alexa-tracking

Your Love As Pandora's Box

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58938193925233f15d8b4567/your-love-as-pandoras-box
Your Love As Pandora's Box


Selamat Datang diThread Pertamax saya.....
Sedikit bercerita tentang kehidupan saya...
Tentang segalanya yang pernah terjadi...
Mari Simak saja kisahnya dibawah ini...
emoticon-No Sara Please emoticon-Jangan ribut disini emoticon-Salah Kamar

Your Love As Pandora's Box
Your Love As Pandora's Box
Ada yang mau editin lagi ?
atau gambar yang lain juga bolehlah asal temanya 3 gadis 1 pria dengan background contoh kaya diataslah ya hhehe makasih

Source : Google
Edited : Arna Maheswara

Spoiler for OpeningSong:

Your Love As Pandora's Box
- Cintamu Seperti Kotak Pandora


Malapetaka Dan Penderitaan
Begitulah Nadanya
....................
Pandora's Box




Q n A
Spoiler for QnA:

Pandora's Box emoticon-Bookmark (S)
PROLOG
Story 1 - Hidup itu ketentuan
Story 2 - Hidup Itu Keterikatan 1
Story 3 - Hidup itu Keterikatan 2
Story 4 - RATAPAN 1
Story 5 - RATAPAN 2
Story 6 - Hidup itu Misteri
Story 7- Hidup itu Misteri 2
Story 8 - Hidup itu Misteri 3
Story 9 - Hidup itu Misteri 4
Story 9.1 - Detik Dan Waktu

Pandora's Girl's emoticon-Bookmark (S)
Story 1 - Three Pandora's Girl
Story 2 - Kehangatan Hujan New Updated




----Side Story-------
Cerita ini akan tersusun Maju - Mundur alurnya
SORAK HENING - 1
TANGAN KIRI DAN KANAN New

Terimakasih... telah sekilas bisa menjadi Top Threads emoticon-shakehand

Om kok malam-malamku selalu gelap ngga ada emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star

Jika menghibur agan-agan , boleh dong emoticon-Toast emoticon-Toast emoticon-Toast
ijin nenda dulu

baca besok aja emoticon-Leh Uga

emoticon-Ngacir2
Quote:


Selamat datang dithread perawan khisana emoticon-shakehand

Jangan sampai ketinggalan cerita ya gan khihihihi
KASKUS Ads
wih sampai disamakan kayak kotak Pandora

sepertinya bakal sad ending nih emoticon-Berduka (S)
Quote:

blm aye jelasin apa itu kotak pandora eh ternyataa agan udah tau artinya khiahaha ..

ngga sedih kok gan emoticon-Mewek
image-url-apps
lanjutannya ada lagi ga gan?emoticon-Thinking
image-url-apps
prolog nya bagus..ijin mantau ye gan...rajin2 update gan kalo bisa sehari 3x..emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Pagi ini sebelum aku mengetik kisahku
Karena aku harus sarapan pagi dulu dan itu wajib
Sarapan yang disediakan Dewi kayangan

Kupat tahu neneng gelis jalan supratman,bandung.
Kegeulisan neng tiada tara kaliwat tiap paginya
Selalu aku beli kupat tahu neneng dewi
Rasanya nikmat sekali manis dan asam saling beradu
ah dewi ku terimakasih atas sarapan pagi ini
Aku jadi lemas memikirkan mu neneng
Dan aa rela ngga ngopi demi kupat tahu neneng.

Aa harap...
Semoga kamu suka buka Stories from the heart KASKUS emoticon-I Love Kaskus (S)
Lalu melihat sajak aa pujangga ini
oh neneng geulis emoticon-heart

Udah ayo mari mulai bercerita kembali.

Tarik nafas panjang dulu setelah baca sajak saya diatas
Takutnya ga fokus kepikiran neneng gelis pujaan saya


Quote:


Hidup itu ketentuan


Berjalan sendiri dengan menggenggam buke novel tentang cerita kehidupan seseorang
Seperti sudah dijadikan buku panduan saja.

Akhir-akhir ini konstelasi kehidupanku tidak beraturan hanya berjalan mengikuti arah angin
Menghiraukan langkah kaki ini yang berjalan semaunya.

Hingga berakhir disebuah bukit yang dikelilingi pohon-pohon rindang
Artinya : sebuah gedung yang dikerumuni orang-orang yang berjalan kesagala arah.

Langkah kaki ini berhenti didepan pintu kaca
Dihadapanku terlihat tiga perempuan berbusana rapih dan ketat sedang duduk diantara meja panjang beralas kaca lalu dari ketiga perempuan itu dua perempuan sedang sibuk melayani seseorang dihadapan mereka berdua.

Demi suatu gelar aku hampiri satu perempuan yang sedang menanti untuk melayani seseorang yang butuh bantuannya.
Saat aku terduduk dihadapannya, perempuan itu menatap lalu tersenyum manis .
“ Ada yang bisa saya bantu,Mas.” Kata perempuan itu bersuara lembut

“ Sa..ya ingin melakukan registrasi ulang,Mba.” Kata saya berucap gugup

“ Oh baik mas,persyaratannya telah disiapkan semua,Mas ?.” Kata perempuan itu sedikit memiringkan kepala

“Persayaratanya apa saja ya,mba . takutnya ada yang saya lupain.” Kata saya membuka tas

“ Baik mas,Jadi persyaratannya Asemelemele Pffftt Pwuaah.”

Skip terlalu panjang percakapannya,soalnya mba-mbanya kepo banget emoticon-Embarrassment .

" Baik mba,ini bayarannya **Juta,Silakan dihitung kembali." kata saya ngasihin bayaran ke tangan mbanya yang anget dan lembut

" Baik mas,saya hitung kembali ya mas." Kata perempuan itu mencium (saya emoticon-kiss) jarinya gan lalu menghitung uang bayaran saya

" Sudah pas bayarannya mas, silakan mas tanda tangan disini,disini dan disini ya mas." kata perempuan itu jarinya nunjukin(kartu pernikahan emoticon-Metal ) tempatnya gan yang harus saya tanda tangani.

*Sreet *Sreet *Sreet *tik
Saya nanda tangan dikertas kwitansi pembayaran.

" Baik,ini kopian surat bukti pembayaran mas dan yang asli saya ambil untuk disimpan diberkas pembayaran mahasiswa ya mas."

" Untuk registrasi pembayaran telah mas selesaikan,apa ada yang lain lagi yang bisa saya bantu mas?." kata perempuan itu tersenyum manis

" Baiklah mba,Sudah cuman itu saja." Kata saya duduk manis senyum-senyum

" Kalo begitu Terimakasih mas,selamat memulai perkuliah tgl sekian(lupa saya emoticon-Big Grin )." Kata mba itu senyum manis(oh mahmud)

" Iii..ya mba,Terimakasih juga telah melayani saya." Kata saya modus sedikit berjabat tangan lalu berjalan pergi (tangannya sungguh lembut dan hangat mastah)

Selama berjalan keluar gedung rasanya seperti ada yang memperhatikan dari belakang tadi setelah melangkah pergi dari kursi ( itu saya mba yang tadi mas,lebay amat sih mas emoticon-Najis (S) )

*tsreet *tsreet *treek
Sebatang roko saya bakar... ujungnya

haaaaa... Hembusan pertama sungguh melegakan

Nikmatnya hidup bebas seperti ini
Tanpa ada yang memberi ketentuan kemana arah kaki harus melangkah
Sendiri itu selalu hadirkan rasa kebebasan ber-ekpresi tanpa harus memperdulikan perasaan orang lain
Saat ini juga akan aku nikmati kesendirian ini hingga kelak nanti saat aku akan berbagi kebahagian dan cerita kehidupan.

-Prinsip Arna Maheswara (saat itu)

Next Story => Story 2
image-url-apps
Ijin ikutan nyimak ya Gan, walo agak bingung ane baca nya, antara baca puisi sama prosa emoticon-Peace
Quote:


Tenang saja wahai pembaca pezwan dongeng saya banyak untuk aki ceritakan *uhuk *uhuk emoticon-televisi

Quote:

Prolognya dari buku catatan saya (buku depcolector emoticon-afro) catatan semasa kuliah
Ijin telah disetujui,Prajurit! emoticon-army
Gimana santainya sih soldier mungkin bisa 1/2 atau 1-3 bisa kalo santai

Quote:


Siap gan . Dan terimakasih gan karena keluhan agan saya jadi mendapatkan sebuah ide untuk arus alur cerita saya
Dicerita selanjutnya bakalan saya kasih sebuah tanda mana puisi sama prosa
image-url-apps
wah genre nya harem nih, ijin nenda yak
image-url-apps
Quote:


ikut nimbrung yak....ga sedih sih cuma nyesek ya breh....behahahaha
image-url-apps
ijin mantau crita nt y bree... rajin apdet biar rider betah emoticon-Angkat Beer
image-url-apps
WuihhhHh

Ini kayaknya cerita sedih nih.

Lanjutkan bre emoticon-Angkat Beer

emoticon-Traveller
Quote:


pantengin terus bree emoticon-shakehand

tiati tendanya terbang khiahaha

Quote:


sambil ngopi nimbrungnya gan biar ngga asem emoticon-Big Grin

campur aduk kisahnya bro kaya nyeduh kopi hitam,dibalik hitamnya dan suara dentingan sendok yang menytuh dingding gelas,seperti itu lah emoticon-Nohope

Quote:


kebetulan saya anak rajin hihihi gimana situasi gan apdetnya,pantengin terus gan emoticon-Big Grin
Quote:


siap-siapin tisu aja yang banyak gan but tisunya jangan tisu gulung ya emoticon-Big Grin

bentar lagi apdet emoticon-Wink
image-url-apps
Quote:

sip breh....kaya nano2...duh musti nyetok tissu yak....
pegwan amankeun heula mang emoticon-Cool
Quote:


Hidup itu keterikatan

Rimbunnya pohon cemara dihadapanku seakan memberiku kedamaian telak
Aku bersandar dibayangan pohon cemara membaca sepenggal puisi Chairil Anwar dari bukunya berjudul " Aku "

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih perih
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi..


Saat membacanya jiwaku terasa membara seakan terbawa suasana sang penulis.
Aku tertawa sendiri memandang orang - orang yang sedang bercanda tawa bersama dihadapanku.............

Sebelum itu akan aku ceritakan tentang keberadaan diriku sedang berada dimana sekarang.

Dua bulan setelah pembayaran registrasi ulang.

*Drrrttt *Drrttt
Sebuah pesan masuk ke-hp

" Arna,Besok kawan-kawan sekelas mau ngadain acara buat main ke Ciwidey, kamu hadir ya. Besok jam 9 kita kumpul didepan kampus. Jangan sampe ga hadir!." Pesan teks dari Ketua kelas

Pesan itu kuabaikan saja hingga esok hari jam 9 pagi baru kubalas pesan itu.

" Iya,Aku ikut. Aku kesana sekarang." Pesan teks Arna Maheswara

Akhirnya aku menuju ketempat kumpul membawa sebuah kantong yang hanya berisi tiga buku untukku baca sendirian. Sebab tempat yang akan dituju adalah tempat yang sedikit sunyi dikelilingi pohon cemara dengan danau ditengahnya.

Setibanya ditempat kumpul , kawan - kawan yang tak kunenali namanya terkecuali orang - orang yang dibutuhkan telah bersiap-siap untuk berangkat hanya tinggal menunggu diriku yang baru tiba saat itu.

" Nah.... akhirnya datang juga,Lama bener sih." Ucap ketua kelas dihadapanku

" Maaf,hehe. " Ucap Aku Arna

" Heuu.. ya udah ayo berangkat . eh Na kamu bonceng si Raia ya soalnya cuman motor kamu yang kosong,haha . Hoki lu! ." Ucap ketua kelas berbisik diakhir

" ................. " Arna terdiam

Hingga ketua kelas pergi menuju motornya, seorang gadis datang menghampiri Arna Maheswara.

" Aku numpang dimotor kamu ya Na, gpp kan,hehe emoticon-Big Grin ." Ucap seorang gadis yaitu Raia Sekar Prameswari

" Iya... Ayo naik,udah mau pada berangkat tuh." Ucapku menaikan alis mata ke arah kawan - kawan yang telah menyalakan motornya.

" Iya siap pa supir , haha ." Ucap Raia naik kemotor lalu tertawa diakhir emoticon-Big Grin

" ....... " Arna Terdiam

*Sekilas Info
Spoiler for Info:



Sepanjang perjalanan Raia terus bertanya - tanya tentang Arna lalu tertawa keras saat Arna menjawab .

( Diluar Cerita )

Raia ini gadis yang ceria layaknya anak kecil yang senang menari-menari dan tertawa
Belum pernah aku lihat Raia mengeluh apalagi menangis
Wajahnya selalu bahagia,senyumannya begitu lebar , dan didalam matanya seakan ada dunia yang penuh kebahagian .
Dan Raia Tak pernah peduli dengan tanggapan orang-orang saat dirinya tertawa keras ataupun berbicara lantang yang penting dirinya dan orang sekitarnya senang tak perlu pedulikan orang yang sirik dan dengki padanya.

( Masuk Lagi Cerita )

Setibanya ditujuan.....

" Aaaahh,,, Akhirnya sampai juga,hiehie." Ucap Raia turun dari motor lalu meregangkan badannya

" Pegel ya naik motor,Arna emoticon-Stick Out Tongue ." Ucapku Turun dari motor lalu mengantongi kunci motor kejaket.

" Joknya nieh keras Huuuh.. ." Ucap Raia nunjukin jok motor arna

" ....... , haha syukurin.. " Ucapku ngejek Raia

" Ishh... awas aja ya,Na . nanti Aku bales kamu.." Ucap Raia manyunin bibir diakhir

" ..... emoticon-Wink " Arna

Lalu semuanya berjalan bersama berbincang satu sama lain terkecuali diriku yang berjalan dibelakang mereka.
Sambil berjalan ku buka tas yang sedang ku rangkul, mengambil sebuah buku dengan acak dari ketiga buku yang kubawa dan yang terpilih oleh tanganku adalah buku Chairil Anwar "Aku".

Akhirnya kuputuskan untuk memisahkan diri secara diam-diam mencari tempat teduh dengan pepohonan yang rindang dan kutemui tempat itu Sedikit jauh dari kawan - kawan yang sedang berkumpul ditepian danau.

*sreek *sreek *dubgg
Arna terduduk dan bersender dibawah pohon

Ku baca buku chairil anwar dengan tenang
Bait-bait puisinya seakan hampir sama dengan keadaan diriku
Hingga ku tertawa sendiri melihat sebuah kenyataan yang ada dihadapanku dan kualamai.

Seakan waktu berputar dengan cepat tak terasa sang senja telah hadir dihadapanku
Kupandangi senja jingga itu hingga warna jingganya memenuhi sebagian langit utara.

Lalu pandanganku teralihkan pada raia yang sedang berjalan kearahku dengan tersenyum melambaikan tangan dan memanggil namaku
Raia dengan tersenyum ikut terduduk disampingku dan bertanya tentang buku yang ku baca .
Lalu kujelaskan tentang buku yang ku baca ini.

Saat telah kujelaskan raia tersenyum dan menyamakan puisi "Aku" dengan diriku .
Raia menjadi begitu sangat ingin tau tentang kehidupanku hingga aku harus jelaskan apa yang aku benci dan yang kusukai.

Sampai Raia menanyakan sesuatu yang begitu membuatku sangat tersindir.

" Apa hidupmu begitu sulit sehingga menolak untuk percaya dengan orang-orang disekitarmu." Ucap Raia Sekar Prameswari

" Hidupku tidaklah sulit,kamu saja yang beranggapan seperti itu . karena saking tidak sulitnya hidupku aku menjadi tidak peduli siapa - siapa , bahkan dirimu." Ucap Arna Maheswara

" Kau lihat senja dihadapanmu itu , apa dia pernah peduli pada pengagumnya ?." Tanya Arna Maheswara

" Kau lihat dirimu ? , lalu kau lihat senja dihadapanmu. Siapa kau dihadapannya sehingga senja harus peduli padamu ." Tanya balik Raia Sekar Prameswari

" ......... "

Next Story => Story 3
Quote:

Siapkan Barikadena bree emoticon-army
image-url-apps
Gembok dulu emoticon-Cool
×