alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/587b466898e31be8448b456b/benarkah-klaim-djarot-soal-angka-kemiskinan-jakarta-terendah-di-indonesia
Benarkah Klaim Djarot soal Angka Kemiskinan Jakarta Terendah di Indonesia?
JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengklaim tingkat kemiskinan di Jakarta terendah di Indonesia, saat debat publik, Jumat (13/1/2017) malam.

Pernyataan Djarot tersebut didasarkan pada data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta tahun 2015. Berdasarkan data BPS DKI Jakarta, pada September 2015, jumlah masyarakat miskin di Jakarta sebesar 368.670 orang atau 3,61 persen dari jumlah penduduk Jakarta sebesar 10,1 juta jiwa.

Angka itu menurun dibanding September 2014, yakni mencapai 412.700 orang atau 4,09 persen.

Pada rilis BPS yang diselenggarakan Februari 2016, Ketua BPS DKI Jakarta Syech Suhaimi menyebut, angka kemiskinan di jakarta lebih rendah dibanding provinsi lain di Indonesia.

"Sampai sejauh ini, angka kemiskinan di jakarta maasih terendah di Indonesia. Bahkan, selama setahun terakhir angka kemiskinan cenderung menurun," kata Syech.

Pemprov DKI Jakarta disebut melakukan upaya penanggulangan kemiskinan. Seperti pengendalian harga komoditi dan penyediaan lapangan pekerjaan. Masih berdasarkan BPS DKI Jakarta, jumlah penduduk miskin pada bulan Maret 2016 mencapai 384,3 ribu orang (3,75 persen).

Angka kemiskinan tersebut meningkat dibandingkan dengan keadaan pada September 2015 (3,61 persen). Namun angka itu menurun jika dibandingkan dengan kondisi Maret 2015 (3,93 persen).

BPS menyebut, dari perkembangannya sejak 2014 presentase jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta masih dalam tren yang menurun. Presentase penduduk miskin dipengaruhi oleh garis kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan jumlah penduduk. Pada Maret 2016, inflasi garis kemiskinan turun menjadi 4,71 persen (year on year) dibandingkan September 2015 (9,46 persen) dan Maret 2015 (8,84 persen).

Menurunnya pertumbuhan garis kemiskinan ini disebabkan karena penurunan pertumbuhan garis kemiskinan kelompok makanan. Karena beras sebagai komoditi utama, harganya terkendali.

Sementara itu, pertumbuhan garis kemiskinan non-makanan masih mengalami peningkatan. Seiring masih tingginya biaya sewa perumahan di Jakarta. Dengan demikian, penambahan unit rumah susun sederhana sewa semakin dibutuhkan. (Baca: Anies Patahkan Pernyataan Djarot soal Angka Kemiskinan di Jakarta)

Kemiskinan meningkat September 2016

Berdasarkan rilis teranyar BPS DKI Jakarta pada 3 Januari 2017, jumlah penduduk miskin di ibu kota sebesar 385,84 ribu orang atau 3,75 persen pada bulan September 2016. Jika dibandingkan dengan kondisi bulan Maret 2016, penduduk miskin sebanyak 384,30 ribu orang atau 3,75 persen. Jumlah penduduk miskin meningkat 1,54 ribu orang.

Sedangkan dibandingkan dengan bulan September 2015, jumlah penduduk miskin sebanyak 368,67 ribu orang atau 3,61 persen. Jumlah penduduk miskin naik 17,17 ribu orang atau meningkat 0,14 persen.

Jumlah penduduk miskin ini dipengaruhi oleh besarnya Garis Kemiskinan (GK). Karena penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Selama September 2015-September 2016, garis kemiskinan naik sebesar 2,02 persen dari Maret 2016-September 2016. Kemudian naik sebesar 3,51 persen dari September 2015-September 2016.


http://megapolitan.kompas.com/read/2....di.indonesia.


Kita ke tabel visual aja biar mudah melihat:

Quote:Original Posted By Periode Jokowi

Jumlah penduduk miskin naik!

Benarkah Klaim Djarot soal Angka Kemiskinan Jakarta Terendah di Indonesia?
https://s.kaskus.id/images/2017/01/1...0115044201.JPG
Garis kemiskinan naik!

Benarkah Klaim Djarot soal Angka Kemiskinan Jakarta Terendah di Indonesia?
https://s.kaskus.id/images/2017/01/1...0115044306.JPG


Quote:Original Posted By Periode Ahok

Jumlah Penduduk miskin relatif turun!

Benarkah Klaim Djarot soal Angka Kemiskinan Jakarta Terendah di Indonesia?
https://s.kaskus.id/images/2017/01/1...0115044609.JPG


Garis Kemiskinan naik!
Benarkah Klaim Djarot soal Angka Kemiskinan Jakarta Terendah di Indonesia?
https://s.kaskus.id/images/2017/01/1...0115044842.JPG



Overall Hasil Kader PDIPemoticon-thumbdown

Penduduk miskin naik!
Garis kemiskinan naik!
silahkan quick count
klaim pertumbuhan gigi yg berkurang karena rontok ada?

Benarkah Klaim Djarot soal Angka Kemiskinan Jakarta Terendah di Indonesia?

Benarkah Klaim Djarot soal Angka Kemiskinan Jakarta Terendah di Indonesia?

emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By tanjung.pinar
silahkan quick count


quick count ?
maksudnya gmn emoticon-Thinking
Klo angka kemiskinan masih kurang tinggi, gampang...

Ntar yg nasbung2 miskin tinggal diimport dari provinsi sebelah emoticon-Leh Uga
Lah, khan provinsi lain Garis Kemiskinan juga Naik ngikutin..
yang dibaca itu bukan jumlah penduduk miskinnya tapi Peringkat Penduduk Miskin dibanding Propinsi lain masih paling rendah..
Apalagi dibandingkan dengan Provinsi Barokah tetangga sebelah..
Yg dipermasalahkan sama Paslon 1 dan Paslon 2 khan katanya Kemiskinan Bertambah Banyak... sedangkan data sebenernya menurun dan terendah dibanding Provinsi Lain.


Quote:Original Posted By radarutama
Lah, khan provinsi lain Garis Kemiskinan juga Naik ngikutin..
yang dibaca itu bukan jumlah penduduk miskinnya tapi Peringkat Penduduk Miskin dibanding Propinsi lain masih paling rendah..
Apalagi dibandingkan dengan Provinsi Barokah tetangga sebelah..
Yg dipermasalahkan sama Paslon 1 dan Paslon 2 khan katanya Kemiskinan Bertambah Banyak... sedangkan data sebenernya menurun dan terendah dibanding Provinsi Lain.


memang bertambah emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By radarutama
Lah, khan provinsi lain Garis Kemiskinan juga Naik ngikutin..
yang dibaca itu bukan jumlah penduduk miskinnya tapi Peringkat Penduduk Miskin dibanding Propinsi lain masih paling rendah..
Apalagi dibandingkan dengan Provinsi Barokah tetangga sebelah..
Yg dipermasalahkan sama Paslon 1 dan Paslon 2 khan katanya Kemiskinan Bertambah Banyak... sedangkan data sebenernya menurun dan terendah dibanding Provinsi Lain.


Yah klo pendatang yg bukan warga dki dan bikin gubug liar di jakarta diusir usirin pulang ke kampungnya bisa lebih rendah lagi tuh angka kemiskinan


Quote:Original Posted By daytrader
Quote:Original Posted By radarutama
Lah, khan provinsi lain Garis Kemiskinan juga Naik ngikutin..
yang dibaca itu bukan jumlah penduduk miskinnya tapi Peringkat Penduduk Miskin dibanding Propinsi lain masih paling rendah..
Apalagi dibandingkan dengan Provinsi Barokah tetangga sebelah..
Yg dipermasalahkan sama Paslon 1 dan Paslon 2 khan katanya Kemiskinan Bertambah Banyak... sedangkan data sebenernya menurun dan terendah dibanding Provinsi Lain.


Yah klo pendatang yg bukan warga dki dan bikin gubug liar di jakarta diusir usirin pulang ke kampungnya bisa lebih rendah lagi tuh angka kemiskinan


memang yg liar masuk itungan bps emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By margosa




memang yg liar masuk itungan bps emoticon-Cape d...


Liar juga ngambil kerjaan dan kesempatan usaha pkl dan warteg warga dki....


Quote:Original Posted By daytrader
Quote:Original Posted By margosa




memang yg liar masuk itungan bps emoticon-Cape d...


Liar juga ngambil kerjaan dan kesempatan usaha pkl dan warteg warga dki....



loh memang siapa yg melarang orang kerja di jakarta emoticon-Big Grin
picik banget ya

yg liar dihitung? emoticon-Moon
Yg disebut miskin itu minimal penghasilan berapa.. di daerah 5000 masih bisa beli makan.. di jkt bisa ga


Quote:Original Posted By mbia
Yg disebut miskin itu minimal penghasilan berapa.. di daerah 5000 masih bisa beli makan.. di jkt bisa ga

di tabel kan udah ada wan emoticon-Frown
penista + pendusta emoticon-2 Jempol

70 triliun buat apaan sih, cuma ngurus org miskin ratusan ribu aja gak bisa alokasiin emoticon-Leh Uga


Quote:Original Posted By tukang.meweks
penista + pendusta emoticon-2 Jempol

70 triliun buat apaan sih, cuma ngurus org miskin ratusan ribu aja gak bisa alokasiin emoticon-Leh Uga


mungkin penyerapan kurang tinggi jd pertumbuhan terganggu

dr hitungan tabel diatas semenjak jokowi sampe saat ini malh nambah 8.600 jiwa penduduk miskin
trit ini sepi emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By margosa
JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengklaim tingkat kemiskinan di Jakarta terendah di Indonesia, saat debat publik, Jumat (13/1/2017) malam.

Pernyataan Djarot tersebut didasarkan pada data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta tahun 2015. Berdasarkan data BPS DKI Jakarta, pada September 2015, jumlah masyarakat miskin di Jakarta sebesar 368.670 orang atau 3,61 persen dari jumlah penduduk Jakarta sebesar 10,1 juta jiwa.

Angka itu menurun dibanding September 2014, yakni mencapai 412.700 orang atau 4,09 persen.

Pada rilis BPS yang diselenggarakan Februari 2016, Ketua BPS DKI Jakarta Syech Suhaimi menyebut, angka kemiskinan di jakarta lebih rendah dibanding provinsi lain di Indonesia.

"Sampai sejauh ini, angka kemiskinan di jakarta maasih terendah di Indonesia. Bahkan, selama setahun terakhir angka kemiskinan cenderung menurun," kata Syech.

Pemprov DKI Jakarta disebut melakukan upaya penanggulangan kemiskinan. Seperti pengendalian harga komoditi dan penyediaan lapangan pekerjaan. Masih berdasarkan BPS DKI Jakarta, jumlah penduduk miskin pada bulan Maret 2016 mencapai 384,3 ribu orang (3,75 persen).

Angka kemiskinan tersebut meningkat dibandingkan dengan keadaan pada September 2015 (3,61 persen). Namun angka itu menurun jika dibandingkan dengan kondisi Maret 2015 (3,93 persen).

BPS menyebut, dari perkembangannya sejak 2014 presentase jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta masih dalam tren yang menurun. Presentase penduduk miskin dipengaruhi oleh garis kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan jumlah penduduk. Pada Maret 2016, inflasi garis kemiskinan turun menjadi 4,71 persen (year on year) dibandingkan September 2015 (9,46 persen) dan Maret 2015 (8,84 persen).

Menurunnya pertumbuhan garis kemiskinan ini disebabkan karena penurunan pertumbuhan garis kemiskinan kelompok makanan. Karena beras sebagai komoditi utama, harganya terkendali.

Sementara itu, pertumbuhan garis kemiskinan non-makanan masih mengalami peningkatan. Seiring masih tingginya biaya sewa perumahan di Jakarta. Dengan demikian, penambahan unit rumah susun sederhana sewa semakin dibutuhkan. (Baca: Anies Patahkan Pernyataan Djarot soal Angka Kemiskinan di Jakarta)

Kemiskinan meningkat September 2016

Berdasarkan rilis teranyar BPS DKI Jakarta pada 3 Januari 2017, jumlah penduduk miskin di ibu kota sebesar 385,84 ribu orang atau 3,75 persen pada bulan September 2016. Jika dibandingkan dengan kondisi bulan Maret 2016, penduduk miskin sebanyak 384,30 ribu orang atau 3,75 persen. Jumlah penduduk miskin meningkat 1,54 ribu orang.

Sedangkan dibandingkan dengan bulan September 2015, jumlah penduduk miskin sebanyak 368,67 ribu orang atau 3,61 persen. Jumlah penduduk miskin naik 17,17 ribu orang atau meningkat 0,14 persen.

Jumlah penduduk miskin ini dipengaruhi oleh besarnya Garis Kemiskinan (GK). Karena penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Selama September 2015-September 2016, garis kemiskinan naik sebesar 2,02 persen dari Maret 2016-September 2016. Kemudian naik sebesar 3,51 persen dari September 2015-September 2016.


http://megapolitan.kompas.com/read/2....di.indonesia.


Kita ke tabel visual aja biar mudah melihat:






Overall Hasil Kader PDIPemoticon-thumbdown

Penduduk miskin naik!
Garis kemiskinan naik!


Ya ya ya anda paham emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By juindra
Quote:Original Posted By margosa
JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengklaim tingkat kemiskinan di Jakarta terendah di Indonesia, saat debat publik, Jumat (13/1/2017) malam.

Pernyataan Djarot tersebut didasarkan pada data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta tahun 2015. Berdasarkan data BPS DKI Jakarta, pada September 2015, jumlah masyarakat miskin di Jakarta sebesar 368.670 orang atau 3,61 persen dari jumlah penduduk Jakarta sebesar 10,1 juta jiwa.

Angka itu menurun dibanding September 2014, yakni mencapai 412.700 orang atau 4,09 persen.

Pada rilis BPS yang diselenggarakan Februari 2016, Ketua BPS DKI Jakarta Syech Suhaimi menyebut, angka kemiskinan di jakarta lebih rendah dibanding provinsi lain di Indonesia.

"Sampai sejauh ini, angka kemiskinan di jakarta maasih terendah di Indonesia. Bahkan, selama setahun terakhir angka kemiskinan cenderung menurun," kata Syech.

Pemprov DKI Jakarta disebut melakukan upaya penanggulangan kemiskinan. Seperti pengendalian harga komoditi dan penyediaan lapangan pekerjaan. Masih berdasarkan BPS DKI Jakarta, jumlah penduduk miskin pada bulan Maret 2016 mencapai 384,3 ribu orang (3,75 persen).

Angka kemiskinan tersebut meningkat dibandingkan dengan keadaan pada September 2015 (3,61 persen). Namun angka itu menurun jika dibandingkan dengan kondisi Maret 2015 (3,93 persen).

BPS menyebut, dari perkembangannya sejak 2014 presentase jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta masih dalam tren yang menurun. Presentase penduduk miskin dipengaruhi oleh garis kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan jumlah penduduk. Pada Maret 2016, inflasi garis kemiskinan turun menjadi 4,71 persen (year on year) dibandingkan September 2015 (9,46 persen) dan Maret 2015 (8,84 persen).

Menurunnya pertumbuhan garis kemiskinan ini disebabkan karena penurunan pertumbuhan garis kemiskinan kelompok makanan. Karena beras sebagai komoditi utama, harganya terkendali.

Sementara itu, pertumbuhan garis kemiskinan non-makanan masih mengalami peningkatan. Seiring masih tingginya biaya sewa perumahan di Jakarta. Dengan demikian, penambahan unit rumah susun sederhana sewa semakin dibutuhkan. (Baca: Anies Patahkan Pernyataan Djarot soal Angka Kemiskinan di Jakarta)

Kemiskinan meningkat September 2016

Berdasarkan rilis teranyar BPS DKI Jakarta pada 3 Januari 2017, jumlah penduduk miskin di ibu kota sebesar 385,84 ribu orang atau 3,75 persen pada bulan September 2016. Jika dibandingkan dengan kondisi bulan Maret 2016, penduduk miskin sebanyak 384,30 ribu orang atau 3,75 persen. Jumlah penduduk miskin meningkat 1,54 ribu orang.

Sedangkan dibandingkan dengan bulan September 2015, jumlah penduduk miskin sebanyak 368,67 ribu orang atau 3,61 persen. Jumlah penduduk miskin naik 17,17 ribu orang atau meningkat 0,14 persen.

Jumlah penduduk miskin ini dipengaruhi oleh besarnya Garis Kemiskinan (GK). Karena penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Selama September 2015-September 2016, garis kemiskinan naik sebesar 2,02 persen dari Maret 2016-September 2016. Kemudian naik sebesar 3,51 persen dari September 2015-September 2016.


http://megapolitan.kompas.com/read/2....di.indonesia.


Kita ke tabel visual aja biar mudah melihat:






Overall Hasil Kader PDIPemoticon-thumbdown

Penduduk miskin naik!
Garis kemiskinan naik!


Ya ya ya anda paham emoticon-Ngakak


gitu aja? emoticon-Malu
Quote:Original Posted By margosa
gitu aja? emoticon-Malu


Terus mau saya bilang apa?
Anda WOW gitu?emoticon-Cape deeehhemoticon-Kiss
strategi ahog untuk mengurangi kemiskinan di jakarta...ya...menggusur habis kaum miskin, suruh pulang kampung..emoticon-Big Grin
gw yakin nanti kalau terpilih kemiskinan hilang dari jakarta..karena habis digusur..