alexa-tracking

Diperiksa Tujuh Jam, Sylvi Sebut Nama Jokowi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5883400b14088d781a8b4568/diperiksa-tujuh-jam-sylvi-sebut-nama-jokowi
Ngakak 
Diperiksa Tujuh Jam, Sylvi Sebut Nama Jokowi
Jakarta - Calon wakil gubernur DKI Jakarta 2017, Sylviana Murni dicecar pertanyaan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri selama tujuh jam Jumat (20/1) .

Usai diperiksa, Sylvi, menjelaskan sejumlah hal, termasuk tentang pemanggilannya itu seharusnya tidak berkaitan dengan dana bantuan sosial (bansos) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Kwarda Gerakan Pramuka 2014 dan 2015.

”Dalam surat panggilan memang dipanggil nama saya, tetapi di sini ada kekeliruan, di sini (ditulis diperiksa untuk) pengelolaan dana bansos Pemprov DKI Jakarta, tetapi ini bukan dana bansos tetapi ini adalah dana hibah. Saya akan menyampaikannya dengan bukti yang jelas,” kata Sylvi usai diperiksa.

Menurutnya dana ini berdasarkan SK Gubernur nomor 235 tahun 2014 tertanggal 14 Feruari. SK itu, menurutnya, ditandatangani oleh gubenur DKI Jakarta masa itu, yakni Joko Widodo (Jokowi).

”Di sana disampaikan bahwa biaya operasional pengurus Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta dibebankan kepada anggaran pendapatan belanja daerah atau APBD melalui belanja hibah. Jadi jelas di sini bukan bansos, tetapi hibah,” tegasnya.

Selanjutnya, Sylvi melanjutkan, dana yang dikucurkan Rp 6,8 miliar. Dia sudah mengelola dana itu bersama pengurus Kwarda kepengurusan 2013-2018. Hasil kegiatan pada 2014 menurutnya sudah ada auditor independen yang menyatakan bahwa semua kegiatan adalah wajar.

”Jadi di sini disampaikan bahwa laporan audit atas laporan keuangan Kwarda Gerakan Pramuka 2014 telah kami audit pada 23 juni 2015 dengan pendapat wajar. Selanjutnya, bahwa dari dana Rp 6,8 miliar itu, ada yang tidak bisa dilaksanakan karena berbagai hal, antara lain waktu. Ini ada bukti pengembalian (dana) ke kas daerah sejumlah Rp 801 juta sekian, ini pengembalian,” sambungnya.

Jadi, Sylvia merasa, dirinya sudah menyampaikan semua kegiatan secara terbuka bersama bukti-buktinya. Dia berharap media jangan memberitakan hal yang tidak sesuai. Dia juga akan memberi tambahan keterangan lebih detail kepada penyidik.

Video di:

http://www.beritasatu.com/megapolita...ma-jokowi.html
Penyidikan Sylvi, Polisi: Ada Penyimpangan, Bukan Jokowi

Jakarta - Mabes Polri gerah dengan manuver yang dilakukan calon Wakil Gubernur Jakarta Sylviana Murni. Sylviana melontarkan pernyataan bahwa pemanggilannya semestinya tidak berkaitan dengan Bansos Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Kwarda Pramuka 2014 dan 2015.

Menurut Sylvi dana bansos tersebut adalah dana hibah, usai dicecar pertanyaan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri selama tujuh jam Jumat (20/1) kemarin.

Sylvi juga menyatakan bahwa dana itu berdasarkan SK Gubernur nomor 235 tahun 2014 tertanggal 14 Feruari. SK itu, menurutnya, ditandatangani oleh Gubenur DKI Jakarta masa itu yakni Joko Widodo.

"Dapat kami jelaskan bahwa penggunaan kata "dana bansos" tersebut berdasarkan laporan informasi Informasi pengaduan masyarakat yang masuk yang menyatakan adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam penggunaan dana bansos di Kwarda DKI Jakarta," kata Karo Pemnas Polri Brigjen Rikwanto melalui keterangan, Sabtu (21/1).

Laporan tersebut yang lalu digunakan sebagai dasar diterbitkan sprin penyelidikan dan selanjutnya juga tertera dalam surat panggilan.

Dalam proses lidik saat memeriksa Sylvi, Rikwanto melanjutkan, baru terungkap dana yang diterima oleh Kwarda DKI bukan bersumber dari dana bansos melainkan bersumber dari dana hibah.

"Presiden Jokowi yang saat itu menjabat selaku gubernur, tidak perlu dilakukan pemeriksaan berkaitan dengan adanya SK pemberian dana hibah kepada Kwarda DKI Jakarta. Proses penyelidikan saat ini difokuskan pada dugaan adanya penyimpangan pada penggunaan dan pertanggungjawaban dana hibah yang telah diterima oleh Kwarda DKI," tegas Rikwanto.

Pendek kata, SK pemberian dana hibah oleh Jokowi dimata polisi tidak ada masalah yang menjadi permasalahan adalah penggunaannya.

http://www.beritasatu.com/megapolita...an-jokowi.html
kesian mpok silvy emoticon-Sorry
Terperiksa lebih baik dari terdakwa penista agama emoticon-Ngakak

Kalo dinegara maju mah tersangka udah mundur karena punya malu emoticon-Matabelo

Negara lain udah eksplorasi ke mars, si bacot sibuk ngurusin keyakinan orang emoticon-Cool


Apa gag gobloggg itu bray emoticon-Cape d...
Kirain sebut password berkali-kali, ternyata koh owi
Quote:Original Posted By kaskuslave
Terperiksa lebih baik dari terdakwa penista agama emoticon-Ngakak

Kalo dinegara maju mah tersangka udah mundur karena punya malu emoticon-Matabelo

Negara lain udah eksplorasi ke mars, si bacot sibuk ngurusin keyakinan orang emoticon-Cool


Apa gag gobloggg itu bray emoticon-Cape d...


Saking bersihnya Ahok, sampai harus difitnah pakai SARA. emoticon-thumbsup
Quote:Original Posted By corsair.rm550x


Pendek kata, SK pemberian dana hibah oleh Jokowi dimata polisi tidak ada masalah yang menjadi permasalahan adalah penggunaannya.

http://www.beritasatu.com/megapolita...an-jokowi.html


mpok mah kaga nyambung ye emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By kaskuslave
Terperiksa lebih baik dari terdakwa penista agama emoticon-Ngakak

Kalo dinegara maju mah tersangka udah mundur karena punya malu emoticon-Matabelo

Negara lain udah eksplorasi ke mars, si bacot sibuk ngurusin keyakinan orang emoticon-Cool


Apa gag gobloggg itu bray emoticon-Cape d...




Eksplorasi ke mars dr hongkong?? CGI semua tuh
Quote:Original Posted By kodok.freak




Eksplorasi ke mars dr hongkong?? CGI semua tuh


Manusia memang belum sampe ke Mars, tapi sudah kirim robot (dan ini bisa dianggap eksplorasi).

Mungkin negara onta bisa jadi yg pertama kirim manusia ke Mars. emoticon-thumbsup
emang kalo nyebut nama gitu bs otomatis lsg ikutan kena pidana gitu ya ??

emoticon-Traveller
Pendek kata, SK pemberian dana hibah oleh Jokowi dimata polisi tidak ada masalah yang menjadi permasalahan adalah penggunaannya.

Mpok, kaya yang panik aja emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kodok.freak




Eksplorasi ke mars dr hongkong?? CGI semua tuh


Ywd biar agan seneng, negara maju udah eksplorasi luar angkasa, si bacot masih ngurusin keyakinan orang emoticon-Ngakak


Model kayak gitu mau jd pemimpin, sapa juga mau pilih terdakwa emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By goahraesa
yg ngaduin klo ada penyalahgunaan dana hibah siapa?

bareskrim jangan jadi penjilat penguasa deh


Yg ngaduin ya orang yg tau ada yg korupsi. emoticon-thumbsup
Quote:Original Posted By corsair.rm550x


Saking bersihnya Ahok, sampai harus difitnah pakai SARA. emoticon-thumbsup


emoticon-Ngakak tipikal ahoker oon, itu junjungan elu udah duduk di kursi pesakitan tiap minggu,
Tandanye tu udah memenuhi pasal penodaan yg disangkakan,
YG main SARAH bukan nya junjungan ente nyinggung2 keyakinan orang lain emoticon-Cape d...
Paham kaw tong emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By kaskuslave


Ywd biar agan seneng, negara maju udah eksplorasi luar angkasa, si bacot masih ngurusin keyakinan orang emoticon-Ngakak


Model kayak gitu mau jd pemimpin, sapa juga mau pilih terdakwa emoticon-Ngakak


Sekarang jam berapa di tempat lu? emoticon-thumbsup
Harusnya sebut pepo biar dibil bekerja sama
nyebut nama. kaya lagi berdoa aja ya hehe
Udh dibilangin yang itu gak boleh disebut-sebut apalagi disenggol, kalo yg lain boleh silahkan aja, selidiki sampe ke akarnya.
Jawaban saudari bagus, tapi ga nyambung emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By corsair.rm550x


Saking bersihnya Ahok, sampai harus difitnah pakai SARA. emoticon-thumbsup

bersih...?
pfttt emoticon-Leh Uga
ngakak dulu gan
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
×