alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/587d4b58a09a395a1b8b4584/legislator-pkb-mangkir-panggilan-kpk
Legislator PKB Mangkir Panggilan KPK
Legislator PKB Mangkir Panggilan KPK
Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fathan Subchi, mangkir panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan memeriksanya sebagai saksi kasus suap proyek jalan pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR).

"Tidak hadir [pemeriksaan] Drs Fathan, saksi kasus TPK suap proyek Kementerian PUPR untuk tersangka SKS (So Kok Seng alias Aseng)," kata Febri Diansyah, Senin (16/1).Legislator PKB itu sempat meminta penjadwalan ulang pemeriksaannya. Penyidik pun mengamini permintaan penjadwalan ulang terhadap saksi dalam kasus dugaan suap proyek jalan pada Kemen-PUPR tersebut.KPK memanggil Fathan untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus suap proyek jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) di Maluku yang membelit tersangka So Kok Seng alias Aseng]," kata Febri Diansyah, Juru Bicara KPK di Jakarta, Senin (16/1).Selain Fathan, penyidik KPK memanggil Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kurniawan, juga untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Aseng.KPK menetapkan Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng alias Aseng sebagai tersangka kasus suap proyek pembangunan jalan pada Kemen-PUPR. "Satu orang terkait dengan suap Kementerian PUPR, yaitu SKS [Sok Kok Seng], Komisaris PT CP jadi tersangka," kata Febri, Rabu (7/12).KPK menetapkan So Kok Seng alias Aseng sebagai tersangka karena diduga menyuap penyelenggara negara agar menggolkan angggaran proyek di Direktorat Jenderal Bina Marga Kemen-PUPR dari dana aspirasi anggota Komisi V DPR RI.KPK menyangka Aseng melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf A atau huruf B atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah‎ dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.Penetapan ini merupakan pengembangan dari kasus proyek di Kemen-PUPR dari program dana aspirasi yang telah menyeret sejumlah anggota Komisi V, yakni Damayanti Wisnu Putranti, Budi Supriyanto, dan Andi Taufan Tiro.Kemudian, mantan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara (Malut) Kemen-PUPR, Amran H Mustary, serta dua anak buah Damayanti, Julia Prasetyarini dan Dessy Ariyanti Edwin, serta Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir."Ini tindak lanjut dari penyidikan dan proses-proses hukum kasus sebelumnya yang KPK mulai mengangani sekitar bulan Januari di tahun 2016, yaitu pada operasi tangkap tangan beberapa angota DPR. Ini terkait dengan kasus dulu yang sudah diproses, yakni DWP [Damayanti Wisnu Putranti]," kata Febri.Saat bersaksi di pengadilan, Aseng mengaku memberikan uang kepada Wakil Ketua Komisi V DPR, Yudi Widiana, sejumlah Rp 2,5 milyar melalui Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Muhammad Kurniawan.

Reporter: Iwan Sutiawan

Sumber : http://www.gatra.com/hukum/239169-le...-panggilan-kpk

---


- Legislator PKB Mangkir Panggilan KPK KPK Panggil Legislator PKB dan PKS Soal Suap Aseng