alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/587d8eaa56e6afa2488b456e/ipw-proses-hukum-terhadap-rizieq-penting-untuk-jaga-wibawa-polisi
IPW: Proses Hukum terhadap Rizieq Penting untuk Jaga Wibawa Polisi
Editor: Sjamsu Dradjad -Jan 16, 2017 20:43

IPW: Proses Hukum terhadap Rizieq Penting untuk Jaga Wibawa Polisi

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Indonesia Police Watch mendesak polisi segera memproses Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke muka hukum atas kasus-kasus yang dilaporkan masyarakat terhadapnya.

Menurut Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, hal ini penting untuk ‎menunjukkan wibawa Polri di mata masyarakat. Apalagi, dia menyebut bahwa polisi juga pernah memproses hukum Rizieq saat Kapolda Metro Jaya masih dipimpin Irjen (Purn) Makbul Padmanegara.

“Jadi kalau dikatakan polisi takut, saya kira gaklah. Polisi sebagai aparat penegak hukum harus tetap tegas dan terbukti kan polisi juga pernah nahan Habib Rizieq,” kata Neta kepada wartawan di Jakarta, Senin (16/1/2017).

Neta mengatakan, seluruh laporan masyarakat kepada Rizieq harus segera ditindaklanjuti. Salah satunya adalah tuduhan penodaan agama yang dilakukan Habib Rizieq saat berceramah.

“Itu kan karena ada laporan masyarakat yang harus ditindaklanjuti polisi. Kalau tak ada unsur pidana, ya bisa didamaikan,” ungkapnya.

“Jadi polisi harus bertindak tegas, setiap ada laporan masyarakat harus ditindaklanjuti. Polisi jangan terkesan ragu sehingga masyarakat menilai polisi takut sama Rizieq,” pungkasnya.

sumber

Memang agak susah posisi Polri. Lawannya, ormas radikal yg memperalat agama.
Tapi dibawah Tito sudah lebih baik. Dibanding 10 tahun dulu, pas FPI sweeping, polisi malah di belakangnya, mirip beking. emoticon-Big Grin
weww.. pencabulan thdp ulama nih!

emoticon-Leh Uga
Polri skrang malah miara geng monyet sama beruk..
Pokok'nya fpi salah...habib riziek intoleran..
ayo caci maki dan tegakan hukum
Sepakat dgn IPW :nyantai
Udah waktu gerombolan daster di berantas..
Quote:Original Posted By nenen.binal2
anjing mulai menjilat emoticon-Embarrassment

Tabrak Warga, Mobil FPI Dibakar Massa
youtube-thumbnail


Video Amatir Saat Pengendara Motor Ditabrak Kendaraan FPI di Kendal
youtube-thumbnail


FPI juga menolak HORMAT BENDERA sang SAKA DWI WARNA emoticon-Embarrassment

ormas idiot FP* larang hormat bendera
youtube-thumbnail


Tolak Hormat Ke Bendera
youtube-thumbnail


LIVIE !!! FPI HAJAR dan PUKUL Wanita saat Naik SEPEDA (TOLAK AHOK)
youtube-thumbnail


dibubarkan FPI! Siswi coret baju ini Lawan habib, heloow bapak siapa!astagfirullah!!
youtube-thumbnail


Kekerasan aktivis FPI terhadap Wanita (Istiqomah Hastari)
youtube-thumbnail


Front Pembela Islam (FPI) Menjarah Terekam CCTV (16 Maret 2014)
youtube-thumbnail


Razia Kekerasan FPI Merusak Toko
youtube-thumbnail


Video Rekaman Penyerbuan Massa FPI ke AKKBB
youtube-thumbnail


tragedi mobil FPI tabrak pengendara motor di Kendal
youtube-thumbnail


Inilah Video AKSI ANARKIS ORMAS FPI vs POLISI pada Waktu Demo Ahok
youtube-thumbnail


Korban-Korban FPI Anti Ahok (Habib Selon: Ane Lagi Jualan Kambing)
youtube-thumbnail


ISIS BERLINDUNG DI BALIK FPI
youtube-thumbnail


Jubir FPI Siram Tamrin Tomagola
youtube-thumbnail


Jubir FPI Munarman ikut Baiat Massal kepada pimpinan ISIS (Januari 2015)
youtube-thumbnail


Ceramah Munarman dukung FPi terhadap ISIS
youtube-thumbnail


Ceramah Habib Rizieq yang dukung ISIS
youtube-thumbnail


ideologi dasar Pancasila yang dirumuskan oleh Bung Karno, Bapak Revolusi, Proklamator aja disebut Pancagila, Pancasila Sukarno ada di pantat sama Bibib emoticon-Embarrassment

PANCASILA SOEKARNO MENURUT FPI ADA DI PANTAT
youtube-thumbnail


bagaimana mungkin ormas idiot FP* mendukung NKRI, sama nilai2 kearifan lokal asli budaya Bangsa seperti Sunda aja mereka berani menghina emoticon-Embarrassment

bibib menghina Sampurasun menjadi Campuracun emoticon-Embarrassment
youtube-thumbnail


belum semua bacotan goblog bibib ke pemerintahan dan negara itu sendiri, Presiden GOBLOG, menteri agama SESAT, Qorinya DAJJAL, Istana nya Istana Iblis emoticon-Embarrassment

HABIB RIZIEQ : Presiden Goblok, Menteri Agama Sesat, Istana Iblis
youtube-thumbnail


juga tuduhan bibib yang bilang uang baru NKRI menampilkan cetakan palu arit, menyebut ini negara Pancasila apa negara PKI ? emoticon-Embarrassment

Simbol palu arit FPI menemukan simbol PKI palu arit di uang baru NKRI
youtube-thumbnail


Habib Rizieq (Wali Allah) vs Gus Dur (Wali Setan)
youtube-thumbnail


Habib Rizieq mengkafirkan menteri Agama
youtube-thumbnail



Quote:Original Posted By nenen.binal2
Daftar Kekerasan FPI selama ini emoticon-Embarrassment

1998

7 November Dewan Pengurus Pusat mengeluarkan pernyataan sikap yang mendukung sepenuhnya pelaksanaan Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat.[1]
13 November Menyampaikan aspirasi ke Sidang Istimewa MPR tentang tuntutan rakyat yang menghendaki pencabutan Pancasila sebagai asas tunggal, penghentian Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, pencabutan Dwifungsi Angkatan Bersenjata, pertanggungjawaban mantan presiden Soeharto dan permintaan maaf dari Golongan Karya sebagai partai penguasa selama Orde Baru.[1]
22 November Perkelahian meletus setelah terjadi perusakan sebuah mesjid di bilangan Ketapang, Gajah Mada, Jakarta Pusat, oleh kurang lebih 600 orang preman yang diduga berasal dari Ambon. FPI dan warga berhasil memukul mundur para penyerang. Reputasi FPI melonjak setelah peristiwa ini.[2]

1999

24 Mei DPP FPI menangkap seorang mahasiswa Universitas Tarumanegara yang bernama Pilipus Cimeuw yang telah menurunkan spanduk FPI yang dipasang di jembatan penyeberangan di depan kampusnya karena tersinggung dengan isi tulisan spanduk yang berbunyi "Awas Waspada! Zionisme & Komunisme Masuk di Segala Sektor Kehidupan![3]
13 September Laskar Pembela Islam[4] menutup tempat perjudian di Petojo Utara dan tempat pelacuran di Ciputat, Tanah Abang, Jakarta.[3][5][5]
18 September Laskar Pembela Islam menutup tempat pelacuran/prostitusi di wilayah Ciputat.
22 September Laskar Pembela Islam menutup diskotek Indah Sari di Petamburan, Tanah Abang.[3]
12 Desember Gedung Balai Kota DKI Jakarta diduduki selama 13 jam oleh Laskar Pembela Islam menuntut penutupan tempat hiburan selama bulan suci Ramadhan dan minggu pertama Syawal.[3]

2000

24 Juni 300 orang anggota FPI menyerang kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia di Jl. Latuharhary, Jakarta Pusat, memprotes laporan yang dikeluarkan oleh komisi tersebut perihal Peristiwa Tanjung Priok pada 1984. Para penyerang menuntut pembubaran Komnas HAM.[6]
10 Agustus DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Maklumat Pengembalian Piagam Jakarta.[7]
15 Agustus Mabes Laskar Pembela Islam mengeluarkan Pernyataan Sikap tentang penolakan Calon Presiden Wanita pada Milad FPI ke-2 dengan tema Pawai Piagam Jakarta.[7]
27 Agustus Ratusan massa FPI berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, menuntut MPR/DPR untuk mengembalikan Pancasila sesuai dengan Piagam Jakarta.[8]
11 Oktober Ratusan demonstran FPI menolak perwakilan Yahudi dari Israel yang akan menghadiri konferensi Inter-Parliamentary Union ke-104 di Jakarta. Para demonstran membawa spanduk yan antara lain bertuliskan "Haram, Yahudi menginjakkan kaki di bumi Indonesia", "Israel datang kami bantai" dan "Tolak delegasi imperialis Israel".[9][10]
14 Desember Ribuan anggota Laskar Pembela Islam mendatangi pusat pelacuran Cikijing di perbatasan Subang-Karawang.[3]

2001

4 Mei Kantor SCTV di Jakarta diprotes FPI karena menayangkan telenovela Esmeralda, yang di dalamnya ada tokoh antagonis bernama Fatimah. FPI khawatir, citra buruk Fatimah dalam sinetron bisa mencitrakan hal yang sama pada Fatimah az-Zahra, putri Nabi. SCTV akhirnya menghentikan tayangan tersebut.[5]
27 Agustus Sekitar seribu massa FPI melakukan long march dari Gedung DPR/MPR melewati Jalan Sudirman hingga Bundaran HI. Aksi ini ditujukan untuk pemberlakuan syariat Islam di Indonesia.[11]
9 Oktober FPI membuat keributan dalam aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta dengan merobohkan barikade kawat berduri dan aparat keamanan menembakkan gas air mata serta meriam air.[12]
15 Oktober Polda Metro Jaya menurunkan sekitar seribu petugas dari empat batalyon kepolisian mengepung kantor FPI di Jalan Petamburan III, Jakarta Barat dan terjadi bentrokan.[12]
7 November Bentrokan terjadi antara Laskar Jihad Ahlusunnah dan Laskar FPI dengan mahasiswa pendukung terdakwa Mixilmina Munir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dua orang mahasiswa terluka akibat dikeroyok puluhan laskar.[13]

2002

28 Januari FPI Maluku menggugat Kapolri, Kapolda Maluku dan Kapolres Ambon yang Kapolri dianggap melakukan perbuatan melawan hukum dan diskriminasi hukum dengan mengabaikan laporan ke Polres Ambon pada 26 Maret 2001 tentang keterlibatan Gereja Protestan Maluku (GPM) dan Gereja Roma Katolik (GRM) Keuskupan Amboina dalam konflik di Ambon.[14]
26 Februari FPI dan Majelis Mujahidin Indonesia melakukan aksi gabungan di Kedutaan Besar Singapura di Jakarta, memprotes keras pernyataan Menteri Senior Singapura, Lee Kuan Yew bahwa jaringan teroris masih berkeliaran di Indonesia.[15]
15 Maret Panglima FPI, Tubagus Muhammad Sidik menegaskan, aksi sweeping terhadap tempat-tempat hiburan yang terbukti melakukan kemaksiatan, merupakan hak dari masyarakat.[16] Pada hari yang sama, sekitar 300 masa FPI merusak sebuah tempat hiburan, Mekar Jaya Billiard, di Jl. Prof Dr. Satrio No. 241, Karet, Jakarta.[3][17]
21 Maret Sekitar 300 orang yang mengaku dari FPI Surakarta dan Majelis Mujahidin melakukan aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Filipina di Jalan Imam Bonjol, Jakarta. Mereka menuntut pembebasan tiga warga negara Indonesia yang ditahan di Filipina dengan tuduhan membawa komponen bahan peledak. Demonstran gabungan ini juga menuntut pemerintah Filipina untuk "menghentikan permusuhan terhadap umat Islam", menghentikan "rekayasa intelijen" untuk menjebak aktivis dakwah dan membebaskan para WNI yang diklaim aktivis dakwah tersebut. Tiga orang perwakilan dari massa demonstran diterima Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Leonides T. Caday.[18]
24 Maret Sekitar 50 anggota FPI mendatangi diskotek New Star di Jl. Raya Ciputat. FPI menuntut agar diskotek menutup aktivitasnya.[17]
8 April Sejumlah tokoh gerakan Islam garis keras, mendeklarasikan berdirinya Komite Pembebasan Al-Aqsa di markas FPI, Jalan Petamburan No. 3. Program pertama komite ini adalah memberangkatkan seratus pasukan Mujahid ke Timur Tengah.[19]
24 Mei Puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) di bawah pimpinan Tubagus Sidiq menggrebek sebuah gudang minuman di Jalan Petamburan VI, Tanah Abang, Jakarta Pusat.[17]
26 Juni Usai berunjuk rasa menolak pencalonan kembali Sutiyoso sebagai gubernur Jakarta di Gedung DPRD DKI,[20] massa FPI merusak sejumlah kafe di Jalan Jaksa yang tak jauh letaknya dari tempat berunjuk rasa. Dengan tongkat bambu, sebagian dari mereka merusak diantaranya Pappa Kafe, Allis Kafe, Kafe Betawi dan Margot Kafe.[17][21]
4 Oktober Sweeping ke tempat-tempat hiburan.[17]

2003

20 Januari FPI bersama Forum Ulama Se-Jawa dan Sumatra menuntut pemerintahan Megawati Soekarnoputri diganti jika dalam waktu satu bulan tidak bisa menyelesaikan masalah kenaikan harga BBM, tarif dasar listrik, dan telepon, serta "masalah bangsa" lainnya.[22]
23 Maret FPI dan ormas Islam lainnya melakukan unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta untuk menentang serangan Amerika terhadap Irak.[23]
20 April Ketua FPI Rizieq ditahan karena dianggap menghina polisi dalam dialog di SCTV dan Trans TV. Ia sempat dibawa kabur pendukungnya, tapi akhirnya divonis tujuh bulan kurungan.[5]
21 April Ketua Umum FPI, Habib Rizieq Shihab dilarikan massa pendukungnya ke markas FPI di Petamburan, Jakarta Barat, padahal ia harus diserahkan ke Lembaga Permasyarakatan Salemba dari Kejaksaan Tinggi DKI.[24]
23 April Koordinator lapangan FPI, Tubagus Sidik ditangkap tiga tim buser Polres Jakarta Barat. Menurut Polda Metro Jaya, Sidik ditangkap di rumahnya di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, sebagai buntut dari aksi pengeroyokan yang dilakukannya bersama sepuluh anggota laskar FPI terhadap seorang pria di jalan tol sehari sebelumnya.[3][25]
22 Mei Koordinator lapangan laskar FPI Tubagus Sidik bersama sepuluh anggota laskar FPI menganiaya seorang pria di jalan tol dan mereka ditangkap 23 Mei 2005.[17]
27 Juni FPI menyerang kontes miss waria di Gedung Sarinah Jakarta.[17]
10 Juli: Laskar FPI melakukan unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Jakarta, menolak pembebasan David A Miauw, tersangka penyerbuan ke kantor Majalah Tempo.[26] Pada saat yang sama, FPI menyatakan dukungannya terhadap Tempo dalam upaya melawan premanisme.[27]
29 Juli Ketua FPI Rizieq dituntut hukuman tujuh bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.[5]
5 Agustus FPI dan FUI mengancam akan menyerang Jaringan Islam Liberal (JIL) di Utan Kayu.[17]
16 Oktober FPI mengusir jemaah yang akan melakukan kebaktian di Jatimulya Bekasi Timur.[17]
18 Oktober Anggota FPI membawa senjata tajam saat berdemo do Polres Metro Jakarta barat.[17]
2 Agustus Dewan Pimpinan wilayah FPI Kabupaten Purwakarta Jawa barat meminta pengelola sebuah taman kanak-kanak menghentikan kebaktian sekaligus membongkar bangunannya. Jika tidak, FPI mengancam akan menghentikan dan membongkar paksa bangunan.[17]
22 September FPI memaksa agar pameran foto bertajuk "Urban/culture" di Mesuem Bank Indonesia Jakarta agar ditutup.[17]
23 Oktober FPI kembali menghalangi jemaah yang akan melaksanakan kebaktian dan terjadi dorong-mendorong, aparat keamanan hanya menyaksikan.[17]
19 November Ketua FPI Rizieq dibebaskan dari tahanan Salemba.[5]
18 Desember FPI menyatakan akan mengubah paradigma perjuangannya, tidak lagi menekankan pada metode perjuangan melalui gerakan massa dan kelaskaran setelah pertemuan dengan wakil presiden Hamzah Haz di Istana Wakil Presiden. FPI mengklaim akan menempuh jalur hukum dalam upaya-upaya menghentikan "praktik-praktik kemaksiatan". Paradigma baru itu akan diputuskan dalam musyawarah nasional pertama FPI, 19-21 Desember 2003, di Jakarta.[5][28]
Quote:Original Posted By everesthome


Vince McMahon dan SHIELD di panggung saling ejek, saling serang dan saling baku hantam. Dibelakang panggung mereka sohib setia. Karena Vince dapat uang banyak dari penjualan tayangan yang meningkat dan SHIELD dapat pamor.

Begitu pula pemerintah, TNI Polri dan ormas. Di muka umum saling membenci dan saling mengancam. Tapi dibelakang mereka saling membutuhkan.

Lihat aja empat bulan ini pemerintah nyaman beraktivitas dan jauh dari kritikan karena perhatian terpusat pada ormas.

Ormas juga butuh isu supaya tetap eksis.

Makanya, orang orang kecanduan akan sesuatu akan mudah dipengaruhi dan dikuasai.

Orang sakit dan kecanduan obat penghilang rasa sakit jika datang ke dokter maka ia akan dirawat dengan benar dan direhabilitasi dari kecanduan obat. Sebaliknya, jika orang sakit itu datang ke pengedar narkoba maka orang sakit tersebut akan disuplai terus obat sampai tuh orang sakit overdosis.

Begitupula dengan orang yang butuh bantuan spiritual. Jika ia datang ke ceramah Cak Nun maka jiwanya terhibur dan dapat pencerahan spiritual yang menenangkan jiwa.

Kalau Ia datang ke ceramah habib rizieq, maka jiwanya semakin sakit dan jika sudah terpengaruh, ia kan rela melakukan apa saja yang dikatakan rizieq walaupun sangat berakibat fatal bagi jiwa raganya serta saudaranya.

Dokter menyembuhkan dengan pengetahuan medis, sedangkan pengedar narkoba hanya mengambil keuntungan dan nggak peduli pelanggannya jatuh miskin serta sekarat.

Cak Nun memberikan pencerahan spiritual dengan agama dan kebudayaan yang mumpuni, sedangkan rizieq hanya mengambil keuntungan dari statusnya sebagai turunan arab dengan tipu daya. Nggak peduli rizieq dengan laskar laskar mau mereka miskin atau mampus, yang penting dirinya dan kalangan elite FPI bisa bermewah mewah.
FPI in the making.........


IPW: Proses Hukum terhadap Rizieq Penting untuk Jaga Wibawa Polisi




STEP 3

IPW: Proses Hukum terhadap Rizieq Penting untuk Jaga Wibawa Polisi



IPW: Proses Hukum terhadap Rizieq Penting untuk Jaga Wibawa Polisi



IPW: Proses Hukum terhadap Rizieq Penting untuk Jaga Wibawa Polisi

polkis mah udah ngak ada wibawanya. tapi bagus juga rizieq disikatemoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By everesthome
Editor: Sjamsu Dradjad -Jan 16, 2017 20:43

IPW: Proses Hukum terhadap Rizieq Penting untuk Jaga Wibawa Polisi

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Indonesia Police Watch mendesak polisi segera memproses Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke muka hukum atas kasus-kasus yang dilaporkan masyarakat terhadapnya.

Menurut Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, hal ini penting untuk ‎menunjukkan wibawa Polri di mata masyarakat. Apalagi, dia menyebut bahwa polisi juga pernah memproses hukum Rizieq saat Kapolda Metro Jaya masih dipimpin Irjen (Purn) Makbul Padmanegara.

“Jadi kalau dikatakan polisi takut, saya kira gaklah. Polisi sebagai aparat penegak hukum harus tetap tegas dan terbukti kan polisi juga pernah nahan Habib Rizieq,” kata Neta kepada wartawan di Jakarta, Senin (16/1/2017).

Neta mengatakan, seluruh laporan masyarakat kepada Rizieq harus segera ditindaklanjuti. Salah satunya adalah tuduhan penodaan agama yang dilakukan Habib Rizieq saat berceramah.

“Itu kan karena ada laporan masyarakat yang harus ditindaklanjuti polisi. Kalau tak ada unsur pidana, ya bisa didamaikan,” ungkapnya.

“Jadi polisi harus bertindak tegas, setiap ada laporan masyarakat harus ditindaklanjuti. Polisi jangan terkesan ragu sehingga masyarakat menilai polisi takut sama Rizieq,” pungkasnya.

sumber

Memang agak susah posisi Polri. Lawannya, ormas radikal yg memperalat agama.
Tapi dibawah Tito sudah lebih baik. Dibanding 10 tahun dulu, pas FPI sweeping, polisi malah di belakangnya, mirip beking. emoticon-Big Grin


Dibawah tito LSM bekingannya kapolda ya. Ini bukan mirip lagi loh tapi kenyataan. Hahaha
Quote:Original Posted By khoiruldog
FPI in the making.........


IPW: Proses Hukum terhadap Rizieq Penting untuk Jaga Wibawa Polisi




STEP 3

IPW: Proses Hukum terhadap Rizieq Penting untuk Jaga Wibawa Polisi



IPW: Proses Hukum terhadap Rizieq Penting untuk Jaga Wibawa Polisi



IPW: Proses Hukum terhadap Rizieq Penting untuk Jaga Wibawa Polisi



step 3 emoticon-Leh Uga
terlalu banyak dilaporkan..

giliran sidang udah jadi tulul orangnya...


emoticon-Wakaka
IPW: Proses Hukum terhadap Rizieq Penting untuk Jaga Wibawa Polisi