alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/587d91f814088d93238b456e/saksi-dari-polisi-bingung-jelaskan-surat-laporan-terhadap-ahok-tertulis-kejadian-di-b
Saksi dari Polisi Bingung Jelaskan Surat Laporan terhadap Ahok Tertulis Kejadian di B
JAKARTA, KOMPAS.com - Hakim mengingatkan Briptu Ahmad Hamdani, saksi kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, untuk berbicara dengan lantang saat persidangan di Auditorium Kementan, Selasa (17/1/2017).

Ahmad merupakan penerima laporan Willyuddin Abdul Rasyid terkait dugaan penodaan agama Ahok. Saat itu, hakim di persidangan Ahok tengah bertanya kepada Ahmad soal sikap dia dalam menerima laporan Willyuddin. Namun suara Ahmad nampak pelan.

"Yang keras. Polisi harus keras," kata Ketua Majelis Hakim, Dwi Budiarso kepada Ahmad.

"Mohon diulangi lagi," kata Ahmad.

Hakim menghela nafas sejenak dan mencoba bertanya lagi soal sikap Ahmad dalam menerima laporan.

Hakim bertanya apakah Ahmad memeriksa tanggal peristiwa yang dilaporkan Willyuddin. Dalam laporan, tanggal peristiwa dugaan penodaan agama dengan terdakwa Ahok tertulis pada 6 September 2016 di Tegal Lega, Bogor, Jawa Barat.

Padahal, peristiwa Ahok tersebut berada di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Ahmad kembali tak menjawab dengan jelas.

"Saya tidak tahu, Pak," kata Ahmad.

"Ini menyangkut nasib orang. Ke depan harus berhati-hati," kata Dwi.

http://megapolitan.kompas.com/read/2017/01/17/10260321/saksi.dari.polisi.bingung.jelaskan.surat.laporan.terhadap.ahok.tertulis.kejadian.di.bogor

Mgkn perlu makan fitsa hats biar tdk keliru emoticon-Leh Uga
Udah lah, kalo kayak gini terus mending ahok bebas aja emoticon-Ngacir
...Willyuddin dalam sidang sebelumnya sempat menyatakan bahwa kemungkinan terjadi salah ketik oleh anggota Polresta Bogor tersebut. ...

http://www.pikiran-rakyat.com/nasional/2017/01/17/sidang-ahok-dua-anggota-polresta-bogor-akan-dimintai-keterangan-390845


Ngantuk kali emoticon-Big Grin
Pak Polisi sebenarnya males ngetik..
Laporan yg masuk ngak ada guna...terlalu lebay yg lapor
nah loh jgn2 tuh polkis nasbung
namanya juga sidang yang dipaksakan
bukti kalo pemerintah masih takut sama demo
Kok polisinya keliatan ga semangat
Quote:Original Posted By papan.baru
Kok polisinya keliatan ga semangat


Perlu fitsa hats, biar ga keliru mulu emoticon-Leh Uga
kertasnya bekas perkara sblumnya? lagi mikirin simpenan di tegallega? emoticon-Big Grin
saya tidak ingat pak hakim...

yg jelas saya mengetik apa yang saya dengar,

& pelapor juga sudah memeriksa kembali

lalu dia pun tanda tangan menyetujui...



kan cm gitu doang harusnya...emoticon-Ngacir emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By papan.baru
Kok polisinya keliatan ga semangat


Ya karena ini sidang rekayasa, semangat keadilannya luntur...

emoticon-Traveller
Malah jadi kayak oeang fingung

emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
gw rasa sih sukar juga mengingat detail surat diantara sekian banyak bap yg pernah diketik bbrp bulan terakhir. wajar pak pol ragu, sementara saksi sudah menandatanganinya.
Takut diebol kali yak kalo salah2 jawab
Nasbung ato nastak nih polkis?
Sidang kode etik ga ya emoticon-Leh Uga
Quote:Hakim bertanya apakah Ahmad memeriksa tanggal peristiwa yang dilaporkan Willyuddin. Dalam laporan, tanggal peristiwa dugaan penodaan agama dengan terdakwa Ahok tertulis pada 6 September 2016 di Tegal Lega, Bogor, Jawa Barat.

Padahal, peristiwa Ahok tersebut berada di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Ahmad kembali tak menjawab dengan jelas.

"Saya tidak tahu, Pak," kata Ahmad.

"Ini menyangkut nasib orang. Ke depan harus berhati-hati," kata Dwi.

semua saksi tidak kompeten , duh gimana sih emoticon-Bingung (S)

emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By banyakmikir
JAKARTA, KOMPAS.com - Hakim mengingatkan Briptu Ahmad Hamdani, saksi kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, untuk berbicara dengan lantang saat persidangan di Auditorium Kementan, Selasa (17/1/2017).

Ahmad merupakan penerima laporan Willyuddin Abdul Rasyid terkait dugaan penodaan agama Ahok. Saat itu, hakim di persidangan Ahok tengah bertanya kepada Ahmad soal sikap dia dalam menerima laporan Willyuddin. Namun suara Ahmad nampak pelan.

"Yang keras. Polisi harus keras," kata Ketua Majelis Hakim, Dwi Budiarso kepada Ahmad.

"Mohon diulangi lagi," kata Ahmad.

Hakim menghela nafas sejenak dan mencoba bertanya lagi soal sikap Ahmad dalam menerima laporan.

Hakim bertanya apakah Ahmad memeriksa tanggal peristiwa yang dilaporkan Willyuddin. Dalam laporan, tanggal peristiwa dugaan penodaan agama dengan terdakwa Ahok tertulis pada 6 September 2016 di Tegal Lega, Bogor, Jawa Barat.

Padahal, peristiwa Ahok tersebut berada di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Ahmad kembali tak menjawab dengan jelas.

"Saya tidak tahu, Pak," kata Ahmad.

"Ini menyangkut nasib orang. Ke depan harus berhati-hati," kata Dwi.

http://megapolitan.kompas.com/read/2...adian.di.bogor

Mgkn perlu makan fitsa hats biar tdk keliru emoticon-Leh Uga


Lha polisinya waktu itu bertugas di mana?
Kalo dia ditempatkan di Bogor, ya memang sudah benar dia mencatat kejadian yang di Bogor.
Yang tolol bin bego ya yang ngelapor, kenapa kejadian di Pulau Seribu kok dilaporkan di Bogor.


....................................................... emoticon-Ngacir
polisi nya takut di fentung emoticon-Ngakak
Saksi dari Polisi Bingung Jelaskan Surat Laporan terhadap Ahok Tertulis Kejadian di B

Saksi dari Polisi Bingung Jelaskan Surat Laporan terhadap Ahok Tertulis Kejadian di B

Salah gigi....
Terlalu banyak salah ketik. Apakah disengaja untuk melindungi si Hoktod?