alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58625e4754c07a16058b456f/memilih-india-dipersimpangan-pilih-f-16-atau-gripen
Cool 
[MEMILIH] INDIA dipersimpangan pilih F-16 atau GRIPEN
Quote:
F-16 vs Gripen: Which combat jet will rule supreme in Indian fighter dogfight?
Lockheed Martin's F-16 and Saab Gripen fighter aircraft could possibly contest the IAF fighter aircraft replacement program.
December 26, 2016 18:53 IST

[MEMILIH] INDIA dipersimpangan pilih F-16 atau GRIPEN

As India looks to replace its ageing Soviet-era lightweight combat aircraft fleet, two players have emerged as possible contenders, American defence major Lockheed Martin's F-16 Fighting Falcon Block 70 and Swedish defence major Saab's Gripen E fighter aircraft.

Indian Air Force (IAF) has requirement of over 400 fighter aircraft, which is far higher than the 126 aircraft that were supposed to be made by the now junked Medium Multi-Role Combat Aircraft (MMRCA) competition, IANS reported.

The days where India imported fighter jets is over, and the IAF has already issued a global request to make single-engine combat jets under the Narendra Modi government's ambitious 'Make in India' programme.

Apart from the IAF, the Indian Navy too is looking for shipboard fighters. It is looking at 60 twin-engine shipboard fighter jets and wants the deliveries to start within five years. India is expected to roll out its first Indigenous Aircraft Carrier (IAC 1) or INS Vikrant in 2018. IAF is now weighing the options with the possibility of Boeing F/A 18 Super Hornet and Dassault's Rafale entering the race.

Boeing has reportedly met with top defence ministry officials and has offered to set up new world class production facility in India to make F/A 18 Super Hornet. Dassualt will also be proposing the naval version of Rafale for Indian Navy's carrier-based operations

In April 2015, India had decided to scrap the MMRCA tender and buy 36 Rafale fighter aircraft in a government to government deal. In September 2016, India inked a deal for off-the-shelf Rafales for multi-billion dollars. The package will also include certain country-specific modifications, missiles and full cycle costs.

Both Lockheed Martin and Saab have offered to partner with India under its Make in India and set up production lines in the country.
"The F-16 is by far the easiest fighter amongst its rivals...The new fighters, like Gripen, have a lot of composite materials, and lack a lot of generational changes and modifications over its lifetime," Wendell Minnick, Senior Asia Correspondent of Shepard Media, told International Business Times, India, in November.

"The F-16 would be a great choice for India. Combat proven time and again. Upgradable with a high survivability portfolio," Wendell added.
"We formally responded to the Indian government in October, expressing our willingness to manufacture Gripen E in India, in line with the 'Make in India' vision," said Jan Widerström, Saab India Technologies' chairman and managing director to IHS Jane's Defence Industry.

"We have a blueprint for a comprehensive 'Make in India' programme for the Gripen E, which includes the setting up of a full manufacturing facility, at par with our Gripen E facility in Sweden. It also includes transfers of technology, the setting up of an aerospace ecosystem, the development of a local supplier base, and employment of a well-trained workforce," he added.

In about eight years, India will be phasing out the ageing fleet of nearly 260 MiG 21 and MiG 27 fighter jets. So, India has to choose quickly to augment its declining combat fleet if it has to keep an edge over Pakistan and at the same time be prepared for a two theatre war, one on the China side and other on the Pakistani side.

It has to be seen which aircraft will finally be able to win the dogfight of the Indian skies fighter replacement competition. The Modi government will have a difficult task as the acquisition process normally takes five to seven years.

http://www.ibtimes.co.in/make-india-...ogfight-709895


kayak TEJAS gagal ditengah jalan... bakalan seru lagi nih perang ToT
toppp kalo bener LM bakalan bikin pabrik F-16V di India
tapi dimedia sudah banyak propaganda sales LM kalau india pasti pilih mereka..tidak menyangka Gripen bisa kena tikung,,
yang kick back-nya paling kuat dialah pemenangnya

emoticon-Leh Uga
meskipun mustahil tp ane mimpi india ngeborong JF-17.biar damai kashmir......
bold merah: mau diapaken tuh ratusan fishbed? F16 gotong brahmos mind blowing..
masih d antara pilihan gripen atau F16 tapi kemarin ad yg bilang sudah kontrak. gw lupa tritnya yang mana......
F16 kalau India beli, bakalan bikin pening Pakistan ....
F-16 aja kalo yang ini.
selain pengen bikin sendiri, India juga pengen dapat knowledge dari teknologi teknologi yang bakalan dipasang di pesawat tempur pilihannya, SAAB udah jelas emg jualannya itu juga, nah klo LM untuk bagi bagi ilmu dengan india kyknya butuh negosiasi rumit, klo sekedar dibikin fasilitas produksnya doang sih ga masalah, bagi bagi teknologinya ini yang bikin mumet, India bukan major ally, dekat dengan rusia juga, bisa bikin copy produk yg lebih dahsyat dari korea malah, tapi dari segi politik klo dapet menang besar india, pakistan kegencet, cina juga bisa kena imbasnya, US apalagi untung besar secara politik,

klo dari segi jualannya SAAB menang menurut ane, tapi klo segi pengaruh politiknya LM yg menang..tinggal india nimbang nimbang emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

lupa, nego ma india udah nego kyk sama batu, yg menang banyak musti india emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By chibiyabi
selain pengen bikin sendiri, India juga pengen dapat knowledge dari teknologi teknologi yang bakalan dipasang di pesawat tempur pilihannya, SAAB udah jelas emg jualannya itu juga, nah klo LM untuk bagi bagi ilmu dengan india kyknya butuh negosiasi rumit, klo sekedar dibikin fasilitas produksnya doang sih ga masalah, bagi bagi teknologinya ini yang bikin mumet, India bukan major ally, dekat dengan rusia juga, bisa bikin copy produk yg lebih dahsyat dari korea malah, tapi dari segi politik klo dapet menang besar india, pakistan kegencet, cina juga bisa kena imbasnya, US apalagi untung besar secara politik,

klo dari segi jualannya SAAB menang menurut ane, tapi klo segi pengaruh politiknya LM yg menang..tinggal india nimbang nimbang emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

lupa, nego ma india udah nego kyk sama batu, yg menang banyak musti india emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin


jualnya paketan tuh... secara India mau beli C-17 dan C-130J lagi

http://indiatoday.intoday.in/story/i.../1/838640.html
http://www.defenseworld.net/news/179...t#.WGMJX1N961s
Potential Indian drama lagi?

Tejas belum cukup untuk ganti semua MiG dan sepertinya sales Gripen kena tikung lagi... Kalau udah mau finish.. Ini kan India entar udah marketing gede2 batal lagi.

Btw India punya lobi2 di kongres AS gak? Kayakanya buat ToT ke negara yang technically neutral dan dekat dengan ruskiye bakal kena di kongres nih. Baru2 kemarin aja akhirnya boleh jual pesawat ke gulf. Setau ane lobi Pakistan di kongres udah ada dari lama sih. Mungkin bisa jegal Viper buat kebeli? CMIIW

Fulcrum series gak dimasukin dalam tender carierborne aircraft ya. Konon Fulcrum di Vikramaditya bermasalah banyak dan elektroniknya gak reliable. Kapok udah ama ruskiye. Btw ada yang tahu kenapa harus 2 engine? Apa mengejar maturity? Karena Sea Gripen masih dalam drawing board.

Yah seperti teman ane yang sales CZ bilang. "Dealing with Indian are always difficult"
Quote:Original Posted By chibiyabi
selain pengen bikin sendiri, India juga pengen dapat knowledge dari teknologi teknologi yang bakalan dipasang di pesawat tempur pilihannya, SAAB udah jelas emg jualannya itu juga, nah klo LM untuk bagi bagi ilmu dengan india kyknya butuh negosiasi rumit, klo sekedar dibikin fasilitas produksnya doang sih ga masalah, bagi bagi teknologinya ini yang bikin mumet, India bukan major ally, dekat dengan rusia juga, bisa bikin copy produk yg lebih dahsyat dari korea malah, tapi dari segi politik klo dapet menang besar india, pakistan kegencet, cina juga bisa kena imbasnya, US apalagi untung besar secara politik,

klo dari segi jualannya SAAB menang menurut ane, tapi klo segi pengaruh politiknya LM yg menang..tinggal india nimbang nimbang emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

lupa, nego ma india udah nego kyk sama batu, yg menang banyak musti india emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin


Setuju Om...
Klo ngeliat sepak terjang India nego Rafale kmaren plus gmana rumitnya prosedur ekspor alutsista US, saya pegang Gripen.. Btw emang Russia gak punya Medium Multirole Fighter ya buat compete?
Gw sih jagoin F-16 yg bkl dipilih India, paki sih bkl lebih rapet ke Cina dan jf-17,
Quote:Original Posted By pecotot


jualnya paketan tuh... secara India mau beli C-17 dan C-130J lagi



intinya modi mengenai make in india itu, hanya langkah awal, apa apa yg dibeli sama india sebisa mungkin dibuat di india sambil dipelajari teknologinya, yg ujung ujungnya india bikin produk sendiri, ini swadesi dalam arti lebih luas, meskipun beli borongan pun intinya india pengen nguasai teknologinya agar bisa bikin sendiri, kecuali dirasa perhitungan politik LNnya lebih gede, itupun negonya pasti berdarah darah, India mesti menang paling banyak emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By chibiyabi
selain pengen bikin sendiri, India juga pengen dapat knowledge dari teknologi teknologi yang bakalan dipasang di pesawat tempur pilihannya, SAAB udah jelas emg jualannya itu juga, nah klo LM untuk bagi bagi ilmu dengan india kyknya butuh negosiasi rumit, klo sekedar dibikin fasilitas produksnya doang sih ga masalah, bagi bagi teknologinya ini yang bikin mumet, India bukan major ally, dekat dengan rusia juga, bisa bikin copy produk yg lebih dahsyat dari korea malah, tapi dari segi politik klo dapet menang besar india, pakistan kegencet, cina juga bisa kena imbasnya, US apalagi untung besar secara politik,

klo dari segi jualannya SAAB menang menurut ane, tapi klo segi pengaruh politiknya LM yg menang..tinggal india nimbang nimbang emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

lupa, nego ma india udah nego kyk sama batu, yg menang banyak musti india emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin


kayak nego rafale kemarin kan emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By hagahaga


Setuju Om...
Klo ngeliat sepak terjang India nego Rafale kmaren plus gmana rumitnya prosedur ekspor alutsista US, saya pegang Gripen.. Btw emang Russia gak punya Medium Multirole Fighter ya buat compete?


mig 29 secra MTOW (20 ton) masuk mediumweight fighter tp masalahny double engine. India butuh single engine utk pengembangan lebih lanjut tejas mereka
Kepentok Kongres ntar, apalagi banyak teknologi yg US nga mau bagi disana emoticon-Big Grin
Indian lobby di kongres US sekarang sepadan sama Chinese lobby, diaspora India di USA megang banyak pengaruh jg. Apalagi banyak petinggi US top companies keturunan India jg jadi top donatur buat para Senator dan Congressman. Jg Jewish lobby favor India much compared to Paki anydays.
Quote:Original Posted By madokafc
Indian lobby di kongres US sekarang sepadan sama Chinese lobby, diaspora India di USA megang banyak pengaruh jg. Apalagi banyak petinggi US top companies keturunan India jg jadi top donatur buat para Senator dan Congressman. Jg Jewish lobby favor India much compared to Paki anydays.


Jewish lobby yg dikata layaknya superman aja tidak bisa memuluskan pembelian alutsista. Contoh Tomahawk, serta penjualan teknologi sensitif seperti Phalcon ke china dll. emoticon-Stick Out Tongue
Quote:Original Posted By Mistaravim
Kepentok Kongres ntar, apalagi banyak teknologi yg US nga mau bagi disana emoticon-Big Grin


yup, kemungkinan seperti itu. tp itu baru probability, trgntung kepentingan india. belajar dari kasus rafale yang butuh hampir 4 tahun utk kata sepakat dan itu pun jauh dari jumlha yang d awal emoticon-Big Grin Technically TOT utk KFX juga mentok disini utk 4 hal yang di anggap sensitif oleh kongres (US).