alexa-tracking

Menurut Roy Suryo, Perintah Jokowi Tindak Tegas Penyebar Kebencian Berlebihan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/586a610adac13e9f1a8b456a/menurut-roy-suryo-perintah-jokowi-tindak-tegas-penyebar-kebencian-berlebihan
Menurut Roy Suryo, Perintah Jokowi Tindak Tegas Penyebar Kebencian Berlebihan
puji jembut

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo mempertanyakan langkah Presiden Joko Widodo yang akan menindak penyebar kebencian di media sosial.

Ia menilai, Jokowi terlalu berlebihan.

Menurut dia, ujaran kebencian di media sosial, termasuk kepada pemerintah, sudah ada sejak era Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saat Pak SBY menjabat presiden juga kerap di-bully, difitnah, bahkan dicaci-maki di jejaring sosial. Tetapi tidak sampai membuat aturan untuk melindungi diri," kata Roy Suryo, saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/12/2016).

Roy mengatakan, aturan dalam menggunakan internet dan media sosial memang diperlukan.

Akan tetapi, menurut dia, Jokowi seharusnya lebih memprioritaskan hal yang lebih penting dan berdampak langsung kepada rakyat.

"Dibandingkan sibuk sendiri mengurusi soal cyber bullying. Pejabat-pejabat negara seharusnya melayani atau melindungi rakyat, dan bukan minta dilayani atau dilindungi dari rakyatnya," jelas Roy.

Jika ada informasi bohong yang disebarkan melalui media sosial, lanjut dia, pemerintah bisa menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang sudah disempurnakan.

Penindakannya diserahkan kepada aparat kepolisian.

"Sebaiknya Presiden fokus saja ke tupoksinya. Karena mulai 2017, Indonesia makin merasakan dampak situasi global akibat sosial, ekonomi, politik, pertahanan mancanegara yang mengalami perubahan konstelasi besar. Daripada malah makin banyak kritikan yang bisa-bisa disalahpersepsikan dengan sikap antikritik pemerintah tersebut," papar Roy.

Sebelumnya, saat rapat terbatas mengenai antisipasi perkembangan media sosial di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/12/2016), Presiden meminta ada penegakan hukum yang keras dan tegas terhadap pemilik akun media sosial yang kerap menyebarkan ujaran kebencian, provokasi, dan fitnah.

Presiden juga meminta ada evaluasi terhadap media online yang sengaja memproduksi berita bohong tanpa sumber yang jelas.

Kepala Staf Presiden Teten Masduki mengatakan, ratas itu digelar karena saat ini ada pihak yang berupaya mendelegitimasi pemerintah melalui media sosial.

jembutken
http://nasional.kompas.com/read/2017...ian.berlebihan
maklum sih..

wong roy suryo nya aja skrg jdi penyebar kebencian di sosmed..

fitnah gak henti henti..

contohnya alas panggung warna merah putihnya jokowi yg dia tuduh melecehkan negara..
MENYEBAR FITNAH, HOAX, DAN BERITA BOHONG ITU BUKAN KRITIK!
DALAM KEBEBASAN BERPENDAPAT HARUS BERANI BERTANGGUNG JAWAB, JANGAN MALAH BEBAS YG KEBABLASAN emoticon-Najis
Roy sukro lg caper nih..
emoticon-Cape deeehh
Iyain aja dah, daripada panci di rumah lu dibawa kabur sama dia
Ga usah mewek roy..
Wah, roy sukro gemeteran, takut kalo cyber warnya.ketahuan trus nyanyi sukro bosnya emoticon-Takut
Orang goblo masa kebencian dibiarin ya. Emang kebetulan yang nyebarin kan pasukan nya dia, wong dia ketua tim cyber bocah terapung.
Quote:


Anjirrrr emoticon-Ngakak
Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo tidak mencampuri atau mengintervensi tindakan kepolisian dalam penegakan hukum.

Termasuk langkah Polri dalam menangkap sejumlah orang yang diduga melakukan penghinaan terhadap Presiden.

"Presiden menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum jika ada yang melanggar hukum. Presiden tidak ikut campur, sepenuhnya diserahkan kepada penegakan hukum," kata Johan saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/12/2016).

Johan pun membantah jika penangkapan tersangka penghina Presiden ini ada hubungannya dengan rapat terbatas terkait antisipasi perkembangan media sosial di Istana pada Kamis pekan lalu.

Dalam ratas itu, Jokowi menginstruksikan agar kepolisian menindak penyebar kebencian, provokasi dan fitnah.

Namun Johan menegaskan, instruksi Presiden itu dimaksudkan secara umum, bukan hanya terhadap penyebar kebencian terhadap Jokowi.

"Itu instruksi sifatnya umum, karena Presiden melihat masyarakat saat ini sudah mulai resah dengan ujaran kebencian dan fitnah di media sosial," ucap Johan.

Jamil Adil (47), ditangkap setelah diduga menghina dan mencaci-maki Presiden RI Joko Widodo serta Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, Kamis (29/12/2016).

(Baca: Buat Coretan yang Hina Jokowi dan Kapolri, Pria Ini Ditangkap Polisi)

Hinaan tersebut disampaikan Jamil dalam bentuk coretan pada tiang dan kontainer di bawah jalan tol, di Kebon Baru, Cilincing, Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Awal Chairuddin mengatakan, kata-kata penghinaan itu pertama kali ditemukan oleh anggota polisi lalu lintas yang tengah melalukan pengaturan sekitar pukul 06.00 WIB.

Awal tak memberikan informasi jelas soal kata-kata penghinaan dari Jamil.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover. Penangkapan dilakukan setelah adanya penyelidikan dugaan penyebaran informasi berisi ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo yang dia tulis dalam bukunya.

Setelah diperiksa pasca-penangkapan, Jumat (31/12/2016), Bambang ditahan oleh Bareskrim Polri.

"Tersangka Bambang Tri Mulyono dititipkan penahanannya di Rutan Polda Metro Jaya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/12/2016).

Dalam bukunya, Bambang menyebut Jokowi telah memalsukan data saat mengajukan diri sebagai calon presiden 2014 lalu.

(Baca: Penulis Buku "Jokowi Undercover" Ditangkap dan Ditahan Polisi)

Ia juga menyebut Desa Giriroto, Boyolali, merupakan basis Partai Komunis Indonesia terkuat se-Indonesia, padahal PKI telah dibubarkan sejak 1966.

Bambang menuliskannya seolah-olah hal tersebut nyata tanpa memiliki dokumen pendukung tulisannya itu.
royyy mantap ente emoticon-Kiss
roy suryo anda adalah produk gagal. sebuah produk gagal dilarang memberikan statement karena yang namanya produk gagal itu harusnya dimusnahkan atau ditiadakan
itu yang mantan menteri kan ? eranya siapa ya ? kok bisa jadi menteri ? prestasinya apa sehingga bisa jadi menteri ? setelah jadi menteri apa yang dilakukan ? setelah selesai jadi menteri apa peninggalannya ?

8x5x7x9x5x3x5x7x3x5x0= 0

mungkin itu jawaban dari rentetan pertanyaan ane. emoticon-Leh Uga
Quote:


sarang nya ada di sini ya bro..... siap siap bp di bredel pemerintah
takut anak buah nya masuk ? gpp lagian kan mereka bisa dagang panci di dalem emoticon-Leh Uga
Jadi ketawa ndiri klo liat nih orang nga apal lagu emoticon-Ngakak
Quote:



emang panci dr rumah dinas msh kurang ya gan? emoticon-Bingung
om roy takut ya...hihihi
cuman salah satu tupoksinya kok.......
ga perlu terguncang gitu lah......


tuh kubu ente juga melaporkan kok......
Dianggap Fitnah SBY, Boni Hargens Dilaporkan ke Polisi

sah2 saja klo memang ujarannya sudah berlebihan......




hayo coba bantah ini??? emoticon-Embarrassment





emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
68% mewek..