alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/587dbb8d56e6af49178b4568/agus-yudhoyono-jangan-berpikir-jorok-terhadap-rakyat-sendiri
Agus Yudhoyono: Jangan Berpikir Jorok Terhadap Rakyat Sendiri
WARTA KOJA, KOJA - Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono kembali menemui keluhan terkait perbaikan jalan permukiman, saat bergerilya di permukiman padat penduduk di Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, Senin (16/1/2017) siang.

Agus mengatakan, permasalahan tersebut menjadi bukti tidak kompaknya warga dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Warga tinggal dan tahu apa yang menjadi kebutuhannya, tetapi selama ini belum dilibatkan. Padahal, tiap RT-RW punya permasalahan yang beda, yang selama ini tidak terlalu diperhatikan," ujar Agus usai gerilya lapangan di wilayah Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara.

Karena itu, Agus berjanji bakal memberdayakan warga dalam setiap penyelenggaraan program kerja, salah satunya adalah dengan menggulirkan dana operasional sebesar Rp 1 miliar per wilayah.
Tujuannya, agar masing-masing wilayah mampu menyelesaikan permasalahannya sendiri dengan cepat, tapi penuh tanggung jawab.

"Justru pemprov akan sangat terbantu kalau RT-RW diberdayakan, dan tidak dicurigai ini pasti dikorupsi, pasti akan bocor. Kalau berpikir buruk ke rakyatnya, bagaimana rakyatnya mau maju? Kalau dalam praktik ada penyimpangan, itu yang perlu diperbaiki. Jangan berpikir jorok, berpikir kotor terhadap rakyatnya sendiri," tutur Agus.

Pemprov DKI Jakarta, lanjutnya, akan melakukan pendampingan secara langsung, sehingga penggunaan dana tepat sasaran dapat dipertanggungjawabkan secara langsung oleh warga.

"Pemerintah melalui pendampingan, (mencari tahu) apa benar (usulan program) menjadi prioritas. Kalau benar (dibutuhkan)-diturunkan (disalurkan) menjadi program yang warga sarankan, dan itu ada pagunya. Anggaran akan dikeluarkan lewat APBD, jumlahnya Rp 2,7 triliun setiap tahunnya," papar Agus. (*)

sumur http://wartakota.tribunnews.com/2017...rakyat-sendiri

Pendampingan 1M per 2700 orang kepala RW, tanggung jwb sepenuhnya ke masing2 RW
pesta pora 2,7 trilyun/tahun emoticon-Toast lapor qlue 3x sehari kelaut aje emoticon-Ultah

Lha kudu pikiran joroklah, dulu ngurus KTP aja kena pungli RW
Quote:
Dalam debat Ahok mempertanyakan cara pengawasan dana bergulir 1M/RW kepada pasangan Agus-Sylvi bahwa berdasarkan hasil audit terakhir, ketika Sylviana Murni menjabat sebagai wali kota Jakarta Pusat, ada program dana bergulir yang dihentikan, karena menimbulkan kredit macet hingga ratusan miliar rupiah. Bahkan penerimanya dipenjara.

http://www.beritasatu.com/megapolita...karta-one.html


KENA SKAKMAT

Quote:
Ahok: Pemberian Dana Rp 1 M untuk RT dan RW Tak Ada Dasarnya

Liputan6.com, Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan rencana pemberian dana Rp 1 miliar kepada para ketua RT/RW tak punya dasar.

Menurut Ahok, yang dapat memegang anggaran adalah aparat pemerintah atau PNS, sebab semua anggaran harus dipertanggungjawabkan.

"Bagaimana caranya RT/RW memegang anggaran. Dasarnya apa? Hanya PNS yang bisa menggunakan anggaran," kata Ahok di Kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Senin 16 Januari 2017.

Pernyataan Ahok itu untuk menjawab rencana pasangan calon Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang menawarkan program bantuan sementara Rp 5 juta dan uang untuk RT/RW sebanyak Rp 1 miliar.

Ahok menjelaskan, anggaran Rp 1 miliar per RT/RW berasal dari APBD DKI. Sementara APBD DKI harus dipertanggungjawabkan SKPD setiap akhir tahun anggaran.

"Jadi bagaimana bisa nanti RT/RW menggunakannya? Itu enggak bisa. Belum lagi nentuin indikator warga miskinnya," tegas Ahok.

Menurut Ahok, daripada memberi bantuan tunai, Ahok memilih memberikan dalam bentuk Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang nilainya bisa mencapai Rp 7,2 juta per tahun.

"Itu jumlahnya lebih besar daripada bantuan sosial. Cuma ya enggak bisa ditarik tunai saja," tandas Ahok.

http://pilkada.liputan6.com/read/282...k-ada-dasarnya
Ya lo sendiri yang ngerangsang pikiran jorok
Quote:Original Posted By abgsexylover
program si joko kan ada 1M/ desa.. mirip itu lah sistem kerjanya.. coba tanya si joko..emoticon-Traveller

mirip darimana? coba baca uu dulu

Soal Program 1 M per RW, Ahok: Tanggung Jawabnya Bagaimana?

Cagub DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mengkritisi rencana program pemberian uang tunai Rp 1 miliar per tahun kepada setiap RW di Jakarta. Ahok mengatakan program tersebut merusak mental warga DKI.

Ahok pun menjelaskan bahwa sebenarnya ketua RW tidak diperbolehkan memegang uang pemerintah. Karena, yang diperbolehkan untuk mengelola uang pemerintah adalah PNS. Ahok pun bingung bila program tersebut terlaksana, kepada siapa nantinya uang tersebut akan dipertanggungjawabkan.

"Rumah miskin dikasih Rp 5 juta, satu RW dikasih Rp 1 miliar. Memang boleh (ketua RW) pegang uang pemerintah? Nggak boleh. Saya kan di Komisi II, semua sekretaris desa diangkat jadi PNS. Karena bantuan ke desa itu nggak boleh dikelola oleh kepala desa, harus oleh PNS. Makanya sekretaris desa jadi PNS," kata Ahok kepada wartawan di sebuah rumah makan di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Senin (16/1/2017).

"Kalau RW megang Rp 1 miliar, sebagai apa? Individu? Nanti tanggung jawabnya bagaimana," lanjutnya.

Ahok juga menyinggung soal program Rp 5 juta untuk setiap keluarga miskin. Menurutnya kartu sakti miliknya, 'Kartu Jakarta Pintar (KJP), memberikan lebih banyak duit dibanding program milik Agus tersebut. Hanya saja, lanjut Ahok, program miliknya tidak bisa ditarik tunai.

"Bantuan Rp 5 juta untuk keluarga miskin, bagaimana nentuin keluarga miskin. Beras miskin saja banyak orang miskin nggak dapat kok. KJP kita nggak lebih dari Rp 5 juta? Anak SMA itu sebulan Rp 600 ribu loh, setahun Rp 7,2 juta. Kalau masuk PTN langsung kasih hadiah Rp 18 juta. Kalau punya 2 anak sudah Rp 14,5 juta. Lebih gede siapa, cuma bedanya ini nggak bisa tunai," papar Ahok.

"Bagi saya, lebih baik nggak jadi Gubernur asal warga Jakarta teredukasi," paparnya.

Sumur: https://m.detik.com/news/berita/d-33...190.1483917265
emang maunya ngabisin anggaran DKI ini paslon emoticon-No Hope
yang jorok di masukin mesin cuci aja biar bersih....
Coba konsultasi dulu gus ke nazarudin, anas, andi, angelina, jero..
Kalo perlu nyekar ke soetan...
Minta petunjuk mengatasi penyelewengan, partai pepo kan pakar semua
Makanya perbanyak moshing biar pikiran kagak jorok terus
Dasar piktor lo hoq ke rakyatnya sendiri ..
Halah elu aja jijik dan angkuh sama rakyat bawah, sok2an ngajarin. Jangan dikira gak ada yang tahu yang dibalik layar dus (banyak yang tahu woi) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
emoticon-Leh Uga
lu yang pikiran jorok del, lukira orang jakarta bego apa lu sumpel duit 1m per rt rw mereka otomatis pilih lu?? lu kira mereka rakus apa kek kader partai bapak lu??? lawak lu emoticon-Leh Uga
Jadi mendingan nuduh teman TIDAK PUNYA ETIKA ya kayak bini sampeyan gara2 teman yang beda aspirasi kah?
Teman yang kenal secara personal aja disemprot.
Kebayang kan gimana nanti perlakuannya kalo ada rakyat jelata yang mengadukan nasibnya..
Dijamin suram.
emoticon-No Hope
kata2 yg jorok karena berasal dari hati yg jorok
Bah bacot mulu padahal jaman bapaknya harga bbm dan pangan di papua juga selangit padahal jadi presiden 2 periode
Quote:Original Posted By zdakira.ralf

mirip darimana? coba baca uu dulu

Soal Program 1 M per RW, Ahok: Tanggung Jawabnya Bagaimana?

Cagub DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mengkritisi rencana program pemberian uang tunai Rp 1 miliar per tahun kepada setiap RW di Jakarta. Ahok mengatakan program tersebut merusak mental warga DKI.

Ahok pun menjelaskan bahwa sebenarnya ketua RW tidak diperbolehkan memegang uang pemerintah. Karena, yang diperbolehkan untuk mengelola uang pemerintah adalah PNS. Ahok pun bingung bila program tersebut terlaksana, kepada siapa nantinya uang tersebut akan dipertanggungjawabkan.

"Rumah miskin dikasih Rp 5 juta, satu RW dikasih Rp 1 miliar. Memang boleh (ketua RW) pegang uang pemerintah? Nggak boleh. Saya kan di Komisi II, semua sekretaris desa diangkat jadi PNS. Karena bantuan ke desa itu nggak boleh dikelola oleh kepala desa, harus oleh PNS. Makanya sekretaris desa jadi PNS," kata Ahok kepada wartawan di sebuah rumah makan di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Senin (16/1/2017).

"Kalau RW megang Rp 1 miliar, sebagai apa? Individu? Nanti tanggung jawabnya bagaimana," lanjutnya.

Ahok juga menyinggung soal program Rp 5 juta untuk setiap keluarga miskin. Menurutnya kartu sakti miliknya, 'Kartu Jakarta Pintar (KJP), memberikan lebih banyak duit dibanding program milik Agus tersebut. Hanya saja, lanjut Ahok, program miliknya tidak bisa ditarik tunai.

"Bantuan Rp 5 juta untuk keluarga miskin, bagaimana nentuin keluarga miskin. Beras miskin saja banyak orang miskin nggak dapat kok. KJP kita nggak lebih dari Rp 5 juta? Anak SMA itu sebulan Rp 600 ribu loh, setahun Rp 7,2 juta. Kalau masuk PTN langsung kasih hadiah Rp 18 juta. Kalau punya 2 anak sudah Rp 14,5 juta. Lebih gede siapa, cuma bedanya ini nggak bisa tunai," papar Ahok.

"Bagi saya, lebih baik nggak jadi Gubernur asal warga Jakarta teredukasi," paparnya.

Sumur: https://m.detik.com/news/berita/d-33...190.1483917265


sundul gan

edit:
solusinya gampang, angkat semua sekretaris RW jadi PNS..
asik nambah 2rban pns.. sejahtera deh
gila boleh goblok jangan
Dulu ga mikir jorok, katakan tidak pada korupsi ternyata masuk bui semua, kecuali satu org sakti.


Quote:Original Posted By daytrader
Bah bacot mulu padahal jaman bapaknya harga bbm dan pangan di papua juga selangit padahal jadi presiden 2 periode

Sabar gan jgn emosi
Mending kita sumpahin emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
JAKARTA PASLON NOMOR 1 DUKUNG AGUS - SONI.
apapun dihalalkan buat jadi gubernur itu baru jorok....nyogok RT RW, nggerakin antek2 babe, labrak temen yang gak sepaham, moshing(?)
emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By coldblacksnow
Jadi mendingan nuduh teman TIDAK PUNYA ETIKA ya kayak bini sampeyan gara2 teman yang beda aspirasi kah?
Teman yang kenal secara personal aja disemprot.
Kebayang kan gimana nanti perlakuannya kalo ada rakyat jelata yang mengadukan nasibnya..
Dijamin suram.
emoticon-No Hope


Hehe ngak bakalan kaya ahok buka sesi di balai kota.... Si PLT saja udah jaga dengerin keluhan warga malahan pejabat bermasalah di pakai lagi program yg jalan di utak utik jadi berantakan....
Bukan masalah curigaan ama rakyat, tp dasarnya itu yg hrs kuat mas...