alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5862637b14088dd3788b457d/kalimat-terakhir-korban-tewas-di-pulomas-kepada-sang-ibu
Kalimat Terakhir Korban Tewas di Pulomas Kepada Sang Ibu
Kalimat Terakhir Korban Tewas di Pulomas Kepada Sang Ibu

Metrotvnews.com, Jakarta: Almyanda Saphirra tidak kuasa menahan tangis di Rumah Sakit Pulomas Jakarta Timur. Air matanya terus berurai saat mencoba mengenang sosok dua anaknya yang jadi korban tewas dugaan perampokan disertai penyekapan di rumah Jalan Pulomas, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur.


Saphirra masih tak percaya, peristiwa tragis menimpa mantan suami, Dodi Triono, 50, juga anak-anaknya. Dia memang sudah tidak tinggal serumah dengan Dodi sejak setahun lalu.


"Kemarin terakhir berkomunikasi dengan anak dan pak Dodi," kata Saphirra di Rumah Sakit Kartika Pulomas, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016).




Saphirra masih ingat betul kalimat rindu yang diutarakan salah satu anaknya saat berkomunikasi lewat telepon. Ucapan kangen dari salah satu anaknya, Dianita Gemma Dzalfayla (salah satu korban tewas), masih membekas dalam pikiran Saphirra.


"Terakhir anak saya saja bilang, mama I love you, aku kangen. Mama saya sudah belajar salat," ucap Saphirra coba menirukan kalimat anaknya.


Kalimat Terakhir Korban Tewas di Pulomas Kepada Sang Ibu

Kediaman Dodi Triono, 50, Ketua RT 12 RW 16 Kelurahan Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, korban perampokan sadis. Foto: MTVN/Ilham Wibowo


Sebanyak 11 orang ditemukan dalam satu kamar mandi berukuran 1,5 m x 1,5 meter di sebuah rumah Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jaktim, Selasa 27 Desember.


Enam orang di antaranya meninggal. Lima lainnya masih hidup dan dibawa ke Rumah Sakit Kartika Pulomas. Mereka diduga korban penyekapan.


Kasus ini terungkap lewat laporan Sheila Putri, warga setempat. Dia melapor ke Pos Polisi Kayuputih, Selasa (27/12/2016) sekitar pukul 09.25 WIB. Enam korban tewas diduga akibat kehabisan oksigen.


Berikut data korban meninggal:


1. Ir. Dodi Triono yang lahir di Jakarta, 17 Mei 1957


2. Diona Arika Andra Putri yang lahir Jakarta 26 Agustus 2000. Diona masih berstatus pelajar.


3. Dianita Gemma Dzalfayla yang lahir di Jakarta 31 Mei 2007. Dianita merupakan anak ketiga korban.


4. Amelia Reza Pahlevi. Teman Dianita Gemma Dzalfayla.


5. Yanto, berprofesi sopir korban


6. Tasrok. Pria 40 tahun ini juga bekerja sebagai sopir.


Sementara itu, Emi, Zanette Kslila Azaria, dan Santi ditemukan masih hidup. Dua pembantu korban, Windy dan Fitriani, juga ditemukan masih bernyawa. Sedangkan Sheila dan Evan Sandrego Pratama Putra menjadi saksi dalam kasus ini.


 

Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...epada-sang-ibu

---

Kumpulan Berita Terkait PEMBUNUHAN DI PULOMAS :

- Kalimat Terakhir Korban Tewas di Pulomas Kepada Sang Ibu Korban Pembunuhan di Pulomas Pemenang Tender GBK

- Kalimat Terakhir Korban Tewas di Pulomas Kepada Sang Ibu KPAI: Pembunuhan di Pulomas tak Bisa Dimaafkan

- Kalimat Terakhir Korban Tewas di Pulomas Kepada Sang Ibu Kalimat Terakhir Korban Tewas di Pulomas Kepada Sang Ibu


Menurut berita belum ada indikasi perampokan kah? emoticon-Bingung


Kalau begitu apa motifnya para pelaku menyekap dan membunuh korban? Dendam pribadi ? Dan mantan istri korban bercerai karena apa, apakah perceraiannya baik2 saja atau bertengkar hebat?
pembunuhan berencana kayaknya ini emoticon-Hammer2
pasti ada rasa sakit hati yang mendalam hingga orang itu tega melakukan semua ini..
atau jengong2 karena ''uang'' semata
emoticon-Mewek
kejam banget nihemoticon-Mad
Rumah segede gini masih bisa kecolongan kayanya agak ganjil sih
BIADAB!!

polisi harus segera menemukan para pelaku!!

RIP utk para korban emoticon-Berduka (S)
itu rumah segede gaban ga ada CCTV emng? gila sadis bener ini pembunuhan bisa sampe lancar gitu emoticon-Marah emoticon-Turut Berduka
innalilahi..
pembunuhan berencana ini ... yakin pasti !
mohon terus update dimari gan ...

kecolongan pas mobil mau keluar para pelaku lgsung nodong senjata 😥