alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58625e25c1d770ee2c8b4570/dodi-korban-pembunuhan-sadis-di-pulomas-disebut-pemenang-tender-renovasi-sugbk
Dodi, Korban Pembunuhan Sadis di Pulomas Disebut Pemenang Tender Renovasi SUGBK
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dodi Triono (59) ditemukan tewas di kediamannya, Selasa (27/12/2016) pagi.

Almarhum yang juga Ketua RT 12 RW 16, Kelurahan Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, ini diketahui merupakan pemenang tender renovasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Dewi, adik ipar Dodi, mengungkap identitas Dodi yang merupakan seorang arsitek.

"Pemimpin proyek di (SUGBK,-red) Senayan, tetapi izin belum keluar. Tender sudah dimenangkan dia (Dodi,-red)," ujar Dewi, Selasa (27/12/2016), di Rumah Sakit (RS) Kartika Pulomas, Jakarta Timur.

Namun, Dewi tak dapat menjelaskan secara detail mengenai aktivitas yang sedang dijalani Dodi saat ini.

Dia mengaku tak mengetahui banyak mengenai pekerjaan Dodi.
"Saya tak tahu kalau bisnis apa," tambah Dewi.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada sebelas korban perampokan yang disekap di dalam satu kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter dengan kondisi dikunci dari luar.

Mereka ditemukan dengan posisi saling menumpuk dan diketahui enam orang tewas karena kehabisan oksigen.

Enam orang yang meninggal dunia yaitu Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9, anak ketiga Dodi), Amel (teman Dianita), Yanto dan Tasrok (40) yang merupakan supir.

Sementara lima korban luka-luka, masing-masing bernama Emi, Zanette Azaria, Santi, kemudian dua orang pembantu: Fitriani dan Windy.




SOURCE
Apakah motif sesungguhnya karena persaingan bisnis? Entahlah.....
emoticon-Berduka (S)
wah bisa buat ngembangin kasus nih.
lanjutken
Ada benang merah dengan kasus pembunuhannya kah emoticon-Berduka (S)
Apakah komitmen nya belum terbayar atau kurang ??

Semoga bukan itu alasanya

emoticon-Takut
feeling ane ini persaingan bisnis...
kerjaan para pelaku rapih banget,
air di kamar mandi dibiarin ngalir terus biar nghilangin jejak...
korban yg ada potensi melakukan perlawanan lgs d tusuk...
harus di cek semua, krn bukan perampokan
ngeri sadis banget
kubur aja langsung pelakuny
Indonesia

tempat di mana orang sukses punya banyak haters

tapi orang gila punya ribuan pengikut
ane mlh jadi keinget filn jack the reacher
Gila
Pengalihan isu sang kafir penista agama sampe bunuh orang gara2 pake isu nangkap (yg dijadiin) teroris (sama polisi2 juga) gagal emoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By berita378
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dodi Triono (59) ditemukan tewas di kediamannya, Selasa (27/12/2016) pagi.

Almarhum yang juga Ketua RT 12 RW 16, Kelurahan Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, ini diketahui merupakan pemenang tender renovasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Dewi, adik ipar Dodi, mengungkap identitas Dodi yang merupakan seorang arsitek.

"Pemimpin proyek di (SUGBK,-red) Senayan, tetapi izin belum keluar. Tender sudah dimenangkan dia (Dodi,-red)," ujar Dewi, Selasa (27/12/2016), di Rumah Sakit (RS) Kartika Pulomas, Jakarta Timur.

Namun, Dewi tak dapat menjelaskan secara detail mengenai aktivitas yang sedang dijalani Dodi saat ini.

Dia mengaku tak mengetahui banyak mengenai pekerjaan Dodi.
"Saya tak tahu kalau bisnis apa," tambah Dewi.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada sebelas korban perampokan yang disekap di dalam satu kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter dengan kondisi dikunci dari luar.

Mereka ditemukan dengan posisi saling menumpuk dan diketahui enam orang tewas karena kehabisan oksigen.

Enam orang yang meninggal dunia yaitu Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9, anak ketiga Dodi), Amel (teman Dianita), Yanto dan Tasrok (40) yang merupakan supir.

Sementara lima korban luka-luka, masing-masing bernama Emi, Zanette Azaria, Santi, kemudian dua orang pembantu: Fitriani dan Windy.




SOURCE




Bukan perampokan kek na.
wow sadis nih. 11 orang di tumpuk emoticon-Frown
ga perlu spekulasi melebar kemana mana, tunggu investigasi. emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By isac smple
ga perlu spekulasi melebar kemana mana, tunggu investigasi. emoticon-Bingung


karena ga ada harta korban yg dibawa perampok yg menimbilkan brbagai macam spekulasi..yg ane denger gitu
anjaaaay plotnya kaya cem pilem pilem Hollywood.
kaya di film aja ya. pembunuhan dan bisnis. dan politik juga (mungkin) emoticon-Sorry
Saya mau berpendapat mengenai motifnya nih. Kalau menurut saya itu motifnya adalah balas dendam karena sesuatu hal. Bukan sebatas persaingan bisnis semata dan ingin agar kompetitor (Pak Dodi) kalah walau dengan cara keji seperti ini.

Karena kalau hanya sebatas itu tadi (ingin mengalahkan pesaing bisnis/usaha), maka segala daya upaya dan resiko tidak sebanding dengan kematian korban dan keluarganya. Gampangnya Pak Dodi dan keluarganya hingga para pekerja di rumahnya tewas. Itu pasti akan menjadi buah bibir sekaligus pusat atensi publik senegara ini selama mungkin berminggu-minggu lamanya. Kerja polisi juga bakal cepat mengingat korban berasal dari keluarga terpandang juga berada. Si pelaku tidak akan bisa menikmati kemenangan sesaatnya setelah sukses menyingkirkan Pak Dodi. Saban hari akan dikuasai oleh kepanikan dan ketakutan. Juga biaya yang dikeluarkan untuk membayar para pembunuh pastilah tidak sedikit. Keuntungan bisnis apa yang bisa diraih setelah mengucurkan dana tidak sedikit sebagai ongkos membunuh dan privasinya mulai terancam setelah polisi berhasil mencium keterlibatannya?

Yang lebih masuk akal menurut saya adalah korban pernah berbuat salah entah sengaja atau tidak disengaja (terlepas dari testimoni dari saksi bahwa korban adalah orang yang sangat baik). Atau bahkan korban mungkin tidak melakukan hal yang salah namun menjadi salah di mata pelaku otak utama karena telah dianggap melukai batin hingga harga dirinya. Nah jika motifnya dendam kesumat maka wajar saja korbam dihabisi tanpa tedeng aling-aling bahkan beserta orang-orang yang bekerja di rumahnya. Tak peduli seberapa besar uang yang harus ditransfer ke kantong-kantong para eksekutor yang telah membantu aksi penjagalan manusia itu. Yang penting hati plong sekali, bahagia luar biasa walau pasti hanya sesaat. Pelaku sadar dengan banyaknya korban jiwa apalagi tidak dipastikan mati semua 11 orang itu, pasti jejaknya akan mudah terlacak. Apalagi dalam berminggu-minggu ke depan media-media nasional tak henti-hentinya mengabarkan sehingga ruang gerak pelaku akan sangat sempit dikarenakan banyaknya orang yang tertarik mengikuti perkembangan berita itu. Tapi tak apa, asal dendam telah dibayarkan. Rasa puas setelah membalas dendam itu meredam semua konsekuensi besar yang ada di depan.

Maaf kalau analisanya jelek sekali gan. Tapi itu yang bisa saya paparkan di sini. Referensinya dari pengalaman pribadi ingin membalas dendam ke seseorang, beberapa cerita misteri pembunuhan fiksi, dan sebuah kasus penyekapan yang terjadi pada adik kelas saya semasa SMA. emoticon-Big Grin
Turut berduka emoticon-Berduka (S) buat para korban
Quote:Original Posted By berita378


karena ga ada harta korban yg dibawa perampok yg menimbilkan brbagai macam spekulasi..yg ane denger gitu



well that was weird.