alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5882f50562088183098b4568/kicauan-sby-di-twitter-bisa-jadi-bumerang
Kicauan SBY di Twitter Bisa Jadi Bumerang
Kicauan SBY di Twitter Bisa Jadi Bumerang
JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kembali mengentak publik Indonesia melalui kicauan di akun Twitter pribadinya‏, @SBYudhoyono.

Kali ini, Ketua Umum Partai Demokrat itu menulis status dengan kalimat "Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah & penyebar "hoax" berkuasa & merajalela. Kapan rakyat & yg lemah menang? *SBY*"

Menanggapi kicauan SBY yang ramai diperbincangkan di tengah masyarakat ini, pengamat komunikasi politik, Maksimus Ramses Lalongkoe, mengatakan, kicauan SBY itu pasti memiliki tujuan dan maksud khusus.

“Entah itu kepada pemerintahan yang berkuasa ataupun kepada masyarakat Indonesia. Kata-kata yang digunakan dalam kicauan itu juga memiliki makna yang luas dan dalam,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia (API) ini.

Ramses mengatakan, jika masyarakat biasa yang berkicau, mungkin hal itu tidak berdampak. Namun, karena seorang mantan kepala negara yang bercericit, tentu hal tersebut berdampak.

“Dampak yang paling cepat adalah bagaimana publik memberikan komentar langsung, baik yang bernada positif maupun yang bernada negatif,” kata Ramses.

"Namun, yang pasti kicauan itu punya maksud dan tujuan, dan saya melihatnya kepada pemerintahan yang berkuasa dan kepada masyarakat luas," ucap Ramses, penulis buku Ahok Sang Pemimpin “Bajingan” itu.

Menurut Dosen Universitas Mercu Buana, Jakarta, ini, kicauan mantan presiden dua periode tersebut bisa menjadi bumerang. Sebab, kata-kata yang digunakan cenderung pesimistis daripada kata-kata yang membawa optimisme bagi keberlangsungan negara.

Seharusnya, kata Ramses, SBY sebagai mantan presiden dan sebagai tokoh bangsa tidak perlu terpancing dalam persoalan-persoalan kecil.

Membangun optimisme dan semangat kebangsaan yang lebih diutamakan daripada berkutat pada hal-hal yang tidak memiliki manfaat bagi kebaikan negara dan bangsa.

Ramses mengatakan, publik tentu berharap, SBY lebih banyak menyampaikan pikiran-pikiran positif yang berdampak konstruktif ketimbang bercericit tentang sesuatu yang kurang bermanfaat.

"Sebaiknya Pak SBY lebih banyak menuangkan pikiran-pikiran positif untuk kemajuan bangsa Indonesia,” ucap Ramses.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo menilai, kicauan SBY sudah dipikirkan matang-matang. SBY pun diyakini sudah memiliki sejumlah bukti sampai akhirnya mengeluarkan pernyataan itu.

"Saya kira kicauan beliau itu yang sangat singkat dan padat, sudah paripurna, sudah dipikirkan dalam-dalam dari beliau, dan tidak perlu ditafsirkan lagi," kata Roy saat dihubungi, Jumat (20/1/2017).

Menanggapi isi kicauan SBY, Roy berharap agar masyarakat Indonesia berintrospeksi.

"Saya sarankan setelah baca itu mari kita doakan bangsa ini bersama-sama dan mari kita jadikan ini introspeksi," kata dia.

sumber : http://nasional.kompas.com/read/2017/01/20/22152531/cuitan.sby.di.twitter.bisa.jadi.bumerang

saya ikut prihatin pak, semoga cepat mengapung berita2 hoax
Padahal kalau nonton Indonesia Lawyer Club cuitan seperti itu bukan apa2 daripada kritikan di ILC...



Apalagi kata2 fenomenal "bagai ayam tanpa kepala"
Saya prihatin membacanya. Ternyata sang mantan lg prihatin juga.
Sama2 prihatin dah.
intinya : mantan yg menyakitkan
jadi pada dasarnya dilarang kritik/protes tanpa solusi,nah setiap solusi yang diberikan sekalian dijelaskan untung-ruginya ingat setiap masalah belum tentu punya solusi praktis pasti ada untung-ruginya,kemungkinan bohong namanya kalo solusi ga ada untung-ruginya apalagi masalah politik-sosial-ekonomi.
nah masalah optimis-pesimis itu subjektif saya ga bisa komentar.
emoticon-Traveller
nastak nasbung silahkan dilanjutkan.
kalo nastak nasbung punya komentar solusi lengkapi dengan untung-ruginya jangan sok benar sendiri.
makanya biar nggak jadi bumerang, mari pilih permen sugus emoticon-Embarrassment emoticon-Embarrassment
Mending pepo damai aja, biar bisa jadi spt Bang Damin jawara bekasi sosok pemersatu pimpinan bangsa2 didunia emoticon-Leh Uga

Kicauan SBY di Twitter Bisa Jadi Bumerang
yg banyak nyebar hoax juga pendukung njenengan pak, tuh laskar FPI emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By parkbench
makanya biar nggak jadi bumerang, mari pilih permen sugus emoticon-Embarrassment emoticon-Embarrassment


emoticon-Ngakak ngomong2 permen sugus msh ada ya bre?.....



ternyata diriku tak muda lagi emoticon-Embarrassment
manusia licik.......... emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
SBY belajarlah dari Habibie beliau mantan yg sangat dihormati karena pemikirannya selalu positif. yg ini udah baperan cuma bisa prihatin pseeimistis mending diem daripada melemah kan orang banyak dgn sifat pesimis. Padahal Indonesia dikenal pejuang tangguh.
Kebo suci junjungan nasbungtaikemoticon-Wakaka
Quote:Original Posted By fajar7985
Padahal kalau nonton Indonesia Lawyer Club cuitan seperti itu bukan apa2 daripada kritikan di ILC...



Apalagi kata2 fenomenal "bagai ayam tanpa kepala"


masalahnya yang ngomong itu mantan presiden dan anaknya maju pilkada

dan belum pernah diundang ke istana emoticon-Hammer

dan kata2nya pun provokatif
taikers dan cebongers tersinggung berat..

ngga rela prilakunya di bongkar ...
emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
kebo udah biasa main kotor
taikers dan cebongers kelojotan..

emoticon-Wakaka
Seandainya tweet ny ga pake embel2 "yang berkuasa bla bla bla"

Pemerintah memberantas hoax ---> nasbung said pemerintah otoriter anti kritik bla bla bla
Pemerintah mendiamkan hoax --> nasbung said pemerintah tidak berwibawa bla bla bla

introspeksi sama-sama? elo aja roy, kita mah ngapain. emoticon-Ngacir2
hambalang century .. situ sehat pak?
cara kerja Logika Yudhonian tentang “semakin umum, maka semakin elok suatu kalimat”

Logika ini berbeda dengan logika universal. Logika yang digunakan banyak orang (universal) pada umumnya mengarah pada suatu bentuk kalimat yang spesifik, supaya mencegah ambiguitas kalimat (arti ganda). Dengan mencegah arti ganda, maka pesan yang ingin disampaikan dapat tepat mengena. Info jelas, tidak salah tangkap blas. Logika Yudhonian tidak demikian.

Logika Yudhonian justru kebalikannya. Semakin umum, maka semakin baik. Karena artinya sangat umum, maka sangat mudah pula memiliki makna ganda dalam satu kalimat. Karena mudah memiliki makna ganda, mudah pula untuk diganti makna ketika salah memaknai suatu kalimat. Gampangnya begini: jika makna A ternyata ditertawakan orang, tinggal tarik, lalu dimaknai sebagai B. Eh makna B juga ditertawakan, ya tinggal dimaknai jadi C. Begitu seterusnya.

Satu-satunya cara agar dapat menarik-ulur suatu pernyataan adalah dengan membiarkan pernyataan memiliki makna ganda. Dan, satu-satunya cara menciptakan kalimat bermakna ganda adalah dengan menggunakan ungkapan-ungkapan yang umum.