alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/587d865ed44f9ff5198b4589/jangan-segan-gunakan-platform-baru-untuk-jangkau-pelanggan
Jangan Segan Gunakan Platform Baru untuk Jangkau Pelanggan
Jangan Segan Gunakan Platform Baru untuk Jangkau Pelanggan

Surat elektronik (e-mail) memang menjadi andalan banyak perusahaan untuk menjangkau pelanggan. Namun, fakta tersebut sudah tak relevan lagi saat ini.

Menurut Associate Professor of Business & Management Richmond The American International University, London A.J Wilson Bilal menyebut, pemasar harus mencoba banyak platform baru dalam berkomunikasi dengan pelanggannya.

“Surat elektronik saya rasa sudah tidak lagi efektif menjangkau konsumen. Sebab, konsumen sekarang lebih banyak melihat WhatsApp,” ujarnya.

Meski demikian, CEO Wunderman APAC Caspar Schlickum menegaskan, meski digital mulai marak, pemasar tetap masih memerlukan media-media tradisional dan luring (offline) karena masih memberi peranan penting.

Ia bilang, pemasar harus menghadapi tantangan menyusun perencanaan belanja iklan media yang seimbang. “Kuncinya terletak pada konten. Tahun depan, pemasar harus benar-benar membuat konten yang relevan dan efektif menjangkau bidikan konsumen yang dipilih,” ungkapnya.

Konten harus benar-benar spesifik pada bidikan audiensi dan mampu berbuah menjadi generated content. Sebab, hal ini akan membantu pemasar menyebarluaskan pesan merek pada orang lain melalui tangan orang lain.

“Yang harus diperhatikan tahun depan adalah harus lebih banyak memanfaatkan analisis Big Data untuk membantu menciptakan strategi tepat guna,” ucap Caspar.

Berdasar laporan eMarketer, 2017 bisa menjadi tahun pengeluaran iklan digital tertinggi, bahkan mampu menggunguli pangsa pasar iklan televisi. Gejala ini setidaknya sedang terjadi di Amerika Serikat (AS).

Di negara itu, belanja iklan televisi mencapai US$ 77,01 miliar, atau menguasai 35,08% dari total belanja iklan. Sedangkan belanja iklan digital sebesar US$ 77,37 miliar atau menguasai 38,4%. Tahun ini, belanja iklan digital di AS diperkirakan meningkat 15,8%.

Sedangkan iklan televisi, dalam beberapa tahun terakhir hanya tumbuh 2%-3%. “Pemasar harus paham betul perubahan ini. Kita pindah begitu cepat dari radio, ke televisi, lalu internet. Rata-rata 50% dari belanja promosi merek mengalir ke media,” ucap Pendiri & CEO MarketMaker Celeny Da Silva.

Lebih lanjut, Celeny mengatakan, dari total belanja iklan di media digital, 70% mengalir ke Google dan Facebook. “Angka belanja iklan digital terus meningkat. Terakhir, dari Q1 hingga Q3 2016, 90% belanja iklan digital lari ke Facebook dan Google,” pungkasnya.

Sumber : http://smart-money.co/bisnis/jangan-...gkau-pelanggan



×