alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/587e117de05227c8758b4568/panglima-tni-demonstrasi-jangan-langsung-dicap-radikal
Panglima TNI: Demonstrasi Jangan Langsung Dicap Radikal
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan aksi demonstrasi dilakukan secara tertib dan mengikuti aturan-aturan.

"Aksi unjuk rasa di sebuah negara demokrasi tentunya diperbolehkan. Asalkan dilakukan menurut koridor hukum yang berlaku," kata Panglima TNI di sela-sela rapim TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (17/1).

Dalam era demokrasi, kata dia, harus ada ruang kebebasan, itu adalah menyampaikan pendapat antara lain dengan demo. Tetapi demo harus tertib, ada aturan-aturannya.

"Jadi kalau demo-demo jangan langsung dicap itu adalah radikal, itu adalah menyampaikan pendapat. Tidak masalah. Kalau bersikap radikal, itu beda," kata Gatot.

Sebelumnya, massa Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi unjuk rasa di Mabes Polri untuk menuntut Kapolri segera mencopot Kapolda Jawa Barat. Panglima TNI juga mengatakan, saat ini sedang mendalami adanya gerakan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tidak sepaham dan tidak sejalan dengan ideologi Pancasila.

Ia siap menghadapi ormas tersebut dan langkah ini sudah ada kesepakatan dengan kepolisian. "TNI berkomitmen mendukung program pemerintah dan sepakat menghadapi semua ormas yang bertentangan dengan Pancasila dan radikalisme yang mengganggu jalannya pembangunan nasional," katanya.

Dalam Rapim ini, sejumlah kementerian ikut memberikan arahan, petunjuk agar semua dapat berjalan lancar dan TNI dapat membantu program-program pemerintah baik di pusat maupun di daerah. Untuk menghadapi ormas yang bertentangan dengan Pancasila, Gatot sudah memerintahkan seluruh Pangdam di seluruh Indonesia membantu kepolisian guna mengatasi ormas yang bertentangan dengan Pancasila.

"Pangdam dan kepolisian bekerja sama dalam mendukung semuanya. TNI membantu Polri. membantunya dengan cara TNI baik dari intelijen, pasukan, teritorial dan lain-lain," ujarnya.

Red: Ani Nursalikah
Source: Antara

http://m.republika.co.id/berita/nasional/umum/17/01/17/ojwsrq366-panglima-tni-demonstrasi-jangan-langsung-dicap-radikal


Gak usah paniklah, demo dilindungi UU,
jgan sembunyi dibalik kebhinekaan, kalo seorang pelaku penistaan dibiarkan begitu saja bahkan cenderung dilindingi penguasa.
Quote:Original Posted By mimin002
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan aksi demonstrasi dilakukan secara tertib dan mengikuti aturan-aturan.

"Aksi unjuk rasa di sebuah negara demokrasi tentunya diperbolehkan. Asalkan dilakukan menurut koridor hukum yang berlaku," kata Panglima TNI di sela-sela rapim TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (17/1).

Dalam era demokrasi, kata dia, harus ada ruang kebebasan, itu adalah menyampaikan pendapat antara lain dengan demo. Tetapi demo harus tertib, ada aturan-aturannya.

"Jadi kalau demo-demo jangan langsung dicap itu adalah radikal, itu adalah menyampaikan pendapat. Tidak masalah. Kalau bersikap radikal, itu beda," kata Gatot.

Sebelumnya, massa Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi unjuk rasa di Mabes Polri untuk menuntut Kapolri segera mencopot Kapolda Jawa Barat. Panglima TNI juga mengatakan, saat ini sedang mendalami adanya gerakan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tidak sepaham dan tidak sejalan dengan ideologi Pancasila.

Ia siap menghadapi ormas tersebut dan langkah ini sudah ada kesepakatan dengan kepolisian. "TNI berkomitmen mendukung program pemerintah dan sepakat menghadapi semua ormas yang bertentangan dengan Pancasila dan radikalisme yang mengganggu jalannya pembangunan nasional," katanya.

Dalam Rapim ini, sejumlah kementerian ikut memberikan arahan, petunjuk agar semua dapat berjalan lancar dan TNI dapat membantu program-program pemerintah baik di pusat maupun di daerah. Untuk menghadapi ormas yang bertentangan dengan Pancasila, Gatot sudah memerintahkan seluruh Pangdam di seluruh Indonesia membantu kepolisian guna mengatasi ormas yang bertentangan dengan Pancasila.

"Pangdam dan kepolisian bekerja sama dalam mendukung semuanya. TNI membantu Polri. membantunya dengan cara TNI baik dari intelijen, pasukan, teritorial dan lain-lain," ujarnya.

Red: Ani Nursalikah
Source: Antara

Gak usah paniklah, demo dilindungi UU,
jgan sembunyi dibalik kebhinekaan, kalo seorang pelaku penistaan dibiarkan begitu saja bahkan cenderung dilindingi penguasa.


Maksud ente orang yang lagi tersangkut
Penista agama
Penista pancasila
Penista budaya sunda
Ya gan?emoticon-Recommended Seller
boleh juga tuh, jdi klo demonstrasi gk boleh asal cap radikal, tpi klo udah terbukti radikal boleh ditembak ditempat... gitu jadi lebih jelas breeeemoticon-Cool
Kalau sebagian umat ada yg bilang menista n sebagian lg ada yang bilang ga itu gimana bre???

Apakah ada udang dibalik rempeyek???

Atau umat yg bilang ga menista bisa dibilang imannya kurang???
emoticon-Imlek
Ane sependapat ya demo.. Karena negara demokrasi.. Tapi kaum tappir kok maunya bener dewe.. Dikit2 demo dikit2 demo.. Awas kena apesnya
Kalo pelaku nya fpi uda pasti langsung di cap radikal laa
Emang itu judulnya ormas satu ini kan
Ormas intoleren.. paham radikal
emoticon-Embarrassment kalo laki pake daster emang gitu pak emoticon-Embarrassment
emoticon-Malu (S): ga tega juga emoticon-Najis: sayang alat capnya kalo kena jidat laki pake daster emoticon-Betty:
Quote:Original Posted By mimin002
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan aksi demonstrasi dilakukan secara tertib dan mengikuti aturan-aturan.

"Aksi unjuk rasa di sebuah negara demokrasi tentunya diperbolehkan. Asalkan dilakukan menurut koridor hukum yang berlaku," kata Panglima TNI di sela-sela rapim TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (17/1).

Dalam era demokrasi, kata dia, harus ada ruang kebebasan, itu adalah menyampaikan pendapat antara lain dengan demo. Tetapi demo harus tertib, ada aturan-aturannya.

"Jadi kalau demo-demo jangan langsung dicap itu adalah radikal, itu adalah menyampaikan pendapat. Tidak masalah. Kalau bersikap radikal, itu beda," kata Gatot.

Sebelumnya, massa Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi unjuk rasa di Mabes Polri untuk menuntut Kapolri segera mencopot Kapolda Jawa Barat. Panglima TNI juga mengatakan, saat ini sedang mendalami adanya gerakan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tidak sepaham dan tidak sejalan dengan ideologi Pancasila.

Ia siap menghadapi ormas tersebut dan langkah ini sudah ada kesepakatan dengan kepolisian. "TNI berkomitmen mendukung program pemerintah dan sepakat menghadapi semua ormas yang bertentangan dengan Pancasila dan radikalisme yang mengganggu jalannya pembangunan nasional," katanya.

Dalam Rapim ini, sejumlah kementerian ikut memberikan arahan, petunjuk agar semua dapat berjalan lancar dan TNI dapat membantu program-program pemerintah baik di pusat maupun di daerah. Untuk menghadapi ormas yang bertentangan dengan Pancasila, Gatot sudah memerintahkan seluruh Pangdam di seluruh Indonesia membantu kepolisian guna mengatasi ormas yang bertentangan dengan Pancasila.

"Pangdam dan kepolisian bekerja sama dalam mendukung semuanya. TNI membantu Polri. membantunya dengan cara TNI baik dari intelijen, pasukan, teritorial dan lain-lain," ujarnya.

Red: Ani Nursalikah
Source: Antara

Gak usah paniklah, demo dilindungi UU,
jgan sembunyi dibalik kebhinekaan, kalo seorang pelaku penistaan dibiarkan begitu saja bahkan cenderung dilindingi penguasa.


Ane tebelin aja dah yg pintnya..
Kira2 ormas mana hayoooo? emoticon-Big Grin

Btw buat TS.. kaga ada berita pelaku penistaan di berita atas.. napa lu kait2in..?

BUBARIN FPI! emoticon-Big Grin
Panglima TNI: Demonstrasi Jangan Langsung Dicap Radikal
Tidak berlaku utk ksatria daster putih
Panglima TNI: Demonstrasi Jangan Langsung Dicap Radikal
Panglima TNI: Demonstrasi Jangan Langsung Dicap Radikal
Panglima TNI mau gaplok tuh gmbi..
ntar radikalnya kalo sudah nunggu polisi diberondong ditengah jalan atau ada tempat yang diledakkan
setuju aja asal "sesuai" dengan undang²


emoticon-No Hope

Tegaslah Jenderal, jangan bikin bingung rakyat. Jangan bikin pernyataan yang memberi ruang bagi kelompok pemarah dan pemaksa itu.
tergantung orasinya kek apa
Gmbi kayanya maksdnya...
kok gini pwnglima ?
Quote:Original Posted By n4z1
emoticon-No Hope

Tegaslah Jenderal, jangan bikin bingung rakyat. Jangan bikin pernyataan yang memberi ruang bagi kelompok pemarah dan pemaksa itu.


hendi hendi guk guk
ga usah mewek
demo itu perlu untuk mengingatkan penguasa lalim.