah diberi 'hak' khusus dari Tuhan dg bekal ibadahnya selama ini /gelar ulamanya. Jika diam saja takut umatnya menyangsikan gelarnya. Sikapnya sangat terpengaruh oleh cara pandang umat terhadap dirinya.
Kaum jenis ini jumlahnya segelintir dlm aksi spt 411 & 212 tetapi pengaruhnya paling dominan.


4. Jarang ibadah + tidak bereaksi saat agamanya dinista
Namanya PEMBELAJAR
*tidak bereaksi krn masih tahap pencarian dan masih upaya mendalami agamanya. Sehingga memilih hati2 dan tidak mudah terbawa arus.
Kaum seperti ini tidak akan ditemui dlm aksi2 massa. Disebutnya silent majority. Dan jumlahnya sangat besar



5. Banyak beribadah + tidak bereaksi saat agamanya dinista

Namanya AGAMAWAN
*tidak serta merta bereaksi mengikuti emosi, ego atau hawa nafsunya. Dan memilih melakukan tabayyun (cek & ricek) untuk mengintrospeksi dlm mencari jawaban, sebab musabab, latar belakang mengapa agamanya dinista. Berlaku adil sangat dijaga, mengutamakan hikmah, win win solution, menjaga lisan dan menghindari fitnah bila terlalu gegabah bereaksi krn sekali berbicara yg diwakili adalah agama dan umatnya.
Kaum seperti ini tidak ada dlm aksi2 massa. Dan sangat sulit dicari namun banyak dicari krn kebijaksanaannya yg ingin dijadikan rujukan orang2.



Hikmahnya :


Apakah manusia itu mengira bahwa mereka DIBIARKAN (saja) mengatakan: "Kami telah BERIMAN", sedang mereka tidak DIUJIi lagi?
Dan sesungguhnya kami TELAH MENGUJI orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang BENAR dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang DUSTA.(Al-Ankabut 2-3)


Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar. (Ali Imran: 146)

Dan bersabarlah kamu, karena sesungguhnya Allah itu beserta orang-orang yang sabar. (Al-Anfal: 46)

Jadikanlah SABAR dan SHALAT sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu.(Al-Baqarah ayat 45)



"Hai orang-orang yang beriman,
hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan ADIL.
Dan janganlah sekali-kali KEBENCIANMU terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk BERLAKU TIDAK ADIL.
Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(Al Maidah ayat 8)



Quote:Original Posted By kaskusernigan
Kalo yg marah rakyat itu tanggung jawab presiden
Tapi kalo yg marah hanya umat ? Maka itu tanggung jwb ulama.
Apakah umat akan didinginkan atau dipanasi atau dibiarkan kepanasan. Keputusannya ditangan ulama.

Beginilah cara nabi meredam kemarahan umatnya gan emoticon-Recommended Seller
vv

Syahdan nabi Muhammad bertemu dg seorang yahudi.
Kemudian si yahudi menarik selendang beliau hingga terjatuh seraya marah menagih hutangnya.

Seorang sahabat beliau pun tak ayal geram melihat sang nabi diperlakukan kasar, dan meminta izin beliau untuk membalas perlakuan si yahudi.

Namun apa yg dikatakan nabi ? beliau melarangnya dan meminta si sahabat untuk mengambil uang dirumahnya sebesar yg ditagihkan dan menyuruh dia mengambil beberapa uang lagi untuk diberikan ke yahudi.

Si sahabat semakin geram. Kenapa sudah diperlakukan kasar tapi malah mau memberikan tambahan uang untuk membayar si yahudi.

Inilah pembelajaran yg mulia. Dimana kita ditauladankan untuk bukan sekedar memaafkan orang yg menganiaya kita. tapi membalasnya dg kebaikan

Itu yg sekelas nabi gan. Apalagi cuma sekedar ulama..

Kiyai ma'ruf sudah menunjukan akhlak mulia mau memaafkan. Lalu mengapa yg lain malah tidak ikhlas ??

Jangan sampai emosi dan ego kita membutakan hati kita dari rahmat Allah gan.

Sebab di kala kita mengedepankan emosi, malaikat langsung menjauh dan syaiton pun mendekat.
Naudzubillahi min dzalik.

Stop membodoh2i umat yuk..emoticon-rose

------

Page wan kalo berkenan gan...dpt dari grup

Tipe2 orang bereaksi saat agamanya di nista


1. Suka maksiat + bereaksi saat agamanya dinista

Namanya TRIBALISME
*bereaksi krn sentimen tribal (kesukuan, persamaan identitas, persamaan nasib, agama dan yg serupa itu). Istilah umumnya ikut2an.
Kaum jenis ini disinyalir ada dlm aksi seperti 411 dan 212


2. Jarang ibadah + bereaksi saat agamanya dinista

Namanya FRUSTASI
*bereaksi krn kecacatannya dlm ibadah/ dlm memahami agamanya. Dan merasa bisa membayar itu semua dlm "satu paket" ikut aksi bela islam. Alias mencari jalan pintas.
Kaum jenis ini terindikasi banyak dan dominan secara jumlah dlm aksi seperti 411 dan 212


3. Sudah banyak beribadah + bereaksi saat agamanya dinista

Namanya EXIHIBITIONIST
*bereaksi krn merasa sudah diberi 'hak' khusus dari Tuhan dg bekal ibadahnya selama ini /gelar ulamanya. Jika diam saja takut umatnya menyangsikan gelarnya. Sikapnya sangat terpengaruh oleh cara pandang umat terhadap dirinya.
Kaum jenis ini jumlahnya segelintir dlm aksi spt 411 & 212 tetapi pengaruhnya paling dominan.


4. Jarang ibadah + tidak bereaksi saat agamanya dinista
Namanya PEMBELAJAR
*tidak bereaksi krn masih tahap pencarian dan masih upaya mendalami agamanya. Sehingga memilih hati2 dan tidak mudah terbawa arus.
Kaum seperti ini tidak akan ditemui dlm aksi2 massa. Disebutnya silent majority. Dan jumlahnya sangat besar



5. Banyak beribadah + tidak bereaksi saat agamanya dinista

Namanya AGAMAWAN
*tidak serta merta bereaksi mengikuti emosi, ego atau hawa nafsunya. Dan memilih melakukan tabayyun (cek & ricek) untuk mengintrospeksi dlm mencari jawaban, sebab musabab, latar belakang mengapa agamanya dinista. Berlaku adil sangat dijaga, mengutamakan hikmah, win win solution, menjaga lisan dan menghindari fitnah bila terlalu gegabah bereaksi krn sekali berbicara yg diwakili adalah agama dan umatnya.
Kaum seperti ini tidak ada dlm aksi2 massa. Dan sangat sulit dicari namun banyak dicari krn kebijaksanaannya yg ingin dijadikan rujukan orang2.



Hikmahnya :


Apakah manusia itu mengira bahwa mereka DIBIARKAN (saja) mengatakan: "Kami telah BERIMAN", sedang mereka tidak DIUJIi lagi?
Dan sesungguhnya kami TELAH MENGUJI orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang BENAR dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang DUSTA.(Al-Ankabut 2-3)


Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar. (Ali Imran: 146)

Dan bersabarlah kamu, karena sesungguhnya Allah itu beserta orang-orang yang sabar. (Al-Anfal: 46)

Jadikanlah SABAR dan SHALAT sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu.(Al-Baqarah ayat 45)



"Hai orang-orang yang beriman,
hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan ADIL.
Dan janganlah sekali-kali KEBENCIANMU terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk BERLAKU TIDAK ADIL.
Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(Al Maidah ayat 8)




Mereka cuman tau Al - Maidah 51 doank kok. emoticon-Ngakak
Aneh kan? Ahoax yang menista Ketua MUI, tapi Kapolda, Pangdam dan Menko Maritim yang kalang kabut mintain maaf buat Ahoax emoticon-Ngakak
Yg kompres kemaren pemerintah ya?
Nasbung oh nasbung emoticon-Cape d...



ya sama juga, ahok yang bertanya pada saksi seluruh audience merasa dinistakan. komen tergantung sudut pandang seseorang bray..
Quote:Original Posted By bakatru
Aneh kan? Ahoax yang menista Ketua MUI, tapi Kapolda, Pangdam dan Menko Maritim yang kalang kabut mintain maaf buat Ahoax emoticon-Ngakak


Emg ahoax nya kmn
Mungkin mereka terlalu goblok untuk mengerti bahwa ada (mantan) orang pemerintahan yang nuduh pemerintahan sekarang melakukan penyadapan.

Trus sekarang pemerintah berusaha klarifikasi, di salahin lagi ?

Saat Agama sudah dipake buat berpolitik ya gitu, keep munafik lah kalian smw emoticon-Ngakak
Sby sampe kebakaran jembut broh
Pura2 bodoh emoticon-Cool
Quote:Original Posted By matt.gaper


Emg ahoax nya kmn


ngumpet di sela2 ketek emaknya emoticon-Ngakak
MUI kok sekarang ky gini sih
MUI? Majelis Ulama Israel kah?
Klau merasa dirugikan sama ahok yg silahkan laporkan ke polisi buat diproses...

Skrg apa brani ma'ruf atw si kebo lapor ke polisi??

Bakalan mati sendiri tu mereka berdua, bakalan dikorek habis dr segi kehidupan pribadi sampai pembukaan data tlp sms untuk dilakuan pembuktian...

G sah koar2merasa terzolimi klau g trima lapor aja...
Jangan mau dibodohi dengan permintaan maaf hocktod, itu cuma skenario timses
Quote:Original Posted By blizzard000

Yang kalang kabut akhir-akhir ini justru Mister Prihatin! emoticon-Wakaka


Tapi kan Mister Mantan ga sibuk sowan sana sini, cukup duduk manis di rumah dan konpres sore hari, dah melayang dah tuh suara NU

emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By lucifer900
Klau merasa dirugikan sama ahok yg silahkan laporkan ke polisi buat diproses...

Skrg apa brani ma'ruf atw si kebo lapor ke polisi??

Bakalan mati sendiri tu mereka berdua, bakalan dikorek habis dr segi kehidupan pribadi sampai pembukaan data tlp sms untuk dilakuan pembuktian...

G sah koar2merasa terzolimi klau g trima lapor aja...


Sebelum dilaporin ke polisi kan nunggu bukti yang katanya dari tuhan dibuktikan dulu, bisa ga?

emoticon-Ngakak
indonesia ini di perebutkan oleh nasionalis dan MUI n de geng...
Quote:Original Posted By skval
MUI kok sekarang ky gini sih


Quote:Original Posted By clafelallerizu
MUI? Majelis Ulama Israel kah?


ente bedua kapan insyaf nyusul said agil dan ulil? emoticon-Big Grin