alexa-tracking

Dipenghujung Tahun 2016, Kondisi Pemerintahan Jokowi Memprihatinkan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/586946b6c1d770b6238b456f/dipenghujung-tahun-2016-kondisi-pemerintahan-jokowi-memprihatinkan
Dipenghujung Tahun 2016, Kondisi Pemerintahan Jokowi Memprihatinkan
Dipenghujung Tahun 2016, Kondisi Pemerintahan Jokowi Memprihatinkan
Jakarta- Menjelang akhir tahun 2016 indonesia memiliki sejumlah permasalahan yang patut untuk di ulas, mulai dari isu maker, naiknya harga sembako sampai dengan kasus terorisme yang akhir akhir ini menggemparkan warga Indonesia.

 

Indonesia merupakan Negara yang menganut sistem Demokrasi, dimana rakyat mempunyai Hak untuk menyalurkan pendapat dan kritikan terhadap pemerintah secara bebas. Kebebasan ini dijamin secara konstutional dalam pasal 1 Undang undang No. 9 tahun 1998 “Bahwa kebebasan menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga Negara untuk menyampaikan pikiran secara lisan, tulisan dan sebagainya secara bebas dan bertanggung jawab sesuai dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tetapi pada era kepemimpinan Jokowidodo kebebasan itu sedikit berkurang dengan semakin banyaknya undang-undang yang mengekang kebebasan tersebut, seperti UU ITE dan berbagai isu makar yang akhir-akhir ini terjadi.

Heru Widodo ketua Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (DPN Gemasaba) sangat menyayangkan tindakan pemandulan kebebasan berpendapat ini, menurutnya pemerintah era Jokowi ini terlalu takut untuk di kritik.

“saya sangat menyayangkan tindakan pemerintah yang telah memandulkan kebebasan rakyat dalam menyampaikan pendapat dan kritikannya terhadap kinerja pemerintahan yang akhir-akhir ini terjadi. “ujar Heru.

“beberapa waktu yang lalu muncul penangkapan aktivis orang yang dituduh melakukan tindakan makar, padalah mereka sekedar mengkritik kinerja pemerintah, kalau mengkritik saja tidak boleh dimana letak demokrasi Negara ini. “lanjut Heru.

Heru menganggap pemerintahan Jokowi ini sangat anti kritik dan menciderai cita-cita reformasi yang selama ini menjunjung tinggi nilai kebebasan dalam menyampaikan pendapat. “Jangan sampai rakyat yang hendak menyampaikan pendapat malah di anggap melakukan tindakan makar, kalau hal ini terus berlanjut bagaimana Indonesia dapat berkembang, bukankah kritik merupakan salah satu elemen penting dalam membangun Indonesia agar lebih baik. “pungkas Heru.

Heru juga menyoroti terkait naiknya harga sembako yang kian melambung yang tidak memihak pada masyarakat kelas menengah kebawah. “rakyat dalam mencari pendapatan saja sudah susah ini kok harga sembako kian naik, bukan malah turun, Kalau ini dibiarkan berkelanjutan bagaimana rakyat bisa sejahtera” ujar Heru. 

Selain itu, menurut Ketua Umum DPN Gemasaba kegagalan pemerintahan Jokowi dalam mensejahterakan masyarakat sangatlah kurang memuaskan. “disamping masyarakat dibebankan dengan harga sembako yang tinggi, generasi muda juga dibebankan oleh hutang negara yang kian ditambah oleh pemerintahan saat ini.” Ujarnya.

Heru berharap janji kampanye Presiden Jokowi dengan mengurangi hutang negara harus segera dilunasi. Seperti yang diketahui dalam dua tahun Pemerintahan Jokowi, utang luar negeri Indonesia membengkak tajam. Pada 2016, utang tersebut menyentuh angka fantastis, Rp 3.263.52 triliun.

Sebelumnya pada 2014 misalnya, utang luar negeri Indonesia mencapai Rp 2.608.78 triliun. Pada 2013, utang Indonesia berada di angka Rp  2.375.50 triliun. Satu tahun kemudian, pada 2015 utang luar negeri Indonesia embali meroket di kisaran angka Rp 3.098.64 triliun.

Heru juga sangat menyayangkan lemahnya aparat negara dalam memberantas tindak radikalisme yang dilakukan para teroris yang semakin banyak akhir akhir ini. “terorisme atau tindak kekerasan lainnya harus segera di berantas sampai keakar akarnya,  jangan sewaktu ada tindak terorisme aparat baru bertindak” jelas Heru.

Semoga Indonesian di tahun 2017 kian lebih baik dari tahun 2016, rakyat hidup rukun,  terntram dan saling menjaga sikap toleransi antar sesama, jangan ada lagi tindak kekerasan apapun itu” lanjut Heru. (Zi)

Sumber: http://gemasaba.org/2016/12/dipenghu...emprihatinkan/
gemasaba...

skg banyak banget organisasi ya... sampe bingung kontribusinya buat negara apa ya ?
gemasaba itu termasuk jenis binatang berkaki brp ? emoticon-Bingung (S)

emoticon-Traveller
KASKUS Ads
Apa pula ini gemasaba emoticon-DP
gemasaba? apaan tuuuh emoticon-Wow
kebebasan berpendapat BUKAN keblabasan berpendapat

kritik kok mau menduduki gedung MPR/DPR?
emoticon-Najis
Quote:


organisasi nasbung selalu merugikan negara ga ada yg nguntungin negara emoticon-Big Grin
yg penting mamma buantenggg gak disentuh


pasti aman
Tunggu ada yg komen "ini berita nasbung"
reshufle lagi pak...kita butuh yg bener2 kerja bukan tidur emoticon-Leh Uga
Wah ane kira gemar sara
Mata ane picek gan emoticon-Leh Uga

Kayaknya jadi presiden susah ya
Banyak pikiran
Coba rakyatnya bantuin
Ini mah nuntut mulu emoticon-Motret

“beberapa waktu yang lalu muncul penangkapan aktivis orang yang dituduh melakukan tindakan makar, padalah mereka sekedar mengkritik kinerja pemerintah, kalau mengkritik saja tidak boleh dimana letak demokrasi Negara ini. “lanjut Heru.


Mengkritik dengan cara menuntut diadakan Sidang Istimewa MPR ?
Super sekali...

emoticon-Leh Uga
Kritik terus . . . kontribusi & solusi NOL besar
minta SI, pengganti siapa? programnya apa? emoticon-Leh Uga
Organisasi yg kayak nya perlu ditinjau ulang nih. Indonesia udah kebanyakan ormas tidak berguna yg membungkus kepentingan mereka pake embel2 rakyat
sekolah yang bener dulu dek baru mikirin negara emoticon-Leh Uga
Masih panjang gan sampe tahun 2019 tenang aja emoticon-Traveller
Pascol baris yg rapih
Quote:


itu taun 98 reformasi hasil ngeduduki dpr juga. apa namanya donk ?
jadi orang jangan standar ganda deh emoticon-Leh Uga
Ini pernah nganter emak belanja kaga sih?
Jgn cuma cuap2 tnpa terjun lngsng ke lapangan
Dr jaman sby jg kl hrga sembako pasti naik kl ada hr raya idul fitri, idul adha, natal, tahun baru, dll


Kl udh lwt, ya kembali normal emoticon-Traveller
Quote:


lha presiden kita tipe ga mau susah..bukan urusan saya
×