alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/587d9745642eb621798b456d/peningkatan-ekspor-nonmigas-sumbang-surplus-2016
Peningkatan ekspor nonmigas sumbang surplus 2016
Peningkatan ekspor nonmigas sumbang surplus 2016
Sejumlah kapal kargo sedang lego jangkar di selat Madura, Surabaya, Jawa Timur, Senin (16/1/2017).
Neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2016 menunjukkan kinerja yang cukup baik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang Januari-Desember 2016, perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar USD8,78 miliar (sekitar Rp117,16 triliun).

Secara kumulatif nilai ekspor sepanjang 2016 mencapai USD144,43 miliar (sekitar Rp1.927,41 triliun), sedang nilai impornya adalah USD135,65 miliar (Rp1.810,24 triliun). Pencapaian itu lebih tinggi dibanding dengan neraca perdagangan 2015 sebesar USD7,67 miliar (Rp102,34 triliun).

Kinerja ekspor tertinggi tercatat pada Desember 2016 dengan nilai total ekspor mencapai USD13,77 miliar atau naik 1,99 persen dari bulan sebelumnya, dan naik 15,57 persen dari kurun yang sama tahun 2015.

Ekspor nonmigas Desember 2016 mencapai USD12,54 miliar, naik 1,13 persen dibanding bulan yang sama dan meningkat 18,11 persen dibandingkan kurun yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan terbesarnya terjadi pada bahan bakar mineral (9,06 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada komoditas perhiasan dan permata (32 persen).

Tiongkok tercatat sebagai negara tujuan ekspor nonmigas terbesar dengan nilai USD1,86 miliar, disusul Amerika Serikat dengan nilai USD1,46 miliar, dan Jepang dengan nilai USD1,24 miliar. Sementara ekspor ke 28 negara anggota Uni Eropa nilai totalnya adalah USD1,43 miliar.

Peningkatan kinerja juga terjadi pada ekspor migas. Nilai ekspor migas naik 11,66 persen dari USD1,103 miliar menjadi USD1,231 miliar, dengan peningkatan ekspor tertinggi adalah minyak mentah (10,76 persen), ekspor hasil minyak (30,69 persen), dan ekspor gas (10,18 persen).

Di sisi lain, secara kumulatif nilai impor sepanjang Januari-Desember 2016 mencapai USD135,65 miliar, turun 4,94 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Nilai kumulatif impor migas selama periode itu adalah USD18,72 miliar (turun 23,92 persen), dan nonmigas sebesar USD116,93 miliar (turun 0,98 persen).

Impor nonmigas selama Desember 2016 tercatat mencapai USD11,09 miliar, naik 1,35 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan naik 7,91 persen dibanding Desember 2015.

Peningkatan impor nonmigas terbesar pada Desember terjadi pada golongan perhiasan atau permata (48,96 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada golongan mesin dan peralatan listrik (7,07 persen).

Sedangkan impor migas selama kurun waktu itu mencapai USD1,69 miliar atau turun 2,13 persen jika dibandingkan November 2016 dan turun 6,15 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2015.
Peningkatan ekspor nonmigas sumbang surplus 2016
Ekspor-impor nonmigas Indonesia sepanjang 2016
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengatakan ekspor Indonesia pada tahun lalu, khususnya untuk sektor nonmigas mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan, meski kondisi global yang belum sepenuhnya membaik.

Begitu juga dengan impor. Enggar mengatakan impor barang konsumsi juga mengalami penurunan seiring dengan munculnya kesadaran masyarakat untuk lebih menggunakan produk dalam negeri. "Nah, keseimbangan pasar ini kita akan upayakan terus," ucapnya dalam Liputan, Senin (16/1/2017).

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan menargetkan kinerja ekspor 2017 tumbuh sebesar 5,6 persen. Target kenaikan ekspor tersebut merupakan koreksi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang sebelumnya ditetapkan sebesar 11,9 persen.

Namun Enggar menyebut target itu masih ambisius, mengingat sepanjang Januari-November 2016, kinerja ekspor turun 5,63 persen, begitu juga impor yang turun sebesar 5,94 persen. Oleh karenanya, Enggar belum mau menetapkan nilai target ekspor Indonesia di 2017 ini. "Saya belum berani bicara target angka," tukasnya.

Tahun ini, Kementerian Perdagangan telah membidik beberapa kawasan baru untuk memperluas pasar ekspor. "Kita menjalin perundingan dagang dengan negara-negara di seluruh Afrika, India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka. Juga dengan kawasan Eurasia, Iran dan Timur Tengah," katanya.

Beberapa perundingan dagang dan kerjasama ekonomi yang akan dikebut tahun ini adalah dengan Uni Eropa, Australia, Turki, Rusia, Korea Selatan, Jepang, Peru, Cile dan Iran.
Peningkatan ekspor nonmigas sumbang surplus 2016


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...g-surplus-2016

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Peningkatan ekspor nonmigas sumbang surplus 2016 Pemegang polis Bumiputera gugat OJK

- Peningkatan ekspor nonmigas sumbang surplus 2016 Pelantikan Donald Trump bakal dikepung demonstrasi

- Peningkatan ekspor nonmigas sumbang surplus 2016 Nenek Tinah berbaju hansip, bukan lagi oranye

Biasanya migas yg jadi andalan