alexa-tracking

Peneliti LIPI: Tak Mungkin Membangun Tanpa Menggusur

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5882c5d856e6afdf218b456a/peneliti-lipi-tak-mungkin-membangun-tanpa-menggusur
Peneliti LIPI: Tak Mungkin Membangun Tanpa Menggusur
JAKARTA, KOMPAS.com - Peneliti di Pusat Peneliti Kemasyarakatan dan Kebudayaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Henny Warsilah, menilai, tidak mungkin membangun Jakarta tanpa menggusur.

Ia menyampaikan hal itu terkait pernyataan calon gubernur nomor pemilihan satu dalam debat cagub-cawagub yang digelar KPU DKI Jakarta. Cagub tersebut mengaku punya rencana membangun Jakarta tanpa menggusur.

"Debat pertama itu menarik buat saya. Tim satu itu berbicara tentang konsep membangun tanpa menggusur, saya rasa itu tidak mungkin ya," kata Henny, dalam jumpa pers bersama Aliansi Masyarakat Sipil untuk Konstitusi (AMSIK), di sebuah restoran di Jalan Cikini 1, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/1/2017).

(Baca juga: Sylviana: Buat Apa Dipilih buat Gusur-gusur Doang?)

Dia lantas mencontohkan warga Bandar Baru, Kampung Gempol, Kampung Gunung Sahari, dan Kampung Pademangan, yang pernah digusur.

Mereka kemudian dibuatkan rusun di Bandar Baru, Kota Kemayoran. Penggusuran itu dilakukan untuk memindahkan warga ke tempat yang lebih baik.

Warga eks sejumlah kampung itu sebelumnya menempati pinggiran sungai dan rel kereta api. Warga itu digusur lalu direlokasi ke Bandar Baru Kemayoran. Henny mengaku pernah terlibat dalam konsep membuat rumah susunnya.

Dibuatlah rumah susun ala perkampungan yang di sejumlah lantainya terdapat tempat pertemuan, ruang cuci atau masak, ruang publik yang terdapat sarana olahraga, TK, masjid, dan lain-lain.

"Masyarakat tegusur happy-happy saja. Tidak mungkin tinggal di bantaran kali atau hidup di jalur kereta, membahayakan dirinya dan tidak sehat. Jadi ketika dia dipindah, it's okay. Karena sebelumnya pun dia mengontrak," ujar Henny.

Ia berharap, ketika merelokasi, pemerintah memperhatikan tiga hal, yaitu struktur, kultur, dan proses interaksi sosial.

Definisi membangun tanpa menggusur "versi" Henny yaitu memindahkan warga tidak jauh dari tempatnya semula.

Masyarakat diajak berpartisipasi dalam pembangunan dan menentukan masa depannya kelak setelah direlokasi.


(Baca juga: Ahok: Kami Tak Mau Gusur, Kecuali Terpaksa..)

Tiga hal ini dinilainya sudah berjalan pada masa Joko Widodo (Jokowi) jadi Gubernur DKI. Jokowi, lanjut dia, kerap mengajak warga berdialog sebelum merelokasi.

"Dia (Jokowi) pernah melakukan 54 kali pertemuan di Balai Kota hanya untuk menggusur 2.000 kaki lima," ujar Henny.

Pada dua periode kepemimpinan di Jakarta, yakni pada masa Jokowi dan Ahok, ia melihat masyarakat kampung terlibat proses pembangunan.

Namun, ia berpesan ke depan Ahok untuk memperhatikan tiga hal tadi jika akan merelokasi.

"Kedepan Pak Ahok ketika akan merelokasi zona yang berbahaya seperti, pinggiran sungai, kereta api, itu dilakukan dengan tiga hal tadi, ada strukur, kultur, dan proses interaksi sosial," ujar dia.

sumur http://megapolitan.kompas.com/read/2...anpa.menggusur

Awas diapungin bu emoticon-Takut (S):

Lahan tanah yg deket2 buat bangun rusun susah beli nya bu..
Partisipasi jadi PHL/PPSU kan bisa selain dikasi modal UMKM..
Masa depannya kan udah cukup dialog lah.. ada sosialisasi, SP 1-3, ga bakal ada ganti rugi tanah diatas lahan negara karna ada UU pembebasan lahan utk kepentingan umum thn 2012 & 2015

Nggak bakal "they lost everything lah" emoticon-Stick Out Tongue

3 bln gratis sewa rusun 2 kamar, lantai keramik dll, selanjutnya byr 10 ribu/hari
kjp per anak 600 ribu/bln, mau kuliah dapat beasiswa 18jt/thn
gratis naik transjakarta kemana aja
35 ribu/kg daging sapi, 10 rb/kg daging ayam, operasi pasar sembako murah
dimodalin usaha lewat bank dki, kerja phl/ppsu, disediakan gerobak usaha, mesin jahit
kjs, disediakan rptra, arena olahraga, perpus,puskesmas,klinik, dokter,bidan,mushola dll
ngga kena banjir, penyakit menular, ga buang sampah di kali, minum/mandi/boker di kali

udah emoticon-2 Jempol lah itu...
image-url-apps
Agus : Membangun tanpa Menggusur karena Mengapung? (Logika Yudhonian)
Quote:


Bagaimana cara membangun tanpa menggusur? Apakah kita boleh berharap lagi dengan rencana Kota Apung? Bila memungkinkan membangun tanpa menggusur dan tanpa membuat Kota menjadi terapung, silahkan lho Mas Agus. Saya cuma khawatir nanti menjadi kurang tegas, lalu musim hujan datang, dan akhirnya banjir parah karena tata kota kurang baik.

Berbicara tentang manusia, berarti berbicara tentang semua manusia sejauh dia warga DKI Jakarta. Nah kalau nanti terpilih jadi Gubernur dan akhirnya tidak tegas sehingga membuat warga yang lain yang juga manusia menjadi kesusahan (karena banjir, resiko kebakaran tinggi, berkembangnya penyakit menular), pernyataan “apa yang tidak lebih dari manusia di kota ini” menjadi tidak bermakna (atau memang bermakna ganda lagi? hadeeeh)

Manusia berarti mencakup semua, baik yang di pemukiman kumuh maupun di rumah mewah. Jadi kepentingan keduanya harus diselaraskan. Saya cuma khawatir, karena takut pencitraan turun keputusan jadi kurang tegas sehingga justru semua jadi korban, baik si miskin maupun si kaya. Contoh: kasus banjir, si miskin kebanjiran, si kaya atau si menengah yang tidak iktu kebanjiran tertutup akses jalannya. Contoh ke-2: kasus penyakit demam berdarah, pemukiman miskin tergenang timbul nyamuk, nyamuk terbang ke pemukiman lain yang sebenarnya tidak ada genangan.

Kedua contoh di atas sedikit menggambarkan bahwa seorang Gubernur kelak harus tegas dan stop bilang prihatin supaya tidak membuat semua warganya sulit. Mengakunya bela yang kecil, padahal karena tidak tegas yang kecil dan yang besar, keduanya jadi korban.

Ini yang sulit. Darah murni Yudhonian lebih dikenal dalam bentuk pencitraan, bukan dikenal sebagai pemecah permasalahan. Tidak mungkin kata “prihatin” menjadi populer bila banyak masalah terpecahkan. “Prihatin” berbanding terbalik dengan “solusi riil”. Semakin banyak kata “prihatin” yang digunakan (selama 10 tahun jabatan), maka semakin sedikit “solusi riil” yang sudah dilakukan.

Iseng mau bertanya: “Bagaimana cara mengangkat derajat masyakat miskin di ibukota ketika menjanjikan tidak ada pemindahan (penggusuran) tempat pemukiman kumuh?” atau dengan kata lain, “Bagaimana cara membangun sebuah kota menjadi bersih, rapi, modern, dan sehat sementara pemukiman kumuh tidak direlokasi sama sekali?”

Bila ada jawaban yang pas untuk pertanyaan di atas, silahkan tulis di kolom komentar di bawah ya. Siapa tahu ada cara non-apung yang dapat membangun kota tanpa merelokasi sama sekali pemukiman kumuhnya. Kalau ada, nanti saya sampaikan ke timses Agus untuk bantu mereka di acara debat. Peringatan keras! Tolong jangan dijawab dengan, “Bisa! Yakni dengan memperbaiki lingkungan sendiri.”

https://seword.com/sosbud/agus-membangun-tanpa-menggusur-karena-mengapung-logika-yudhonian/
Bisa gan kalau rumahnya dijadikan rumah apung. tapi nanti jangan protes kalau rumahnya terbawa arus terus sampai ke tengah laut emoticon-Leh Uga
KASKUS Ads
the one and only... floating homes - no gusur-gusur! emoticon-Big Grin

Peneliti LIPI: Tak Mungkin Membangun Tanpa Menggusur

Peneliti LIPI: Tak Mungkin Membangun Tanpa Menggusur
image-url-apps
ga bisa... yang bener ya mas agus!!!

masih inget nelayan mau dikasih GPS buat nangkep pokemon???

itu namanya terobosan out of the box!!!
image-url-apps
Senin ditata
Selasa diapungin
Rabu hanyut
Kamis tenggelam
Jumat masuk RS
Sabtu tewas
Minggu dikubur

Dalam satu minggu semua masalah beres
image-url-apps
BISA!!!! DIAPUNGIN AJA!!!

AKH SOK TAU NIH LIPPI.

pemikiran dr lulusan universitas luar ini.
image-url-apps
Ibarat bersih2 rumah tanpa nyapu dan ngepel lantai
image-url-apps
Peneliti lipi kok rak pinter koyo agus emoticon-Big Grin


Peneliti LIPI: Tak Mungkin Membangun Tanpa Menggusur
image-url-apps
seru tuh klo acara debat ada ahli2/panelis di bidang terkait...tanya jawab...dan mengkritik jawaban paslon...

jadi ada pihak yg meluruskan. klo debat nanti kayak kemarin lagih...membosankan...udah ketahuan omongan para paslon apa dan bgma...
nggak ada itu gusur warga..!!
nanti sungainya yang saya gusur...!!!
image-url-apps
Quote:


ini dimana gan? mungkin agus terinspirasi dari tempat ini
emoticon-Bingung

image-url-apps
Peneliti LIPI: Tak Mungkin Membangun Tanpa Menggusur

Peneliti LIPI: Tak Mungkin Membangun Tanpa Menggusur

Mulustrasi ben peneliti lipi pinter koyo agus emoticon-Big Grin
image-url-apps
anis dan agus bisa nyagub krn istilahnya diminta oleh sekelompok org, atau bisa juga utk kepentingan partai politik.
jd bukan krn ambisi atau keinginan pribadi.

jadinya ya gitu deh..
apa yg diucapkan mereka rasanya kayak bukan dari pemikiran yg panjang.
seperti bahan2 yg baru dikumpulkan menjelang pilkada.
image-url-apps
Quote:


anyeng emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
image-url-apps
You goblok, you harus liat medical record dan komprehensif yang dilakukan supaya teori apung moshing dan integrated itu berjalan.
Tidak bisa hanya dibilang tidak, belum2 sudah tidak. Tapi ini bukan program saya ya, ini saya liat di luar negeri.
image-url-apps
Quote:


bikin hunian melayang bray emoticon-Leh Uga
image-url-apps
solusinya..di buat mengapung gan..
gak tau cara nya gimana..yang penting ngapung emoticon-Recommended Seller
image-url-apps
Quote:


Peneliti lipi rak tau nonton pilem emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


Super sekali emoticon-Ngakak
×