alexa-tracking

Wow, Terminal di Kampung Jokowi Ini Mirip Bandara

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/586a783196bde616048b456f/wow-terminal-di-kampung-jokowi-ini-mirip-bandara
icon-hot-thread
Wow, Terminal di Kampung Jokowi Ini Mirip Bandara
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan Terminal Penumpang Tipe A Tirtonadi, Solo pada Selasa, 27 Desember 2016. Terminal tersebut menjadi terminal pertama di Indonesia yang memiliki layanan e-ticketing atau tiket elektronik, guna memanjakan para penumpang bus tujuan luar kota.
Quote:Peresmian Terminal Penumpang Tipe A Terminal Tirtonadi ditandai dengan pemotongan pita oleh Menteri Perhubungan yang didampingi oleh Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Setelah peresmian, rombongan langsung melakukan peninjauan di sejumlah fasilitas pelayanan modern yang ada di terminal tersebut.
Wow, Terminal di Kampung Jokowi Ini Mirip Bandara
Salah satu fasilitas yang menjadi andalan terminal tersebut adalah Loket Terpadu. Budi Karya pun menyambangi fasilitas pemesanan maupun pembelian tiket bus secara online itu. Selanjutnya, Menteri Perhubungan mencoba membeli e-ticketing bus tujuan Surabaya, yakni PO EKA.

Quote:Setelah membeli, Budi Karya langsung masuk ke gerbang otomatis terminal dengan menunjukkan e-ticketing. Selanjutnya, dia pun masuk ke Bus EKA sesuai tujuan yang tertera di tiket tersebut.
Wow, Terminal di Kampung Jokowi Ini Mirip Bandara
Menteri Perhubungan menyatakan Terminal Tirtonadi Solo menjadi pilot project dengan adanya Loket Terpadu ini‎. Terminal tersebut sudah menggunakan sarana yang canggih dan modern.
emoticon-Om Telolet Om!
"Untuk e-ticketing ini merupakan kerjasama dengan pihak Organda," kata dia.
Wow, Terminal di Kampung Jokowi Ini Mirip Bandara
Kemudian, dia mengatakan berdasarkan pembicaraan Wali Kota Solo bahwa terminal Tirtonadi sudah kempling (mengilap) seperti halnya bandara dan stasiun kereta.

"Dengan terminal yang kempling ini menunjukkan bahwa Solo tidak main-main. Diharapkan terminal yang kempling seperti ini tidak hanya di Solo tetapi di Jawa Tengah, Jawa dan seluruh Indonesia," ujarnya.

Operator Tiket Terpadu Terminal Tirtonadi Solo, Irvan Fauzian mengatakan terminal di Kota Solo ini menjadi percontohan bagi layanan loket terpadu. Selain melayani pemesanan dan pembelian tiket secara online, dengan fasilitas loket terpadu maka pelayanan tersebut terintegrasi dengan sejumlah Perusahaan Otobus (PO).

"Kami memberikan layanan single tiket, jadi para penumpang yang akan pergi ke sejumlah kota tujuan, khususnya bus malam bisa memesan secara online di loket terpadu ini," kata dia.

Dengan adanya fasilitas e-ticketing yang bisa dilayani di loket terpadu, lanjut dia, para calon penumpang memperoleh sejumlah keuntungan. Diantaranya keuntungannya, bisa mendapatkan kepastian harga tiket seperti yang dikeluarkan operator bus, kejelasan mengenai armada yang akan ditumpangi, serta bisa memilih tempat duduk di bus.

"Kalau beli di loket manual, penumpang tidak bisa mengetahui harga pastinya. Kadang harganya di atas harga operator, tetapi dengan sistem ini harga sesuai patokan operator," ujarnya.

Manfaat lain dengan penerapan sistem tiket online, ditambahkan dia, para calon penumpang bisa memesan tiket untuk jadwal keberangkatan 45 hari ke depan. Selain itu, penumpang juga bisa memilih tempat duduk yang diinginkannya.

"Masak sudah berpuluh-puluh tahun operator bus masih memanfaatkan cara manual, untuk itu kini sistem ini sudah seperti pemesanan tiket pesawat maupun kereta api yang dilayani secara online," ucap dia.

Sementara itu, petugas Loket Terpadu Terminal Tirtonadi, Andik Purba menyebutkan saat ini sudah ada 21 perusahaan otobus yang sudah bergabung dengan sistem loket terpadu ini. Nantinya, jumlah tersebut akan terus bertambah hingga semua tiket bus jurusan luar kota terlayani secara terpadu.

"Kalau saat ini baru bus malam saja dan jumlahnya masih terbatas, tetapi ke depan jumlah operator bus yang akan join akan bertambah," ucap Andik.

Lantas, Andik pun menerangkan para penumpang yang akan membeli maupun memesan tiket secara online tersebut tinggal mendatangi loket terpadu. Setelah itu, calon penumpang tinggal memilih bus yang akan dinaikinya serta memilih tanggal keberangkatan.

"Masyarakat yang ingin memesan tiket nanti bisa memilih tempat duduknya. Setelah itu nanti kami akan mengklik tempat duduk yang dingingkan," kata dia.

Cara yang dilakukan untuk pemesanan cukup mudah. Andik menjelaskan, calon penumpang tinggal memberikan identitas berupa KTP maupun SIM serta nomor handphone kepada petugas tiket‎. Tak hanya itu, untuk pembayaran tidak harus menggunakan uang tunai, tetapi juga bisa melakukan pembayaran dengan debit maupun kartu kredit.

"Setelah memesan atau membeli tiket, nanti saat jadwal keberangkatan para calon penumpang menunggu di ruang tunggu. Jika bus sudah datang, pihak petugas akan memanggilnya sesuai dengan nama yang tertera di tiket. Selanjutnya mereka dipersilahkan menuju bus," tandas dia. Dalam berita yang sudah ane baca gan

Semua infrastruktur kita di kebut gan , guna mengejar ketertinggalan dari negara lain. Kita sebagai warga biasa cuma bisa bantu doa, semoga sukses dan lancar. Nasbung dan nastak ayoo bersatulah , minimal bersatu guna mendoakan Negeri Kita Supaya Berhasil

Kirimkan masukan dan saran serta update info seputar jokowi via @JokopediaID yuk gan

Quote:Wow, Terminal di Kampung Jokowi Ini Mirip Bandara
Menhub Akan Gelar Kontes "Bus Telolet"
Wow, Terminal di Kampung Jokowi Ini Mirip Bandara
Menyikapi fenomena tentang permintaan masyarakat kepada sopir bus untuk membunyikan klakson atau dikenal “om telolet om”, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan menggelar kontes "bus telolet". Menhub juga membantah melarang klakson bus telolet.
youtube-thumbnail

"Suatu waktu nanti kita buat kontes, mungkin tiga minggu lagi," kata Menhub di sela-sela Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat "Lilin 2016" di Silang Monas, Jakarta, (22/12).
youtube-thumbnail

Dia mengatakan, kontes bus tersebut diharapkan dapat mendorong daya tarik sehingga menghibur masyarakat.

Di sisi lain, Menhub menyatakan bus telolet merupakan kreativitas masyarakat yang luar biasa, sehingga tidak sepatutnya dilarang. “Saya bukan melarang, Saya pribadi juga senang musik dan juga senang nada klakson telolet," kata dia.

Dia hanya mengimbau masyarakat yang meminta sopir bus membunyikan klakson telolet tidak di jalan raya karena akan membahayakan. "Tapi kalau di tempat lain boleh, misalnya di terminal bus, jadi tempatnya harus benar, kalo (bus) pada saat diparkir itu bagus sekali,” jelasnya.

Sebelumnya, Budi sempat akan mengeluarkan surat edaran untuk melarang bus telolet itu. Namun kemudian Budi menyebut larangan itu untuk masyarakat yang membahayakan keselamatan dengan meminta telolet di jalan raya.

Sebagai informasi, fenomena bus telolet menjadi viral di dunia maya. Hal itu terjadi karena para pengguna media sosial di Indonesia membombardir komentar para pesohor dunia, dari politisi seperti Donald Trump, musisi, olahragawan, hingga model, dengan frasa #omteloletom" berasa satu berita ya satu
emoticon-Om Telolet Om!
Spoiler for selingan:
Okeh nais deh
Ditinggal jokowi bukannya lebih buruk emoticon-2 Jempol
widih sekelas mall
klo jakarta d tinggal ahok bentar aja udah semrawut lg,apalagi klo ahok udah gak jd gubernur,ane jamin jakarta balik kyak dlu,apalgi calon yg lain keliatan bgt pngen dpet duit apbd jakarta yg setumpuk emoticon-Ngacir Tubrukan
tapi pintu keluar buat penumpang kudu muter jauh..
enaknya cuman bayar seribu dah dpt fasilitas macem2 klo ndak salah
ama jalan ke terminal yg di daerah gilingan macetnya makin parah.
Semoga bisa di perbaiki lagi kendala yang ada
Mantap gan emoticon-2 Jempol
Nah gitu dong, upgrade sistemnya.
Customer oriented.
Quote:Original Posted By manjuntak15

Pulo Gebang Jadi Terminal Bus Terbesar se-ASEAN sekelas Bandara

Wow, Terminal di Kampung Jokowi Ini Mirip Bandara
Wow, Terminal di Kampung Jokowi Ini Mirip Bandara

Jakarta - Terminal bus terpadu Pulo Gebang yang baru diresmikan disebut-sebut sebagai terminal terbesar di Asia Tenggara.

Terminal ini dibangun dengan anggaran Rp 430 miliar di atas lahan seluas 12,5 hektare di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, di pinggir Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Fasilitas di terminal ini pun mirip seperti di bandara, terdiri dari 4 gedung utama. Gedung pertama adalah ruang bagi awak bus beristirahat, gedung kedua adalah gedung terminal keberangkatan, gedung ketiga adalah terminal kedatangan, serta gedung terakhir adalah terminal angkutan kota dan terminal bus TransJ.

Dari pantauan aerial video, tampak jelas terminal pengganti Pulo Gadung ini begitu megah dan rapi, dikelilingi lahan terbuka hijau dan danau buatan.

Akses keluar masuk terminal melalui jalan fly-over yang lebar dan panjang, sehingga tidak mengganggu lalu-lintas di sekitarnya.

Dengan area yang begitu lapang, bus-bus pun bisa keluar masuk dan mangkal secara rapi tanpa berdesakan seperti di terminal-terminal lain.

Fasilitas pendukung seperti lift dan eskalator juga sudah dioperasikan. Ruang tunggu yang sangat lapang dibatasi dinding kaca mirip ruang tunggu di bandara.

Fasilitas lainnya di terminal ini antara lain:
Gedung untuk awak bus, Bazar, Lift dan eskalator, Kamar mandi, Ruang laktasi, Musala, Troli dan kursi roda, Ruang tunggu dan perpustakaan mini, Display jadwal bus di TV LED, Loket Tiket PO Bus, Posko Kesehatan, Food court dan kantin, Kantor, dan Terminal angkutan kota dan TransJ.

http://www.beritasatu.com/megapolita...r-seasean.html

Terminal Pulogebang Beroperasi, Terminal Pulogadung untuk Angkot

Jakarta - Beroperasinya terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, menimbulkan pertanyaan tentang nasib terminal Pulogadung. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah menyatakan terminal Pulogadung tidak akan ditutup.

"Setelah Pulogadung dipindah itu tidak akan ditutup. Aktivitasnya untuk dalam kota saja. AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dipindah ke Pulogebang," kata Andri di terminal Pulogebang, Jalan Raya Bekasi, Cakung, Rabu (28/12/2016).

Andri juga mengungkapkan rencana serupa untuk Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Menurut Andri, Pemprov akan merevitalisasi Terminal Rawa Buaya sebagai akses bus dari dan menuju Sumatera.

"Rawa Buaya sudah ada sembilan hektare lahannya. Itu juga untuk memenuhi transportasi dari dan ke Sumatera. Nantinya dari terminal Kalideres akan kita pindah ke terminal Rawa Buaya," ujar Andri.

Ditargetkan seluruh perusahaan otobus (PO) rute ke Jawa Tengah dan Jawa Timur dari Terminal Pulogadung akan pindah semua ke Terminal Pulogebang. Ia akan menutup seluruh terminal bayangan yang selama ini digunakan oleh PO bus.

"Terminal bayangan, kita sudah sepakat tidak ada lagi terminal bayangan. Batas waktu pemindahan hanya satu bulan. Kalau masih ada yang buka kita cabut izin PO dan DKI cabut izin bangunannya," tutupnya.

https://news.detik.com/berita/d-3382...g-untuk-angkot
Spoiler for penampakan:
ntap emoticon-Kiss
mantap
mantap pak lanjutkan hingga berhasilemoticon-Om Telolet Om!
Terminal air di kampung ane sudah kagak terurus brayemoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By kenny.1509kc
Terminal air di kampung ane sudah kagak terurus brayemoticon-Cape d...


Wah sayang banget tuh gan.
ini tidak pro rakyat kecil...
pengamen...pengemis..pemulung..calo..makelar ojek..makelar taksi..preman... jadi susah hidup di terminal
kasihan nasbung...terancam oleh kemajuan peradaban jaman
penjaganya kurang IGO gan
Bagus dan rapih
Quote:Original Posted By yyyuuudddhhhaaa
Ditinggal jokowi bukannya lebih buruk emoticon-2 Jempol


Emang ada yang ditinggal Jokowi lebih buruk?

Jokowi udah ngasih pondasi dan arah pembangunan. Tinggal setelahnya yang melanjutkan.