alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/587b4c70d44f9f8a3c8b4568/aher-tumbuhkan-semangat-ekonomi-islam-di-jawa-barat
AHER: TUMBUHKAN SEMANGAT EKONOMI ISLAM DI JAWA BARAT
Jawa Barat memilki jumlah penduduk lebih dari 46 juta jiwa dengan mayoritas beragama Islam. Dengan potensi ini, Jawa Barat memiliki peluang untuk mengembangkan ekonomi berbasis syariah atau Islam untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

“Islam menjadi keyakinan mayoritas masyarakat Jawa Barat, Islam mewarnai segala bentuk kegiatan masyarakat termasuk kegiatan perekonomian. Jadi kalau ekonomi Islam di Jawa barat ya ekonomi masyarakat Jawa Barat,” ungkap Aher usai Shalat Shubuh berjamaah dan pengajian bersama ASN Pemprov Jawa Barat dan jamaah Pondok Pesantren Daarut Tauhid di Masjid Pusdai, Jl. Diponegoro Kota Bandung, Minggu (15/1/17).

“Yang penting adalah bagaimana kita menumbuhkan semangat supaya tetap terus menggelora semangatnya, sehingga ya masyarakat Jabar menuju masyarakat yang mandiri dalam segala bentuk perekonomian, termasuk dalam pengolahan hasil sumber daya alam kita,” paparnya.

Aher menjelaskan seluruh bentuk pengolahan SDA harus diproses oleh kita sendiri. Proses produksi yang dilakukan di dalam negeri, mulai dari barang mentah (hulu), kemudian diolah hingga menjadi barang jadi (hilir) akan memiliki nilai ekonomi atau nilai tambah. Dengan demikian hal ini akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja serta peningkatan pendapatan masyarakat.

Pada pengajian ini turut hadir Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, praktisi keuangan dan perbankan syariah KH. Muhammad Syafii Antonio, tokoh agama KH. Abdullah Gymnastiar, serta praktisi ekonomi pesantren KH. Ahmad Nasichun Isa.
Zulkifli Hasan mengatakan Indonesia memiliki potensi berupa SDM muda.

Potensi ini bisa menjadi pembangkit ekonomi umat. Salah satunya melalui UKM. Zulkifli menuturkan bahwa saat ini jumlah UKM di Indonesia mencapai 90% lebih dari total kegiatan ekonomi yang ada, namun hanya 20% yang mampu menyerap kreditnya.
Sementara di sisi lain, monopoli tengah terjadi dalam dunia ekonomi nasional. “Ada 25 perusahaan dikuasasi 25 keluarga dengan penguasaan total Rp 4,500 Triliun,” kata Zulkifli.

Untuk itu, politik harus berperan penting dalam hal ini. Lebih lanjut, Zulkifli mengungkapkap bahwa bidang politik lah yang bisa menentukan kebijakan. Dia mengambil contohnya kebijakan tentang kedaulatan pangan.

“Agar ekonomi nasional berpihak pada rakyat, saya minta kepada Kementerian Pertanian agar mengeluarkan Perpres, seperti kebijakan apabila petani panen beli oleh negara.

Hasilnya sekarang sebelumnya kita impor 3 jutaan ton jagung sudah berkurang impornya menjadi 900.000-an ton. Luar biasa senangnya petani kita,” ucap Zulkifli di hadapan ribuan jamaah yang hadir.

Sementara itu, praktisi keuangan dan perbankan syariah KH. Muhammad Syafii Antonio menjelaskan mengenai kebangkitan umat Islam melalui bidang perekonomian. Dia mengatakan bahwa tidak mungkin Islam akan tegak apabila kekuatan ekonominya tidak berdiri tegak. Hal lainnya yang Antonia tekankan yaitu mengenai ajakannya dalam mengkonsumsi produk lokal kita.

“Sisi penguasaan ekonomi adalah jihad juga kepada Allah. Step by step harus kita lakukan. Tidak mungkin kita mengorbankan jiwa itu sulit, tapi kalau kita memberikan bantuan secara ekonomi, misal kirim makanan atau bantuan ke Palestina. Lalu, tidak mungkin kita menyelenggarakan jihad tanpa adanya pendanaan,” pungkas Antonio.


sumur

Kalo udh tumbuh...jngan lupee yee tumbuhin MCK dijabar ya kang
yg namanya syariah mah mahal
Udh sehat si bpk.....
bisanya cuma koar2 ekonomi islam ..... prakteknya bank keliling yg terlihat emoticon-Cape d...

bank syariah malah lebih serem dari konvensional emoticon-Berduka (S)
Berarti model bank2 konvensional hrs ditinggalkan, riba.
emoticon-Recommended Seller
Mata coy.. mata.. ntu daerah loe lagi panas...
Gagal mimpin ntar loe
pada kenjet2 baca berita kyak ginian emoticon-Belo
sesuai arahan presiden tahun 2017 memang tahun awal berjalannya komite ekonomi syariah bersinergis untuk memperkuat basis ekonomi dalam negeri yang sudah.
ini adalah tahun baik bagi para muslim,percayalah ditangan Jokowi semoga semakin maju,kalo masalah 2019 kembali ke masing-masing aja dah.
emoticon-Traveller
sayangnya kita belum masuk 5 besar ekonomi syariah baru masuk 10 besar,ingat kapitalis/liberal too big too failure,syariah too big too ignore.
Bapak ini bukannya mengademkan
Malah bikin panas lagi emoticon-Malu
Teori emoticon-Leh Uga
Beli barang aja masih sering kreditan... gimana mau bebas riba... AHER: TUMBUHKAN SEMANGAT EKONOMI ISLAM DI JAWA BARATAHER: TUMBUHKAN SEMANGAT EKONOMI ISLAM DI JAWA BARAT
atur atur aja lah her.....serah lu. kalo ada masalah tinggal merenung aja ntar
Islam lagi... islam lagi... yang diomongin nih gubernur... kaya gak ada omongan laen aja..
Congor lahh
Mantap her emoticon-Jempol
Quote:Original Posted By claimer.
Berarti model bank2 konvensional hrs ditinggalkan, riba.
emoticon-Recommended Seller


Lebih dari itu, uang pun harus ditinggalkan. Karena fiat gan.

Transaksi cuma bisa dibayar pakai barter, emas, beras atau garam.

https://en.wikipedia.org/wiki/Money_in_Islam
Caranya?
Pengaplikasian dari pemda utk menumbuhkan apa tong??
Apa pemda skrg kerjanya cuma kasi saran dan nasehat? Org di pasar juga bisa tong.
emoticon-Traveller
Dari dulu ane kurang respect aja dipimpin bapak ini
Masjid 1T meningkatkan kesejahteraan umat emoticon-Malu
Sekalian cetak duit syariah. Jgn pake punya BI emoticon-Big Grin